p-Index From 2021 - 2026
8.177
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Persepsi Pejabat Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Majelis Daerah Jawa Tengah tentang Pandemi Covid-19 dan Implikasinya bagi Pelayanan Gerejawi Setiawan, David; Purwoto, Purwoto; Stevanus, Kalis
Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vol 1, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54553/kharisma.v1i2.32

Abstract

This research was motivated by the difference in perceptions among GBIS officials of the Central Java Regional Council about the Covid-19 pandemic. This difference has implications for ecclesiastical service. The research problem in this research is what is the perception of the Central Java Regional Council GBIS officials about the Covid-19 pandemic and its implications for ecclesiastical services? Meanwhile, the purpose of this study is to explain the perceptions of the Central Java Regional Council GBIS officials about the Covid-19 pandemic and its implications for ecclesiastical services. From the research, it was concluded that the perceptions of the Central Java Regional Council GBIS officials regarding the Covid-19 pandemic were good and adequate. The implication is in ecclesiastical services, GBIS officials in the midst of this pandemic, continue to emphasize that hospitality as a pastor must be carried out wisely and correctly so as not to exacerbate Covid-19 transmission without having to lose the human side which of course still requires love and hospitality.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan persepsi di kalangan para pejabat GBIS Majelis Daerah Jawa Tengah tentang pandemi Covid-19. Perbedaan tersebut berimplikasi bagi pelayanan gerejawi. Problem research dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi para pejabat GBIS Majelis Daerah Jawa Tengah tentang pandemi Covid-19 dan implikasinya bagi pelayanan gerejawi? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah menjelaskan persepsi para pejabat GBIS Majelis Daerah Jawa Tengah tentang pandemik Covid-19 dan implikasinya bagi pelayanan gerejawi. Dari penelitian tesrebut ditarik kesimpulan bahwa persepsi para pejabat GBIS Majelis Daerah Jawa Tengah berkenaan dengan pandemi covid-19 caik dan memadai. Implikasinya dalam pelayanan gerejawi, para pejabat GBIS di tengah masa pandemi ini, tetap mengetrapkan hospitalitas sebagai gembala sidang harus dilakukan dengan bijak dan benar agar tidak memerparah penularan Covid-19 tanpa harus menghilangkan sisi kemanusiaan yang tentunya tetap membutuhkan kasih dan keramahtamahan.
Pendekatan Pendidikan Agama Kristen Anak: Parenting Anak dalam Keluarga Kristen di Era Teknologi Digital Halawa, Dian Trikusmawati; Stevanus, Kalis; Yulianto, Tomi
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 9, No 1 (2024): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Juni 2024
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v9i1.186

Abstract

The development of digital technology has changed the landscape of human life, including in the context of the Christian family. In the era of rapidly developing digital technology, the challenges for Christian families in educating their children are increasingly complex. Through a literature approach, this research investigates the impact of digital technology on the formation of children's character and interpersonal relationships within the family. Through this research, it is hoped that Christian families will have understanding and knowledge in responding to parenting children in the digital era with the demands of changing digital technology. It can be concluded how important it is to approach children's Christian religious education in the family from an early age where parents act as figures/role models for children, dare to discipline children, parents build open communication and are full of warmth and parents provide intensive assistance to ensure that children stay connected to the spiritual and moral values taught in the Bible. AbstrakPerkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap kehidupan manusia, termasuk dalam konteks keluarga Kristen. Pada era teknologi digital berkembang sangat pesat, tantangan bagi keluarga Kristen dalam mendidik anak-anak mereka semakin kompleks. Melalui pendekatan kepustakaan, penelitian ini menyelidiki dampak teknologi digital terhadap pembentukan karakter anak, dan hubungan interpersonal dalam keluarga. Melalui penelitian ini diharapkan keluarga Kristen mempunyai pemahaman dan pengetahuan dalam menyikapi parenting anak di era digital dengan tuntutan perubahan teknologi digital. Dapat disimpulkan betapa pentingnya pendekatan Pendidikan Agama Kristen Anak di dalam keluarga sejak dini, dimana orang tua berperan sebagai figur atau teladan bagi anak, berani mendisiplin anak, serta membangun komunikasi terbuka dan penuh kehangatan dan intensif, dan orang tua melakukan pendampingan untuk memastikan bahwa anak-anak tetap terhubung dengan nilai-nilai spiritual dan moral yang diajarkan dalam Alkitab.
Analisis Pemahaman dan Perilaku Remaja Kristen Penyuka Film Horor Mengenai Setan dan Pekerjaannya Dappa, Debora; Stevanus, Kalis
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 9, No 1 (2024): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Juni 2024
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v9i1.169

