Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dalam Upaya Pelestarian Kesenian Budaya Lokal Fitriana Fitriana; Yusuf Adam Hilman; Bambang Triono
Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jisop.v2i1.4899

Abstract

This report aims to review the role of done by of tourism and culture Ponorogo Regency effort in preserving local culture and local art, Also, to know what just working in the opposite direction as well as supporters of the implementation of the preserving. This is a descriptive qualitative research methodology, by gathering data interviews and documentation. The result of this study tourism agency role in improving the local Ponorogo Regency, culture namely by conducting routine, the festival to the community, socialization the development of their talent interest, young generation and the introduction of culture to other regions. Of the activity will impact the increase in the group of the arts which every year is increasing and stable, it has been achieved due to the efforts of the office of tourism and culture Ponorogo Regency who honored consistently. Also, the introduction of the local culture outside the region attracts tourists from the outside to visit Ponorogo Regency routine performances to see a title particularly Reyog Ponorogo. national festival. But efforts have done there are several local arts in the extract of the agency data decrease the number of people interested and the less. even necessary to special handling
ANALISIS PETA POLITIK KANDIDAT CALON GUBERNUR DAN ARAH KOALISI PADA KONTESTASI PEMILIHAN GUBERNUR PROVINSI JAWA TIMUR 2018 Yusuf Adam Hilman
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 3, No 1 (2018): JWP (Jurnal Wacana Politik) Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.387 KB) | DOI: 10.24198/jwp.v3i1.15472

Abstract

Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018, terdapat dua koalisi partai yang koheren dengan budaya lokal dan dukungan massa yang besar. Di satu pihak, Khofifah dan Emil Dardak diusung oleh: Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrasi, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hanura, Partai Golongan Karya, Partai Amanat Nasonal, dan Partai Gerakan Indonesia Raya. Di pihak lain, Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Keadilan Sejahtera. Kontestasi tersebut menarik untuk diamati mengingat Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki keunikan budaya yang beragam dan sangat menghargai budaya lokal. Terlebih lagi, kedua kandidat tersebut sama-sama memiliki peluang untuk memenangkan pemilu. Artikel ini mencoba untuk menggambarkan peluang kemenangan masing-masing kandidat melalui pemetaan yang terkait dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Kajian ini dibangun dengan metode kualitatif deskriptif untuk menguraikan pemetaan politik menjelang Pilkada. Koalisi-koalisi yang dibentuk memiliki kans kemenangan yang sama. Namun, hanya mereka yang mampu membaca dan memahami kondisi masyarakat, termasuk budayanya, dan karakteristik komunitas yang memiliki keunggulan pada Pilkada. 
MEASURING DIFFERENCES IN OPINION IN THE AGENDA FOR THE IMPLEMENTATION OF ELECTION CONTESTATIONS IN THE MIDDLE OF COVID-19 Singgih Choirul Rizki; Yusuf Adam Hilman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v4i2.2020.143-155

Abstract

Pelaksanaan Pilkada di tahun 2020 kali ini memang menuai segelintir problematika bagi pemerintah sekaligus masyarakat di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh ancaman yang datang dari wabah Covid-19, sehingga menciptakan kewaspadaan ekstra terhadap pemerintah dan masyarakat di seluruh daerah dikarenakan wabah Covid-19 berpotensi untuk melemahkan imunitas dan kesehatan seseorang bahkan kematian. Tujuan utama yang menjadi topik dan prioritas utama untuk dikaji secara mendalam dalam penelitian ini adalah terkait dengan perkembangan opini publik yang bernada pro dan kontra dalam menyatakan sikap terhadap Pilkada di tahun 2020 ini. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan, dan mencari berbagai macam referensi ilmiah seperti jurnal, pemberitaan, dan buletin sebagai data penguat penelitian. Hasil yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini yakni tentang fakta munculnya perbedaan opini yang bernada pro dan kontra dari masyarakat, maupun pengamat politik. Kedua bentuk opini tersebut memiliki rasionalisasi yang sama karena didasarkan atas alasan-alasan logis di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, dimana esensi nya adalah mengharapkan terciptanya kualitas demokrasi secara maksimal. Selain itu, persiapan dan pelaksanaan teknis juga menjadi tuntutan oleh kedua belah pihak kepada pemerintah, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan di kemudian hari.Kata Kunci: Covid-19, Opini, Perbedaan, Pilkada
MODEL CITY BRANDING SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN PARIWISATA LOKAL PROVINSI JAWA TIMUR yusuf adam hilman; Krisna Megantari
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 2, No 2 (2018): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v2i2.784

