Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Gambaran Histopatologi Hati Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi Arang Aktif Tulang Ikan Kambing-Kambing (Abalistes stellaris) pada Pakan Andri Ismunanda; Nurhayati Nurhayati; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2820

Abstract

Hati merupakan organ yang berperan dalam keberlangsungan proses metabolisme dalam tubuh, organ ini berfungsi mendetoksifikasi, sintesis protein, dan produksi bahan kimia yang membantu mencerna makanan. Salah satu masalah dalam keberlangsungan proses metabolisme adalah kerusakan organ hati. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan hati adalah dengan penambahan suplemen pada pakan. Suplemen yang dapat diberikan adalah arang aktif. Arang aktif memiliki kemampuan daya serap yang tinggi sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan proses menyerap nutrisi oleh ikan. Salah satu sumber arang aktif yang dapat digunakan adalah tulang ikan, tulang ikan yang dapat digunakan adalah tulang ikan kambing-kambing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing berpengaruh terhadap hitopatologi hati ikan gurami. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk gambar. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Pengujian histopatologi sampel awal dilakukan di Laboratorium BBAP Ujung Batee dan pengujian histopatologi sampel akhir penelitian dilakukan di Central Pet. yang dimulai   7 Januari – 7 Maret 2021. Parameter uji adalah gambaran histopatologi hati ikan gurami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing pada pakan pada perlakuan tanpa pemberian arang aktif 0% (A) telah terjadi kerusakan seperti hemoragi dan karioreksis, pada perlakuan penambahan arang aktif 1% (B) dan penambahan arang aktif 2% (C) telah terjadi kerusakan seperti hemoragi, karioreksis dan degenerasi hidropik, sedangkan pada perlakuan penambahan arang aktif 3% (D) terdapat kerusakan seperti hemoragi dan degenerasi hidropik
Pengaruh Populasi dan Ketahanan Sel Nannochloropsis sp. dengan Pemberian Trace element Silman Arizi; Azwar Thaib; Teuku Ridwan; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2853

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Trace Element Dengan Dosis  Yang Berbeda Untuk Meningkatkan Populasi dan Kepadatan Sel Nannochloropsis sp. Penelitian telah dilaksanakan di BPBAP Ujung Batee. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Meliputi perlakuan A (Penambahan Trace Element dengan dosis 0 ml/ m2) sebagai kontrol, Perlakuan B (Penambahan Trace Element dengan dosis 50 ml/ m2), perlakuan C (Penambahan Trace Element dengan dosis 75 ml/m2), dan perlakuan D (Penambahan Trace Element dengan dosis 100 ml/m2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan Trace Element dengan dosis berbeda terhadap populasi dan kepadatan sel Nannochloropsis sp tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan Penambahan Trace Element 100 ml/ton. terjadi pada hari ke 4 pemeliharaan, dengan kepadatan sel mencapai 23,06 x 106  sel/ml disusul oleh perlakuan C yaitu 21.31 x 106  sel/ml, perlakuan B dengan kepadatan 20.91 x 106 sel/ml dan terendah pada perlakuan A (kontrol) dengan dengan kepadatan 19.32 x106sel/ml. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Penambahan Trace Element kedalam media kultur Nannochloropsis sp. berpengaruh terhadap pertumbuhan dan ketahanan sel Nannochloropsis sp. Kata kunci Ketahanan,  1, Nannochloropsis sp 2, Pertumbuhan, Sel dan Trace Element 3
Pengaruh Penambahan Enzim Protease Getah Reubek (Calotropisgigantea) terhadap Protein Tubuh Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Susi Elamanidar; Nurhayati Nurhayati; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2679

