Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Online Zakat in Community Economic Development: A Study of the Dompet Dhuafa and Rumah Zakat Websites Muhamad Mustaqim; Ahmad Atabik
IQTISHADIA Vol 15, No 2 (2022): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v15i2.20117

Abstract

The existence of an online zakat institution will make it easy for the community (muzakki) to give zakat.This study aims to understand the effectiveness of online zakat management on two zakat institution websites.This study uses a descriptive qualitative approach, with content analysis method.The results of the study show that the use of the website as a medium for socialization, implementation and distribution of zakat is effective.The existence of management transparency to the public, both through the release of financial reports and activity reports, is an indicator of public trust in this zakat fundrising institution.To make it even easier, some zakat managers also provide smartphone platforms such as Android applications and the like. <w:LsdException Locked="false"
Muslim Entrepreneur Behavior in Kudus: Spirituality, Religiosity and Business Mustaqim, Muhamad; Ghofur, Abdul; Sholihan, Sholihan
EQUILIBRIUM Vol 10, No 2 (2022): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v10i2.16323

Abstract

This paper aims to understand the behavioral tendencies of Muslim micro, small and medium entrepreneurs (MSMEs) in Kudus, on the dimensions of religion, spirituality and business activities. The research method used is field research with a qualitative approach, by conducting interviews and observations of the research object. Structured interviews were conducted with 17 informants, taking into account religion, business cluster and business location. The results of the study indicate that the tendency of business behavior of Muslim entrepreneurs is influenced by several factors, one of which is spiritual and religious factors. However, not all of this business behavior is motivated by spiritual and religious factors. Although, in general, economic factors are often the motivation for business behavior.
HIDDEN CURRICULUM DALAM PEMBELAJARAN PAI Mustaghfiroh, Hikmatul; Mustaqim, Muhamad
EDUKASIA Vol 9, No 1 (2014): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v9i1.769

Abstract

Tulisan ini berupaya menelaah tentang kurikulum tersembunyi dalam sebuah proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum tersembunyi memiliki peran yang cukup signifikan dalam membentuk sikap dan karakter para siswa. Melalui  penggunaan kurikulum tersembunyi,  para guru dan sekolah-sekolah dapat mencapai tujuan pembelajaran PAI secara optimal. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tampak, bisa terjadi secara spontanitas, tanpa terencana dan bisa muncul dari pengalaman belajar  dalam sekolah.  Di samping itu, meskipun kurikulum tersembunyi tidak mempunyai sistematika  yang formal dan terukur,  namun sangat berperan dalam mewujudkan sebuah tujuan pembelajaran,  khususnya pembelajaran  PAI. Pembelajaran  PAI akan dapat dicapai dengan maksimal dengan dukungan kurikulum tersembunyi melalui aktifitas siswa, baik dalam pembelajaran  maupun di luar pembelajaran.Kata kunci: kurikulum, tersembunyi, pembelajaran, PAITHE HIDDEN CURRICULUM IN LEARNING  PAI. This paper describes the concept of hidden curriculum in a learning process. On learning  of Islamic  Education  (PAI), the  hidden curriculum  has a significant role in shaping the attitudes and character of students. Throught the use of hidden curriculum, teachers and schools will be able to achieve the learning objective of PAI optimal. Based on the research that was conducted, it can be known that hidden curriculum can  happen spontaneously,  and can  appear  from the  learning experience at school. Besides, although  the hidden  curriculum does not have a formal and measured system, it has a significant role in creating  a learning  goal,  especially  in Islamic  education  learning. Islamic education learning can be achieved maximally by the support of hidden curriculum through students’ activities both in and out of learning process.Keywords:  hidden curriculum, learning , Islamic Education
Peran Pengabdian Masyarakat dalam Membina Santri Mewujudkan Masjid Nyaman dan Pusat Kegiatan Umat di Pesantren Nurul Ikhlas Sepande Sidoarjo Ardiansyah, Ahmad Rojab Awwaluddin; Mustaqim, Muhammad; Muqorrobin, Abdulloh Hamid
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 1 No. 2 (2023): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v1i2.992

