Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Tingkat Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian Akhir Semester Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus . NURFITRI; Nuri Dewi Muldayanti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5, No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.988 KB) | DOI: 10.29406/1000

Abstract

Hasil wawancara dengan guru IPA di MTs Raudlatul Firdaus mengindikasikan bahwa siswa mengalami kecemasan saat menghadapi ujian akhir semester, terutama pada mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai analisis tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA Kelas VIII MTs. Raudhlatul Firdaus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor penyebab kecemasan siswa dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 siswa, 42 siswa mengalami kecemasan ringan dan 14 siswa mengalami kecemasan sedang, dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu tingkat kesulitan materi, kurangnya kepercayaan diri, tuntutan orang tua, persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan siswa menghadapi ujian akhir semester berada pada tingkat kecemasan ringan dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas.Kata kunci: kecemasan siswa,mata pelajaran IPA, UAS 
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN KELAS X SMA NEGERI 1 Umi Zarisma; Mahwar Qurbaniah; Nuri Dewi Muldayanti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.056 KB) | DOI: 10.29406/184

Abstract

Hasil ulangan harian pada materi dunia tumbuhan di SMA Negeri 1 Sambas tergolong rendah, hal ini menunjukkan siswa mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar siswa se rta faktor- faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X E tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dan angket. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa siswa kelas X E mengalami kesulitan belajar pada materi dunia tumbuhan  yang ditunjukkan dengan ketidaktuntasan sebanyak 36 siswa dari hasil tes diagnostik. Rata-rata tingkat kesulitan belajar siswa yaitu sebesar 48,02% dengan kategori cukup tinggi. Kesulitan belajar tertinggi terdapat pada indikator menyusun  klasifikasi dari divisi-divisi dalam dunia tumbuhan (62,63%) dan kesulitan belajar yang terendah terdapat pada indikator mengidentifikasi ciri-ciri umum dunia tumbuhan (25%). Faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi dunia tumbuhan ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Penyebab kesulitan belajar  tertinggi dari faktor internal adalah kebiasaan belajar sebesar 50,13% sedangkan penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah lingkungan keluarga yaitu sebesar 53,85%.Kata Kunci : Dunia Tumbuhan, Identifikasi, Kesulitan belajar
PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA SUMBER DAYA ALAM LOKAL MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP HASIL DAN MOTIVASI SISWA Nuri Dewi Muldayanti; Arif Didik Kurniawan; Selinovia Selinovia
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1934

Abstract

Pembelajaran IPA berkaitan dengan alam sehingga proses pembelajaran bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar lingkungan. Kurang maksimalnya proses pembelajaran serta komunikasi antar guru IPA yang masih belum terjalin berpengaruh terhadap hasil dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan dan pengaruh pembelajaran sains dengan menggunakan sumber daya alam (SDA) lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study terhadap hasil belajar dan motivasi siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Teluk Keramat. Penelitian ini menggunakan Quasy Exsperimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan Barlet Test, kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran, observasi langsung dan angket. Alat pengumpul data menggunakan tes hasil belajar (pretest dan poststest), dan angket. Hasil tes U-Mann Whiney hasil belajar diperoleh Sig 0,004 (0,004 <0,005), dan untuk U-Mann Whitney Test hasil motivasi belajar adalah hasil 0,008 (0,008 <0,05). Hasil perhitungan Pengaruh Ukuran hasil belajar diperoleh nilai 0,75 dengan persentase 43%, sedangkan hasil perhitungan Pengaruh Ukuran terhadap motivasi belajar diperoleh nilai 0,61 dengan pengaruh 38,2%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh hasil belajar dan motivasi siswa pada pembelajaran IPA menggunakan sumber daya alam lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study. Kata Kunci: hasil belajar, lesson study, motivasi, pendekatan saintifik, sumber daya alam lokal
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MENGGUNAKAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 9 PONTIANAK Julia Ningsih; Nuri Dewi Muldayanti; Adi Pasah Kahar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.447 KB) | DOI: 10.29406/523

