Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN WAHANA EDMODO TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF C1-C3 PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH 7 YOGYAKARTA Yulita Permatasari; Nani Aprilia
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5, No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.541 KB) | DOI: 10.29406/705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edmodo terhadap hasil belajar C1-C3 pada materi Kingdom Animalia kelas X SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2016/ 2017. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Kuasi Eksperimen (Quasi Eksperimen). Teknik sampel dalam penelitian adalah teknik purposive sample. Sampel penelitian berjumlah 51. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data berupa tes hasil belajar kognitif (pre-test dan post-test), dengan tipe pilihan ganda (multiple choice item test). Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif inferensial dengan menggunakan uji prasyarat uji normalitas liliefors dan uji hipotesis uji wilcoxon dengan menggunakan nilai Z.  Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai hasil belajar kognitif C1-C3. Rata-rata hasil belajar kognitif C1-C3 siswa adalah 6,04 kelas kontrol dan 7,59 kelas eksperimenAnalisis data dilakukan menggunakan program penghitung statistik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh │Z│> Zα/2 atau 4,485 > 1,96 dengan α = 0,025 sehingga hipotesis yang diperoleh adalah H0 ditolak dan H1 diterima berarti Penggunaan Edmodo berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif C1-C3 siswa pada materi Kingdom Animalia kelas X di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakata 
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry Terhadap Keterampilan Proses Sains Materi Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta murti ambarwati hidayah; Nani Aprilia
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.527 KB) | DOI: 10.29406/bio.v5i2.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry terhadap keterampilan proses sains pada materi pencemaran dan kerusakan lingkungan di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuasi dengan analisis data statistik deskriptif dan statistik inferensial.Populasi penelitian adalah seluruh kelas VII SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VII B dan VII C  sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII E sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains siswa dan keterlaksanaan model pembelajaran selama pembelajaran berlangsung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan keterampilan proses sains kelompok kelas eksperimen dengan model pembelajaran problem based learning dengan kelompok kontrol (thitung3,396>ttabel2,31), (2) terdapat perbedaan keterampilan proses sains kelas eksperimen dengan model pembelajaran guided inquiry dengan kelompok kontrol ( thitung3,263>ttabel2,31). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN UNTUK MENGHADAPAI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) MELALUI LESSON STUDI BASED LEARNING COMMUNITY DI SMP/MTS SE-KABUPATEN BANTUL Yahya Hanafi; Nani Aprilia
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.315

Abstract

Pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Peningkatan kualitas, kapasitas, kompetensi pedagogik-profesional dan pembinaan profesi pendidik (dalam hal ini guru) khususnya di Amal Usaha Muhammadiyahn (AUM) Sekolah Kabupaten Bantul (SMP/MTs) dapat dilakukan melalui melalui kegiatan Lesson study. Lesson study merupakan kegiatan yang dapat mendorong terbentuknya sebuah komunitas belajar (learning society) yang secara konsisten dan sistematis melakukan perbaikan diri, baik pada tataran individual maupun manajerial. Tahapan-tahapan dalam lesson study menggunakan konsep Plan-Do-Check-Act (PDCA). Kegiatan pelatihan lesson study diselenggarakan pada tanggal 10, 14, dan 16 Agustus 2017 di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul, dengan peserta perwakilan guru SMP/MTs Muhammadiyah seKabupaten Bantul. Output kegiatan pelatihan yaitu terbentuknya komunitas lesson study di SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Bantul. Tindak lanjut kegiatan yaitu penerapan lesson study di masing-masing sekolah, dengan cara pelaksanaan berbasis MGMP, berbasis sekolah, dan berbasis komunitas
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Literasi Lingkungan Untuk Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yahya Hanafi; Nani Aprilia; Arief Abdillah Nurusman; Agung Purwanto; Nadiroh Nadiroh; Setia Budi
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 5 No 2 (2021): JEP (Jurnal Eksakta Pendidikan)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep/vol5-iss2/604