Abstract

Teenagers are very fond of horror movies because they believe that watching horror films can test their bravery. Also, to satisfy their high curiosity about mystical things. However, horror films always present frightening and terrifying things that can have a negative impact on teenagers' understanding and behavior regarding demons and their work. This study aims to determine the understanding of Christian teenagers who like horror films and their influence on their behavior. To answer the research objectives, the author chose to use qualitative research methods. The results show that Christian teenagers who like horror films mostly do not have a correct understanding of demons and their work, and horror films tend to negatively influence teenage behavior.AbstrakRemaja sangat menyukai film horor karena beranggapan bahwa menonton film horor dapat menguji keberanian. Selain itu juga untuk memenuhi rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal-hal yang bersifat mistis. Meskipun demikian, film horor selalu menyuguhkan hal-hal yang bersifat menakutkan dan meneror sehingga dapat berdampak buruk terhadap pemahaman dan perilaku remaja mengenai setan dan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman remaja Kristen penyuka film horor dan pengaruhnya terhadap perilaku mereka. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut, penulis memilih menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasilnya bahwa ternyata remaja Kristen penyuka film horor sebagai besar tidak memiliki pemahaman yang benar mengenai setan dan pekerjaannya serta film horor lebih cenderung memengaruhi perilaku remaja secara negatif.
Pemahaman Pebisnis Kristen Tentang Karakter Kristiani Terhadap Kinerja Pegawai Reynaldi, Samuel; Stevanus, Kalis; Yulia, Tantri; Luhur, Chandra Kirana
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 8, No 2 (2023): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Desember 2023
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v8i2.124

Abstract

The world of work or business has theological implications. Christian entrepreneurs must base their business activities on the word of God as the standard of faith and conduct so that they are not merely pursuing material gain but also serving as witnesses of Christ. This research aims to determine the extent of the influence of Christian businesspersons' understanding of Christian character on employee performance, particularly those who are members of the GBT Maranatha Bandung congregation. The chosen research method is quantitative-correlational. The research findings indicate that the influence of Christian businesspersons' understanding of Christian character on the performance of employees who are members of the GBT Maranatha Bandung congregation is 0.446, which falls into the moderate category. Based on this, Christian businesspersons' understanding of Christian character needs continual improvement, so that employee performance can enhance and ultimately impact the outcomes of a business. Christian businesspersons should distance themselves from all business practices that are ethically unholy and unfair while applying Christian character as the identity of a Christian individual within their business endeavors.AbstrakDunia kerja atau bisnis memiliki implikasi teologis. Bagi pebisnis Kristen perlu mendasarkan kegiatan usahanya pada firman Allah sebagai standar iman dan perilakunya sehingga tidak sekedar mengejar keuntungan materi melainkan sekaligus menjadi saksi Kristus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemahaman pebisnis Kristen tentang karakter kristiani terhadap kinerja pegawai khususnya bagi yang berjemaat di GBT Maranatha Bandung. Metode penelitian yang dipilih adalah metode kuantitatif-korelasional. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemahaman pebisnis Kristen tentang karakter kristiani terhadap kinerja pegawai yang berjemaat di GBT Maranatha Bandung adalah sebesar 0,446 yaitu berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hal tersebut maka pemahaman pebisnis Kristen tentang karakter kristiani harus terus ditingkatkan, sehingga kinerja pegawai dapat semakin baik dan dapat memengaruhi hasil dari suatu bisnis. Para pebisnis Kristen harus memisahkan diri dari semua praktik bisnis yang secara etis tidak kudus, dan bertindak adil dengan menerapkan karakter kristiani sebagai identitas orang Kristen.
Pengaruh Integritas Pendidik terhadap Pembentukan Karakter Siswa Stevanus, Adiel; Stevanus, Kalis
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 9, No 1 (2024): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Juni 2024
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v9i1.173

Abstract

This study aims to analyze the influence of educators' integrity on students' character at GRETA Christian Elementary School in Banyuwangi. Educators' integrity is considered a crucial factor in shaping students' character because educators serve as strong role models in the educational environment. The research method used is quantitative to collect and analyze data from a number of respondents consisting of educators and students. It is concluded that the Sig. Value = 0.000 ˂ 0.05 indicates an influence of variable X on variable Y or F Table 92.391 is greater than 3.316 F count, hence there is a significant influence between educators' integrity on students' character at GRETA Christian Elementary School in Banyuwangi Regency.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas pendidik terhadap karakter siswa di SD Kristen GRETA di Banyuwangi. Integritas pendidik dianggap sebagai faktor penting dalam membentuk karakter siswa karena pendidik merupakan model peran yang kuat dalam lingkungan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari sejumlah responden yang terdiri dari pendidik dan siswa. Diperoleh simpulan Nilai Sig. = ,000 ˂ 0,05 yang terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y atau F Tabel 92,391 lebih besar dari 3,316 F hitung, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara integritas pendidik terhadap karakter siswa di SD Kristen GRETA di Kabupaten Banyuwangi.
Integritas Daniel di Tengah Bangsa Kafir dalam Kitab Daniel 6:1-29 dan Implikasinya bagi Tantangan Pemimpin Kristen di Abad Ke-21 Pandeirot, Ferri Melki; Stevanus, Kalis
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v7i1.758

