Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

VALIDITAS LKPD PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA SANTUN UNTAN BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERDASARKAN POTENSI LOKAL TUMBUHAN DI TAMAN DIGULIS PONTIANAK Mildaty Mildaty; Nuri Dewi Muldayanti; Ari Sunandar
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v9i1.17040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan LKPD dan/1menganalisis kevalidan LKPD berbasis discovery learning pada materi keanekaragaman hayati berdasarkan potensi lokal tumbuhan di Taman Digulis Pontianak. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengadopsi pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation), tanpa tahapan implementasi/1dan evaluasi. Instrument penelitian berupa lembar validasi aspek media, lembar validasi aspek materi dan lembar validasi aspek kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD materi keanekaragaman hayati berbasis discovery learning berdasarkan potensi lokal tumbuhan di Taman Digulis Pontianak telah dikembangkan termasuk dalam kategori valid dari segi materi berdasarkan sepuluh aspek yang dinilai, valid dari segi media berdasarkan tigabelas aspek yang dinilai dan valid dari segi bahasa berdasarkan sembilan aspek yang dinilai dengan skor rata-rata aspek 73,6 %/1hingga disimpulkan LKPD yang dikembangkan valid dapat dilanjutkan ke tahap uji coba skala kecil dan skala besar dalam pembelajaran.Kata kunci:Discovery learning,Potensi lokal,Validitas LKPD 
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS VIII MTS. AL-MUSTAQIM 1 ARANG LIMBUNG Juliah Juliah; Nuri Dewi Muldayanti; Mahwar Qurbaniah
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i1.1632

Abstract

Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Self-Efficacy dan hasil belajar siswa kelas VIII MTs. AL-Mustaqim 1 Arang Limbung dalam materi sistem pernapasan pada manusia dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,749 yang berada pada kategori kuat. Hasil penelitian tersebut menunjukka bahwa semakin tinggi Self-Efficacy siswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
IMPLEMENTASI KURIKULUM CAMBRIDGE PADA MATAPELAJARAN SCIENCE di SD AL-MUKHLISUN Arif Didik Kurniawan; Nuri Dewi Muldayanti; Mahwar Qurbaniah
Jurnal Dikdas Bantara Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/dikdasbantara.v5i2.2490

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan kurikulum Cambridge pada pelajaran sains. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Alat yang digunakan untuk mengambil data yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian bahwa diawal pembelajaran sekolahan melakukan sosialisasi kepada guru terkait dengan penerapan kurikulum cambridge yang bertujuan supaya guru lebih siap dalam menyiapkan semua perangkat yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Untuk perencanaan pembelajaran yang digunakan oleh guru science sudah baik dimana guru sudah menyiapkan frame work (silabus) dan lesson plan (RPP) serta sekolahan sudah menyiapkan sumber belajar yang diperlukan selama pembelajaran. Untuk pelaksaan pembelajaran guru menggunakan pendekatan pemecahan masalah dengan menitik beratkan pada aktivitas dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Untuk evaluasi pembelajaran yang dilakukan yaitu ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan evaluasi check progression test (CPT) dan checkpoint yang diadakan untuk kelas 6 untuk mengukur dan memetakan kompetensi peserta didik khusus dari Cambridge. Hambatan yang muncul selama proses pembelajaran yaitu lemahnya kemampuan bahasa inggris siswa sehingga guru dalam mengajar harus menggunakan dua bahasa.
IMPLEMENTASI KURIKULUM CAMBRIDGE PADA MATAPELAJARAN SCIENCE di SD AL-MUKHLISUN Kurniawan, Arif Didik; Muldayanti, Nuri Dewi; Qurbaniah, Mahwar
Jurnal Dikdas Bantara Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/dikdasbantara.v5i2.2490

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan kurikulum Cambridge pada pelajaran sains. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Alat yang digunakan untuk mengambil data yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian bahwa diawal pembelajaran sekolahan melakukan sosialisasi kepada guru terkait dengan penerapan kurikulum cambridge yang bertujuan supaya guru lebih siap dalam menyiapkan semua perangkat yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Untuk perencanaan pembelajaran yang digunakan oleh guru science sudah baik dimana guru sudah menyiapkan frame work (silabus) dan lesson plan (RPP) serta sekolahan sudah menyiapkan sumber belajar yang diperlukan selama pembelajaran. Untuk pelaksaan pembelajaran guru menggunakan pendekatan pemecahan masalah dengan menitik beratkan pada aktivitas dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Untuk evaluasi pembelajaran yang dilakukan yaitu ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan evaluasi check progression test (CPT) dan checkpoint yang diadakan untuk kelas 6 untuk mengukur dan memetakan kompetensi peserta didik khusus dari Cambridge. Hambatan yang muncul selama proses pembelajaran yaitu lemahnya kemampuan bahasa inggris siswa sehingga guru dalam mengajar harus menggunakan dua bahasa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA: PENDEKATAN EXPLORATORY DAN CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS Muldayanti, Nuri Dewi; Kurniawan, Arif Didik
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2026): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v15i1.8609