Abstract

City branding strategy to strengthen is tourism, so that this effort can support the development of the, are indirectly can increase their own local revenue, that is why we need to understand the process in their entirety. Several areas in the province of East Java, such as: Banyuwangi, Lumajang, Ponorogo, Batu and Jember, can give a lesson in relation to the city branding to be relevant and according to potential as well as the construction positive image in accordance with a hoped-for goal. A method of qualitative diskriptif was used in the study, data collection technique through the results of the observation and a literature review. From the research result conducted by, obtained city branding strategy is conducted through a tagline and also make the Mascot, of main to support regional tourism promotion.
Analisis Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengembangan Desa Wisata “Bukit Sebrang” Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo Yusuf Adam Hilman; Samsul Arifin
Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.978 KB) | DOI: 10.37058/jipp.v6i1.1956

Abstract

Tourism in rural development in various regions since the last few years has used tourism as a means of empowering the community and making tourism a leading sector. This study uses a description method to describe a verbal description about the management of natural tourism in the village of Sidoharjo, Jambon subdistrict, Ponorogo regency on tourist attractions because the uniqueness and beauty of the tour is used as a means of community empowerment to explore the economy in the tourist surroundings. In its management it must involve the community starting from management planning. With the responsibility of the community towards the potential of tourism objects, the community must be involved in management, implementation and evaluation will encourage a sense of belonging to the potential and tourism objects that guarantee the preservation of the potential and the object.
Pendidikan Politik Terkait Pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah Bagi Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fisip, Universitas Muhammadiyah Ponorogo Dalam Menyongsong Pilkada Kabupaten Ponorogo 2020 Yusuf Adam Hilman; Jusuf Harsono; Khoirurrosyidin Khoirurrosyidin
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v8i2.1623

Abstract

Kompetensi lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan salah satunya adalah menciptakan penyelenggara pemilu yang yang baik, dan profesional, oleh karena itu dalam rangka menunjang kompetensi lulusan prodi ilmu pemerintahan FISIP Unmuh Ponorogo, maka diperlukan sebuah peningkatan kapasitas mahasiswa untuk memahami dinamika politik, melalui aktifitas pendidikan, pendidikan politik bisa dilakukan dengan cara pelatihan, selaras dengan hal tersebut di tengah penyelenggaraan pemilukada serentak, memelukan upaya transfer pengalaman, pengetahuan serta informasi agar nantinya mahasiswa Ilmu Pemerintahan bisa berkompeten dalam kegiatan politik dan pesta demokrasi, pilkada serentak yang akan dilakukan pada tahun ini sangat berat mengingat kondisi pandemik dari wabah COVID-19 belum selesai, maka tugas berat menjadi salah satu hal yang muncul sebagai konsekuensi tersebut. Peningkatan ketrampilan mahasiswa melalui pendidikan politik di tengah pandemic COVID-19 dilakukan dengan cara workshop online atau webinar, untuk meminimalkan resiko terpapar wabah, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan workshop sebanyak 2 (dua) seri melalui program NGOBAM (Ngobrol Bareng Mahasiswa) menampilkan penggiat demokrasi dan juga anggota KPPS, kegiatan tersebut kemudian di evaluasi untuk melihat sejauhmana pemahaman mahasiswa terkait penyelenggaraan pemilukada di tengah covid, setelah dilakukan kegiatan untuk mengukur pemahaman tersebut mahasiswa di wawancara untuk mengetahui sejauhmana pemahaman nya, sehingga bisa menjadi bekal ketika turun di masyarakat.
Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan APBDes di Desa Lembah Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Yusuf Adam Hilman; Wakhidah Agustin Rahayu
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 2 No 1 (2020): JGLP, MEI 2020
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v2i1.30

