Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MODEL SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DI MTS KABUPATEN KEPAHIANG Putri Handayani; Sutarto Sutarto; Rini Rini
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i3.400

Abstract

Dalam dunia pendidikan dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia guna memperbaiki mutu pendidikan, pemerintah sudah berusaha memperbaiki kurikulum, peningkatan kualitas guru, memberikan sarana dan prasarana, menyejahterakan guru, perbaikan organisasi, perbaikan manajemen, pengawasan serta perundang-undangan. Tujuannya agar dilihat kinerja yang lebih baik dan mampu menciptakan pendidikan bermutu. Oleh karna itu guru harus memperoleh pengawasan dalam bentuk pembinaan profesional yang dilakukan secara kontinu.
POLA INTERGARSI KURIKULUM SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SISWA Sutarto Sutarto
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan akademik dan non akademik yang akan dikembangkan dan untuk mengungkapkan pola integrasi kurikulum dalam mengembangkan kemampuan akademik dan non akademik di SDIT 03 Rabbi Radhiyya Curup. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari  kepala sekolah dan guru berjumlah 9 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan dan studi dokumentasi. Dianalisis menggunakan model Melis dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicek dengan melakukan perpanjangan pengamatan, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan akademik yang akan dikembangkan adalah penguasaan pengetahuan dan keteramapilan materi pembelajaran. Sedangkan kemampuan non akademik yang akan dikembangkan meliputi kemampuan membaca dan menghafal ayat al Quran, menghafal doa-doa, membiasakan siswa untuk melaksanakan ibadah baik wajib maupun sunat, memiliki aqidah yang kuat dan berakhlakul karimah. Pola integrai kurikulum yang diterapkan adalah pola integrasi tema dan pola integrasi webbed.
Adaptation of the Cognitive and Affective Mindfulness Scale (CAMS-R) to Indonesian Version and Its Validation: Muslim Mothers-Data Driven Sutarto Sutarto; Idi Warsah; Khusnul Khotimah; Endang Prastuti; Ruly Morganna
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v5i1.2590

Abstract

CAMS-R is a measurement instrument designed for normal adult participants. There have been a few studies conducting lingua-cultural adaptation of CAMS-R in the Indonesian context, but such studies have not touched on the discourse of Muslim mothers. Accordingly, this study aimed to conduct linguistic adaptation of CAMS-R by translating it into Bahasa Indonesia. Also, it aimed to examine the measurement model to find whether the structure of CAMS-R was confirmed relevant to empirical data or not. At the stage of forward translation, this study involved 5 participants, namely two translators and three psychologists with doctoral academic qualifications. The stage of back translation engaged 3 participants, namely a bachelor in English and two linguistics experts. The pilot study incorporated 10 readers, and the try-out involved 103 Muslim mothers between the ages of 20-40 years old. Data analysis used confirmatory factor analysis (CFA). Results demonstrated that the measurement of mindfulness construct had high goodness of fit. The results of model fit evaluation indicated chi square of 8.742 (p=.557), GFI of .976, AGFI of .932, CFI of 1.000, TLI of 1.014, and RMSEA of .000. The foregoing depicted a good fit of goodness. CAMS-R contained 12 items and left 7 items with loading factors above 0.5. (.585 – .887). Composite reliability (CR) sub-scale resulted in the scores of .713 – .785, and its overall CR scale was .936 and AVE of .736 – .739. The foregoing data indicated good convergent and discriminant validity. This study emphasized that CAMS-R could ideally be used to measure mindfulness for the Indonesian population of Muslim mothers between the ages of 20-40 years.
Penerapan Metode Talqin dengan Menggunakan Media Audio dalam Program Tahfidz Al-Qur'an Wiwin Candra; Sutarto Sutarto; Rifanto Bin Ridwan
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 4 No 1 (2021): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v4i1.14371

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan metode talqin dengan menggunakan media audio dalam program tahfidz Al-Qur'an serta dampaknya. Jenis penelitian yang peneliti digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber datanya adalah guru mata pelajaran program tahfidz Al-Qur’an di SMPIT Rabbi Radhiya Curup. Teknik pengumpulan data dalam penelitiani ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Secara umum, analisis data kualitatif bersifat induktif. Analisis data berdasarkan data lapangan. Hasil dari penelitian ini yakni media yang digunakan dalam pembelajaran program tahfidz Al-Qur’an pada siswa kelas IX SMPIT Rabbi Radhiyya Curup yaitu media audio MP3 Qur’an. Penerapan metode talqin menggunakan media audio dalam program Tahfidz Al-Qur'an di SMPIT Rabbi Radhiya Curup mempunyai tahapan-tahapan yaitu membuka pembelajaran dengan salam, memoraja’ah materi hafalan sebelumnya, memperdengarkan surat atau ayat yang akan dihafalkan dengan memutarkan audio MP3 Qur’an, peserta didik menirukan beulang-ulang, lalu menyetorkan hafalannya kepada guru/ustadznya. Selain itu dampak dari penggunaan media audio tersebut adalah hafalannya sudah baik dan benar dan hampir semua peserta didik mencapai targetnya.
Analisis Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Roby Krismoniansyah; Hamengkubuwono Hamengkubuwono; Sutarto Sutarto
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 4 No 2 (2021): Muaddib : Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v4i2.14372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan saintifik pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP N 23 Rejang Lebong dengan subjek penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Islam dan siswa SMP N 23 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dilakukan analisis data yang meliputi tahapan reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman, penerapan, dan melakukan evaluasi guru terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam menggunakan pendekatan saintifik sudah baik. Pemahaman guru terhadap pendekatan saintifik terlihat dari guru mengetahui langkah-langkah serta prinsip pendekatan saintifik. Penerapan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik yang dilakukan guru juga sesuai dengan langkah-langkah pendekatan saintifik. Guru melakukan pengamatan terhadap siswa terkait apa yang akan mereka lakukan, menanya apabila terdapat sebuah masalah atau terdapat materi yang belum jelas, mengelola kelas seperti memunculkan permasalahan, meminta siswa untuk menjelaskan apa yang mereka pahami, memberikan umpan balik, menyimpulkan dan yang terakhir membuat keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Proses penilaian atau evaluasi dalam pendekatan saintifik yang dilakukan guru telah menggunakan penilaian autentik dimana guru membuat penilaian pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Building Students' Critical Thinking Skills Through the Development of Teaching Materials Based on Integration, Interconnection, and Research Based Learning Sutarto
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 2 (2022): November: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v13i2.3242

