Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Influence of Parenting Styles of Working and Non-Working Mothers on Children’s Independence Supriatin; Andi Halimah; Yudistira; Sri Saadiyah Leksonowati; Tiar Erawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6067

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parenting styles of working and non-working mothers on children's independence. This study is a quantitative study using SPPS version 27. The population consists of two categories, namely working mothers and non-working mothers in Lette Village, Marsio District, South Sulawesi. The sample in this study was 135. The analysis used was multiple linear analysis. The results showed that the parenting of working mothers had a positive and significant effect on children's independence as evidenced by the results of the T-test of 4.87> 1.97 and a p-value of 0.00 <0.05. Parenting patterns of non-working mothers do not have a positive and significant partial effect on children's independence from the results of the T-count -7.88 < 1.97 T-table and p-value 0.00 < 0.05. Parenting of working mothers and parenting of non-working mothers simultaneously have a positive and significant effect on the dependent variable of child independence with the results of F-count 53.84> F-table 3.07 and 0.00 <0.05. Based on the results of the research, it can be concluded that there is a positive and significant effect simultaneously on the parenting style of working and non-working mothers on children's independence.
Penerapan Promosi Kesehatan dan Chair Based Exercise (CBE) Terhadap Fleksibilitas Lumbal dan Keseimbangan Dinamis Lansia Tiar Erawan; Sudaryanto Sudaryanto; Sri Saadiyah; Rahmat Nugraha
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i2.3299

Abstract

Penuaan menyebabkan penurunan fleksibilitas lumbal dan keseimbangan dinamis yang dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan intervensi yang aman dan mudah dilakukan, seperti Chair Based Exercise (CBE), untuk mempertahankan kemampuan fungsional lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal dan keseimbangan dinamis melalui penerapan promosi kesehatan dan latihan CBE pada lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Yayasan Batara Hati Mulia dengan melibatkan 27 lansia wanita berusia 60–85 tahun. Intervensi CBE diberikan dengan frekuensi dua kali seminggu. Evaluasi dilakukan menggunakan Dynamic Gait Index (DGI) untuk mengukur keseimbangan dinamis, Timed Up and Go Test (TUG) jarak 3-meter untuk menilai risiko jatuh, serta Sit and Reach Test untuk mengukur fleksibilitas lumbal. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah kegiatan (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan yang positif pada peserta. Pada DGI, kategori risiko jatuh tinggi menurun dari 12 menjadi 7 orang, sedangkan kategori normal meningkat dari 5 menjadi 7 orang. Pada TUG, risiko jatuh rendah meningkat dari 13 menjadi 19 orang, sementara risiko jatuh tinggi menurun dari 12 menjadi 6 orang. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan dan CBE efektif dalam meningkatkan fleksibilitas lumbal, keseimbangan dinamis, serta menurunkan risiko jatuh pada lansia.
PERBANDINGAN EFEK MOBILISASI SARAF DAN SPINAL MOBILIZATION WITH LEG MOVEMENT TERHADAP PENURUNAN NYERI FUNGSIONAL PADA LUMBAR RADICULOPATHY Sudaryanto Sudaryanto; Tiar Erawan; Rahmat Nugraha; St Khadijah Indah Maidah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.433

Abstract

Latar belakang : Lumbar radiculopathy merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan kesemutan sepanjang distribusi saraf sciatic yang terkait dan dapat menyebabkan kelemahan serta keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metode : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh Mobilisasi saraf dan Spinal Mobilization With Leg Movement (SMWLM) terhadap penurunan nyeri fungsional pada penderita Lumbar radiculopathy. Desain penelitian adalah randomized pre test – post test two group design, yaitu terdapat 2 kelompok ; kelompok treatment 1 mendapatkan Mobilisasi Saraf dan kelompok treatment 2 mendapatkan SMWLM, kedua kelompok diberikan Short Wave Diathermy. Jumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi adalah 20 orang, dirandomisasi kedalam 2 kelompok yaitu sebanyak 10 orang kelompok treatment 1 dan 10 orang kelompok treatment 2. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil : Hasil uji paired sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) baik pada kelompok treatment 1 dan kelompok treatment 2, yang berarti Mobilisasi Saraf dan SMWLM menghasilkan pengaruh yang bermakna terhadap penurunan nyeri fungsional. Kemudian berdasarkan hasil uji independent sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan rerata selisih yang signifikan antara kelompok treatment 1 dan kelompok treatment 2, dimana nilai rerata selisih kelompok treatment 2 (20%) > nilai rerata selisih kelompok treatment 1 (11,14%). Kesimpulan : Intervensi SMWLM menghasilkan penurunan nyeri fungsional yang lebih besar secara signifikan daripada intervensi Mobilisasi saraf pada penderita Lumbar Radiculopathy. Kata Kunci : Mobilisasi Saraf, Spinal Mobilization With Leg Movement, Nyeri Fungsional, Lumbar Radiculopathy