p-Index From 2021 - 2026
5.351
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Perempuan dalam Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal sebagai Pengerak Destinasi Pariwisata di Perbatasan Vuspitasari, Benedhikta Kikky; Siahaan, Shanti Veronica br; Usman, Usman; Hapsari, Veneranda Rini
Valid: Jurnal Ilmiah Vol. 21 No. 1 (2023): Valid Jurnal Ilmiah - Edisi Juli-Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53512/valid.v21i1.348

Abstract

Keberdaaan kampung kreatif tentunya menjadi bentuk persatuan persaudaraan di Desa Jagoi Sekida, masyarakat bersatu padu untuk dapat mengelola kampung kreatif tersebut untuk dapat dikenal oleh masyarakat luar. Berdasarkan hasil observasi, bahwa kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat di Desa Jagoi Kindau melalui anyaman membangkitkan ekonmi kreatif dan mendorong destinasi pariwisata, untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk dapat mengetahui gambaran Peran perempuan dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai pengerak destinasi pariwisata di perbatasan. Penelitian ini merupkan penelitian kualitatif fenomenologi, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi penarikan kesimpulan dengan teknik ini diterapkan melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi/ triangulasi. Hasil penelitian menunujukan bahwa gambaran perempuan dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai pengerak destinasi pariwisata di perbatasan dimana perempuan  terlibat dalam perencanaan periwisata dan pelaksanaan  pariwisata di Daerah perbatasan selain itu peran perempuan dalam atraksi, memiliki kontribusi cukup banyak, dimana perempuan bertanggung jawab dalam kegaiatan penyediaan anyaman rotan yang ditampilkan pada saat event, perempuan juga berperan sebagai pemandu wisata dimana perempuan memebrikan informasi terkait anyam-anyaman yang dihasilkan, bagaimana sejarah anyaman.
The Role of Women in Supporting the Economy through Woven Bamboo Benedhikta Kikky Vuspitasari; Veneranda Rini Hapsari; Shanti Veronica Br Siahaan
Journal of Economic and Business Analysis Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Business Finence Analyst Co.,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the role of women in supporting the economy through woven bamboo, this type of research is descriptive qualitative, the results of the study illustrate that women who are involved in woven bamboo are able to create job and income opportunities for themselves and their families. able to manage a business so as to form an entrepreneurial spirit. Through woven bamboo, women can experience economic empowerment which includes financial autonomy, increased social status, and influence in decision making. Women who have access to bamboo weaving skills can increase their independence in managing personal and family finances. Woven bamboo is an integral part of the cultural heritage of a society. Women involved in woven bamboo play an important role in the preservation of this tradition. They maintain the woven techniques that have been passed down from generation to generation, and preserve the designs, motifs and stories associated with woven bamboo. In this case, they maintain their local cultural identity and respect their ancestral heritage. Woven bamboo also has a positive impact on the environment. Bamboo is an environmentally friendly material because it is a fast growing plant and can be renewed easily. By using bamboo as the main material for woven bamboo craftswomen help reduce the use of synthetic materials that have a negative impact on the environment. It also contributes to the promotion of a sustainable and environmentally friendly lifestyle. Through their role in woven bamboo, women make a real contribution to the local economy, safeguard cultural heritage and promote a sustainable environment.
Pemanfaatan Limbah Jagung Menjadi Alternatif Pakan Ternak Bernutrisi Usman, Usman; Kusnanto, Kusnanto; Vuspitasari, Benedhikta Kikky; Jewarut, Siprianus
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v7i1.226