Abstract

Critical thinking has a critical role for every individual in facing global challenges. However, only some can develop critical thinking skills. This qualitative research with a phenomenological approach aims to explore the experience of lecturers of the Postgraduate Islamic Education Study Program at IAIN Curup in developing students' critical thinking skills. The research informants amounted to 8 people. Data were collected using semi-structured interviews, then analyzed using the Miles and Huberman analysis model. The data validity technique used is source triangulation and interview extension. The results showed that the development of integration-based and interconnection-based teaching materials to develop students' critical thinking skills was carried out through four levels: philosophical, material, methodological, and strategy. In contrast, research-based learning is carried out by giving mini-research assignments to students. The results of the mini-research were analyzed from various perspectives and presented for academic accountability.
Analisis Hafalan Al-Qur’an pada Anak Usia Dini Sutarto Sutarto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3340

Abstract

Hafal Al-Qur’an merupakan keinginan semua muslim di dunia ini. Hafal Al-Qur’an juga merupakan suatu kebanggaan bagi pribadi dan juga orang tua apabila anaknya hafal banyak surat dalam Al-Qur’an. Tidak sedikit orang tua baru tersadar setelah dewasa dan menyesali kurangnya orang tua mendidik anak dalam ilmu agama Islam. Kebanyakan orang tua saat ini lebih bangga anaknya hafal ilmu lain diluar ilmu Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hafalan Al-Qur’an pada anak usia dini yang saat ini menjadi terabaikan oleh kebanyakan orang tua, khususnya orang tua yang tinggal di daerah perkotaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini memiliki empat tahapan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, pengolahan data, dan kesimpulan. Data-data pada penelitian ini bersumber dari 10 orang anak usia dini di salah satu komplek perumahan umum. Hasil penelitian ini dapat menunjukan hafalan Al-Qur’an pada anak usia dini berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk perbaikan cara mendidik anak usia dini yang jauh lebih baik dengan ilmu agama Islam. Anak-anak usia dini hidupnya akan jauh lebih terarah apabila mereka sudah dibekali dengan ilmu agama Islam sedari dini
Nilai-nilai Pendidikan Islam yang terdapat dalam Surat al Maidah ayat 20-26 Sutarto Sutarto
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 5 No 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.4799

Abstract

This study examines Islamic education's values contained in the Qur'an Surah al Maidah verses 20-26. This research is a research library research. Data sources were obtained from the Koran, hadith, commentary books, research results, and scientific journal articles, then analyzed using inductive, deductive, and comparative approaches. The study results show that the values of Islamic education contained in Surah Al Maidah verses 20-26 are related to learning materials. Namely, Allah SWT has given many blessings to His servants. Therefore they must be grateful. In addition, the verse implies that the teacher motivates and prepares everything before carrying out the learning process. In addition, the verse explains that in carrying out learning, it is sometimes found that students are disobedient and do not want to try but want maximum results. Facing students like this, the teacher must speak calmly and gently, not loudly, which can arouse anger. Keywords: Islamic education values, surah al Maidah verses 20-26, characteristics of students
Membangun Budaya Religius Di Sekolah: Suatu Kajian Terhadap Konsep, Pola, Model, Pendekatan, Metode, Strategi Dan Problematika Sutarto Sutarto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8649

Abstract

Religious culture needs to be developed in schools. However, not all schools can build a religious culture to the fullest. This research library research aims to describe the concepts, patterns, models, approaches, methods, strategies, and problems encountered in schools in building a religious culture. Research data comes from books, scientific articles, and research results on the topics discussed. Data collection techniques were carried out by searching, reading, quoting, analyzing, and interpreting data from the literature, then analyzing by descriptive and comparative analysis and checking the data's validity by source triangulation and theoretical triangulation. The results showed that building a religious culture in schools can be done with various patterns, models, approaches, methods, and strategies according to the characteristics of students. For the religious culture built in schools to run effectively, several things must be done, namely determining religious values ??to be cultivated, making joint commitments, socializing, and cultivating religious values ??in daily behavior attitudes.
Islamic Religious Education Learning Strategies to Build Inclusive Religious Character for University Students Sutarto Sutarto; Dewi Purnama Sari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2332

Abstract

This phenomenological qualitative research aims to explore the learning strategies used by Islamic Religious Education lecturers in building the character of religious inclusion in the aspects of knowledge, feelings, and aspects of doing. The research informants comprised 15 lecturers who teach religious subjects at the Islamic Religious Education Study Program IAIN Curup. Data was collected using semi-structured interviews. The data collected was analyzed in three steps: data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The validity of the data was checked using triangulation of technical sources. The results show that learning strategies to build character in religious intelligence can be carried out not only by providing knowledge and understanding. However, it must be accompanied by the development of attitudes, feelings, skills, and training to cooperate and provide students with real-life experience in a plural society.