Diny Dinarti
Departemen Agronomi Dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Bogor Agricultural University), Jl. Meranti, Kampus IPB, Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Pengelolaan Pemangkasan Jeruk Keprok (Citrus sp.) Di Kebun Blawan, Bondowoso, Jawa Timur Cucun Yuliana; Diny Dinarti; Winarso D Widodo
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 3 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.878 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i3.16485

Abstract

Program penelitian dilakukan di Blawan Estate, Bondowoso, Jawa Timur selama tiga bulan mulai tanggal 13 Februari sampai 13 Mei 2012. Tujuan program penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial. Program penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode langsung dan tidak langsung, dengan mengikuti seluruh praktik di lapangan, observasi lapangan perkebunan, dan diskusi dengan staf (metode langsung). Informasi yang dikumpulkan termasuk data primer dan data sekunder. Kriteria pemangkasan, kondisi tanaman, prestasi kerja, waktu pemangkasan, dan pertumbuhan tunas meningkat sebagai data primer. Pemangkasan bisa menurunkan intensitas dan tingkat keparahan antraknosa. Namun, pengelolaan pemangkasan jeruk tidak dapat diimplementasikan sebagai SOP (Standart Operating Prosedure).
Identifikasi Karakter Agronomi dan Fisiologi Daun Beberapa Genotipe Mutan Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) Wening Kusuma Wardani; Nurul Khumaida; Diny Dinarti
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 1 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i1.46576

Abstract

Indonesia telah menjadikan daun ubi kayu sebagai salah satu sayur pilihan dalam konsumsi sehari-hari. Hal ini menjadikan peningkatan kualitas dan kuantitas daun ubi kayu perlu dilakukan. Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB telah memiliki beberapa genotype ubi kayu mutan stabil hasil iradiasi sinar gamma berpotensi sebagai varietas baru ubi kayu penghasil daun untuk sayuran. Tujuan percobaan adalah untuk mempelajari karakter agronomi dan fisiologi daun beberapa genotipe ubi kayu serta mempelajari korelasi antara tingkat hijau daun dengan hasil klorofil meter SPAD (Soil Plant Analysis Development). Penelitian menggunakan rancangan deskriptif dimana tidak ada rancangan lingkungan dan rancangan percobaan. Penilitian dilakukan dengan mengamati tinggi tanaman, lebar tanaman, indeks luad daun (ILD) daun ke-5, jumlah cabang dan tingkat hijau daun pada 35 genotipe yang berasal dari 6 tetua di lahan koleksi genotipe mutan ubi kayu. Hasil pengamatan kemudian diolah dengan menggunakan scatter plot untuk mengelompokkan genotipe unggul. Genotipe yang dinilai unggul adalah G2D12223 (tanaman asal Ratim), G3D2413 (tanaman asal UJ-5), G21533 dan G31515D (tanaman asal Gajah). Keempat genotipe kemudian diuji kandungan klorofil untuk melihat pengaruh genotipe pada klorofil dan korelasi antara tingkat hijau daun pengukuran lapangan dengan kandungan klorofil hasil uji laboratorium. Hasil uji anova dan uji lanjut menunjukkan bahwa genotipe memberikan pengaruh pada tingkat hijau daun, klorofil b, rasio klorofil a:b dan karoten. Genotipe yang dinilai unggul berdasarkan hasil tersebut adalah G31515D untuk semua karakter kecuali rasio klorofil a:b. Genotipe yang unggul dalam karakter rasio klorofil a:b adalah G21533. Hasil uji korelasi menunjukkan tingkat hijau daun berkorelasi nyata dengan total klorofil, klorofil a, klorofil b, rasio klorofil a:b dan karoten, sedangkan antosianin tidak berkorelasi dengan semua karakter uji lainnya. Kata kunci: cassava, dikotil, genotipe, karoten, klorofil
Manajemen Panen dan Pasca Panen Edible Flower di Cidadap, Kota Bandung Muhammad Reza Zakie; Diny Dinarti; Agus Purwito
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 1 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i1.46577

