Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA NI KD MIRAH ASTUTI .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si. .; Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i2.14883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui efektivitas pelaksanaan program pendidikan karakter di tinjau dari variabel context; input; process; dan product; (2) mengetahui efektivitas pelaksanaan program pendidikan karakter di tinjau dari model evaluasi CIPP. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi (evaluation reseach) dengan menggunakan model CIPP. Adapun subyek evaluasi adalah kepala sekolah, guru pembina, siswa, dan dokumen yang akan memberikan informasi. Obyek evaluasi adalah pelaksanaan program pendidikan karakter yang terdiri dari variabel (context, input, process, dan product). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, wawancara, checklist dan dokumentasi. Data dianalisis dengan deskriftif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini secara umum pelaksanaan program pendidikan karakter di SMP Negeri 1 Singaraja termasuk dalam kategori sangat efektif. Dari keempat variabel yang diteliti menujukkan bahwa variabel context termasuk kategori sangat efektif, variabel input termasuk kategori sangat efektif, variabel process termasuk kategori sangat efektif dan produk termasuk kategori sangat efektif dengan nilai berturut-turut (98,21%, 90,00%, 92,05%, dan 90,00%), sehingga efektivitas pelaksanaan program pendidikan karakter yang ditinjau dari model CIIP dan mengacu pada kuadran Glickman termasuk dalam kuadran I yang diperoleh hasil positip (+ + + +) yang berarti sangat efektif.Kata Kunci : Evaluasi, Metode CIPP, Pendidikan karakter The aimed of this study are to (1) find out the effectiveness of implementation of character education programs in the review of the context variables; input; process; and product; (2) to know the effectiveness of character education program implementation in review of CIPP evaluation model. This research is an evaluation research (evaluation reseach) by using CIPP model. The subjects of the evaluation are the principals, the guidance teachers, students, and documents that will provide information. Object of the evaluation is the implementation of character education program consisting of variables (context, input, process, and product). Data collecting technique which used in this research are observation, questionnaire, interview, checklist and documentation. The data are analyzed by quantitative descriptive. The result of this research is general implementation of program character education in SMP Negeri 1 Singaraja included in the category very effective. The four variables studied showed that the context variables are very effective category, process variables are very effective and product category is very effective with successive value, (98,21%, 90,00%, 92,05%, and 90,00%), so the effectiveness of the character education program in terms of the CIIP model and referring to the Glickman quadrant included in quadrant (+ + + +) is effective.keyword : : Evaluation, CIPP method, character education,
PERENDAMAN LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus Linn.) STRAIN NIRWANA DENGAN MADU LANCENG (Trigona sp.) DAPAT MENINGKATKAN PERSENTASE MENJADI IKAN NILA JANTAN P. Krisna Widyantara Sujana .; Dr. Desak Made Citrawathi,M.Kes .; Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i2.14890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa perendaman larva ikan nila (Oreochromis niloticus Linn.) menggunakan madu lanceng (Trigona sp.) dapat meningkatkan persentase menjadi ikan nila jantan serta untuk mengetahui konsentrasi madu lanceng yang optimal untuk meningkatkan persentase ikan nila jantan. Jenis penelitian ini termasuk true eksperimen dengan rancangan randomized post-test only control group design. Sampel yang digunakan berupa 150 ekor larva ikan nila berumur 7 hari. Sampel direndam selama 24 jam menggunakan madu lanceng dengan konsentrasi 0%, 0,1%, 0,3%, 0,5%, dan 0,7% kemudian dipelihara selama ± 2 bulan. Data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis dengan taraf signifikansi 5% dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil uji menunjukkan perendaman larva ikan nila menggunakan madu lanceng dapat meningkatkan persentase ikan nila jantan dengan nilai p sebesar 0,044 dengan