Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DEVELOPMENT OF DIGITAL STUDENT ACTIVITY SHEETS AS LEARNING MEDIA IN HYBRID LEARNING Fitri Aldresti; Erviyenni Erviyenni; Betty Holiwarni; Sri Haryati; Yanni Irma Waty Simanjuntak
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v4i2.3034

Abstract

This Research aims to develop a digital student worksheet for hybrid learning that is valid and practically reviewed based on student responses as users. Digital student worksheet can be used as teaching materials that help students in hybrid learning. This research and development consist of three stages, namely define, design, and develop. The research data was obtained through a validation sheet by two expert validators based on aspects of content feasibility, aspects of didactic feasibility, aspects of language feasibility, aspects of presentation feasibility and aspects of graphic feasibility with response questionnaire for digital worksheet users. Based on the results of expert validation, the percentage are 93.75% on content feasibility; 83.33 % on didactic feasibility; 89.58% on language feasibility; 83.33% on presentation feasibility; and 83.33% on graphic feasibility. The percentage as result of questionnaire for digital worksheet users is 89.47%. Students’ responses as users show that digital worksheet is practical, easy to access, and can increase interest in learning. So, the average of digital worksheet validity percentage is 86.66% and it can be concluded that the digital student worksheet for hybrid learning which is developed using the Microsoft Sway application is categorized as very valid and can be used as a learning media.
Pengembangan e-modul interaktif berbasis guided inquiry pada materi larutan penyangga dalam blended learning untuk SMA/MA sederajat Yanni Irma Waty Simanjuntak; Melinda Sari; Berliana Iga Lestari; Ismah Ismah; Fitri Aldresti; Sri Haryati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i2.4134

Abstract

E-modul interaktif adalah salah satu solusi utama yang efektif mengatasi permasalahan pembelajaran kimia dalam model blended learning. Penelitian pengembangan bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing pada bahan penyangga dalam model blended learning yang valid dan praktis. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Data penelitian diperoleh dari hasil validasi e-modul interaktif uji oleh tiga orang validator (validator materi, validator media dan validator bahasa) dan coba pengguna e-modul interaktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil validasi pada aspek materi mencapai 92,86% dan aspek pembelajaran 92,73%. Hasil validasi ahli media menunjukkan aspek tampilan dengan persentase 96,36% dan pemanfaatan perangkat lunak 95%. Menurut validator bahasa berdasarkan aspek kebahasaan pada e-modul interaktif memperoleh persentase 97,78%. Skor respons pengguna oleh peserta didik melalui uji coba one to one dan uji coba small group adalah 81,067% dan 92%. Berdasarkan rata-rata skor keseluruhan validasi dan uji coba, bahwa e-modul interaktif berbasis inkuiri pada bahan penyangga adalah sangat valid dan sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran dalam model blended learning . 
The Effect of Learning Style on Students’ Learning Performance During the Covid-19 Pandemic Sri Wilda Albeta; Sri Haryati; Dedi Futra; Riri Aisyah; Anggi Desviana Siregar
Jurnal Tadris Kimiya Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v6i1.12603

Abstract

The research aims to determine the effect of learning style on students’ performance through online learning during the Covid-19 pandemic. The subjects of study are 269 chemistry education students at three universities in Indonesia. The data collection of learning style uses a Likert scale questionnaire, and learning performance is obtained from students’ grade point average. In this research, students’ learning style was divided into visual, auditorial, and kinesthetic. Data were analyzed using descriptive statistics with linear regression and ANOVA tests. The learning styles positively affect student learning performance by 4.7%, while 95.3% of other factors are not examined in this study. The learning performance of students with auditory is higher than visual and kinesthetic learning styles. Based on the inferential analysis, there is no significant difference in student learning performance based on student learning styles. Therefore, students with different learning styles have the same learning performance in online learning.
Integrating Socioscientific Issues into Worksheets: Enhancing Student Understanding of Chemical Kinetics Sri Haryati; Erviyenni Erviyenni; Guspatni Guspatni; Tri Padila Rahmasari; Siti Nazhifah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.6832

Abstract

Socioscientific Issues (SSIs) are real-world topics that integrate science content with societal relevance. This study aims to integrate SSIs into basic chemistry education—specifically chemical kinetics—by developing an Electronic Student Worksheet (E-LKM) that enhances conceptual understanding through contextualized issues. The E-LKM was developed using the 4D model: Define, Design, Develop, and Disseminate. The development process employed Flip Builder software to create an interactive, digital format that simulates an engaging e-book. Expert validation was conducted with two subject-matter experts through construct validation. Revisions were made based on detailed feedback. A small-scale trial was also conducted involving 13 students to assess usability and comprehensibility. Validation results indicated strong validity, with scores of 0.90 (content aspect) and 0.91 (media aspect). The trial revealed the need for clearer, more accessible language. Revisions included the integration of contextual news and simplified explanations to enhance student comprehension. The final version of the E-LKM successfully aligned with SSI syntax and pedagogical principles. The validated E-LKM effectively supports the teaching of chemical kinetics by engaging students with relevant, real-life issues. The integration of SSIs through interactive media fosters critical thinking and contextual learning. The findings confirm that the developed E-LKM can serve as an effective instructional tool in SSI-based chemistry education.
PELATIHAN PEMBUATAN BUKU DIGITAL BERBASIS FLIPBOOK MAKER UNTUK GURU-GURU DI KECAMATAN TIGA BELAS KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR Abdullah Abdullah; Rasmiwetti Rasmiwetti; Sri Haryati; Jimmi Copriady; Lenny Anwar; Fitri Aldresti; Tiara Swastika Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1220-1229

