Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Influence of Service Quality and System Quality on Branchless Banking Agent Loyalty Mediated by Satisfaction at PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk in the Work Area of Regional Office 12 Juni, Ardi Ikhsan; Kunawangsih P., Tri; Hariyanti, Dini
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5170

Abstract

This research was conducted to analyze and study the influence of the Brancless Banking business on PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. In the Regional Office 12 Work Area which consists of service quality and system quality on satisfaction and its impact on agent loyalty. The research method used is quantitative research with data analysis techniques using SEM PLS. The research results show that partially or directly (direct effect) everything has a positive and significant influence, namely service quality has an influence on loyalty, system quality has an influence on loyalty, satisfaction has an influence on loyalty, service quality has an influence on satisfaction, and system quality has an influence on satisfaction. Indirectly, satisfaction can mediate significantly positively between service quality and loyalty and satisfaction can mediate significantly positively between system quality and loyalty.
Ultra-Micro Financing Literacy for KSBI MSME Entrepreneurs Hariyanti, Dini; Erza, Osni; Khairunnisa
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang4369

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting Indonesia’s national economy. However, one of the major challenges for MSMEs—especially ultra-micro businesses—is their low level of financial literacy, which limits access to formal financing. This community service program aims to increase ultra-micro financing literacy among members of Komunitas Sukses Berjamaah Indonesia (KSBI). The program applied a community-based empowerment approach using Participatory Action Research (PAR) and involved 20 ultra-micro entrepreneurs in South Jakarta. Activities included initial observation, Focus Group Discussions, financial literacy training, financing application simulations, technical mentoring, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed an increase in participants’ understanding from an average of 41.4% to 60.2%, reflecting a 45% improvement. Beyond knowledge gains, the program also facilitated the formation of a community financial literacy team and the emergence of local leaders who play a key role in ensuring program sustainability. These findings demonstrate that community-based financial literacy education can effectively expand access to formal financing for ultra-micro enterprises. Replicating similar programs in other communities has strong potential to strengthen economic independence and promote financial inclusion.
Analisis Perbedaan Pengadaan Langsung pada UKPBJ Kementerian Keuangan dengan Satker Masing-Masing Ditinjau dari Aspek Efisiensi dan Efektivitas Purwanto, Edi; Hariyanti, Dini
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengadaan langsung terpusat yang dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan. Desain penelitian dilakukan dengan membandingkan hasil pelaksanaan pengadaan langsung yang dilakukan secara terpusat melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa dan pengadaan langsung yang dilaksanakan oleh satuan kerja masing-masing. Fokus evaluasi diarahkan pada dua aspek utama, yaitu efisiensi anggaran dan efektivitas durasi pengadaan yang meliputi durasi persiapan pengadaan dan durasi pelaksanaan pengadaan. Pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif melalui uji non-parametrik multivariat Mann Whitney U, Kruskal Wallis dan uji lanjutan test dunn dengan koreksi Bonferroni yang diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari hasil pengadaan langsung di Kementerian Keuangan selama periode tahun 2021 hingga 2024. Sebagai penguat temuan perhitungan, dilakukan indepth interview guna menggali informasi yang tidak dapat diungkap melalui data numerik. Kerangka analisis disusun berdasarkan teori kebijakan publik, teori ekonomi serta peraturan tentang pengadaan pemerintah guna menganalisis efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengadaan langsung terpusat berpengaruh terhadap efisiensi anggaran dan efektivitas durasi pengadaan.