Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengelolaan Akun Media Sosial Instagram @pupukujang Sebagai Media Komunikasi PT Pupuk Kujang Cikampek (Persero) Anggita Sarasati; Retasari Dewi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4: Maret 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial sebagai jembatan komunikasi semakin banyak digunakan oleh perusahaan, organisasi dan instansi pemerintah. Fitur yang ada di aplikasi media sosial dimanfaatkan tidak hanya sebagai alat persebaran informasi tapi juga membangun hubungan yang berarti dengan publik. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang Cikampek dalam mengelola akun media sosial Instagram yang mencakup tahap share, tahap optimize, tahap manage dan tahap engage. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif menggunakan teknik pengumpulan wawancara, observasi dan studi pustaka. Melalui penelitian disimpulkan bahwa, Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang Cikampek, memanfaatkan Instagram sebagai media sosial utama untuk membangun komunikasi timbal balik dengan waktu sebenarnya, konten dibagi dalam kategori pemberitaan perusahaan, edukasi dan hiburan. Optimalisasi akun ini dilakukan dengan secara rutin mengunggah konten, dan menggunakan tagar dan menyebut pihak terkait dalam unggahan, keterangan gambar ditulis dengan konsep Attention, Interest, Desire, Action (AIDA). Pengelolaan akun ini masih dilakukan secara manual dengan monitoring setiap bulan dan perencanaan konten. Akun ini membangun keterikatan dengan pengikutnya, melalui cara bekerjasama influencer yang memiliki perhatian pada bidang pertanian, karyawan yang memiliki banyak pengikut di media social, petani binaan yang sukses dan tokoh manajemen dalam setiap unggahannya.
PEMANFAATAN PROGRAM IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN : PROMOSI KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA Yustikasari Yustikasari; Renata Anisa; Retasari Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.860

Abstract

Model pendidikan sekarang mengacu pada sistem yang ditujukan untuk memberdayakan masyarakat, dan dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas manusia sebagai individu melalui pendidikan. Bagaimana masyarakat yang tinggal di lingkungan perguruan tinggi dapat secara optimal dan efektif memanfaatkan kemampuannya dan berpartisipasi dalam tantangan hidup di lingkungan sosial. Perguruan tinggi berperan dalam meningkatkan kualitas manusia. WHO menjadikan kesehatan mental sebagai isu utama. Dengan demikian, Gerakan Global 2013-2020 memiliki empat tujuan utama. Artinya, manajemen kepemimpinan dan kesehatan mental yang efektif. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan jiwa dan sosial yang terpadu dan menyeluruh bagi masyarakat. Menerapkan strategi promotif dan preventif serta memperkuat sistem informasi . Dalam hal ini kampus diharapkan dapat merencanakan dan melaksanakan dengan menyadari pentingnya mengurangi masalah kesehatan jiwa. Untuk mencapai tujuan pendidikan menghasilkan generasi yang tangguh dan berkualitas, kami, Tim PPM KKNM Integrasi 2022-Universitas Padjadjaran menyelenggarakan 'Pemanfaatan Pelaksanaan Program Promosi Kesehatan: Kesehatan Jiwa Remaja . Kegiatan tersebut terdiri dari menjelaskan pentingnya informasi dan apa yang penting diketahui tentang kesehatan jiwa, khususnya bagi remaja. Diharapkan setelah kegiatan ini para remaja mampu secara mandiri menjaga kondisi mental dan emosionalnya. Hal ini karena dapat mempengaruhi seseorang untuk bertindak efektif di lingkungannya, mencapai tujuannya, dan mengembangkan kepribadian yang baik.
Health communication: the urgency and challenges of telenursing in remote nursing practice Yustikasari Yustikasari; Tawakkal Baharuddin; Priyo Subekti; Renata Anisa; Retasari Dewi
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i1.9352

Abstract

This study examined the challenges and opportunities for telenursing services’ success in remote regions of Indonesia, particularly the role of health communication in addressing these issues. This research was done using Online Research Methods (ORMs) and analysed using NVivo 12 Plus. The results reveal the desperate need to use telenursing to enhance access to and efficiency and quality of services, especially in regions far removed from healthcare facilities. The analysis showed the existence of significant barriers to the care and technological infrastructure of the area, the scant digital literacy among healthcare providers and patients, and fears concerning data security and privacy. Additionally, there is a lack of sufficient government policies and resource funding, which would otherwise improve the situation. To respond to such challenges, this study advocates for adopting other tools such as health communication models, particularly promotional and trust-building therapeutic communication designed for interaction with patients at the clinic, to increase trust and responsiveness among healthcare workers towards telemedicine. Programmatic, regulatory, and institutional documents, schemes, and strategies for digital literacy, public advocacy, and services for training healthcare workers of advanced age are also enabling and essential factors for the practical and sustained application of telenursing in Indonesia.
Penerapan Teori Laissez Faire Dalam Penyutradaraan Video Feature: ”Berani Melangkah Menuju Sejahtera” Artikha Ruth Sinaga; Herlina Agustin; Retasari Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.7394

Abstract

Feature video "Berani Melangkah Menuju Sejahtera” is a final project that raises the issue of student mental health and aims to increase the utilization of counseling services Pusat Penguatan Karakter dan Konseling (P2K2) at Padjadjaran University. In the making process, the writer acts as a director who is responsible for the entire creative process by applying the Laissez Faire theory in directing. The purpose of writing this report is to explain the director's duties and the application of Laissez Faire theory. The creation methods applied are pre-production, production, and post-production processes. The results show that the application of Laissez Faire theory is effective in giving freedom to actors to express naturally, so as to build audience empathy for the issues raised. In conclusion, in the video feature “Berani Melangkah Menuju Sejahtera” with the application of Laissez Faire theory for the director is very important to create a strong and authentic message, so that it can increase students' awareness to dare to seek professional help to achieve psychological well-being.
Literaga 2.0 : Literasi Kesehatan melalui Permainan Ular Tangga di SDN Jatinangor Kabupaten Sumedang Retasari Dewi; Susanne Dida; Elnovani Lusiana
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i1.5004

Abstract

The high incidence of outbreaks of snack poisoning among elementary school students in 2024 reflects the impact of systemic problems in Indonesia's educational environment. Increasing students' knowledge at school is one of the important steps to empower them to choose safe and healthy snacks for consumption. The health literacy activity through snakes and ladders game at SDN Jatinangor aims to improve students' health literacy regarding the importance of choosing safe and healthy snacks. This game is a refinement of Literaga 1.0 which was previously tested and successfully increased students' knowledge of a clean and healthy lifestyle in 2023. The activity involved 35 Padjadjaran University students as facilitators and 89 Jatinangor Elementary School students. The method used was game-based learning, which integrates learning about healthy eating patterns in a game format. Evaluation results using pre-test and post-test showed a significant increase in student knowledge (t Stat = -22.38, P-value <0.05). These results indicate that the Literaga 2.0 educational game board is effective in increasing students' knowledge about safe and healthy snacks. In the future, further support from schools and families is needed to provide safe and healthy food/snack alternatives for school students.