peningkatan sebesar 146,31% dibandingkan kelompok kontrol. Konsentrasi optimal untuk meningkatkan persentase ikan nila jantan terdapat pada perendaman dengan konsentrasi 0,5% yang menunjukkan persentase ikan jantan sebesar 70,37%. Kata Kunci : konsentrasi, madu lanceng, perendaman, persentase This study aimed to prove that the soaking of tilapia larvae (Oreochromis niloticus Linn.) using lanceng honey (Trigona sp.) can increase the percentage of male tilapia and to know the optimal concentration of lanceng honey to increase the percentage of male tilapia. The type of this study includes true experimental with randomized post-test only control group design. The samples which used in this research were 150 of 7-day tilapia larvae. The samples were soaked for 24 hours using lanceng honey with 0%, 0,1%, 0,3%, 0,5%, and 0,7% concentration then maintained for ± 2 months. The data were analyzed by Kruskal Wallis test with 5% significance level and Mann-Whitney test as advanced test. The test result showed that soaking of tilapia larvae using honey lanceng can increase the percentage of male tilapia with p value of 0,044 which an increase. of 145,31%. The optimal concentration to increase the percentage of male tilapia is found in immersion with 0.5% concentration which shows 70,37% of male tilapia.keyword : concentration, lanceng honey, soaking, percentage
Evaluasi Efektivitas Pelaksanaan Program Trias UKS di SMP Laboratorium Undiksha SUSAN SIDABUTAR .; Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si. .; Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i1.15267

Abstract

Tujuan penelitian (1) mengetahui efektivitas pelaksanaan program Trias UKS di SMP Laboratorium Undiksha ditinjau dari dimensi konteks, input, proses dan produk dan (2) mengetahui efektivitas pelaksanaan program Trias UKS di SMP Laboratorium Undiksha ditinjau dari model evaluasi CIPP. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi (evaluation reseach) dengan menggunakan model evaluasi CIPP (contex, input, process, product). Data variabel konteks, input, proses dan produk dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi, studi dokumentasi dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian secara umum pelaksanaan program Trias UKS di SMP Laboratorium Undiksha termasuk kedalam kategori sangat efektif. Dari keempat variabel yang diteliti menunjukkan bahwa variabel konteks termasuk kategori sangat efektif, variabel input termasuk kategori sangat efektif, variabel proses termasuk kategori sangat efektif dan variabel produk termasuk kategori efektif dengan nilai berturut-turut (98,93%, 88,73%, 83,53% dan 93,33%), sehingga efektivitas pelaksanaan program Trias UKS di SMP Laboratorium Undiksha di tinjau dari model evaluasi CIPP dan mengacu pada kuadran Glickman termasuk dalam kuadran I yang diperoleh hasil (++++) yang berarti sangat efektif.Kata Kunci : Kata Kunci: Evaluasi, Program Trias UKS, Model Evaluasi CIPP. The purpose of this research were to know (1) the effectiveness of Trias UKS program implementation at Laboratorium Undiksha Junior High School in terms of context, input, process and product and (2) to know the effectiveness of the implementation of Trias UKS program implementation at Laboratorium Undiksha Junior High School reviewed from CIPP evaluation model. This research is an evaluational research using CIPP evaluation model (contex, input, process, product). Data on context variables, inputs, processes and products were conducted by using instruments in the form of observation sheets, documentation studies and interview guide. Data were analyzed using quantitative descriptive. The result of the research shows that implementation of TRIAS UKS program implementation at Laboratorium Undiksha Junior High School is very effective. Of the four variables studied, it shows that context variables are very effective, input variables are very effective, process variables are very effective and product variables are effective with successive values (98.93%, 88.73%, 83 , 53% and 93.33%), so the effectiveness of the UKS Triass program implementation at SMP Undiksha Laboratory is reviewed from the CIPP evaluation model and refers to the quadrant of Glickman included in quadrant I obtained result (++++) which means very effective.keyword : Keywords: Evaluation , Trias UKS Program, CIPP Evaluation Model.