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada santri setempat tentang mewujudkan masjid yang nyaman dan fungsi serta peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kegitan menjadi relawan kegiatan masjid, sosialisasi fungsi dan peran masjid dan edukasi keutamaan masjid. Metode yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara tetang pemahaman tentang masjid. Pentingnya mewujudkan masjid yang nyaman serta memanfaatkan masjid sebagai mana fungsi dan perannya yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah yang nyaman melainkan juga sebagai pusat kegiatan umat seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Community service is a concrete manifestation of the duties of lecturers and students in carrying out the Tri Dharma of Higher Education, namely the aspect of service. Community service activities create a synergy between universities and the community. The purpose of this service is to provide understanding to local students about creating a comfortable mosque and the function and role of the mosque as a center for community activities through volunteering for mosque activities, socializing on the tasks and roles of mosques, and educating the virtues of mosques. The method used is observation and interviews about the understanding of the mosque. The importance of creating comfortable mosques and utilizing mosques according to their functions and roles is not only used as a comfortable place of worship but also as a center for community activities such as education, economy, and health.
Literatur Review: Pendekatan Hybrid SVM Dan KNN Untuk Klasifikasi Penyakit Tiroid Nizam Adila, Daksa; Mustaqim, Muhammad; Bara Aksayeth, Muhammad; Fahmi, Dicky; Rosyani, Perani
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 2 No 8 (2025): JRIIN: Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klasifikasi penyakit tiroid merupakan aspek penting dalam diagnosis medis, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan pasien. Penelitian ini membahas pendekatan hybrid yang menggabungkan algoritma SVM dan KNN untuk meningkatkan akurasi klasifikasi penyakit tiroid. SVM dikenal efektif dalam membangun hyperplane yang memisahkan kelas secara optimal, sementara KNN memperkuat kemampuan analisis pada data lokal di sekitar garis keputusan. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan hybrid SVM-KNN melalui analisis literatur yang relevan. Artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan dalam periode tertentu dikaji untuk mengidentifikasi keunggulan serta tantangan dalam penerapan metode ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu meningkatkan akurasi dan ketahanan model terhadap dataset yang tidak seimbang. Hal ini memperkaya kemampuan model dalam menghasilkan diagnosis yang lebih andal. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti pemilihan parameter optimal dan kebutuhan komputasi yang lebih tinggi. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan peningkatan kualitas data serta pengoptimalan algoritma. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan sistem tetap relevan dan dapat diandalkan dalam mendukung diagnosis penyakit tiroid.
Pengembangan Chatbot Layanan Publik Menggunakan Machine Learning Dan Natural Languange Processing Mustaqim, Muhamad; Gunawan, Ari; Pratama , Yudistira Bagus; Zaliman, Iski
jits Vol 1 No 1 (2023): Journal of Information Technology and Society (JITS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/jits.v1i1.16

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang seperti sekarang ini, chatbot menjadi salah satu inovasi teknologi yang banyak digunakan sebagai media komunikasi dengan pengguna dalam berbagai bidang, termasuk layanan publik. Chatbot memiliki kemampuan untuk menjawab pertanyaan dan memberikan solusi dalam waktu yang lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan interaksi manusia ke manusia. chatbot dapat membantu pelayanan publik dengan cepat serta responsive.Metodologi penelitian adalah gagasan ilmiah secara rasional, empiris, dan sistematis yang digunakan untuk melakukan suat kegiatan penelitian. Dalam penelitian rancang bangun chatbot ini, penulis menggunakan metode penelitian studi kasus. Studi kasus merupakan pendekatan yang lebih memfokuskan tentang apa yang sedang diteliti yang mana dapat memaksimalkan pemahaman tentang kasus yang sedang ditelitiKebutuhan perangkat lunak merupakan faktor-faktor yang harus dipenuhi untuk merancang sebuah perangkat lunak (aplikasi) sehingga perangkat lunak tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan pembuatan. Default Chatbot layanan publik adalah proses awal dimana user pertama kali memulai chatbot atau memberikan sapaan kepada chatbot, lalu ‘bot’ akan memberi respon yang sesuai dengan training phrases. Misal: ‘Hai’ atau ‘hallo''.Chatbot layanan publik yang menggunakan teknologi machine learning dan natural language processing (NLP) dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menyediakan layanan yang lebih cepat, akurat, dan efisien
Pemberdayaan Purna Pekerja Migran melalui Pengembangan UMKM Kamboja di Desa Bogor, Kecamatan Sukra Mustaqim, Muhammad; Nurkhotija, Ghea; Diawangsa, Rendi; Patria, Andika Nur
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v7i2.347