Abstract

Pemanfaatan limbah tanaman jagung sebagai pakan ternak pada Kelompok Tani Ternak (KTT) Dungkan di Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, adalah sebuah inovasi yang sangat bermanfaat bagi para peternak. Limbah tanaman jagung, seperti batang, daun, dan tongkol yang sering dianggap tidak berguna, namun dapat diolah menjadi pakan ternak yang bergizi, terutama untuk ruminansia seperti sapi, kambing. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih masyarakat agar bisa memanfaatkan potensi sumber daya yang ada dengan baik sehingga semua sumber daya yang ada bisa digunakan secara optimal. Memanfaatkan potensi limbah jagung salah satu kegiatan yang bisa membantu masyarakat dalam mengurangi pembuangan limbah sampah sembarangan serta manfaat lainya yakni meningkatkan produksi pertanian. Dengan memanfaatkan bahan tanaman limbah jagung (Batang, daun, dan kulit jagung) yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk diolah menjadi pakan ternak yang bernutrisi. Alat yang digunakan pada kegiatan ini adalah Terpal, ember, Saring, Baskom. Hasil yang diproleh pada kegiatan pengabdian Masyarakat adalah peserta pelatihan dapat memahami dengan baik permasalahan pakan ternak dan penanggunglanganya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada yakni limbah jagung menjadi pakan ternak yang bernurisi.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN PADA PRAKTIK STUDI KELAYAKAN BISNIS DALAM ERA EKONOMI DIGITAL DI DAERAH PERBATASAN Yeremia Niaga Atlantika; Sabinus Beni; Eligia Monixa Salfarini; Benedhikta Kikky Vuspitasari; Candra Gudiato
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL LENTERA BISNIS, SEPTEMBER 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v13i3.1257

Abstract

This study aims to describe the leadership styles applied in the business evaluation process, specifically through business feasibility studies in the digital economy era. The research adopts a descriptive method with a qualitative approach. The study was conducted with informants from business actors in Bengkayang Regency, West Kalimantan. The informants included five individuals from agricultural, plantation, culinary, and service business clusters. The research shows that in the digital economy era, market aspects have become increasingly complex due to rapid changes in consumer behavior. Companies must adopt a comprehensive approach, utilizing digital data, social media, and big data to more accurately identify market segments and consumer preferences. High competition in the digital market demands adaptation and innovation to stay relevant. In the garment business, focusing on accurately identifying product demand is crucial, while service businesses, such as traditional clothing rentals, adjust marketing strategies based on consumer needs. Effective leadership in managing markets involves professionalism and active consumer participation. A participative leadership style proves effective in addressing complex business challenges.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN EKOFEMINISME SEBAGAI UPAYA ADAPTASI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA WANITA DAYAK BIDAYUH DI PERBATASAN Benedhikta Kikky Vuspitasari; Usman Usman
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL LENTERA BISNIS, MEI 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v14i2.1599

