Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Meningkatkan Pembendaharaan Kata Melalui Media Kata Bergambar bagi Anak Tunarungu Riski Alfitri; Mega Iswari; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk/vol2-iss1/96

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di SLB restu Ibu Bukittinggi, seorang siswa tunarungu yang memiliki keterbatasan dalam perbendaharaan kata. Hal ini dibuktikan dengan sedikit dan minimnya perbendaharaan kata anak tunarungu dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas. Penulisan ini bertujuan untuk menyatakan bahwa, dengan menggunakan media kata bergambar,dapat meningkatkan perbendaharaan kata anak tunarungu dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas. Hasil analisis perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada di kelas menggunakan media kata bergambar pada anak tunarungu yakni kondisi baseline (A1) kemampuan yang dicapai anak 20%. Kondisi intervensi (B) kemampuan yang dicapai anak 70% dan kondisi baseline (A2) mencapai 80%. Artinya terdapat perubahan tingkat perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada di kelas pada anak tunarungu. Dapat disimpulkan bahwa media kata bergambar ini efektif digunakan untuk meningkatkan perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas pada anak tunarungu.
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Keterampilan Tata Boga Anak Tunarungu Fitri Rahma Utari; Marlina Marlina; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v4i1.108

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam bidang keterampilan tata boga di SLB Perwari Padang yaitu kurangnya variasi dalam membuat olahan berbagai makanan dan minuman, metode yang digunakan guru kurang bervariasi. Tujuan penelitian untuk membuktikan bahwa model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk pada anak tunarungu terutama kelas V di SLB Perwari Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain pre-eksperimental dengan dua kali observasi yaitu sebelum dan sesudah eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes melalui kisi-kisi instrumen yang diuji menggunakan uji mann withney. Subjek penelitian yaitu empat orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) proses pembelajaran keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk dilakukan menggunakan model pembelajaran direct instruction. 2) hasil keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk anak tunarungu kelas V meningkat melalui model pembelajaran direct instruction. Maka disimpulkan model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga anak tunarungu kelas V di SLB Perwari Padang.
Pengelolaan Kelas Inklusif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Anak Berkeasulitan Belajar Cassandra Edward; Asep Ahmad Sopandi; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kelas berkaitan dengan strategi guru dalam mengatasi masalah-masalah selama pembelajaran berlangsung agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Keterampilan ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran terutama bagi guru yang melaksanakan pembelajaran di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dan tidak memiliki guru pendidikan khusus. Salah satunya SDN 26 Rimbo Kaluang Padang yang telah menyelenggarakan pendidikan inklusif dan terdapat anak berkebutuhan khusus salah satunya anak berkesulitan belajar. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan pengelolaan kelas dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi anak berkesulitan belajar di kelas lima SDN 26 Rimbo Kaluang Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan yang terjadi sebagaimana adanya saat penelitian terjadi melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melaksanakan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru terhadap anak berkesulitan belajar tidak jauh berbeda dengan anak-anak pada umumnya, baik dari penyusunan rencana pembelajaran hingga pelaksanaannya dalam mengelola kelas.
Bermain Peran : Sebuah Metode Pembelajaran Untuk Mengembangkan Keterampilan Sosialisasi Anak Autis Mega Iswari; Elsa Efrina; Kasiyati Kasiyati; Arisul Mahdi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v2i2.310

Abstract

Artikel ini membahas tentang metode bermain peran untuk mengembangkan sosialisasi anak autis. Empat sekolah inklusif yang memiliki anak autis dipilih dalam studi ini. Jumlah partisipan yang terlibat yaitu tujuh orang anak autis, tujuh orang tua dari anak autis, empat orang kepala sekolah, empat orang guru kelas dan empat orang guru pendidik khusus. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui kegiatan wawancara dan observasi. Data yang dikumpulkan berupa kemampuan dasar sosialisasi anak autis di sekolah dan informasi mengenai potensi sekolah yang kemudian dijadikan dasar untuk merancang metode bermain peran yang akan dilaksanakan mengembangkan kemampuan sosial anak autis di sekolah inklusif. Hasilnya, kemampuan sosial anak autis terlihat rendah, namun mereka rata-rata memiliki intelektual yang bagus. Dari dukungan lingkungan, seperti orang tua, guru kelas, guru pendidik khusus dan kepala sekolah memiliki potensi untuk berkoordinasi dalam melaksanakan metode bermain peran untuk mengembangkan kemampuan sosial anak autis.
Meningkatkan Kemampuan Guru pada Pembelajaran Membaca Anak Disleksia Irdamurni Irdamurni; Kasiyati Kasiyati; Zulmiyetri Zulmiyetri; Johandri Taufan
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v2i2.516

