Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Ekosains

KAJIAN KELAYAKAN PRODUKSI TANAMAN HERBAL BERBASIS METODE BUDIDAYA ORGANIK BEBAS LOGAM (Cadmium) (Studi Kasus Kluster Biofarmaka Karanganyar) Arlindo Fernando Macie; Prabang Setyono; Widyatmani Sih Dewi; Komariah K
Ekosains Vol 8, No 03 (2016)
Publisher : Program Studi ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.432 KB)

Abstract

Budidaya tanaman herbal dan rempah memberi manfaat ekonomi dan kesempatan kerja terutama di wilayah pedesaan. Produksi dengan orientasi bisnis mendorong aplikasi intensif bahan-bahan kimia pertanian untuk memenuhi tuntutan pasar. Akibatnya, elemen-elemen logam berbahaya seperti kadmium (Cd) dengan mudah turut masuk dalam rantai makanan dan mempengaruhi kehidupan. Budidaya organik menjadi alternatif untuk menyediakan produk pangan yang aman bagi kesehatan dan lingkungan, tanpa mengabaikan dampak sosio-ekonomi. Meskipun, hingga saat ini belum dilakukan studi kelayakan tentang kontribusi dari metode tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kelayakan metode organik bebas bahan kimia untuk budidaya tanaman herbal ditinjau dari aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Karanganyar melalui metode wawancara dengan petani dan analisis laboratorium sampel tanah. Seluruh biaya diperhitungkan berdasarkan nilai pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi Zingiber officinale, Curcuma xanthorriza dan Curcuma longa dengan aplikasi kotoran dan urin hewan, membutuhkan dana Rp 80.515.000,-, Rp 44.595.000,- dan 44.595.000,- per hektarnya. Investasi pada tanaman jahe secara intensif akan memiliki Periode Pengembalian Investasi Terdiskonto (Discounted Payback Period/DPP) selama 1,15 tahun, Profitability Index (PI) 3,63 dan Net Present Value (NPV) senilai Rp 212.028.000,- dalam jangka waktu 5 tahun. Sebaliknya, investasi pada Curcuma tidak dilakukan secara intensif. Kedua investasi dapat membuka lapangan kerja baru, menyokong pembangunan lokal, meningkatkan kualitas tanah dan kondisi lingkungan secara umum. Budidaya organik juga dapat menurunkan resiko kesehatan akibat konsumsi pangan mengandung logam berat.
Co-Authors Achmad Adi Surya Sustama Ahmad Yunus Aisyah Defara Rahmadani AKTAVIA HERAWATI Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani Anggita, Akas Arlindo Fernando Macie Arwa Farida Lukito Atmanto Heru Wibowo Atmanto, Heru Bambang Pujiasmanto Canggih Jati Nusantara Canggih Jati Nusantara, Canggih Jati Desti Dian Amalina Dwi Priyo Ariyanto Dwi Priyo Ariyanto Eko Rini Indrayatie ERDASWIN, FARHAN Farida Yuliani fatimah Fatimah Ferina Pungky Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah, Ganjar Hardian, Tiara Hasanah, Khalyfah Herwin Setyaningsih Hery Widijanto Ika Ernawati Indratin Indratin Indratin Indratin Irmawati, Viviana Istiqomah, Nanda Mei Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Kalimutu, Krisnawan Komariah K Komariah Komariah Komariah Komariah Krisnawan Kalimutu Kurniatun Hairiah Loveana, Okta Muhammad Rizky Romadhon Mujiyo Mujiyo Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Luh Putu Putri Setianingsih Noorcahyati Noorcahyati Novizar Nazir Ongko Cahyono Prabang Setyono Priono, Timur Purnomo Edi Sasongko Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto PUTRI HANDAYANI Putri Permatasari Rachmawatie, Srie Juli Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Ramdan Hidayat Rani Rahmawati Retno Rosariastuti Romadhon, Muhammad Rizky Sapja Anantanyu Sri Hartati Sri Rossati Sri Rossati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudadi Sudadi Sudadi Sudadi Sudjono Utomo Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulandjari Sulandjari Sumani Sumani Sumani Sumani Sumarno . Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Sumarno Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suryono Suryono Suryono Suryono Sutarno Sutarno Usman Siswanto Vita Ratri Cahyani Wahyu Adi Nugroho Wahyu Galang Pranata Yoviana Erdhika Adiarti