Abstract

Abstrak:Tanaman biduri (Calotropis gigantea) merupakan tanaman mangrove asosiasi yang memiliki getah di seluruh tubuhnya. Getah biduri mengandung senyawa alkaloid, glikosida, flavonoid, polifenol, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid. Enzim protease berfungsi untuk meningkatkan pemanfaatan, pertumbuhan protein dalam pakan dan dapat memecah protein menjadi asam amino yang akan digunakan untuk pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis enzim protease getah reubek yang berpengaruh terhadap protein tubuh ikan, pertumbuhan, rasio konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan 2 ulangan, sebagai perlakuan A (penambahan getah reubek 0%), perlakuan B (penambahan getah reubek 1%), dan perlakuan C (penambahan getah reubek 2%). Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penambahan enzim protease getah reubek dalam pakan tidak berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan A (penambahan getah reubek 0%) memberikan pengaruh yang baik terhadap retensi protein sebesar 96,25%, pertumbuhan panjang mutlak 1,42±0,23, laju pertumbuhan harian 5,88±0,09, rasio konversi pakan 2,28±0,85, dan efisiensi pemanfaatan pakan 47,11±17,46.
Aplikasi Tepung Daun Indigofera.Sp Hasil Fermentasi Bakteri Bacillus Sp dalam Formula Pakan Benih Ikan Nila (Oreochromis nilotus) Muhammad Zikri; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2731

Abstract

Abstrak: Ikan Nila (Oreochromis niloticus) termasuk hewan pemakan segala (Omnivora), karena ikan tersebut memakan pakan hewani dan nabati yang cenderung hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivora). Indigofera sp sebagai kelompok tanaman kacang-kacangan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ikan nila. Indigofera sp. merupakan tanaman leguminosa yang memiliki nilai nutrisi tinggi. Dibalik tingginya nilai nutrisi, Indigofera sp. tidak terlepas dari tingginya serat kasar yang dapat mempengaruhi daya cerna bagi ikan nila (Oreochromis niloticus) sehingga fermentasi menggunakan baccilus sp dengan lama waktu berbeda diharapkan dapat memaksimalkan nutrisi serta menurunkan serat kasar Indigofera sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun Indigofera hasil fermentasi bakteri baccilus sp. dengan lama waktu yang berbeda dalam formula pakan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan dan lama waktu fermentasi terbaik, serta untuk mengetahui nilai konversi dan efisiensi pakan benih ikan nila. Hasil penelitian ini menunjukkan fermentasi terbaik yaitu fermentasi 48 jam yang mana SR: 53.33 ± 5,77%, PBM: 1,85 ± 0,43gr, PPM: 0,80 ± 0,37 cm, SGR: 1,29 ± 0,06%, FCR: 3,33 ± 0,53 gr dan EPP: 12,77 ± 3,07%. Kata kunci: Ikan nila, Indigofera sp., fermentasi, baccilus sp., energi pakan, kelangsungan hidup, pertumbuhan
Kinerja Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (O.niloticus) yang Diberi Tambahan Enzim Bromelain Dalam Pakan Andri S Porang; Nurhayati Nurhayati; Iwan Hasri
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2582

Abstract

Ikan nila merupakan salah satu komoditi air tawar yang populer dikalangan masyarakat dan memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya ikan nila salah satunya, budidaya ikan nila dapat dilakukan di tambak, kolam dan Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan umum. Salah satu masalah dalam usaha pembenihan ikan nila, masih rendahnya pertumbuhan ikan nila pada masa benih dan tingginya mortalitas pada benih ikan nila. Pertumbuhan ikan nila dapat ditingkatkan dengan pemanfaatan protein didalam pakan dengan enzim bromelain. Pakan dengan penambahan enzim bromelain dapat menghidrolisis protein dalam pakan menjadi asam amino.  Enzim bromelain berfungsi sebagai katalisator yang  menghidrolisis protein dengan cara memutuskan ikatan peptida dari ikatan substrat menjadi asam amino. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian enzim bromelain dalam pakan terhadap kinerja pertumbuhan panjang mutlak (PPM), pertumbuhan berat mutlak (PBM), laju pertumbuhan spesifik (LPS), koefisiens keragaman panjang (KK), dan derajat kelangsungan hidup (DKH), dan juga menganalisis dosis optimal penambahan enzim bromelain dalam pakan. Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan nila (O.niloticus) dengan panjang rata-rata 2,78±0,064 cm, dan bobot rata-rata 0,40±0,01 g/ekor. Ikan uji dipelihara dalam wadah hapa berukuran 50x50x100 cm3 dengan kepadatan 50 ekor/wadah selama 28 hari. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah perlakuan A,B,C, dan D, masing-masing dengan penambahan enzim bromelain dalam pakan sebesar 0,0; 0,75; 1,50; 2,25 %/g pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enzim bromelain dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai PPM, PBM, LPS, dan DKH. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai KK (P>0,05). Berdasarkan hasil analisis ANOVA dan uji lanjut BNT tertinggi terdapat pada perlakuan C (1,5%) memberikan nilai pada PPM, PBM, LPS, dan DKH masing-masing sebesar 1,51±0,05 cm, 1,49±0,01 g, 5,32±0,40%, dan 87,33±3,06%. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran layak untuk benih ikan nila meliputi Suhu, pH, dan DO.
Karakteristik Proksimat Tepung Daun Indigofera zollingeriana Hasil Fermentasi Menggunakan Bakteri Bacillus sp. Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan Fitrah Maulidia; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2618

