p-Index From 2021 - 2026
8.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Psikis : Jurnal Psikologi Islami Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Indonesian Journal of Islamic Educational Management Jurnal Ulul Albab Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Alignment: Journal of Administration and Educational Management Islamic Guidance and Counseling Journal Jurnal Literasiologi At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar INCARE Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal Evaluation in Education (JEE) Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Journal of Educational Management Research TOFEDU: The Future of Education Journal Ta'dib Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ghaitsa: Islamic Education Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia EDUKASI International Journal of Elementary School Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Madania: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Al-Khair Journal: Management Education At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Internalization of Islamic educational values on clean living as an effort for the formation of environmental care attitudes for elementary school students Sutarto Sutarto
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/181600

Abstract

This qualitative research with a phenomenological approach aims to explore the pattern of internalizing Islamic educational values about clean living to form an attitude of caring for the environment at the Khoiru Ummah Curup Integrated Islamic Elementary School (SDIT). There were 8 informants in this study, 1 principal, 1 curriculum representative, and 6 teachers. Data collection techniques used semi-structured interviews and non-participant observation, then analyzed through four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions or data verification. Checking the validity of the data using extended observations, technique triangulation, and source triangulation. The study found that the internalization of educational values about clean living to form an attitude of caring for the environment was carried out in three patterns: introduction and understanding, curriculum intervention, and habituation. The application of this pattern is expected to have an impact on students in forming attitudes and behaviors that care for the environment.
IMPLEMENTASI PENILAIAN KETERAMPILAN DALAM PEMBELAJARAN PAI ASPEK FIQH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAMALAN IBADAH PRAKTIS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 REJANG LEBONG Henri Halomoan Siregar; Fakhruddin Fakhruddin; Sutarto Sutarto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.478

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah siswa masih banyak yang belum tahu bagaimana tata cara sholat, selain itu di temukan kendala-kendala dalam implementasi penilaian keterampilan yang dialami adalah penilaian keterampilan masih belum berjalan secara maksimal karena waktu sosialisasi penilaian keterampilan belum lengkap, perangkat penilaian yang begitu rumit dan guru masih belum begitu paham dengan pola penilaian autentik, khususnya penilaian keterampilan. Salah satu aspek yang dijadikan perubahan dan penataan dalam kaitannya dengan kurikulum 2013 adalah penataan standar penilaian yang disesuaikan dengan pada standar isi, standar kompetensi lulusan dan standar proses. Penilaian keterampilan dianggap penting dalam rangka meningkatkan pengamalan ibadah praktis siswa. Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pengetahuan yang sudah dikuasai peserta didik dapat digunakan untuk memahami, mengingat dan mempraktekkan pesan-pesan dalam materi aspek fiqh. seingga mereka dapat melaksanakan ibadah praktis Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pemahaman guru mengenai penilaian keterampilan dapat dikatakan baik karena sesuai dengan prosedur penilaian dalam Standar Penilaian Kurikulum 2013. Begitu juga dalam penerapannya didukung dengan instrument perencanaan dan pelaksanaan serta pelaporan. Implementasi penilaian keterampilan terutama pada materi aspek fiqh di SMP Negeri 4 Rejang Lebong, berimplikasi baik untuk meningkatkan ibadah praktis siswa menjadi lebih baik. Hal ini karena siswa dituntut mempraktekkan langsung konten ibadah yang muncul dari materi pembelajaran.
Pola Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama untuk menangkal Paham Radikal di Kalangan Mahasiswa Sutarto Sutarto
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2982

Abstract

This qualitative research with a phenomenological approach aims to explore the pattern of internalizing the values of religious moderation to prevent the development of radical understanding among students. The research informants comprised 10 academic leaders with strategic positions as policymakers and 13 lecturers who teach religious subjects at IAIN Curup. Data collection techniques used semi-structured interviews and the Miles and Huberman analysis model. Checking the validity of the data is done by extending the interview and triangulation of sources. The results of the study show that the internalization of religious moderation values to prevent the development of radical understanding among students is carried out by inserting religious moderation values into courses, internalizing religious moderation values through the learning process, integrating religious moderation values through various student activities, internalization of the values of religious moderation through field practice, community service and special programs.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU PAI DALAM MELAKUKAN INOVASI PEMBELAJARAN DI MIN 4 REJANG LEBONG Helma Heryati; Sutarto Sutarto; Emmi Kholilah Harahap
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i3.533