VARIASI KOMPOSISI MEDIA TANAM ARANG SEKAM, TANAH KOMPOS DAN PASIR TERHADAP BERAT KERING TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir var. bangkok) NI MADE DWI RIANI SARASWATI .; Dr. Ir. Ketut Srie Marhaeni Julyasih, M. .; Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v4i2.21574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan berat kering tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir var. bangkok) dengan pemberian variasi komposisi media tanam arang sekam, tanah kompos dan pasir., (2) Komposisi media tanam yang paling efektif terhadap berat kering tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir var. bangkok). Penelitian ini menggunkan eksperimen sungguhan (true experimental). Variasi komposisi media tanam arang sekam, tanah kompos dan pasir yang digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol (tanah) M0, 1:1:1 (M1), 1:1:2 (M2), 1:2:1 (M3), 1:2:2 (M4), 2:1:1 (M5), 2:2:1 (M6), 2:1:2 (M7) dengan 3 ulangan. Rancangan dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah tanaman kangkung darat yang sudah tumbuh pada saat disemai yang berasal dari satu indukan biji kangkung darat (Ipomoea reptans Poir var. bangkok). Sampel yang digunakan adalah tanaman kangkung darat yang telah berumur 7 hari sebanyak 24 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat perbedaan berat kering tanaman kangkung darat setelah diberikan variasi komposisi media tanam arang sekam, tanah kompos dan pasir dengan komposisi yang berbeda., 2) Pemberian variasi komposisi media tanam arang sekam, tanah kompos dan pasir pada perlakuan M6 yang paling efektif untuk meningkatkan berat kering tanaman kangkung darat. Kata Kunci : arang sekam, tanah kompos, pasir, kangkung darat (Ipomoea reptans Poir var. bangkok), berat kering. This study aims to find out: (1) differences in dry weight of Ipomoea reptans Poir var. bangkok by giving variations in the composition of husk charcoal, compost and sand planting media, (2) the most effective planting media composition for dry weight Ipomoea reptans Poir var. bangkok plant. This research used true experimental. The variations in the composition of the husk charcoal, compost and sand planting media used in this study were control (soil) M0, 1:1:1 (M1), 1:1:2 (M2), 1:2:1 (M3), 1:2:2 (M4), 2:1:1 (M5), 2:2:1 (M6), 2:1:2 (M7) with 3 replication. The basic design used in this study was Complete Random Design (CRD). The sampling technique used in this study was simple random sampling. The population in this study were Ipomoea reptans Poir var. bangkok plants that had been grown at the time of sowing which came from one parent of Ipomoea reptans Poir var. bangkok seeds. The samples used were Ipomoea reptans Poir var. bangkok plants which were 7 days old as many as 24 samples. Data were analyzed using one-way ANOVA and the smallest significant difference (LSD) further test with a significance level of 5%. The results of this study were: (1) there were differences in dry weight of Ipomoea reptans Poir var. bangkok after a variety of compositions of husk charcoal, compost and sand with different compositions are given., 2) giving variations in the composition of the husk charcoal, compost soil and sand planting media in the M6 treatment with the ratio of composition 2: 2: 1 is the most effective for increase the dry weight of Ipomoea reptans Poir var. bangkok.keyword : husk charcoal, compost soil, sand, Ipomoea reptans Poir var. bangkok, dry weight.
SENAM ERGONOMIK MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARAPATI BULELENG Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi; I Made Sutajaya; Ni Putu Sri Ratna Dewi
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 3 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i3.21936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal pada lansia penderita hipertensi dan menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan randomized pre and post test control group design (treatment by subject). Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini berupa senam ergonomik. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak bertingkat atau multistage random sampling. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati Buleleng, populasi terjangkau sebesar 36 orang yang memenuhi kriteria sampel. uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan t paired test, dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Map, Tensimeter, dan Environment meter. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan nilai p= 0,0001 (p< 0,05). Itu berarti bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada keluhan muskuloskletal sebesar 84,29% dan tekanan darah sistolik sebesar 85,14%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal dan tekanan darah sistolik..
Pemberian Aromaterapi Lavender Berpengaruh terhadap Tingkat Stres dan Motivasi Belajar Peserta Didik Marcel Adiwibawa; Desak Made Citrawathi; Ni Putu Sri Ratna Dewi
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan tingkat stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian eksperimental semu (quasi experimental) ini menggunakan rancangan nonequivalent randomized pre and post test kontrol group design. Populasi pada penelitian ini terdiri dari dua, yaitu populasi target adalah seluruh peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2019/2020 dan populasi terjangkau adalah peserta didik kelas XI MIPA, dengan sampel penelitian yang berada pada kelas XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen yang telah memenuhi kriteria inklusi,eksklusi dan drop out dengan jumlah sebanyak 60 orang. Variabel terikat yang diteliti pada penelitian ini adalah tingkat stres belajar dan motivasi belajar pada peserta didik yang didata dengan menggunakan Kuesioner stres belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Dwipayana, 2018) dan Kuesioner motivasi belajar dengan skala likert yang sudah valid dan reliabel, diambil dari penelitian (Mahayana, 2016). Pendataan dilakukan sebelum dan sudah perlakuan selama 3 (tiga) kali pengulangan pada kelompok kontrol dan eksperimen. Pada kelompok kontrol tidak diberikan aromaterapi lavender dan pada kelompok kontrol diberikan aromaterapi lavender yang diberikan pada jam ke-7 pembelajaran (12.00 WITA) hingga akhir jam ke-8 pembelajaran (13.30 WITA). Data yang diperoleh dianalis dengan uji t-group (independent sample t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat stres belajar sebesar 18,54% dan peningkatan motivasi belajar sebesar 6,73% (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan stres belajar dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 4 Singaraja.