Abstract

The management of the budget at the level of the village is an important thing because of a limited budget as a means of achieving welfare, But it should be noted that it needs to use measurements So that it can be known whether the management of we already have the by the regulations. This research is qualitative descriptive with an emphasis on depiction studies to answer the formulation of the problem at hand. The results of the study explained that indicators of the quality of accountability the management of APBDes lembah Village, Indicators include: accountability leadership, accountability process, accountability, and accountability policy program implemented in The village Lembah administration. In terms of interviews with informants that start over the formulation of management APBDes to accountability APBDes have included all society elements village, all criteria met. Pengelolaan anggaran di level desa merupakan hal penting karena anggaran merupakan alat untuk mencapai kesejahteraan, namun perlu diperhatikan bahwa perlu adanya pengukuran terhadap penggunaannya, sehingga dapat diketahui apakah pengelolaan anggaran sudah sesuai dengan aturan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penekanan pada penggambaran hasil kajian untuk menjawab rumusan masalah yang ada. Hasil penelitian menjelaskan bahwa indikator akuntabilitas pengelolaan APBDes Desa Lembah, indikator tersebut meliputi: akuntabilitas kepemimpinan, akuntabilitas proses, akuntabilitas program dan akuntabilitas kebijakan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Lembah. Ditinjau dari hasil wawancara dengan informan bahwa mulai dari awal proses penyusunan APBDes sampai pertanggungjawaban pengelolaan APBDes sudah mengikutsertakan seluruh unsur masyarakat desa, semua kriteria terpenuhi.
THE DEVELOPMENT OF GOA TABUHAN AND ITS IMPACT IN PACITAN REGENCY Siti Hawa Nurjannah; Yusuf Adam Hilman; Bambang Triono
Jurnal Partisipatoris Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp.v2i1.11745

Abstract

This study aims at finding out the development of Goa Tabuhan and its impact asa tourist attraction. As an addition, this study also attempts to find out the efforttaken by the Tourist Office in developing the tourism sector in Pacitan regency.This study also conducted an effort comparison between the Tourist Office andWareng rural village of Punung sub-district, who manages the Goa Tabuhan touristattraction in Pacitan regency. This study used a descriptive qualitative method;there were nine informants consisted of four tourist office representatives, two of thevillage representative, two of the Goa Tabuhan local people, and one visitor of GoaTabuhan. Based on the result of the study, there is a significant impact on societyin the surrounding area of Goa Tabuhan; its visitors also experience the impact. Theimpact that affects society is in the form of economic and social and cultural effects.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA MELALUI DESA TANGGUH BENCANA “SAPTO MANUNGGAL” DI DESA KEDUNGBENDO Yusuf Adam Hilman; Fitri Agus Tiani; Bambang Widiyahseno; Irvan Nur Ridho
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana melalui Desa Tangguh Bencana “Sapto Manunggal” di desa Kedungbendo. Kegiatan Desa Tangguh Bencana berfokus pada terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman, risiko dan dampak bencana. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil temuan pada penelitian ini bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana terbagi dalam 3 (tiga) tahapan yaitu tahap prabencana, tahap tanggap darurat dan tahap pasca bencana. Penyelenggaraan penanggulangan bencana didefinisikan sebagai penetapan sebuah kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Kesimpulannya, penyelenggaraan penanggulangan bencana didesa Kedungbendo memiliki kegiatan di setiap tahapan sehingga peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana meliputi kegiatan pencegahan, saat bencana terjadi hingga pemulihan.
RESILIENSI KOMUNITAS PEDAGANG MIGRAN TERHADAP NILAI – NILAI BUDAYA JAWA Slamet Santoso; Yusuf Adam Hilman
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai budaya Jawa yang mampu mendorong para pedagang migran Jawa agar dapat mengembangkan usaha di Kota Ponorogo. Penelitian ini lebih mengarah pada penelitian kualitatif dengan subyek penelitian individu yang menjadi anggota kelompok pedagang migran Jawa yang berhasil mengembangkan usahanya di Kota Ponorogo. Penentuan subyek penelitian tersebut dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi atau pengamatan secara langsung. Teknik analisis data berlangsung atau mengalir dengan model interaktif. Hasil penelitian memperlihatkan bentuk resiliensi migran Jawa dalam mengembangkan usaha sektor informal. Salah satu faktor dimaksud adalah masalah berjalannya budaya yang masih dipegang erat dalam sebuah kelompok usaha sektor informal. Khususnya para pedagang migran Jawa, yang terus berupaya untuk saling tolong - menolong, gotong royong, keeratan hubungan kekerabatan, dan merasa senasib sepanggungan, terbukti telah mampu menguatkan para pedagang migran Jawa dalam menjalankan usahanya di daerah orang lain. Kegigihan dalam berusaha dengan cara membentuk kelompok usaha telah menguatkan keberadaan mereka dan dampaknya mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi kehidupan mereka.