Abstract

This study emphasizes the strategic role of the Dayak Bidayuh community, especially women, in facing the challenges of climate change by using an approach based on local wisdom and culture. Methods such as shifting cultivation systems, preservation of local seeds, customary prohibitions, and agrarian rituals indicate that this community has a long-standing ecological adaptation system. Women are the main actors in community ecofeminist practices because they play an important role in environmental conservation, cultural tradition inheritance, and local food production. However, the effects of climate change such as seasonal uncertainty, natural resource destruction, and loss of spiritual practices threaten the traditional role and resilience of the community. It is evident that adaptation approaches driven by cultural values, such as strengthening women's creative economy, preserving customary forest areas, and integrating traditional knowledge with climate technology, are inclusive. These strategies are in line with the principles of Gender Equality and Social Inclusion (GESI). The local wisdom of the Dayak Bidayuh can serve as a model for community-based, inclusive, and sustainable climate adaptation, if women are recognized as guardians of ecology and culture and are actively involved in climate adaptation programs, education, and local resource-based economic development
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PERON SAWIT DALAM MEMINIMALISIR BIAYA OPERASIONAL RAMP CV. NGALALO DI DUSUN SEJADIS Itok; Atlantika, Yeremia Niaga; Beni, Sabinus; Vuspitasari, Benedhikta Kikky
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i2.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat untuk meminimalisir biaya operasional dan untuk meningkatkan pembelian dan penjualan tandan buah sawit pada Ramp. Cv. Ngalalo di Dusun Sejadis. Penelitian ini menggunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam perolehan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penggunaan tahap teknik penelitian ini dapat memberikan informasi yang lebih akurat dari informan karena divalidasi berdasarkan keterangan dan jawaban lebih lanjut kepada informan agar memastikan kebenaran informasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) penerapan strategi pemasaran 4P sudah tepat dalam usaha jual beli tandan buah sawit (peron sawit) untuk meminimalisir biaya operasional dan meningkatkan pembelian dan penjualan tandan buah sawit (2) perlunya penambahan unit kendaraan agar menguarangi biaya operasional dalam aspek pembayaran sewa kendaraan (3) menjaga kualitas tandan buah sawit dapat meningkatkan omzet dan mengurangi risiko kerugian (4) penetapan harga harus dapat bersaing akan tetapi tetap mendapat untung. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu membantu para pelaku usaha bidang industri kelapa sawit melakukan pengelolaan biaya operasional secara efisien.
Menganalisis Potensi dan Tantangan Setanga Lestari yang Menjaga Kelestarian Alam dengan Melibatkan Masyarakat Sasmitha, Dian; Vuspitasari, Benedhikta Kikky
ECONOMETRICS:Journal of Sustainable Economics and Management Vol. 1 No. 1 (2025): ECONOMETRICS: Journal of Sustainable Economics and Management
Publisher : ECONOMETRICS:Journal of Sustainable Economics and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of tourist attractions is one of the common problems that will be faced by the local community, especially in Sebente village, when an area has a tourist attraction, because if the development is managed properly, the tourist attractions that are studied are established as tourist attractions and are expected to be able to maintain the preservation of environmental objects that are still beautiful. The purpose of this research is to find out and get benefits from the development of tourist attractions into tourist villages that can expand business opportunities by improving tourist facilities by implementing the cleanliness of tourist attractions by involving local communities so that interaction between tourists is established, this research uses a qualitative method. Sampling techniques are in the form of purposive sampling, data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis is carried out qualitatively with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the development of tourist villages can be seen from the increasing number of tourist visits in Setanga Lestari and the characteristics of tourist villages that are the attraction of tourist attraction development. The participation of the surrounding community can be seen from the support of the community who participated in the development of the tourist village. With the existence of this tourist village, it can open up business opportunities and increase the income of the people in the area
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SD MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DI RUMAH Sumarni, Margaretha Lidya; Jewarut, Siprianus; Melati, Felisitas Viktoria; Vuspitasari, Benedhikta Kikky
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i1.2686

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, namun banyak peserta didik sekolah dasar mengalami penurunan motivasi akibat minimnya pendampingan belajar di rumah. Orang tua sering terkendala waktu, kemampuan akademik, dan fasilitas, sehingga anak kurang memperoleh bantuan ketika menghadapi kesulitan belajar. Kondisi tersebut juga terjadi pada peserta didik di RT 015 Sebalo, yang menunjukkan rendahnya motivasi dan pemahaman materi, terutama pada mata pelajaran seperti membaca, menulis, dan matematika. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pendampingan bimbingan belajar dengan pendekatan ABCD (asset based community development) yang berfokus pada pemanfaatan aset komunitas seperti keterlibatan orang tua, relawan, serta ruang belajar yang tersedia. Program berlangsung selama tiga minggu, melibatkan 10 peserta didik dari jenjang kelas I, III, IV, dan V. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, persiapan dengan pendekatan appreciative inquiry, pelaksanaan bimbingan tiga kali seminggu, serta evaluasi melalui kuis dan observasi keaktifan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar, antusiasme mengikuti kegiatan, serta kemampuan memahami materi yang dibuktikan melalui hasil kuis dan tugas lisan. Program ini membuktikan bahwa bimbingan belajar berbasis komunitas efektif meningkatkan motivasi dan pemahaman belajar peserta didik sekolah dasar.