Abstract

Scientific attitude is an essential component in science learning, as it supports students’ ability to think critically, engage in scientific processes, and actively participate in learning activities. The purpose of this study was to develop a scientific attitude instrument for junior high school students using Exploratory Factor Analysis (EFA) and Confirmatory Factor Analysis (CFA). This research employed a descriptive quantitative approach, in which data and information related to students’ scientific attitudes were collected comprehensively. The collected data were subsequently used to construct a scientific attitude instrument. Data were gathered using a questionnaire as the research instrument. Data analysis techniques involved Exploratory Factor Analysis (EFA) to identify the relationships among manifest variables or indicator variables in forming latent constructs, and Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine whether the indicators grouped according to their latent variables were consistently represented within their respective constructs. The results of the EFA indicated that the scientific attitude instrument consisted of two factors with eigenvalues greater than one, each comprising seven items. Furthermore, the CFA results demonstrated that the constructed model showed a good fit and consistency across both factors. In conclusion, the developed scientific attitude instrument consists of 14 items and can be used to measure students’ scientific attitudes.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI INVERTEBRATA DI KELAS X MAN 2 PONTIANAK Alawiyah, Henny; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.815 KB) | DOI: 10.29406/182

Abstract

Berdasarkan  hasil  wawancara  terhadap  guru  biologi  di  kelas  X  MAN  2  Pontianak  pada  tahun  ajaran 2014/2015, diketahui adanya permasalahan kesulitan belajar siswa pada materi invertebrata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam memahami materi invertebrata.Metode yang  digunakan  adalah  metode  deskriptif.Subjek  penelitian  adalah  siswa  kelas  XI  IPA  1  berjumlah  3 3 siswa.Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling.Kesulitan belajar dianalisis dengan teknik pengukuran, wawancara dan komunikasi tidak langsung.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, pedoman wawancara dan angket tertutup bentuk check list berskala Likert. Hasil analisis data tes menunjukkan persentase kesulitan belajar siswa sebesar 39,92%. Hasil wawancara menunjukkan jenis kesulitan belajar siswa antara lain kesulitan dalam memahami penamaan ilmiah (59,74%), kesulitan dalam memahami konsep (40,15%) dan kesulitan dalam memahami istilah (26,66%). Hasil angket menunjukkan faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek minat (67,14%), motivasi (63,36%), kesehatan (70,08%) dan intelegensi (53,23%). Faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek keluarga (72,07%) dan sekolah (67,24%), serta guru (54,74%). Namun, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa yang berpengaruh cukup adalah faktor internal dari aspek intelegensi dengan indikator pemahaman dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal materi invertebrata, serta faktor eksternal dari aspek guru dengan indikator penggunaan metode dan media pembelajaran.Kata Kunci: Kesulitan belajar, materi invertebrata
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI MOLUSKA DI KELAS X SMA NEGERI 01 SUNGAI RAYA Wulandari, Ayu; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.632 KB) | DOI: 10.29406/183

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 01 Sungai Raya pada mata pelajaran biologi yang masih dibawah KKM (<75) khususnya pada sub materi moluska dengan persentase ketuntasan 47,93%. Penggunaan model pembelajaran yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional, dan 2) untuk mengetahui besarnya pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XD sebagai kelas eksperimen dan  XE  sebagai kelas kontrol.  Teknik pengumpulan data  dalam penelitian  ini adalah  teknik  observasi dan pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikan dari aktivitas belajar siswa yaitu 0,000<0,05, dengan demikian aktivitas belajar siswa pada kelas  eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan  besarnya  pengaruh  yaitu 1,5 (tergolong  besar) dengan presentase 70,7%, sedangkan nilai signifikan dari hasil belajar siswa yaitu 0,039<0,05, dengan demikian hasil belajar siswa pada kelas eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan besarnya pengaruh yaitu  0,4 (tergolong kecil)  dengan  presentase  27,4%.  Dapat  disimpulkan  bahwa implementasi  model  pembelajaran generatif memberikan pengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci :Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Generatif, Sub Materi Moluska
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN KELAS X SMA NEGERI 1 Zarisma, Umi; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.056 KB) | DOI: 10.29406/184