Abstract

ABSTRAK                                                                                                                         JULIA NINGSIH (121630568). Pengembangan Instrumen Penilaian menggunakan Wondershare Quiz Creator pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Negeri 9 Pontianak. Dibawahbimbingan: NURI DEWI MULDAYANTI, M.Pd. dan Adi Pasah Kahar, M.Pd.Bentuk penilaian yang digunakan di SMA Negeri 9 Pontianak masih terbatas. Hasil observasi menunjukkan bahwa hasil penilaian dapat dikeluarkan 3 sampai dengan 7 hari, oleh karena itu dibutuhkan instrumen untuk membantu guru menilai hasil tugas dan ulangan siswa secara cepat yaitu dengan wondershare quiz creator. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian yaitu wondershare quiz creator pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 9 Pontianak. Metode yang digunakan adalah model 4-D yang dimodifikasi meliputi pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Teknik pengumpulan data adalah teknik pengukuran, komunikasi langsung, dan komunikasi tidak langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penilaian menggunakan wondershare quiz creator yang dikembangkan sangat layak, mendapat respon positif dari siswa sebesar 83% dengan kriteria sangat kuat, dan respon positif dari guru sebesar 95% dengan kriteria sangat kuat.Berdasarkanhasilanalisisdapatdisimpulkanbahwainstrumenpenilaianmenggunakanwondershare quiz creator yang dikembangkan valid danmendapatresponpositifdari guru dansiswa.Kata kunci: instrumen, penilaian, wondershare quiz creator, biologi ABSTRACTJULIA NINGSIH (121 630 568). The Development Of Assessment Instruments Using Wondershare Quiz Creator In Biology Subjects Grade X SMAN 9 Pontianak. Under the guidance: Nuri Dewi Muldayanti, M.Pd. and Adi Pasah Kahar, M.Pd.The instrument for assessment in SMAN 9 Pontianak was still limitless. The results of observations show that the assessment results will be issued 3 to 7 days, therefore need an instrument to help teachers assess students task and replicates exactly that with wondershare quiz creator. This study aims to develop an assessment instrument that is wondershare quiz creator in biology subjects grade X SMAN 9 Pontianak. The method used 4-D model modified includes defining, designing, and development. The data collection techniqueused the technique of measurement, direct communication and indirect communication. The results of analysis showed that the assessment tool using wondershare quiz creator developed is very decent, received a positive response from students by 83% with a very strong criteria and positive response from teachers was 95% with astrong criteria. Based on the results we can conclude that, yhe analysis by using assessment instruments wondershare quiz creator developed is valid and received a positive response from teachers and students.Keywords: instrument, assessment,  wondershare quiz creator, biology  
ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X MIA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA TAHUN AJARAN 2014/2015 kusnani .; Nuri Dewi Muldayanti; Hanum Mukti Rahayu
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.793 KB) | DOI: 10.29406/185

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas X MIA di SMA Negeri 1 Sungai Raya. Hal ini dilihat dari rendahnya persentase ketuntasan nilai ulangan akhir semester ganjil pada mata pelajaran biologi yaitu29,02%. Ulangan akhir semester ganjil yang telah diujikan kepada siswa belum pernah dianalisis sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal ulangan akhir semester ganjil pelajaran biologi kelas X MIA SMA Negeri 1 Sungai Raya tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kuantitatif. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik pengukuran dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal dan lembar jawaban siswa dan pedoman wawancara. Teknik Analisis data menggunakan program ANATESTV4. Hasil penelitian dari segi validitas item yaitu soal ulangan akhir semester ganjil kelas X MIA ya ng valid sebanyak 15 soal   (30%), reliabilitas yaitu 0,69. Tingkat kesukaran item menunjukkan soal yang mudah 6 soal (12%), sedang 41 soal (82%) dan sukar 3 soal (6%). Daya pembeda item menunjukkan soal yang jelek 17 soal (34%), sedang 23 soal (46%) dan baik 10 soal (20%). Soal ulangan akhir semester ganjil dapat disimpulkan yaitu memiliki validitas yang rendah, reliabilitas cukup, tingkat kesukaran baik dan daya pembeda baik.Kata Kunci: Analisis butir soal, Biologi, Soal ulangan akhir semester 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS LESSON STUDY PADA MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP NEGERI Nuri Dewi Muldayanti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.798 KB) | DOI: 10.29406/195

Abstract

Pembelajaran IPA terpadu merupakan salah satu model implementasi kurikulum yang dianjurkan untuk diaplikasikan di jenjang pendi­dikan dasar yaitu SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran generatif berbasis lesson study di harapkan dapat membantu gugu-guru IPA dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ada di kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Se Kabupaten Kubu Raya dari bulan April-Agustus  2015. Sampel dalam penelitian yaitu SMP N 3 Sungai Kakap dan SMPN 2 Sungai Raya. Metode penelitian menggunakan action research (tindakan kelas) dengan 2 siklus yang meliputi langkah-langkah perencanaan, implementasi tindakan, observasi, dan refleksi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dilakukan dalam bentuk interaktif dengan pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Hasil penelitian menunjukkan di SMP N 3 Sungai Kakap pada siklus 1 persentase ketuntasan 43,75% meningkat menjadi 81,11 % dan di SMP N 2 Sungai Raya pada siklus 1 persentase ketuntasan 57,14% meningkat menjadi 88,57%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya tanggapan yang positif dan antusias terhadap proses pembelajaran dengan model pembelajaran generative berbasis lesson study yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan dalam hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pembelajaran generatif, Lesson Study, IPA 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK VIDEO SAINS PADA MATERI SEL KELAS XI SMAN 5 PONTIANAK Yuliantini .; Nuri Dewi Muldayanti; Mahwar Qurbaniah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.766 KB) | DOI: 10.29406/520