Abstract

Proses pembelajaran pada revolusi 4.0 saat ini menuntut proses pembelajaran secara bertahap dapat beralih dari pembelajaran tradisional tatap muka ke penggunaan teknologi informasi sesuai dengan kecepatan perkembangan teknologi yang pesat. Proses pembelajaran yang baik  didukung oleh sumber dan bahan belajar  yang berkualitas. Contoh yang termasuk bahan ajar adalah buku. Kualitas buku  ditunjukkan dari isi dan paket penyajian buku tersebut, sehingga buku tersebut  lebih berkualitas dan dapat membangkitkan minat belajar/membaca siswa. Perkembangan teknologi informasi terkini dapat mengubah paradigma dari menggunakan buku cetak menjadi menggunakan buku digital dengan  isi yang lebih berkualitas, tampilan/presentasi yang lebih menarik, lebih interaktif dan lebih murah. Ada beberapa aplikasi untuk membuat buku digital yang dapat digunakan secara baik  bagi pemula maupun profesional yaitu Kvisoft Flipbook Maker. Berbagai aplikasi yang dapat digunakan dalam mengembangkan buku digital antara lain 3D Pageflip Professional. Keterampilan TIK para guru di Kecamatan Kuok terbilang cukup baik. Hal ini membuktikan bahwa sebagian besar guru memiliki jejaring sosial yang dapat mereka akses dari smartphone atau laptop pribadinya. Namun keterampilan tersebut tidak mereka gunakan dalam proses pembelajaran menggunakan teknologi di kelas karena guru masih terbatas dalam menggunakan smartphone atau laptop sebagai media pembelajaran di kelas. Prodi Pendidikan Kimia Universitas Riau menyediakan platform berupa pembuatan buku digital berbasis flipbookmaker bagi para guru di Kecamatan Kuok sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pada saat pelatihan beberapa guru sudah dapat menggunakan media Flipbook Maker. Namun, sebagian lainnya masih terkendala gangguan sinyal internet sehingga guru belum bisa menggunakan media Flipbook Maker saat kegiatan  pelatihan ini.
Pengembangan Produk Asam Durian Berbasis Proyek Etnosains dalam Pendidikan Kimia: Menganalisis Kreativitas Calon Guru Kimia Maria Erna; Siti Nazhifah; Sri Haryati; Putri Adita Wulandari; Muhammad Imam Rahmatullah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.13884

Abstract

This study aims to examine how an ethnoscience-based durian acid product-development project functions as a PCK-driven creative learning environment for prospective chemistry teachers and to analyze creativity across elaboration, originality, problem solving, and synthesis. A Classroom Action Research (CAR) design with an embedded mixed-methods approach was employed involving 68 fifth-semester pre-service chemistry teachers at the University of Riau. The intervention integrated Project-Based Learning (PjBL) stages—orientation, planning, implementation, and evaluation—within Plan–Act–Observe–Reflect cycles. Data were collected using creativity questionnaires, classroom observations, and interviews, and triangulated to validate findings. Results showed high agreement (74–93%) across creativity dimensions during orientation–implementation, supported by observed evidence of detailed planning, novel product ideas, and iterative troubleshooting. However, more neutral responses emerged during evaluation, indicating difficulties in evidence-based reflection and conceptual integration. The core chemistry concepts addressed included fermentation chemistry, pH interpretation, solution dilution, and acid strength comparisons. Triangulation was generally convergent, with partial divergence in originality during evaluation due to discrepancies between self-perceived novelty and observed pedagogical innovation. These findings suggest that ethnoscience-enriched PjBL effectively promotes creative PCK development, but requires structured scaffolding to strengthen data-driven justification and synthesis during reflective evaluation.
Web-Based 21st-Century Skills-Oriented E-Module for Chemistry Teacher Candidates Erviyenni; Fitri Aldresti; Sri Haryati
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v11i1.54371