Abstract

Kegiatan penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung dari 27 Januari hingga 25 Mei 2019. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah mengetahui permasalahan panen dan pasca panen edible flower di perusahaan dan dapat menemukan cara penanganan pasca panen yang baik. Edible flower memerlukan aspek pasca panen yang tepat agar tetap terjaga kesegaran dan penampilan bunga hingga sampai di tangan konsumen. Aspek teknis yang dilakukan adalah pemasangan instalasi NFT, pembuatan media tanam, persemaian, penanaman, pemeliharaan, panen, dan pasca panen. Aspek yang dipelajari bagian pengemasan akhir edible flower. Pengujian daya simpan pada tiga jenis edible flower Pansy (Viola x wittrockiana), Viola (Viola tricolor), dan Dianthus (Dianthus caryophillus) pada suhu 10 ℃ dan 20 ℃. Ketiga jenis bunga ini dapat mempertahankan kualitas hingga tujuh hari di penyimpanan suhu 10 ℃ hari dibanding dengan suhu 20 ℃ yang hanya bertahan hingga hari ketiga setelah panen. Kata kunci : hidroponik NFT, kualitas edible flowers, penyimpanan
Pengaruh Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan dan Komponen Hasil Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum) Varietas Bima Brebes Fahmi Muhammad Cokrosudibyo; Diny Dinarti; Syarifah Iis Aisyah
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 2 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i2.46936

Abstract

Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) banyak dibudidayakan petani di Indonesia karena memiliki pemanfaatan yang cukup meluas. Penggunaan ZPT merupakan faktor pendukung yang memberikan kontribusi dalam peningkatan produktivitas bawang merah. Salah satu ZPT tersebut ialah giberelin atau GA3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GA3 pada bawang merah varietas Bima Brebes, dan mendapatkan dosis optimum sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2020 di Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan dengan cara foliar spray GA3 dengan 0–2,5 dosis dalam volume semprot 400 L air pada tanaman bawang merah varietas Bima Brebes. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak faktor tunggal 4 ulangan, terdiri dari 6 perlakuan dosis masing-masing yakni 0; 0,5; 1,0; 1,5; 2,0; dan 2,5 dosis GA3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 0,5–2,0 dosis GA3 secara nyata berhasil meningkatkan tinggi tanaman, bobot 10 umbi, bobot kering per tanaman dan bobot per petak yang memengaruhi dugaan hasil per hektar. Adapun dosis optimum dari hasil analisis regresi menunjukkan pada parameter tinggi tanaman 4–6 MST berturut- turut yakni 1,48; 1,65 dan 1,88 dosis GA3, sedangkan untuk bobot 10 umbi yakni 1,54 dosis GA3. Kata kunci: bawang merah, bibit umbi, Bima Brebes, foliar spray, GA3
Eksplorasi Senyawa Metabolit Planlet Timun (Cucumis sativus L.) In Vitro sebagai Bahan Aktif Potensial Menggunakan GC-MS Rusmiyati, Henny; Afifah, Ulil Azmi Nurlaili; Dinarti, Diny; Rachmani, Inda Hidayati
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 2 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i2.64307

Abstract

Timun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang selain digunakan sebagai sayuran, timun juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa timun mengandung berbagai senyawa bioaktif akan tetapi tidak semua bagian timun dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk eksplorasi senyawa metabolit murni yang terkandung di daun, akar dan batang timun (Cucumis sativus L.) yang ditanam dalam lingkungan terkendali secara in vitro. Senyawa dianalisa menggunakan teknik Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Tanaman hasil kultur in vitro dipengaruhi oleh faktor fisik yang cenderung stabil, terkendali, dan terhindar dari faktor stress cekaman lingkungan sehingga senyawa kimia yang dihasilkan murni. Hasil analisis GC-MS senyawa metabolit didapatkan kandungan Stigmasta-7,16-dien-3-ol, (3 beta, 5. alpha) dengan formula C29H48O dan Ethyl. Alpha, -d-glucopyranoside yang ditemukan pada akar, batang, dan daun. Persentase kandungan senyawa metabolit yang paling banyak kandungannya di akar adalah Stigmasta-7,16-dien-3-ol, (3 beta, 5. alpha). Persentase kandungan senyawa tertinggi yang ditemukan pada bagian batang planlet adalah senyawa IH-Indole. Phythol merupakan senyawa metabolit tertingi yang ditemukan di daun. Senyawa yang ditemukan diseluruh bagian morfologi planlet C. sativus yaitu Stigmasta-7,16-dien-3-ol, (3 beta, 5. alpha) dikenal juga dengan sebutan Stigmasterol memiliki manfaat sebagai anti kanker dan antioksidan. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh organ planlet C. sativus dapat dimanfaatkan untuk antikanker dan antioksidan. Katakunci: antikanker, antioksidan, senyawa murni, stigmasterol
Pengendalian Tinggi Tanaman Hamparan Celosia dengan Zat Pengatur Tumbuh Paclobutrazol Kusumawardani, Annisa Try; Krisantini, Krisantini; Dinarti, Diny; Widaningsih, Ida
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 2 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i2.64395