Abstract

ABSTRAKMedia lagu yang digunakan guru biologi SMAN 5 Pontianak, perlu dikembangkan lagi agar menjadi media yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran musik video sains materi sel yang layak digunakan. Pengembangan media pembelajaran musik video sains ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D, yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan pada aspek materi sebesar 83% (sangat valid), bahasa sebesar 83 % (sangat valid), dan aspek media sebesar 84 % (sangat valid). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa terhadap media pembelajaran musik video sains positif, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 89% dan ketuntasan klasikal kelas kontrol sebesar 72%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains materi sel dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi sel.Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran, musik video sains, sel ABSTRACT Using music as a teaching media in Biology class has been commonly done by the Biology teachers of SMAN 5 Pontianak. However, it needs to be improved, so that the teaching learning processbecomes more interesting. This study aimed at developing the valid science music video-based learning in Cells material. R&D of 4D (define, design, develop, disseminate) model was used in this study.The study revealed that material aspect (84%), language aspect (83%), and media aspect (84%) were strongly valid. Similarly, the try out showed that the students had positive response to the use of this media. The effectiveness of the product is gathered from the post test. The completeness of the experimental classical class was 89% and the completeness of control class was 72%. From the findings, science music video-based learning is considered valid and effective to be used in Cells material.Keywords: Developing, learning media, science music video, Celles. 
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA SUBMATERI SISTEM SARAF DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SELIMBAU Libras Asa Saputri; Nuri Dewi Muldayanti; Anandita Eka Setiadi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.019 KB) | DOI: 10.29406/186

Abstract

Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran biologi. Akan tetapi, siswa seringkali memahami konsep yang salah sehingga menyebabkan terhambatnya proses penerimaan pengetahuan baru dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis miskonsepsi siswapada submateri sistem saraf. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Selimbau tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Miskonsepsi dianalisis dengan menggunakan teknik Certainty Of Response Index (CRI). Wawancara dilakukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor penyebab miskonsepsi pada submateri sistem saraf. Hasil analisis data dengan CRImenunjukkan dari29 orang siswa,24,71%termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 38,39% mengalami miskonsepsi, dan 36,9% tidak tahu konsep. Hasil wawancara menunjukkansiswa mengalami miskonsepsipada deskripsineuron, struktur dendrit dan akson, fungsi neuron sensorik dengan motorik, istilah lain dari neuron aferen, eferen, dan interneuron, penjalaran impuls pada gerak sadar, dan penjalaran impuls yang relatif cepat pada gerak sadar. Faktor penyebab miskonsepsi pada siswa adalah cakupan materi yang luas, rumit, banyak menggunakan istilah-istilah asing,pengetahuan dari pengalaman siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, serta pemakaian buku teks yang kurang maksimal.Kata kunci:  Certainty Of Response Index (CRI), Miskonsepsi, Submateri sistem saraf  
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA SUBMATERI INVERTEBRATA MENGGUNAKAN TWO TIER TEST DI KELAS X MIPA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK . Nurmala; Nuri Dewi Muldayanti; Ari Sunandar
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2018): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.328 KB) | DOI: 10.29406/jpk.v7i1.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan, 1) menganalisis miskonsepsi siswa pada submateri invertebrata menggunakan Two Tier Test, 2) mendeskripsikan miskonsepsi yang dialami siswa pada submateri invertebrata, 3) mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami miskonsepsi pada submateri invertebrata. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling pada kelas X MIPA. Miskonsepsi dianalisis dengan menggunakan teknik Two Tier Test. Wawancara dilakukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor-faktor penyebab miskonsepsi pada submateri invertebrata. Hasil analisis data dengan Two Tier Test menunjukkan dari 39 orang siswa, terdapat 30,95 % yang termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 40,35% mengalami miskonsepsi, 14,86% menebak dan 12,42% tidak tahu konsep. Hasil analisis data dengan Two Tier Test menunjukkan dari 39 orang siswa, terdapat 30,95 % yang termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 40,35% mengalami miskonsepsi, 14,86% menebak dan 12,42% tidak tahu konsep. Hasil wawancara menunjukkan faktor penyebab miskonsepsi pada siswa adalah karakteristik materi invertebrata seperti cakupan materi yang luas dan rumit dan banyak menggunakan istilah-istilah asing, pengetahuan yang berasal dari siswa itu sendiri, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, dan pemakaian buku teks yang kurang maksimal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI KINGDOM ANIMALIA DI MAN 2 PONTIANAK Mendala Mendala; Nuri Dewi Muldayanti; Heriansyah Heriansyah
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2019): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.776 KB) | DOI: 10.29406/jpk.v8i1.1780

Abstract

Materi kingdom animalia memiliki cakupan yang sangat luas dan bersifat abstrak. Sehingga, dalam penyampaiannya memerlukan suatu model pembelajaran dan media yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media flash terhadap hasil belajar siswa materi kingdom animalia pada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XC sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran dan observasi langsung. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil uji U Mann-Whitney menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flash dengan siswa yang diajar menggunakan metode ceramah berbantuan media flash. Sedangkan berdasarkan perhitungan Effect Size, model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flash terhadap hasil belajar siswa materi kingdom animalia memberikan kontribusi terhadap persentasi peningkatan hasil belajar sebesar 51,6 %. Hal ini menunjukan model pembelajaraan kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media flash berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X MAN 2 Pontianak pada materi kingdom animalia dengan nilai Effect Size 0,9  (tergolong tinggi).