Abstract

The objective of this study was to investigate reading instruction training for teaching teachers to teach reading student with dyslexia. Training mothods uses multi methods I.e lectures vary, demonstrations, exercises and assignments. The increased aspects related to the implementation of identification and assesment, development of modification lesson plan and individualized educational program. Futhermore, reading instruction for dyslexia includes strategy and learning media as assesment of learning for students with dyslexia. .
Upaya Meningkatkan Keterampilan Membedakan Toilet Pria dan Toilet Wanita Melalui Media Kartu Gambar di SLB Amanah Bunda Sitapung Ampek Angkek Gina Hapsari; Kasiyati Kasiyati
Tarbawi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i1.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam membedakan toilet laki-laki dan toilet perempuan yang dilakukan melalui media kartu gambar. Penelitian dilaksanakan selama 13 kali. Metode yang digunakan penelitian Single Subject Research (SSR) bentuk A-B-A. Kondisi baseline (A1) dilakukan empat kali. Kondisi intervensi (B) merupakan kondisi setelah diberikan perlakuan dilakukan sebanyak enam kali. Sedangkan kondisi baseline (A2) merupakan pemberhentian perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan. Analisis grafik visual sangat diperlukan salam teknik analisis data. Persentase overlap diperoleh pada kondisi A1-B yaitu 0% sedangkan persentase overlap yang diperoleh pada kondisi A2-B yaitu 50%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dalam meningkatkan keterampilan untuk membedakan toilet laki-laki dan toilet perempuan efektif menggunakan media kartu gambar. This study aims to improve children's skills in distinguishing male toilets and female toilets which are carried out through self-drawing cards. This research was conducted 13 times observation. This research method uses a Single Subject Research (SSR) type of study with A-B-A design. Baseline condition (A1) is the initial capability before it is given as many as four observations. The intervention condition (B) is a condition given after six examinations have been carried out. While the baseline condition (A2) is a dismissal carried out three times. Data analysis techniques using visual graph analysis. The percentage of overlap obtained at condition A1 / B is 0% while the percentage of overlap obtained at condition A2 / B is 50%. Based on the results of this study, the image card media is effective in improving the skills of calculating male and female toilets
Efektivitas Metode Proyek Dalam Meningktakan Keterampilan Vokasional Membuat Kopi Dari Biji Pepaya Bagi Anak Tunarungu Kelas X Di SLB YPPLB Padang siti fahirah; Kasiyati Kasiyati
Tarbawi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i1.271