Abstract

The decline in environmental quality is a severe problem that occurs in various countries in the world. The decline in environmental quality can occur due to several factors, including habitat degradation (pollution), ecosystem damage, and global climate change. Instilling an attitude of caring for the environment in higher education can be done through Environmental Education materials integrated into several courses or stand as a separate subject. The ultimate goal of Environmental Education is to make students have environmental literacy (environmental literacy). This study aimed to analyze the need for the development of environmental literacy instruments and to develop prototypes of literacy instruments. This research is a type of survey research. The research carries out in May – September 2019 at the Biology Education Study Program, FKIP UAD. Data collection techniques using questionnaires and unstructured interviews with questionnaire data collection instruments. Descriptive data analysis technique. Environmental science courses provide information on current environmental issues that students urgently need. After taking environmental science courses, students feel that environmental literacy has increased, but the level of environmental literacy is not yet known. Students and lecturers feel the need to see the level of environmental literacy, so it is necessary to develop an instrument to measure environmental literacy. The literacy instrument that will develop refers to the NAAEE consisting of four components, namely Competence (identification, analysis, investigation, and solution of environmental problems; knowledge (ecological concepts, environmental concepts, and environmental components); disposition (ideas/ideas, concern), sensitivity. ). , solutions to environmental problems); behavior (commitment to care for the environment and concrete actions to care for the environment).
Implementasi Model Pembelajaran Reflektif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran di Program Studi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Nani Aprilia
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.043 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v4i1.4739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan. Selama ini perkuliahan menggunakan presto ( presentasi total), metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan ternyata terdapat kelemahan diantaranya mahasiswa bersifat pasif sehingga berdampak pada pemahaman belajar, kurangnya pemahaman mahasiswa akan berdampak pada keterampilan yang mereka miliki pada saat pelaksanaan pembelajaran ketika mengaplikasikan strategi apa yang akan dipakai sehingga sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik. Karena itu diperlukan solusi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan menerapkan model pembelajaran reflektif dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran biologi. Model pembelajaran reflektif (reflective learning) memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan analisis atau pengalaman individual yang dialami dan memfasilitasi pembelajaran dari pengalaman tersebut. Pembelajaran reflektif juga mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, mempertanyakan sikap dan mendorong kemandirian pembelajar. Pembelajaran reflektif melihat bahwa proses adalah produk dari berpikir dan berpikir adalah produk dari sebuah proses. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, dengan empat prosedur penelitian yang di mulai dari 1) perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa peserta kuliah strategi pembelajaran biologi yang berjumlah 45 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, catatan guru dan tes.Kata kunci: model pembelajaran reflektif, pemahaman mahasiswa,strategi pembelajaran biologi
Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Microteaching Berbasis Perspekti Keterampilan Dasar Mengajar Nani Aprilia; Muhammad Joko Susilo
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.406 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4121

Abstract

Selama ini, evaluasi pembelajaran mata kuliah pegajaran mikro (microteaching) hanya terbatas pada penialaian secara formalitas yang kurang memberikan informasi mendalam mengenai keterlaksan akan dan capain tujuan pembelajaran mata kuliah pegajaran mikro (microteaching). Sehingga perlu adanya inovasi dalam pembelajaran mengingat mata kuliah ini merupakan tahap awal untuk mengasah kompetensi calon guru sebelum diterjunkan pada PPL. Salah satu inovasi penting yang perlu dikembangkan dalam mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) adalah pengembangan instrumen evaluasi berbasis keterampilan dasar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian pembelajaran mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) berbasis keterampilan dasar mengajar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Langkah pengembangan dilakukan sebanyak empat kali yaitu: pendahuluan, pengembangan, uji lapangan dan diseminasi. Langkah pendahuluan di maksud untuk mandapat data awal baik dari pustaka maupun lapangan, kemudian pengembangan dimana pada tahap ini akan mengembangkan desain instrumen yang selanjutnya akan dilakukan ujicoba dengan melalui tahapan preliminary field test sehingga produk ini berupa instrumen evaluasi program pembelajaran mata kuliah pengajaran mikro (microteaching).Hasil penelitian, melalui analisis data kebutuhan diperoleh bahwa 1) belum adanya penilaian untuk mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) yang menekankan penilaian secara jelas terhadap keterampilan dasar mengajar (KDM) untuk calon praktikan PPL di FKIP UAD. 2) masukan para ahli, kisi-kisi perlu diperbaiki, lebih di integrasi pada proses pembelajaran (pembukaan, inti dan penutup) dan memasukan unsur pendekatan pada kurikulum 2013 yaitu saintifik approach. 3) data ujicoba butir (empirik) dianalisis menggunakan product moment, diperoleh ada beberapa item/ pernyataan lebih kecil dari koefisien korelasi tabel untuk tara signifikasi 5%, Namun setelah revisi, semua item pernyataan valid. 4) Sedangkan untuk hasil analisis reliabilitas dengan menggunakan Alfa Cronbach diperoleh nilai hitung koefisien reliabiltas 0,715 yang tergolong reliabilitas tinggi. 5) untuk kualitas penggunaan/ keefektifan instrumen diperoleh dari 10 penilai 6 penilai menyatakan baik dengan persentase 60%, dan 4 orang menyatakan kurang dengan persentase 50%.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Nani Aprilia
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3143.463 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v1i2.4100

