Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Layanan Konseling Kelompok dengan Role Playing Untuk Mengatasi Tantrum pada AUD Cahyani, Windy Nindya; Leksana, Dinar Mahdalena
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.219

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kesenjangan atas kondisi di lapangan seperti menangis dengan kencang, berteriak, memukul, mendorong, menjerit, menendang, dan merengek. Terkait perilaku tantrum pada anak usia 4-5 tahun di TK Al-Amin Timbuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik role playing dalam mengatasi perilaku tantrum pada anak usia 4–5 tahun di TK Al-Amin Timbuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu jenis one group pretest-posttest design melalui analisis data uji paired sample t-test menggunakan SPSS 16. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelompok A TK Al-Amin sebanyak 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan intensitas perilaku tantrum setelah diberikan perlakuan berupa layanan konseling kelompok dengan teknik role playing. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik role playing terbukti efektif sebagai strategi intervensi dalam mengatasi tantrum pada anak usia 4 – 5 tahun. Salah satu alternatif metode dan teknik dalam menurunkan kecenderungan tantrum pada AUD, sehingga bisa dipertimbangkan untuk dapat dilaksanakan secara terjadwal di sekolah. 
PERMAINAN OUTBOUND UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Astuti, Retno Dwi; Leksana, Dinar Mahdalena
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5 No 2 (2021): (Journal of Childhood Education) September-Februari
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permainan outbound untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian Deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan secara objektif keadaan di tempat penelitian dengan menggunakan kata-kata atau kalimat, mengenai perilaku dan tindakan guru pendidikan anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar melalui permainan outbound. Penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalis meggunakan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan/verifikasi. Dari hasil penelitian pencapaian perkembangan motorik kasar anak melalui permainan outbound, kemampuan motorik kasar anak masih belum berkembang. Dari 17 anak yang berkembang sangat baik 0%, anak yang berkembang sesuai harapan 17,6% dengan jumlah anak 3. Dan 53% anak yang mulai berkembang dengan jumlah anak 9. Serta 29,4 % anak yang belum berkembang dengan jumlah 5 anak.
DETEKSI DEPRESI PADA SISWA BERBASIS WEB (STUDI KASUS: MTs TERPADU RAUDLATUL QUR’AN LAMONGAN) Sholihin, Miftahus; Leksana, Dinar Mahdalena; Hayati, Erna; Kholiq, Abdul; Zamroni, M. Rosidi; Anam, M. Khairul; Sulaiman, Akhmad Nurali; Umam, Moch. Zuhrul; Fatkhul U, M. Miftah; Prastowo, Diko
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v3i2.58

Abstract

This Students' mental health in the school environment is becoming increasingly important. Depression, as a severe mental health disorder, can have a negative impact on students' well-being and academic achievement if it is not detected and treated appropriately and quickly. This service program aims to detect depression in MTs Roudlatul Qur'an students as early as possible to reduce the risk of ongoing depression. This can be done by building a website-based system that students can use to detect depression independently. This system was created to make it easier for students to recognize the early symptoms of depression by selecting the symptoms according to what they are experiencing. With this system, it is hoped that it can prevent depression as early as possible for students and teachers quickly and more efficiently, thereby reducing students who are at risk of experiencing depression. Apart from that, the system provides valuable information for students and teachers to understand depression more deeply and find ways to overcome it. Through this program, it is hoped that awareness of the importance of mental health in the school environment can increase and create a healthier and more supportive learning environment for all students.
EDUKASI MENGHADAPI MASA AKIL BALIGH (PUBERTAS) PADA SISWA KELAS 6 SD AL ISLAM 2 JAMSAREN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Nawang Ramandani; Dinar Mahdalena Leksana
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5792

Abstract

Masa akil baligh (pubertas) merupakan fase perkembangan penting yang menandai peralihan dari masa kanak-kanak menuju remaja awal. Pada tahap ini, anak mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang memerlukan pemahaman dan kesiapan diri yang baik. Namun, banyak siswa sekolah dasar belum memperoleh edukasi yang memadai mengenai pubertas sehingga menimbulkan kebingungan, kecemasan, serta kesalahpahaman terhadap perubahan yang mereka alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 6 SD Al Islam 2 Jamsaren Surakarta mengenai pubertas melalui layanan bimbingan klasikal berbantuan media audio-visual. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-evaluatif dengan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek kegiatan berjumlah 32 siswa (15 laki-laki dan 17 perempuan) berusia 11–12 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test serta observasi partisipatif, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari 21,9% kategori “paham” pada pre-test menjadi 90,6% pada post-test. Siswa juga menunjukkan penurunan kecemasan dan peningkatan kesiapan dalam menghadapi perubahan fisik dan emosional. Hasil ini membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal dengan media audio-visual efektif dalam memberikan edukasi pubertas yang komprehensif, menciptakan ruang aman psikologis, serta mendorong siswa membangun sikap positif terhadap masa akil baligh. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain dengan penyesuaian konteks dan melibatkan peran orang tua sebagai pendukung utama pendidikan kesehatan reproduksi anak.