Abstract

The world is currently experiencing an integrity crisis, whereas integrity is the quality and characteristic of humans that radiates the credibility of life. This paper is a biblical analysis of the integrity of Daniel, who became a leader amidst the Persian Media nation who did not believe in God. The purpose of this writing is to observe how Daniel's integrity lived among the unbelieving nation and how he faced the pressure from jealous individuals who sought to bring him down. This paper uses a narrative criticism of the Book of Daniel chapter 6:1-29. Through this research, it is concluded that Daniel has set an example for maintaining the integrity of his life by remaining faithful in worshiping God even though he faced the risk of losing his life. It poses a challenge and contemplation for present-day Christian leaders to dare to live rightly even in the face of various challenges and struggles.Dunia saat ini mengalami krisis integritas, padahal integritas adalah mutu dan sifat dari manusia yang memancarkan kewibawaan hidup. Tulisan ini merupakan analisa biblikal tentang integritas Daniel yang menjadi pemimpin di tengah-tengah kehidupan bangsa Media Persia yang tidak percaya pada Allah. Tujuan penulisan ini untuk melihat bagaimana integritas Daniel yang hidup bersama bangsa kafir serta bagaimana dia bersikap menghadapi tekanan orang-orang yang iri hati dan berusaha menjatuhkan dia. Tulisan ini menggunakan metode tafsir kritik naratif terhadap Kitab Daniel pasal 6:1-29. Melalui penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Daniel telah menunjukkan teladan untuk tetap menjaga integritas hidupnya yang benar dan setia beribadah kepada Allah meskipun dia harus menghadapi risiko kehilangan nyawa. Menjadi tantangan dan perenungan bagi para pemimpin Kristen masa kini untuk berani hidup dengan benar sekalipun menghadapi berbagai tantangan dan pergumulan.
Kepemimpinan Kristen Berbasis Tim: Pelajaran dari Ajaran dan Praktik Kepemimpinan Yesus dalam Injil Sinoptik Pranoto, Gangsar Sugio; Banowati, Debby Sani; Juniva, Estherina Andhi; Stevanus, Kalis
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v7i1.823

Abstract

This article focuses on the concept of team-based leadership based on the teachings and leadership practices of Jesus Christ recorded in the Synoptic Gospels using a qualitative approach, namely literature study and narrative study. This article explores how Jesus' approach to team-based leadership can be applied in the context of contemporary Christian leadership. The study results show that effective leadership does not only rely on individual strength, but also synergy and collaboration within the team to achieve the stated organizational vision. After selecting His disciples as members of His ministry team, Jesus conducted intensive training and coaching to prepare them to continue His mission. Next, He sent and evaluated and corrected the tasks of His team.Artikel ini memfokuskan konsep kepemimpinan berbasis tim berdasar dari ajaran dan praktik kepemimpinan Yesus Kristus yang dicatat dalam Injil Sinoptik dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu studi kepustakaan dan studi naratif. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana pendekatan Yesus terhadap kepemimpinan berbasis tim dapat diterapkan dalam konteks kepemimpinan Kristen kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya mengandalkan kekuatan individu, tetapi juga sinergi dan kolaborasi dalam tim untuk mencapai visi organisasi yang telah ditetapkan. Setelah memilih para murid-Nya sebagai anggota tim pelayanan-Nya, Yesus melakukan pelatihan dan pembinaan yang intensif untuk mempersiapkan mereka melanjutkan misi-Nya. Selanjutnya Dia mengutus dan melakukan evaluasi serta koreksi atas tugas dari tim-Nya.
Integritas Daniel di Tengah Bangsa Kafir dalam Kitab Daniel 6:1-29 dan Implikasinya bagi Tantangan Pemimpin Kristen di Abad Ke-21 Pandeirot, Ferri Melki; Stevanus, Kalis
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v7i1.758