Abstract

Celosia merupakan salah satu species tanaman hamparan yang popular karena warna bunganya yang cerah dan berwarna-warni. Celosia yang tumbuh pada lingkungan tropika umumnya memiliki batang tinggi sehingga tampak kurang estetis, disamping menyulitkan penanganan, pengepakan dan transportasi. Penggunaan paclobutrazol dapat menghambat pemanjangan batang, membuat tanaman lebih kekar dan pendek. Penelitian ini dilakukan di nurseri PT Bina Usaha Flora, Cianjur, Jawa Barat untuk menentukan cara aplikasi dan konsentrasi paclobutrazol yang efektif untuk mengendalikan tinggi tiga kultivar Celosia argentea. Terdapat lima perlakuan pada percobaan ini, yaitu pemberian paclobutrazol dengan cara disemprot pada daun sebanyak 30 ppm dan 40 ppm, pemberian paclobutrazol disiram pada media tanam sebanyak 10 ppm dan 20 ppm, dan tanaman kontrol (tanpa aplikasi paclobutrazol). Setiap perlakuan terdiri atas 15 tanaman yang ditanam dalam polybag, satu tanaman per polibag. Pemberian paclobutrazol 20 ppm dengan cara disiram pada media dapat menghambat pertumbuhan tinggi tanaman C. argentea ‘Cristata’ hingga 67% (43.2 cm), C. argentea ‘Plumosa’ 48% (23.9 cm), dan C. argentea ‘Spicata’ 61% (44.4 cm) dibandingkan tanaman kontrol, namun menunda pembungaan Celosia argentea ‘Cristata’ 5-7 hari. Pemberian paclobutrazol dapat menghasilkan Celosia yang lebih pendek dan kekar. Kata kunci: Celosia, pembungaan, retardan, tanaman hias
Pengelolaan Pemupukan di Perkebunan Pisang Cavendish Klon DM2 Lampung Timur, Lampung Anwar, Syaiful; Dinarti, Diny; Purwito, Agus
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48440

Abstract

Pisang merupakan buah tropis yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, sehingga dibutuhkan peningkatan produksi buah pisang yang tinggi dengan kualitas yang baik melalui manajemen pemupukan. Kegiatan penelitian bertujuan mempelajari pengelolaan pemupukan pisang Cavendish klon DM2 di Lampung Timur. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2019. Pengamatan pengelolaan pemupukan meliputi konsep 5T (tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara, dan tepat tempat) dan evaluasi produksi. Analisis data hasil penelitian menggunakan Uji t-student. Hasil pengamatan di areal dibandingkan dengan standar dari Departemen Research and Development. Pemupukan di kebun telah memenuhi kriteria tepat kerja. Ketepatan realisasi dosis pupuk Urea, Kiesrite, dan ZnSO4 telah tepat dosis, sedangkan pupuk KCl dan Petro cas kurang tepat dosis. Realisasi waktu pemupukan belum memenuhi standar kebun. Ketepatan cara pemupukan Urea, KCl, dan Petro cas telah memenuhi kriteria, namun Kiestrite dan ZnSO4 belum memenuhi standar kebun. Semua jenis pupuk belum tepat tempat saat aplikasi kecuali pupuk ZnSO4. Umur buah rata-rata yang dipanen pada sampel blok pengamatan belum maksimal dengan lebar buah yang masih di bawah standar kebun. Jumlah sisir dan hasil bobot tandan juga masih lebih rendah dibandingkan standar kebun. Kata kunci: pisang, pupuk, produksi, tandan
Pertumbuhan Tunas Temu Putih secara In Vitro pada Beberapa Komposisi Zat Pengatur Tumbuh Nazhira, Amalia; Dinarti, Diny; Sudarsono
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.56863