Abstract

Seyogyanya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan inovasi pembelajaran. Karena MIN merupakan lembaga pendidikan formal yang khusus mempelajari agama Islam, maka guru PAI di MIN memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup luas tentang agama Islam, termasuk cara mengajarkannya dengan cara yang efektif dan menarik. Kemampuan guru PAI dalam melakukan inovasi pembelajaran di MIN sangat penting untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam melakukan inovasi pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif kepada tiga orang guru PAI yang dianggap memiliki kemampuan dalam melakukan inovasi pembelajaran di MIN 4 Rejang Lebong. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa, Guru PAI di MIN 4 Rejang Lebong menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif, menyenangkan dan efektif dengan menggunakan metode seperti diskusi kelompok, presentasi dan role play. Mereka juga memanfaatkan media pembelajaran dan mengintegrasikan Pendidikan Agama Islam dengan ilmu pengetahuan lainnya. Selain mengajar, guru PAI menjaga disiplin peserta didik, memberikan motivasi, dan mengelola administrasi kelas. Faktor pendukung seperti ketersediaan sumber daya, kerjasama antar guru, dukungan kepala madrasah, kesadaran guru untuk belajar, dan dukungan orang tua dan masyarakat, memainkan peran penting dalam inovasi pembelajaran PAI. Dengan faktor pendukung ini, guru PAI di MIN 4 Rejang Lebong dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dan berdampak positif pada pendidikan agama Islam.
Paradigma Pendidikan Islam Integrasi dalam Kerangka Pendidikan Transformatif Sutarto
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i1.485

Abstract

Pendidikan Islam integrasi menjadi salah satu solusi dalam mengatasi persoalan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang, urgensi dan model pendidikan Islam integratif dalam membangun pendidikan transformatif. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan atau atau library research dengan menggunakan pendekatan perenialisme. Yaitu suatu kajian yang membahas tema tertentu secara mandalam dan tuntas dengan tetap berpegang pada batasan-batasan relativisme. Hasil pembahasan menemukan bahw ada empat aspek penting dalam pendidikan Islam yang harus diintegrasikan dalam pendidikan transpormatif. Pertama pendidikan jasimani, kedua pendidikan spiritual, ketiga pendidikan akal dan keempat pendidikan sosial. Beberapa model yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan pendidikan Islam dalam pendidikan transformative, yaitu medel IFIAS, model ASASI, model Islamic Worlview, model struktur pengetahuan Islam, model keilmuan berbasis filsafat klasik, model keilmuan berbasis tasawuf, model keilmuan berbasis fiqih, model kelompok ijmali dan model kelompok Aligargh.
IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN BERBASIS TEORI BEHAVIORISTIK DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN SISWA DI RA TUNAS LITERASI QUR’AN CURUP UTARA Oktia Anisa Putri; Sutarto Sutarto
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol 3 No 5 (2023): February 2023
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v3i5.522