Abstract

The development of science and technology has brought major changes in the world of education. In the learning process in tertiary institutions, along with the complexity of the problems in learning activities, student competencies are no longer limited to mastery of material content but also need 21st-century competencies. This research was conducted to develop web-based 21st-century oriented e-modules for DDPMIPA lectures that validate and know the response of e-module users. This type of research is developed using the ADDIE model. The data collection method uses a questionnaire. Research data were obtained using e-module validation sheets and user response questionnaires. The material and media expert validators carried out the validation test. The trial was conducted on three students, and the limited trial was conducted on 15 students. Data were analyzed using quantitative descriptive and qualitative descriptive analysis techniques. Based on the results of data analysis, it is known that the e-module is categorized as very valid (88.5%) in terms of content feasibility, presentation feasibility aspects, linguistic aspects, and media eligibility aspects. The user response questionnaire also shows that the e-module gets very good user responses (87.93%). It was concluded that the resulting 21st-century skill-oriented e-modules using Google sites were valid and very good to apply in DDPMIPA learning.
Pengaruh Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia Murid di Kelas XI SMAN 15 Pekanbaru Gustri Winda; Sri Haryati; Putri Adita Wulandari
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi interpersonal dan gaya belajar terhadap hasil belajar kimia murid di kelas XI SMAN 15 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket keterampilan komunikasi interpersonal yang terdiri dari 26 butir pernyataan dan angket gaya belajar yang terdiri atas 30 butir pernyataan, hasil belajar kimia yang diperoleh dari ulangan harian, dan wawancara. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMAN 15 Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 orang. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Berdasarkan hasil dari SPSS, nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keterampilan komunikasi interpersonal dan gaya belajar. Berdasarkan nilai koefisien korelasi yaitu 0,425 yang berada diantara 0,40 – 0,599, dapat disimpulkan bahwa hubungan positif antara keterampilan komunikasi interpersonal dan kepercayaan diri termasuk kategori sedang.
Pengembangan E-LKPD Berbasis SOLE pada Materi Ikatan Kimia Kelas XI Saftri Khainurrisa; Sri Haryati; Putri Adita Wulandari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4593

Abstract

Permasalahan seputar rendahnya ketuntasan peserta didik pada materi ikatan kimia umumnya berakar dari sifat materi yang abstrak serta ketergantungan terhadap media ajar konvensional yang kurang memfasilitasi visualisasi. Oleh karena itu, riset ini dilaksanakan dengan tujuan mengkonstruksi E-LKPD interaktif bermuatan model pembelajaran SOLE menggunakan platform Liveworksheets untuk materi ikatan kimia tingkat kelas XI SMA/MA yang teruji validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini mengadopsi metode Research and Development (R&D) dengan prosedur 4-D, namun pelaksanaannya dibatasi sampai pada fase pengembangan (develop). Peneliti memanfaatkan lembar validasi pakar materi dan media, serta kuesioner tanggapan guru dan peserta didik sebagai instrumen penjaringan data. Berdasarkan penilaian para ahli, E-LKPD yang dihasilkan memperoleh predikat "Sangat Valid" dengan rerata skor masing-masing sebesar 89,50% untuk kelayakan materi dan 92,5% untuk kualitas media. Sementara itu, tingkat kepraktisan produk dibuktikan oleh hasil uji coba kelompok kecil yang mengantongi skor 89,49% (kategori "Sangat Baik"), di mana angka ini memperlihatkan progres yang lebih baik dibanding fase uji coba satu-ke-satu sebelumnya. Penilaian dari pihak guru turut memperkuat hasil dengan perolehan skor 91,66% (kategori "Sangat Baik"). Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis SOLE dengan Liveworksheets ini sangat valid, praktis, serta sangat layak dijadikan opsi bahan ajar digital penunjang dalam pembelajaran kimia digital.
Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Murid Menggunakan Model Pembelajaran REACT pada Pokok Bahasan Kesetimbangan Kimia Sofvi Yani; Sri Haryati; Putri Adita Wulandari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4608

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar serta pemahaman konsep murid pada materi kesetimbangan kimia menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran kimia karena materi tersebut bersifat abstrak dan memerlukan pemahaman konsep yang baik. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan dalam menangani permasalahan tersebut menerapkan model pembelajaran REACT. Studi ini dilakukan memiliki tujuan dalam peningkatan aktivitas belajar serta memahami konsep murid melalui penerapan model pembelajaran REACT. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam bulan November sampai Desember 2025. Subjek studi tersusun atas 30 murid kelas XI. F. A SMAS Handayani Pekanbaru. Instrumen pengumpulan data yang dipakai meliputi lembar observasi aktivitas murid serta guru, soal evaluasi serta tes pada akhir setiap siklus yang disusun menurut indikator pemahaman konsep. Temuan studi menunjukkan bahwa aktivitas belajar murid adanya kenaikan dalam 55,24% pada siklus I dengan kategori cukup jadi 71,24% dalam siklus II pada kategori baik. Peningakatan juga terjadi pada pemahaman konsep murid, yaitu 46,67% dalam siklus I menjadi 80% pada siklus II. Maka, implementasi model pembelajaran REACT efektif untuk peningkatan aktivitas belajar dan pemahaman konsep murid terhadap materi kesetimbangan kimia.