Abstract

This study aimed to reveal:(1) lecturers performance education biology in FKIP UAD and (2) the effects of working motivation, lecturers' main duties and working atmosphere on lecturers' performance educational biology FKIP UAD
Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester VII pada Mata Kuliah Teknologi Fermentasi melalui Implementasi Metode Eksperimen Indro Prastowo; Muhammad Joko Susilo; Novi Febrianti; Nani Aprilia; Hani Irawati; Yahya Hanafi
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.943 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4123

Abstract

Mata kuliah Teknologi Fermentasi merupakan salah satu mata kuliah pilihan pada Program Studi Pendidikan biologi Universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan untuk memberikan ketrampilan kepada mahasiswa agar mampu memanfaatkan mikrobia untuk menghasilkan berbagai produk fermentasi. Selama ini pembelajaran pada mata kuliah Teknologi Fermentasi dilakukan dengan metode ceramah Penggunaan metode ceramah membuat mahasiswa pasif dan hasil belajarnya rendah. Untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dilakukanlah kegiatan Lesson Study.Aktivitas Lesson Study dibagi menjadi 3 aktivitas utama yaitu : plan, do, dan see, semua aktivitas dilakukan secara berkolaborasi antar dosen di program studi pendidikan biologi. Implementasi kegiatan Lesson Study (LS) melibatkan 1 orang dosen model dan 8 dosen sebagai observer serta 62 mahasiswa semester 7. Pada kegiatan pembelajaran mata kuliah Teknologi Fermentasi digunakan berbagai macam metode pembelajaranya yaitu: diskusi, presentasi, dan eksperimen dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kegiatan Lesson Study dilaksanakan selama empat siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Implementasi Lesson Study hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Teknologi Fermentasi secara keseluruhan meningkat. Agar Lesson Study dapat berjalan dengan lancar perlu komitmen yang kuat dari seluruh dosen yang terlibat dalam kegiatan Lesson Study baik dosen model maupun para observer.
IMPLEMENTATION OF ONLINE PRACTICUM AT BIOLOGY EDUCATION STUDY PROGRAM, UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN Nani Aprilia; Hani Irawati
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 2 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i2.12839

Abstract

COVID-19 pandemic has changed the order of people's lives, and is a factor that has a major influence on learning, one of which is biology practicum at the university level. This study aims to evaluate the online biology practicum in the Biology Education Study Program, Universitas Ahmad Dahlan. This study uses a stake evaluation model. Determination of sample using the Slovin method and obtained 132 students. Collecting data by observation and questionnaires. Descriptive quantitative data analysis. Based on the findings, it is known that in the aspects of preparation and planning; preparation of practicum plan sheets, practicum rules, and practicum implementation instructions; categorized as very good. In the aspect of implementation, it is categorized as good, and learning outcomes are categorized as good.
A META-ANALYSIS STUDY OF IMPLEMENTING ACTIVE LEARNING STRATEGY TO IMPROVE STUDENTS’ COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN JUNIOR AND SENIOR HIGH SCHOOL FOR BIOLOGY SUBJECT Alni Isdayanti; Nani Aprilia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v7n1.p22-29

Abstract

The quality of good education can be seen from the learning process which is carried out. A few phenomena occur in relation to learning problems which is caused by students’ lack of interest and poor learning outcomes in Biology subject. This research aims to find out the improvement of students’ learning outcomes in Junior and Senior High School Biology subject using active learning strategy through meta-analysis study. This research was a literature review study through meta-analysis research design with a proportion. The articles were found on the website of international journal, accredited national journal, and non-accredited national journal, proceedings, undergraduate thesis, and repository. Those articles were validated by adapting three criteria, which were up to date (last 10 years) and PTK with Minimum Completeness Score of 75. Therefore, 30 articles were obtained from two international journals, four national journals, 17 accredited journals, and three undergraduate theses. The data were analyzed using Cohen’s effect size technique. The result of the meta-analysis research showed that an active learning strategy was able to improve students’ cognitive learning outcomes in Biology subject with an effect size average of 0.857 in the big category. The learning model that had the highest effect size score was a team quiz possessing effect size score of 0.975 in the big category. The result of the Q test for homogeneity was 26.833 and the p-value was 0.001, meaning homogeneous. The Z test result was 78.540 and the p-value was 0.01 which showed significant analysis results. The florest plot result of students who completed was around 86% which showed that students who completed the KKM were more than 75%. The result of Eiger’s Test p-value was 0.527, meaning that there was no bias on publication of the meta-analysis study which was conducted. The Fail-Safe N score was 65485 and p-value was 0.001, meaning that there was no bias on publication of meta-analysis study, so it could be scientifically justified.