Abstract

One of the methods applied to instill discipline in early childhood is the habituation method. This method is a method based on behavioristic theory. The importance of discipline is instilled in children from an early age because it will affect the character and personality of children when they grow up. So that discipline must be instilled from a young age to prevent the destruction of future generations. The purpose of this study was to determine the implementation of the Behavioristic Theory-based habituation method in fostering student discipline at RA Tunas Qur'ani Literacy Curup Utara. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This study aims to describe the implementation of rewards in shaping the disciplinary character of young children. The technique of collecting research notes is structured interviews, non-participant observation, and documentation. This research uses a type of field research, which is a type of research where data collection is carried out in the field. There are two kinds of data sources, namely primary and secondary data sources. There are three data collection techniques used, namely observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and data verification. While the technique of testing the validity of the data using triangulation techniques. The results of the research on the application of behavioristic theory-based habituation methods at RA Tunas Literacy Quranic Curup Utara are seen as effective in instilling Islamic values. It has been proven not only in class, but has been done through habituation when students are about to take ablution getting used to queuing, when children come to school they also don't forget to shake hands and greet the teacher greeting each other, taking turns, getting used to queuing culture, and other habits.
THE UNDERSTANDING OF ISLAMIC EDUCATION TEACHERS TO THE PRINCIPLES AND FOUNDATIONS OF CURRICULUM DEVELOPMENT AT SMK NEGERI 1 REJANG LEBONG Oktia Anisa Putri; Sutarto Sutarto; Muhammad Idris
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol 3 No 6 (2023): April 2023
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v3i6.523

Abstract

The purpose of this study was to find out about how Islamic Religious Education teachers' understanding of the principles and foundations of curriculum development at SMK Negeri 1 Rejang Lebong. To find out this, the researcher used a descriptive qualitative research method, namely to clearly describe and describe things that happened in the field. Data collection techniques used include; first, Observation, namely the activities that the author does directly jump into the field and observe the variables to be studied. The data that has been collected is then analyzed using data reduction analysis techniques, data presentation and data verification. The results of the study reveal that an educator's understanding of the principles and foundations in curriculum development must be emphasized, because without a deep understanding it will be very impossible for curriculum development to be carried out and achieve learning objectives. With a broad and deep understanding, if there is something in the curriculum that is not in accordance with the times, it will be very easy for an educator to correct the discrepancy with what is happening in the field.
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di MIN 1 Rejang Lebong Ria Sandi; Sumarto Sumarto; Sutarto Sutarto
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 3 (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i3.2328

Abstract

Kepala madrasah bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan yang menjadi wilayah atau ruang lingkup tanggung jawabnya. Kepala madrasah harus dapat mengelola, membina melalui kegiatan admitrasi/manajemen. Upaya menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di MIN 1 Rejang Lebong sangat perlu ditanamkan hal ini dikarenakan secara demografis atau kependudukan bahwa dalam kehidupan sosial peserta didik berinteraksi dengan orang yang beragama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran upaya kepemimpinan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai komitmen dan toleransi kebangsaan di MIN 1 Rejang Lebong. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kepemimpinan Madrasah dalam menumbuhkan nilai-nilai komitmen dan toleransi kebangsaan di MIN 1 Rejang Lebong. Investigasi ini menggunakan metodologi naturalistik kualitatif. Fenomena yang dipertimbangkan berasal dari alam murni, tanpa intervensi teknik apa pun. Dataset penelitian terdiri dari transkrip wawancara, catatan lapangan, foto, dan pengaturan situasi yang didokumentasikan melalui observasi peneliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Madrasah dalam  menanamkan  komitmen kebangsaan dan toleransi di MIN 1 Rejang Lebong berdampak  positif karena dilihat dalam kehidupan sehari-hari seperti melaksanakan aktifitas upacara bendera, menerapkan disiplin yang baik, melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler, melaksanakan pembelajaran yang kondusif dan disiplin, tidak berprilaku semena-mena, menanamkan rasa empati, mengunjungi teman bila ada yang sakit, terciptanya rasa saling menghargai diantara warga sekolah sehingga terciptanya suasana sekolah yang aman, tertib, nyaman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran serta tertanamnya nilai-nilai toleransi bagi para siswa yang bermanfaat bagi mereka dalam kehidupan bermasyarakat.
Analysis Of The Needs Of Iain Curup Lecturer And Educational Personnel To Create Happiness In The Workplace Dewi Purnama Sari; Sutarto Sutarto; Hamengkubuwono Hamengkubuwono
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5234