Abstract

Rimpang jahe putih memiliki masa dormansi selama 2-3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi zat pengatur tumbuh (ZPT) yang sesuai untuk perbanyakan tunas jahe putih secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan 3 AGH pada bulan Maret hingga Agustus 2022. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial (RAL) dengan 5 taraf komposisi ZPT pada media dasar MS, yaitu media MSo tanpa penambahan ZPT (kontrol); 3 ppm BAP + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA; 9 ppm BAP; 1.5 ppm TDZ; 3 ppm Kinetin + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali, setiap unit percobaan terdiri dari 2 botol dan setiap botol ditanam satu eksplan. Penambahan 3 ppm BAP + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA dan 3 ppm Kinetin + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA memberikan hasil multiplikasi tunas yang paling tinggi, yaitu 6,8 tunas. Penambahan ZPT pada media tidak berpengaruh nyata terhadap pemanjangan tunas, pertambahan jumlah daun, dan pembentukan akar. Perlakuan dengan penambahan 3 ppm BAP + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA; 9 ppm BAP; dan 3 ppm Kinetin + 0.5 ppm TDZ + 0.1 ppm NAA menghasilkan plantlet yang menunjukkan kelangsungan hidup 100% pada masa aklimatisasi dua minggu. Kata kunci: auksin, multiplikasi, planlet, sitokinin, Zingiberaceae
Co-Authors , Krisantini Agus Purwito Ali Husni Anas Dinurrohman Susila Aqlima , Aqlima, nFN Arfan Nazhri Simamora Arfan Nazhri Simamora ARSYAD, MIRZA ARSIATY ASMONO, DWI Awang Maharijaya Aziz, Sandra Arifin Azzahra, Elmi Irmayanti Bambang S. Purwoko Cartealy, Imam Civi Cartealy, Imam Civi Chitra Priatna Cucun Yuliana Debi Rani Mutiara Dendih Sukmadijaya Devit Purwoko Dodo R. Sastra Donny Hartanto Dwi Murti Puspitaningtyas, Dwi Murti Efendi, Darda Efi Toding Tondok Erviana Eka Pratiwi Fahmi Muhammad Cokrosudibyo Fathur Rahmi, Atika Fatsan, Ahmad Fitri Fatma Wardani Fitri Fatma Wardani Fitri Rachmawati Fitri Yulianti Fitro Adi Cahyo Hailu, Molla Gebreyohannes Halimah Widyaningrum Imam Civi Cartealy Ismail Maskromo Isna Tustiyani Joko Ridho Witono Khairiyah, Hayat Kusumawardani, Annisa Try Marai Rahmawati Maria Utami Dewi Wardhani, Maria Utami Dewi Megayani Sri Rahayu Meliyana Mufa'adi, Ardianto Muhamad Syukur Muhammad Alif Baharudin Muhammad Reza Zakie Nazhira, Amalia Ni Made Armini Wiendi Nurul Khumaida Nurul Khumaida Prabawati Hyunita Putri Purwoko, Bambang Sapto Purwoko, Devit purwoko, devit Rachmani, Inda Hidayati Rahmadara, Gemilang Rahmi Fajri Refa Yulianingsih Rusmiyati, Henny Ryan Budi Setiawan Sandra A. Aziz Sandra Arifin Aziz Sari Nurulita Sari, Dewi Citra Sari, Rahmah Dian Shandra Amarillis Siti Shofiya Nasution Sobir Sobir SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sri Wening Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sudarsono SUDARSONO, nFn Sugiyanta Suparjo Syaiful Anwar Syarifah Iis Aisyah Teuku Tajuddin Teuku Tajuddin TINCHE, nFn Urip Sayekti Wening Kusuma Wardani Widaningsih, Ida Wika Anrya Darma, Wika Anrya Willy Bayuardi Suwarno Winarni, Utin Winarso D. Widodo Witono, dan Joko Ridho Yayu Alitalia Yuliana, Cucun Yupi Isnaini Yusnita Sari, Yusnita Yusup Bahrul Ulum