Claim Missing Document
Check
Articles

Countzkey: Web Based Digital Learning Media Innovation For Special Journal Material For Grade XII Students at Senior High School 2 Bangkalan Frizka Kinanti Ayyuza; Rochmawati Rochmawati
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 2 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i2.11134

Abstract

This study developed a web based digital learning media COUNTZKEY for special journal material for class XII Economics at SMAN 2 Bangkalan, using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model. Based on the phenomenon of minimal variation in conventional teaching media and the demands of digital learning for generation Z, this study aims to describe the development process, test the feasibility of material, media, and language aspects through expert validation, and analyze student responses. Subjects included two material experts, one media expert, one language expert, and 20 class XII IPS students. The instruments in the form of a Likert scale validation sheet and a Guttman scale response questionnaire were analyzed descriptively percentage. Expert validation produced an average of 88.7% or the "very feasible" category. The results of material expert validation were 88.8%, media 86.3%, and language 90.9%. Meanwhile, student responses produced 89% or the "very feasible" category, indicating ease of access and increased learning motivation, in line with constructivism theory which emphasizes active learning through meaningful interactions with the digital environment. It can be concluded that the COUNTZKEY web platform is highly suitable for use as a learning tool for specialized journals, supporting student independence, and has the potential to be developed for other economics topics
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Wordwall terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Dasar Difak Ro'isatul Arifah; Rochmawati Rochmawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4735

Abstract

Inovasi didalam proses pembelajaran sangat diperlukan seiring perkembangan teknologi digital, agar pembelajaran dapat lebih interaktif dan berkualitas. Dimana teknologi berpotensi besar meningkatkan kualitas pembelajaran dan membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan jika dimanfaatkan secara tepat. Tujuannya ialah mengukur sejauh mana media pembelajaran interaktif wordwall dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa SMKN 1 Kemlagi pada mata pelajaran Akuntansi Dasar. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen dengan Quasi Experimental Design yang menerapkan Pre-test and Post-test with Non-Equivalent Control-Group Design. Metode pengumpulan data yang menggunakan instrumen angket (Questioner), tes berupa skor hasil Pre-test dan Post-test serta pengamatan langsung ditambahkan dengan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan uji statistik yang mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji t serta N-Gain. Hasil temuan ini memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran interaktif wordwall terhadap minat belajar yang didukung oleh hasil uji independent sample t-test dengan nilai signifikansi 0,047 (< 0,05). Kemudian media pembelajaran interaktif wordwall juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa yang dibuktikan dari hasil uji independent sample t-test yaitu < 0,001. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif wordwall dalam proses pembelajaran mempengaruhi minat dan hasil belajar siswa. Studi ini mengindikasikan bahwa media tersebut dapat digunakan sebagai alternatif belajar yang inovatif untuk mendukung kontribusi siswa bahkan meningkatkan pencapaian belajar dalam mengoptimalkan kualitas pembelajaran.