IDENTIFIKASI LARVA NYAMUK YANG DITANGKAP DI PERINDUKAN DI KABUPATEN BULELENG Ni Luh Putu Manik Widiyanti; I Ketut Artawan; Ni Putu Sri Ratna Dewi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sangat menggangu bagi manusia maupun hewan melalui gigitannya. Selain menyebabkan rasa gatal nyamuk juga dapat berperan sebagai vektor penyakit. Jumlah jenis nyamuk yang pernah dilaporkan ada di Indonesia diperkirakan lebih dari 457 jenis nyamuk dan 18 marga. Jenis-jenis tersebut didominasi oleh marga Aedes, Anopheles, dan Culex yang mencapai 287 jenis. Keberadaan vektor di lingkungan di kabupaten Buleleng juga menentukan kesehatan masyarakat di kabupaten ini terutama yang hubungannya dengan penyakit yang ditularkan oleh vektor nyamuk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi larva nyamuk yang ditangkap di lingkungan kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Rancangan penelitian adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan larva nyamuk yang ditangkap di perindukan dan diidentifikasi yaitu : Culex quinquefasciatus, Aedes aegipty, Anopheles sp dan Culex visnui. Kata-kata kunci : Identifikasi, larva nyamuk, kabupaten BulelengAbstractMosquitoes is one of insect that very disturbing for human and animals through it bites. In addition to causing itching, mosquito can also serve as vectors of disease. The number of mosquitos species that have been reported in Indonesia is estimated at more than 457 species and 18 genera. These species are dominated by the genera Aedes, Anopheles and Culex, which reached 287 species. The presence of vector in the environment in Buleleng regency also determine the health of the community in this regency is mainly associated with the disease is transmitted by mosquito vectors. The purpose of this study is to identify the mosquito larvae were captured in Buleleng regency, Bali Province. Research design was a descriptive study. The results of study get mosquito larvae were arrested in breeding and identified are Culex quinquefasciatus, Aedes aegipty, Anopheles sp dan Culex visnui.Key words : identification, mosquito larvae, Buleleng regency
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 7E TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SISWA SMA NEGERI 1 SAWAN Ni Putu Sri Ratna Dewi; Putu Budi Adnyana; I G A N Setiawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan: (1) pemahaman konsep dan keterampilan proses antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung, (2) pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung, (3) keterampilan proses antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan The pretest-posttest Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian berjumlah 192 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 130 orang. Dua instrumen pokok penelitian yaitu tes pemahaman konsep dan tes keterampilan proses (tes kinerja). Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.Untuk menguji hipotesis digunakan analisis MANOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut.Pertama, ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep dan keterampilan proses antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (F=2,99; p<0,05). Kedua, ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (F=132,516; p<0,05). Ketiga, ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (F=303,612; p<0,05).Berdasarkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan bahwa model siklus belajar 7E dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses siswa.Kata-kata kunci: siklus belajar, 7E, pemahaman konsep, dan keterampilan prosesABSTRACTThe aims of this study was to analyze the differences between: (1) conceptual understanding and process skill between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model, (2) conceptual understanding between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model, (3) process skill between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model. This study was an quasy experimental study using the pretest-posttest nonequivalent control group design. The population of this study was 192 students and sample of this study who participated was 130 students. Two main instruments were students concept understanding test and process skill test. Data were analyzed in two steps, they were descriptive statistics and inferential statistics analysis. To examine the hypothesis, multivariate variants analysis with MANOVA one way was used. The result of study was stated below. First, there were significantly differences conceptual understanding and process skill between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model (F=2,99; p<0,05). Second, there were the differences between conceptual understanding significantly between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instructionmodel (F=132,516; p<0,05). Third, there were the differences between process skill significantly between students who studied through 7E learning cycle model with the students who studied through direct instruction model (F=303,612; p<0,05). Based on the result of study, it can be recommended that 7E learning cycle model can be applied as an alternative learning model in order to improve the students concept understanding and process skill.Keywords: learning cycle, 7E, conseptual understanding, proses skill