Abstract

Hasil ulangan harian pada materi dunia tumbuhan di SMA Negeri 1 Sambas tergolong rendah, hal ini menunjukkan siswa mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar siswa se rta faktor- faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X E tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dan angket. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa siswa kelas X E mengalami kesulitan belajar pada materi dunia tumbuhan  yang ditunjukkan dengan ketidaktuntasan sebanyak 36 siswa dari hasil tes diagnostik. Rata-rata tingkat kesulitan belajar siswa yaitu sebesar 48,02% dengan kategori cukup tinggi. Kesulitan belajar tertinggi terdapat pada indikator menyusun  klasifikasi dari divisi-divisi dalam dunia tumbuhan (62,63%) dan kesulitan belajar yang terendah terdapat pada indikator mengidentifikasi ciri-ciri umum dunia tumbuhan (25%). Faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi dunia tumbuhan ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Penyebab kesulitan belajar  tertinggi dari faktor internal adalah kebiasaan belajar sebesar 50,13% sedangkan penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah lingkungan keluarga yaitu sebesar 53,85%.Kata Kunci : Dunia Tumbuhan, Identifikasi, Kesulitan belajar
ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X MIA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., kusnani; Muldayanti, Nuri Dewi; Rahayu, Hanum Mukti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.793 KB) | DOI: 10.29406/185

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas X MIA di SMA Negeri 1 Sungai Raya. Hal ini dilihat dari rendahnya persentase ketuntasan nilai ulangan akhir semester ganjil pada mata pelajaran biologi yaitu29,02%. Ulangan akhir semester ganjil yang telah diujikan kepada siswa belum pernah dianalisis sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal ulangan akhir semester ganjil pelajaran biologi kelas X MIA SMA Negeri 1 Sungai Raya tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kuantitatif. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik pengukuran dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal dan lembar jawaban siswa dan pedoman wawancara. Teknik Analisis data menggunakan program ANATESTV4. Hasil penelitian dari segi validitas item yaitu soal ulangan akhir semester ganjil kelas X MIA ya ng valid sebanyak 15 soal   (30%), reliabilitas yaitu 0,69. Tingkat kesukaran item menunjukkan soal yang mudah 6 soal (12%), sedang 41 soal (82%) dan sukar 3 soal (6%). Daya pembeda item menunjukkan soal yang jelek 17 soal (34%), sedang 23 soal (46%) dan baik 10 soal (20%). Soal ulangan akhir semester ganjil dapat disimpulkan yaitu memiliki validitas yang rendah, reliabilitas cukup, tingkat kesukaran baik dan daya pembeda baik.Kata Kunci: Analisis butir soal, Biologi, Soal ulangan akhir semester 
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA SUBMATERI SISTEM SARAF DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SELIMBAU Saputri, Libras Asa; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.019 KB) | DOI: 10.29406/186

Abstract

Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran biologi. Akan tetapi, siswa seringkali memahami konsep yang salah sehingga menyebabkan terhambatnya proses penerimaan pengetahuan baru dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis miskonsepsi siswapada submateri sistem saraf. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Selimbau tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Miskonsepsi dianalisis dengan menggunakan teknik Certainty Of Response Index (CRI). Wawancara dilakukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor penyebab miskonsepsi pada submateri sistem saraf. Hasil analisis data dengan CRImenunjukkan dari29 orang siswa,24,71%termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 38,39% mengalami miskonsepsi, dan 36,9% tidak tahu konsep. Hasil wawancara menunjukkansiswa mengalami miskonsepsipada deskripsineuron, struktur dendrit dan akson, fungsi neuron sensorik dengan motorik, istilah lain dari neuron aferen, eferen, dan interneuron, penjalaran impuls pada gerak sadar, dan penjalaran impuls yang relatif cepat pada gerak sadar. Faktor penyebab miskonsepsi pada siswa adalah cakupan materi yang luas, rumit, banyak menggunakan istilah-istilah asing,pengetahuan dari pengalaman siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, serta pemakaian buku teks yang kurang maksimal.Kata kunci:  Certainty Of Response Index (CRI), Miskonsepsi, Submateri sistem saraf