Abstract

This research is motivated by the problem of skills that exist in the YPPLB Extraordinary School Padang. Learning there only teaches sewing skills with the help of teachers and make a variety of skills from used goods and there is no emergence of student motivation because of the way to teach assignments and lecture methods. There are also culinary skills or cooking skills that only teach how to make cakes while making coffee from papaya seeds has never been applied. Based on the researchers' observations there were five deaf students in one class, including four girls and one class X male at the high school level. This research aims to improve vocational skills in making coffee from papaya seeds through the project method. The research method used is pre-experimental design with the type of one group pretest-posttest design. That the research was carried out in several stages namely, the first step of giving initial tests to determine the ability of children. Then given the intervention through the project method. After that it is tested again to see the child's ability after the intervention. Processed data obtained an average of 30.60 in the pre-test and post-test 82.80 using the Wilcoxon sign rank test. The rank test between the pre-test and post-test is 20.23 with Asymp. Sig (2-tailed). Probability that has been set is α = 0.05. Ha is accepted because the probability <of what has been set is 0.043 <0.05. this proves that the use of project methods is effective in the vocational skills of making coffee from papaya seeds. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan keterampilan yang ada di Sekolah Luar Biasa YPPLB Padang. Pembelajaran di sana hanya mengajarkan keterampilan menjahit dengan bantuan guru dan membuat berbagai keterampilan dari barang bekas serta tidak munculnya motivasi siswa karena cara mengajar yang pemberian tugas dan metode ceramah. Selain itu terdapat juga keterampilan tata boga atau keahlian memasak yang cuman mengajarkan cara membuat kue sedangkan pembuatan kopi dari biji pepaya belum pernah diterapkan. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti menemukan lima orang siswa tunarungu dalam satu kelas, diantaranya empat anak perempuan dan satu laki-laki kelas X ditingkat SMA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional membuat kopi dari biji pepaya melalui metode proyek. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental design dengan jenis one group pretest-postest design. Bahwasanya penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yakni, langkah pertama pemberian tes awal untuk mengetahui kemampuan anak. Kemudian diberikan intervensi melalui metode proyek. Setelah itu dites kembaliuntuk melihat kemampuan anak setelah adanya intervensi. Data yang diolah mendapatkan hasil rata-rata 30.60 pada pre-test dan post-test 82.80 dengan menggunakan uji wilcoxon sign rank. Nilai rank test antara pre-test dan post-test 20.23 dengan Asymp. Sig (2-tailed). Probabilitas yang telah ditetapkanyaitu α = 0,05. Ha diterima karena probabilitas < dari yang telah ditetapkan yakni 0.043 < 0.05.Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode proyek efektif dalam keterampilan vokasional membuat kopi dari biji pepaya
Efektivitas Keterampilan Memasang Alas Kasur Melalui Metode Modeling pada Anak Tunagrahita Ringan Zakyatul Azizah; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the problems found in SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang class V/C. There is one student who has a problems in the ability to set the mattress sheet. In the activity of set the mattress sheet, children have not been able to set mattress sheet neatly. Setting mattress sheet is a self-development program that trains children to be independent. To overcome this, the researchers aims to improve students' ability to set mattress sheet using the modeling method. The research method used is Single Subject Research (SSR) with an A-B-A design. This research variable improves the skills of setting mattress sheet for mild mentally retarded children. Techniques in collecting data in the form of tests and data collection tools in the form of checklist instruments. The results of data analysis carried out for 15 meetings. Based on the data obtained from the results of this study, it was shown that the modeling method is effective to improve the skills of setting mattress sheet for mild mentally retarded children at SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang.
Training Increases Understanding of Teachers and Parents About Healthy Food for Children with Autism Mega Iswari; Kasiyati Kasiyati; Zulmiyetri Zulmiyetri; Yarmis Hasan
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.82 KB) | DOI: 10.24036/4.1296

Abstract

Autism is a developmental disorder in the brain characterized by the appearance of 3 repetitive, restrictive, stereotypical and obsessive behaviors. Even though there is no definite cause for autism, but some parts of the brain such as the amygdala, hippocampus, limbic system, cerebellum and the cerebral cortex experiences developmental histochemical to anatomic disorders. Until now there are no drugs to cure autism. However, if a child is on a food type diet specifically that discipline can really reduce to his autism. Especially for those who have good intelligence, then they are able to follow the level of education to college. This training activity was attended by all teachers in the Mandiri Character School which was attended by parents of students. This activity was considered successful because parents and teachers were enthusiastic in attending this event. Parents have a high curiosity to regulate a balanced diet for autistic children. Parents and teachers feel this activity is very useful in providing educational services for children with autism, because autistic children must follow a diet program to reduce the child's autism. Therefore, managing a balanced diet is very important for the success of the therapy and the learning process. Thus this activity is very beneficial for parents and teachers in providing services for children with autism. It is expected that parents at home can regulate healthy food patterns for autistic children, while teachers in schools can pay attention to the types of foods that autistic children may and may not consume.
Meningkatkan Kemampuan Bina Diri Menyapu Lantai Melalui Model Direct Instruction bagi Anak Down Syndrome Hijratul Fajri; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to prove that the direct instruction model is used to improve the ability to sweep floors for children with Down syndrome. The research form is an A-B-A model experiment with one subject (A-B-A). The data format collected is percentile and analyzed by graphical visual analysis. The results collected from 16 observations in three phases, namely baseline (A1), showed a stable 28.5% and increased (+). The intervention phase (B) obtained stable data of 82% and increased (+). The baseline phase (A2) received a stable 92.2% data. The results showed that the direct instruction model was effectively used to improve floor skills in children with Down syndrome.