Abstract

Pakan merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan budidaya intensif. Harga pakan akan mempengaruhi biaya produksi dan keuntungan yang diperoleh dari usaha budidaya. Salah satu diantaranya yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif adalah tepung daun Indigoferazollingeriana. Tanaman ini memiliki kandungan protein kasar (PK) sebesar 27,68%; NDF 43,56%; ADF 35,24%; Ca 1,16%; P 0,26%; kecernaan bahan kering (KCBK) 67,50%; kecernaan bahan organik (KCBO) 60,32%; dan saponin 0,41%. Salah satu cara untuk menurun kandungan nutrisi yang tinggi pada tanaman ini yaitu dengan fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil fermentasi tepung indigofera menggunakan bakteri Bacillus sp. dengan lama waktu fermentasi yang berbeda 1 hari, 2 hari, 3 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan menganalisis data hasil fermentasi secara deksriptif kuantitatif. Dari penelitian diatas hasil fermentasi tepung daun indigofera memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda setiap perlakuan Pada perlakuan 1 hari memiliki kandungan nutrisi berupa protein 23,%, lemak 3,8%, kadar abu 12,4%, serat kasar 6,0%, BETN 52,3%, perlakuan 2 hari protein 23,3%, lemak 4%, kadar abu 12%, serat kasar 5,2%, BETN 55,6%, dan perlakuan 3 hari berupa protein 24,5%, lemak 3,4%, kadar abu 13,2%, serat kasar 6,5% dan BETN 52,6%. 
Histologi Usus Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang diberikan Pakan dengan Campuran Adsorben Cangkang Langkitang (Faunus ater) Farisah Nadhilah; Nurhayati Nurhayati; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2678

Abstract

Permintaan pasar akan kebutuhan ikan nila yang tinggi mengakibatkan pembudidaya ikan berlomba-lomba dalam meningkatkan produksi usaha, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan konsumsi pakan. Mengingat padat tebar yang tinggi tanpa menjaga kualitas air, mengakibatkan kualitas air menjadi buruk  sehingga berdampak menurunnya penyerapan nutrisi oleh ikan sehingga berdampak pertumbuhan ikan. Salah satu organ yang berperan langsung dalam penyerapan nutrisi adalah usus. Kalsium merupakan salah satu sumber mineral yang butuhkan oleh ikan untuk proses metabolisme dalam tubuh, sehingga kebutuhan mineral kalsium oleh ikan harus dipenuhi secara maksimal. Sumber kalsium yang digunakan dapat berasal dari limbah perikanan, salah satunya adalah cangkang langkitang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran histologi usus ikan nila yang diberikan pakan dengan campuran adsorben cangkang langkitang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap pola non faktorial. Parameter yang diamati adalah histologi usus, kelangsungan hidup ikan, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, efesiensi pakan, suhu dan pH. Hasil penelitian pada gambaran histologi usus menunjukkan  panjang vili terbaik terdapat pada perlakuan C (949,02 µm) dan D (931,39 µm) dibandingkan pada perlakuan B (744,50 µm). Pada parameter pertumbuhan seperti kelangsungan hidup, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, efesiensi pemanfaatan pakan perlakuan terbaik dijumpai pada A (kontrol) dan B (Adsorben 0,5%).
Pemberian Pakan Bersuplemen Arang Aktif dari Tulang Ikan terhadap Reduksi Insektisida Diazinon dalam Tubuh Ikan Nila: Studi Kasus Histologi Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Erikta Defsuar; Lia Handayani; Said Muhazzir; Nurhayati Nurhayati; Teuku Muhammad Haja Almuqarramah
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2823