Validitas Bahan Ajar Geometri Ruang Berdasarkan Model Van Hile dan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Made Juniantari; Ni Putu Sri Ratna Dewi
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar geometri ruang berdasarkan model Van Hiele dan pendidikan karakter di perguruan tinggi yang valid untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Pengembangan bahan ajar dalam penelitian ini mengikuti prosedur pengembangan dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) implementasi. Pada tahun pertama, penelitian ini hanya sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu melakukan validasi bahan ajar. Validitas isi dalam penelitian ini dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman dan sesuai dengan tuntutan karakteristik model pembelajaran. Sedangkan validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar dengan karakteristik model pembelajaran yang diperoleh melalui penilaian validator. Validasi konstruk bahan ajar dalam penelitian ini termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan penilaian validator kemudian dilakukan revisi terhadap bahan ajar. Tahap selanjutnya adalah tahap uji coba terbatas untuk melihat kepraktisan dan keefektivan bahan ajar.Katakunci: bahan ajar geometri ruang, model Van Hiele, pendidikan karakter
Meningkatkan Sikap Ilmiah Mahasiswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) berbasis Lesson Study Ni Putu Sri Ratna Dewi; I Made Citra Wibawa
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbasis lesson study. Dalam proses pembelajaran sebelumnya, diketahui sikap ilmiah mahasiswa masih rendah, hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang salah melakukan prosedur kerja ketika praktikum dan kurang mampu menganalisis data hasil praktikum. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada mahasiswa jurusan pendidikan biologi semseter III tahun 2017. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap plan, do dan see. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuisioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pempelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbasis lesson study dapat meningkatkan sikap ilmiah mahasiswa. Hal ini terbukti dari hasil analisis yang menyatakan bahwa pada siklus I rerata nilai sikap ilmiah mahasiswa sebesar 118,28 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan Pada siklus II rerata sikap ilmiah mahasiswa menigkat menjadi 134,96, dari kategori tinggi menjadi kategori sangat tinggi. Meningkatnya sikap ilmiah mahasiswa karna pada setiap sintak model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) mahasiswa diberikan kesempatan untuk melatihkan indikator-indikator sikap ilmiah serta mahasiswa mendapat perhatian lebih baik dengan adanya observer ketika proses pembelajaran berlangsung.Kata kunci: sikap ilmiah, kooperatif GI, lesson study
Co-Authors ., Ib Dimas Mahendra Wijaya ., Iftitah Hanim ., NI KADEK EWIK ERAYATI ., NI KD MIRAH ASTUTI ., Ni Luh Gita Cahyani ., NI MADE DWI RIANI SARASWATI ., P. Krisna Widyantara Sujana ., SUSAN SIDABUTAR A.A Istri Mirah Dharmadewi Abdul Gofur Adiwibawa, Marcel Adnyani, I Gusti Ketut Ajeng Purnama Heny Andi, I Nengah Ardanantya, I Gusti Ayu Mira Desak Made Citrawathi Desak Made Echa Herawati Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Gede serfi Giada Giada, Gede serfi Herawati, Desak Made Echa Hidayatullah, Noval Tauhid I G A N Setiawan I Gede Sudirgayasa I Gusti Ayu Mira Ardanantya I Gusti Ayu Rai I Gusti Ketut Adnyani I Kadek Yudha Pranata I Kadek Yudha Pranata I Ketut Artawan I Ketut Artawan I Ketut Sudarsana I Made Citra Wibawa I Made Sudiana I Made Sutajaya I Nyoman Wijana I Putu Darma Yuda I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Sukra Warpala I Wayan Sumandya Ib Dimas Mahendra Wijaya . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Bagus Putu Arnyana Iftitah Hanim . Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Leonita, A Tiurma Silvia Made Agus Wijaya Made Juniantari Made Juniantari, Made Marcel Adiwibawa Mira Dharma Susilawaty NI KADEK EWIK ERAYATI . NI KD MIRAH ASTUTI . Ni Luh Gita Cahyani . Ni Luh Pande Latria Devi Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI NI MADE DWI RIANI SARASWATI . Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Putu Apriantini Ni Putu Ristiati Ni Wayan Gunia Prastuti Ningrum, Putu Adis Dena P. Krisna Widyantara Sujana . Pingky Fitria Syahrani Pipit Rubi Agustia Sari . Pratiwi Kubayan, Dian Purwanti, Ni Kadek Lovita Putu Budi Adnyana Ratnani, Dewa Ayu Sri Sanusi Mulyadiharja Savitri, Ni Putu Wahyunita Setiawan, I G A N Sri Widayanti Sulisetijono SUSAN SIDABUTAR . Susila, Gusti Kade Dwi Dharma Susriyati Mahanal Tiurma Silvia Leonita Widinni, Trijanti A. Yuda, I Putu Darma Yuliandari, Sri Ayu