Abstract

This qualitative research with a phenomenological approach aims to analyze the needs of IAIN Curup lecturers and educational staff related to the hope of realizing happiness in the workplace. Research informants consisted of 149 lecturers and 59 educational staff. The data collection technique used semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis, then checking the validity of the data using source triangulation. Based on the research results, it is known that in order to create happiness in the workplace, lecturers and educational staff at IAIN Curup expect improvement, maintenance, and arrangement of workplace facilities and environment, attention and support from leadership, clear SOPs for work, provision of rewards and openness in work.
Strategi guru untuk meningkatkan keterampilan 4c’s (kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis dan kreatif) dalam pembelajaran pendidikan agama islam Sutarto Sutarto
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 3 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232187

Abstract

Keterampilan kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis dan kreatif sangat diperlukan indivisu agar mampu bersaing dan tidak tergilas oleh dasyatnya persaigan global. Penelitian kualitatif fenomenologi ini bertujuan untukmengungkapkan strategi guru dalam meningkatkan keterampilan collaboration, communication, critical thinkingdan creativitysiswa dalam pembelajaran PAI. Informan penelitian terdiri dari empat orang guru pendidikan agama Islam, kepala sekolah dan wakil kurikulum SMPN 5 Rejang Lebong. Data penelitian dikumpukan dengan wawancara semi terstruktur dan observasi non partisipan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, terdiri dari tiga tahap yaitureduksi data, display data dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, triangulasi teknik dan truangulasi sumber. Hasil penelitian menemukan bahwa penugasan individu berbasis kelompok, berdiskusi, praktek, menerapkan model pembelajaran koopreatif learning two stay two stray dan tipe jigsaw merupak stategi yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan ketarampilan collaborationsiswa. strategi pembelajaran dengan tanya jawab dan strategi think, talk and write dan model talking stick digunakan guru untuk meningkatkan kemampuancommunication. Sedangkan critical thinkingditingkat dengan menerapkan strategi stimulus berbasis masalah, menerapkan modelproblem based learning dan model project based learning.Sementara untuk meningkatkan creativitydilakuan dengan strategi penugasan, diskusi, pembuatan sebuah prodak dan menerapkan model projek based learning.
Co-Authors Abdul Mukti Aida Rahmi Nasution Aida Rahmi Nasution Aida Rahmi Nasution Arfani Fernando Fahmi Asri Karolina Baryanto Baryanto Deli Susanti Deri Wanto Deri Wanto Desfitranita Desfitranita Destriani Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Dewi Purnama Sari Didi Kosmanto Dina Hajja Ristianti Emmi Kholilah Harahap Endang Prastuti Erik Wiranata Faham Syah Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Feni Karya Utami Guntur Putrajaya Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hamengkubuwono Hartini Hartini Helma Heryati Hendra Harmi Henri Halomoan Siregar Herwin Wijaya Idi Warsah Idi Warsah Idi Warsah Indrayanto Indrayanto Irwan Fathurrochman Jenny Fransiska Jerri Sundari Jumira Warlizasusi Jumira Warlizasusi Jumira Warlizasusi Khusnul Khotimah Linda Ayu Syafitri Lukman Asha M. Azimmullah Ilyas Mega Fitri Muhammad Idris Murni Yanto Mutiara Mahardika Ngadri Ngadri Nopi Irawan Novita Sari Okni Aisa Mutiara Sendi Oktia Anisa Putri Oktia Anisa Putri Putri Handayani Qhibah Saan Rahmat Iswanto Rana Meiyanda Rani Selviani Repi Arianto Restu Abdiyantoro Revan Marhamah Ria Sandi Rifanto bin Ridwan Rini Rini Rio Pujangga Ririn Eka Monicha Ririn Trinanda Roby Krismoniansyah Ruly Morganna Rusni Elda Sandiya Desti Ayunisyah Sasi Hanila Sibuan Sibuan Siti Komariah Sri Wahyuni Sihombing Sumarto Sumarto Sumarto Sumarto Sutrisno Sutrisno Syafriyadin Syafriyadin Syahrial Dedi Syahrial Dedi Tika Dwi Aprilia Tri Lestari Tri Lestari Wahyu Asbabul Jannah Wita Anggaini Wiwik Damayanti Wiwin Candra Yusman Haris