Abstract

The world is currently experiencing an integrity crisis, whereas integrity is the quality and characteristic of humans that radiates the credibility of life. This paper is a biblical analysis of the integrity of Daniel, who became a leader amidst the Persian Media nation who did not believe in God. The purpose of this writing is to observe how Daniel's integrity lived among the unbelieving nation and how he faced the pressure from jealous individuals who sought to bring him down. This paper uses a narrative criticism of the Book of Daniel chapter 6:1-29. Through this research, it is concluded that Daniel has set an example for maintaining the integrity of his life by remaining faithful in worshiping God even though he faced the risk of losing his life. It poses a challenge and contemplation for present-day Christian leaders to dare to live rightly even in the face of various challenges and struggles.Dunia saat ini mengalami krisis integritas, padahal integritas adalah mutu dan sifat dari manusia yang memancarkan kewibawaan hidup. Tulisan ini merupakan analisa biblikal tentang integritas Daniel yang menjadi pemimpin di tengah-tengah kehidupan bangsa Media Persia yang tidak percaya pada Allah. Tujuan penulisan ini untuk melihat bagaimana integritas Daniel yang hidup bersama bangsa kafir serta bagaimana dia bersikap menghadapi tekanan orang-orang yang iri hati dan berusaha menjatuhkan dia. Tulisan ini menggunakan metode tafsir kritik naratif terhadap Kitab Daniel pasal 6:1-29. Melalui penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Daniel telah menunjukkan teladan untuk tetap menjaga integritas hidupnya yang benar dan setia beribadah kepada Allah meskipun dia harus menghadapi risiko kehilangan nyawa. Menjadi tantangan dan perenungan bagi para pemimpin Kristen masa kini untuk berani hidup dengan benar sekalipun menghadapi berbagai tantangan dan pergumulan.
Kepemimpinan Kristen Berbasis Tim: Pelajaran dari Ajaran dan Praktik Kepemimpinan Yesus dalam Injil Sinoptik Pranoto, Gangsar Sugio; Banowati, Debby Sani; Juniva, Estherina Andhi; Stevanus, Kalis
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v7i1.823

Abstract

This article focuses on the concept of team-based leadership based on the teachings and leadership practices of Jesus Christ recorded in the Synoptic Gospels using a qualitative approach, namely literature study and narrative study. This article explores how Jesus' approach to team-based leadership can be applied in the context of contemporary Christian leadership. The study results show that effective leadership does not only rely on individual strength, but also synergy and collaboration within the team to achieve the stated organizational vision. After selecting His disciples as members of His ministry team, Jesus conducted intensive training and coaching to prepare them to continue His mission. Next, He sent and evaluated and corrected the tasks of His team.Artikel ini memfokuskan konsep kepemimpinan berbasis tim berdasar dari ajaran dan praktik kepemimpinan Yesus Kristus yang dicatat dalam Injil Sinoptik dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu studi kepustakaan dan studi naratif. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana pendekatan Yesus terhadap kepemimpinan berbasis tim dapat diterapkan dalam konteks kepemimpinan Kristen kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak hanya mengandalkan kekuatan individu, tetapi juga sinergi dan kolaborasi dalam tim untuk mencapai visi organisasi yang telah ditetapkan. Setelah memilih para murid-Nya sebagai anggota tim pelayanan-Nya, Yesus melakukan pelatihan dan pembinaan yang intensif untuk mempersiapkan mereka melanjutkan misi-Nya. Selanjutnya Dia mengutus dan melakukan evaluasi serta koreksi atas tugas dari tim-Nya.
Baptisan Roh Kudus dalam Perspektif Pentakotal Stevanus, Kalis; Panjaitan, Firman
LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta Vol 2, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berea, Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37731/log.v2i1.36

Abstract

Baptisan Roh Kudus merupakan salah satu doktrin penting dalam iman Kristen. Tulisan ini hendak mendeskripsikan sejarah lahirnya gerakan Pentakostalisme dan pendapat Pentakostal tentang ajaran baptisan Roh Kudus. Tujuannya agar para pembaca baik kelompok Pentakostal maupun non Pentakostal dapat mengetahui sejarah lahirnya gerakan Pentakostalisme dan secara khusus dapat memahami pandangan Pentakostal mengenai ajaran baptisan Roh Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelusuran literatur dari sumber primer, yaitu para tokoh Pentakostal, maka diperoleh kesimpulan: pertama, baptisan Roh Kudus sebagai berkat kedua setelah lahir baru atau diselamatkan. Kedua, baptisan Roh Kudus diperuntukkan bagi semua orang percaya sebagai perlengkapan pelayanan, dan ketiga, baptisan Roh Kudus harus diminta dan diupayakan dengan iman dan sungguh merindukan melalui doa dan penyerahan diri pada Tuhan. Keempat, baptisan Roh Kudus selalu ditandai dengan berbahasa lidah. Terakhir, karunia bahasa roh tidak berhenti pada zaman para Rasul, melainkan terus berlanjut hingga sekarang.