Abstract

Kabupaten Indramayu merupakan daerah dengan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak pada tahun 2023, yakni 19.178 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan purna pekerja migran melalui pengembangan UMKM Kamboja di Desa Bogor, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dikombinasikan dengan pelatihan dan pendampingan intensif, dengan tahapan meliputi persiapan (identifikasi kebutuhan dan potensi), pelaksanaan (pelatihan kewirausahaan, fasilitasi pemodalan dan pemasaran), serta evaluasi berkelanjutan. Program yang dilaksanakan sejak 2022 hingga 2025 ini melibatkan kolaborasi PT PLN Nusantara Power UP Indramayu dengan Rumah Edukasi Kenanga sebagai pendamping teknis. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas wirausaha yang signifikan dengan terbentuknya Kelompok UMKM Kamboja beranggotakan tujuh purna pekerja migran, penguatan legalitas usaha melalui fasilitasi NIB, PIRT, dan sertifikasi halal, serta peningkatan pendapatan rata-rata mencapai 47%. Program ini berhasil mentransformasi paradigma ketergantungan pada migrasi tenaga kerja menjadi kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, menciptakan model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah dengan karakteristik serupa.
Muslim Tourists' Perspectives on Halal and Muslim-Friendly Tourism in South Korea Mustaqim, Muhamad; Hana, Kharis Fadlullah; Alimin, Masnaini
Indonesian Journal of Halal Research Vol. 7 No. 2 (2025): August
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v7i2.45033

Abstract

Identifying the needs of Muslim travelers is crucial for the tourism industry’s development, particularly as the demand for Muslim-friendly tourism increases alongside the global Muslim population. This study aims to understand the perspectives and factors influencing the needs of Muslim tourists with halal and Muslim-friendly tourism in South Korea. This study employs a qualitative phenomenological approach, collecting primary data from 18 semi-structured interviews conducted in Seoul, supplemented by secondary and observational data. The data were analyzed using qualitative data analysis software (QDA Miner Lite), and validity testing was conducted using internal and external validity tests. This research outlines the key requirements that South Korea, as a Muslim-minority country, must fulfill to establish a halal-friendly image, such as providing halal food, worship facilities, transportation, accommodation, safety, and destinations. Supported by various studies on the needs of Muslim tourists and the challenges in implementing these facilities, the findings emphasize the crucial roles of standardization, infrastructure, and cultural sensitivity in attracting and satisfying Muslim travelers. South Korea has made progress in developing travel facilities, but additional improvements in halal services and regulations are needed to better meet the needs of Muslim travelers.
Peran Pengabdian Masyarakat dalam Membina Santri Mewujudkan Masjid Nyaman dan Pusat Kegiatan Umat di Pesantren Nurul Ikhlas Sepande Sidoarjo Ardiansyah, Ahmad Rojab Awwaluddin; Mustaqim, Muhammad; Muqorrobin, Abdulloh Hamid
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 1 No. 2 (2023): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v1i2.992

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada santri setempat tentang mewujudkan masjid yang nyaman dan fungsi serta peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kegitan menjadi relawan kegiatan masjid, sosialisasi fungsi dan peran masjid dan edukasi keutamaan masjid. Metode yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara tetang pemahaman tentang masjid. Pentingnya mewujudkan masjid yang nyaman serta memanfaatkan masjid sebagai mana fungsi dan perannya yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah yang nyaman melainkan juga sebagai pusat kegiatan umat seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Community service is a concrete manifestation of the duties of lecturers and students in carrying out the Tri Dharma of Higher Education, namely the aspect of service. Community service activities create a synergy between universities and the community. The purpose of this service is to provide understanding to local students about creating a comfortable mosque and the function and role of the mosque as a center for community activities through volunteering for mosque activities, socializing on the tasks and roles of mosques, and educating the virtues of mosques. The method used is observation and interviews about the understanding of the mosque. The importance of creating comfortable mosques and utilizing mosques according to their functions and roles is not only used as a comfortable place of worship but also as a center for community activities such as education, economy, and health.
PERGESERAN PERILAKU WAMA-WAMA (STUDI ATAS PARA PENCARI SEDEKAH DI KECAMATAN BONANG DEMAK) Mustaqim, Muhamad
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 16 No 1 (2020): JURNAL STUDI AGAMA DAN MASYARAKAT
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jsam.v16i1.1414

Abstract

This study attempted to investigate the behavior of charity seekers in several villages in Bonang Demak sub-district. This study tried to compare the study that the author conducted seven years before, with wider object and focus of research. The study used a sociological and anthropological approach. The findings revealed that there was a shift in alms seeker behavior mode. First, the letter or proposal model has not been used anymore, although sporadically some still use this model. Second, the model of selling calendars was a model widely used, since it was more elegant. There were products sold like businesses, and minimize the prejudice of fraud as already existed. The model of selling calendars was actually the use of new packages of old content, namely exploiting religion for economic purposes. The implication was that the community did not need to hesitate if they did not want to give / to buy alms to the citizens.