Abstract

Pestisida mempunyai peranan penting khususnya dalam bidang pertanian. Penggunaan pestisida seperti herbisida, insektisida dan fungisida dimaksudkan untuk meningkatkan produk baik secara kualitatif maupun kuantitatif, akan tetapi disisi lain penggunaan pestisida juga berdampak negatif. Insektisida dapat bersifat persistensi sehingga terjadi bioakumulasi dalam rantai makanan yang akhirnya berdampak pada kehidupan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pakan bersuplemen arang aktif tulang ikan terhadap histologi insang ikan nila yang telah terpapar insektisida diazinon. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 4 taraf  perlakuan dengan 2 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama dan pengujian histologi filament insang dilakukan di Central Pet Care yang dimulai 20 September - 09 November 2021. Parameter uji adalah gambaran histologi insang ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan arang aktif sebagai suplemen pakan telah mampu mereduksi insektisida dalam tubuh ikan sehingga mampu memperbaiki histologi insang ikan. Penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing pada dosis 1% terlihat kerusakan insang berupa hiperplasia, lamela interna dan vokuolisasi. Pada dosis 2% terjadi kerusakan insang berupa hiperplasia, adhesi lamela sekunder, vokuolisasi dan degenerasi hidropik. Pada pada dosis 3% terjadi kerusakan hiperplasia lamela eksterna, vokuolisasi, degenerasi hidropik, hemoragi
Pengaruh Pengkayaan PUN – 11 (Perikanan Unaya 2011) dengan Limbah Sawi terhadap Jumlah Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp.) Muhammad Dimas Alfiansyah; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3656

Abstract

The success of cultivation is influenced by several aspects, one of which is the natural food in the hatchery or fish larvae phase. One type of natural feed that is suitable for fish larvae is silk worms (Tubifex sp.). But the availability of silk worms is still very limited, so further culture is needed. This study aims to determine the effect of PUN-11 enrichment with mustard greens waste on the growth of silkworm populations. The design used in this study was a comparative design consisting of 2 treatments and 3 replications. The treatments used were P1 (PUN = 11%) and P2 (PUN = 11%) + mustard greens waste (10%). The results showed that the highest population of silk worms (Tubifex sp.) was obtained in treatment P2 (PUN: 11 90% + mustard greens waste 10%), which was 3105 ind/cm2, and the lowest number of silk worms was in treatment P1 (PUN: 11 100%), which is 2868 ind/cm2. The results showed that the T test showed that P2 had a significantly different effect (P > 0.05) on the silkworm population growth.
Kualitas Air pada Media Pemeliharaan Benih Ikan Nila dengan Pemberian Pakan Fermentasi Tepung Daun Indigofera Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati; Suraiya Nazlia; Rahmad Hidayat
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.2511

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan kondisi pengecekan  parameter kualitas air media pemeliharaan benih ikan nila yang diberikan pakan tepung daun Indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. Perlakuan penelitian ini digunakan untuk melihat pengaruh  antara : kontrol (tanpa perlakuan) dan perlakuan (pakan dari penambahan tepung daun Indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang  digunakan untuk menguji pengaruh variabel independent terhadap variable dependent. Analisis yang digunakan adalah Uji T  untuk melihat pengaruh dari pemberian tepung daun indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. terhadap kualitas air. Benih ikan nila yang digunakan berukuran ± 4,0 - 6,0 cm dan bobot  ± 1,43 – 3,33 gram dengan jumlah tebar 10 ekor per wadah dan diisi air dengan volume 9 liter. Perlakuan B2 (Bacillus sp. Fermentasi 48 jam) merupakan perlakuan yang menunjukkan hasil kualitas air optimal untuk benih ikan nila dengan nilai suhu rata-rata 27 0C ± 0,00, pH 8,1 ± 0,05 posfat 10,85 ± 2,76, nitrit 0,13 ± 0,15, nitrat 1,60 ± 1,66 dan total bakteri 2833 ± 1258. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pH merupakan variable dependent yang berpengaruh dari pemberian tepung daun indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. terhadap kualitas air.Kata kunci : kualitas air, ikan nila, indigofera, Bacillus sp. Fermentasi.