Claim Missing Document
Check
Articles

Refleksi SDGs Kesetaraan Gender pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka: Analisis Multimodal Annisa, Annisa; Fatin, Idhoofiyatul; Rachmawati, Dian Karina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kesetaraan gender direpresentasikan dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mendukung program SDGs. Melalui pendekatan multimodal yang berfokus pada moda bahasa (linguistic mode) dan moda gambar (visual mode). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa buku teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan moda bahasa yang diperoleh berupa kutipan cerpen, puisi, dan novel. Moda visual yang diperoleh berupa gambar sastrawan, pahlawan nasional, penggunaan gambar dan ilustrasi laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender yang direpresentasikan pada buku teks ini terletak pada bidang pekerjaan dan peran antara laki-laki dan perempuan. Selain merepresentasikan kesetaraan gender, terdapat tiga dari sepuluh data moda bahasa merepresentasikan ketidaksetaraan gender. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa buku teks tersebut telah merefleksikan kesetaraan gender dengan 20 data kesetaraan gender untuk menunjang SDGs.
Papan Perilaku Sebagai Media Pencegahan Bullying di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 41 Surabaya Fatin, Idhoofiyatul; Yulianto, Andi; Anggraini, Rany Suci; Nisa, Solikhatun; Hasanah, Ismiatul
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah melakukan kegiatan pencegahan bullying di TK ABA 41 Surabaya mealui media papan perilaku. Kegiatan dilakukan dalam 5 kali pertemuan yang terdiri atas 1 kali pertemuan pretest, 3 kali pertemuan pendampingan, dan 1 kali pertemuan protest. Selanjutnya dilakukan kegiatan kederisassi terhadap guru. Selain itu dilakukan juga observasi dan sosialisasi sebelum kegiatan dan evaluasi setelah semua kegiatan terlaksana. Pada pelaksanaannya, siswa mampu mengidentifikasi perilaku baik dan buruk melalui papan perilaku, Siswa juga mampu menentukan sikap positif ketika diberikan kasus kegiatan. Berdasarkan hasil pretest dan post test, diketahui bahwa terdapat kenaikan yang signifikan, yaitu yang awalnya rata-rata nilai pretest 44 menjadi 100 pada saat post test. Hal tersebut menunjukkan bahwa media papan perilaku dapat dijadikan sebagai alternatif untuk dapat mencegah bullying di lingkungan TK.
Keterampilan Kolaborasi Calon Guru Bahasa Indonesia dalam Proyek Pengembangan Media Pembelajaran Melalui Lesson Study Fatin, Idhoofiyatul; Yunianti, Sofi; Ratnaningwati, Umi; Amilia, Fitri; Suryani, Yunita
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i2.13130

Abstract

Keterampilan kolaborasi calon guru Bahasa Indonesia perlu dikembangkan agar dapat menghadapi tantangan di abad ke-21. Melalui kegiatan Lesson Study, dosen melakukan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode project based learning dengan tujuan akhir mahasiswa mampu mengembangkan media pembelajaran. Indikator yang digunakan untuk mengenatahui keterampilan kolaborasi calon guru adalah (1) berkontribusi aktif, (2) menunjukkan fleksibilitas dan kompromi untuk mencapai tujuan, (3) menunjukkan sikap menghargai, dan (4) menunjukkan sikap tanggung jawab. Data diperoleh dari catatan hasil observasi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis, diketahui bahwa calon guru Bahasa Indonesia memiliki keteramilan kolaborasi yang tinggi. Diantara 7 kelompok hanya terdapat 1 kelompok yang kurang dalam berkolaborasi. Sehingga penelitian selanjutnya diperlukan metode kuantitiif untuk menujukan prosentase keefektifan kolaborasi. Selain itu, implikasi dari penelitian ini dapat diajadikan panduan penerapan kolaborasi dalam proses pembelajaran.
Student Experience with Local Culture Textbook in Learning Indonesian Language for Foreigner Yunianti, Sofi; Fatin, Idhoofiyatul; Affandy, Ali Nuke; Istianingrum, Riska
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i2.1736

Abstract

Learning language is automatically learning the culture. However, there is limited book in learning Indonesia language which is discussed about culture. This article purpose is to find out what was the attitude of students towards the textbooks adopted. Hence, it is examined by using qualitative since this study analyzed the phenomena which occurred in Indonesian Language Learning for Foreigner class (BIPA). The Subject of the study is BIPA students which consists of 6 foreigner students. The data is taken from the questionnaire and analyzed based on the student’s opinion. The result presents the students opinion towards the textbooks is excellent.
Persepsi Guru PPG terhadap Integrasi TPACK dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sari, Dewi Ratna; Sujinah, Sujinah; Fatin, Idhoofiyatul
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1734

Abstract

The focus of this research is to determine PPG teachers' perceptions of the integration of TPACK in Indonesian language learning. There are seven known components in TPACK that must be mastered by teachers, namely CK (Content Knowledge), TK (Technological Knowledge), PK (Pedagogical Knowledge), PCK (Pedagogical Content Knowledge), TCK (Technological Content Knowledge), TPK (Technological Pedagogical Knowledge) and TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). The data collection technique was through a closed questionnaire with a sample size of 30 PPG Daljab category 1 class 3 teachers. Researchers used a Likert scale in their research with intervals of 1-4. Research data was analyzed using quantitative analysis. The results of this research are displayed through percentages. The results of the research conducted show that PPG teachers have a good perception of the implementation of TPACK in Indonesian language learning. The CK component is 82% in the very good category, the TK component is 76% in the good category, the PK component is 79% in the good category, the PCK component is 79% in the good category, the TCK component is 70% in the good category, the TPK component is 78 % in the good category, and the TPACK component is 74% in the good category.
Interaction on Ice Tea's Political Social Media Accounts: The Social Context of Power (Cyberpragmatig) Pheni Cahya Kartika; Idhoofiyatul Fatin; Ngatmain Ngatmain
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.38427

Abstract

This study aims to analyze the social context in video uploads on social media accounts (YouTube and Instagram) regarding the case of Gus Miftah and the Iced Tea Seller and to apply the theory of power to strengthen the social context. The primary focus of this research is to identify and explain how the uploads will be interpreted in terms of constructs and interpretations studied in cyberpragmatics. The method used in this research is descriptive qualitative analysis by examining eight uploads from YouTube and Instagram in December 2024. The results showed that the uploads that appear in the 8 data besides showing the meaning of the construct and the meaning of interpretation as a cyberpragmatic study, which relates to the power relation of power consisting of reward power, expert power, estimated power, referent power, and coercive power as a measuring material for the existence of power in the social context. These findings enrich the study of pragmatics, especially cyberpragmatics in Indonesia, and provide insight into language studies on social media and other fields of science that support each other.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 2 MATERI PENGUKURAN WAKTU DENGAN MEDIA JAM DINDING SIMULATIF Islafiyah; Idhoofiyatul Fatin; Nining Haerunnisa
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pengukuran waktu melalui penggunaan media konkret berupa jam analog dengan pendekatan Problem-Based Learning dan Teaching at the Right Level (TaRL). Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas II A SDN Kapasan III Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar kognitif peserta didik. Pada pra siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 67 dengan tingkat ketuntasan 36%. Setelah tindakan pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 78 dengan ketuntasan 61%. Pada siklus II, rata-rata nilai mencapai 86 dengan tingkat ketuntasan 89%, melampaui standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media jam analog efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep waktu secara lebih konkret dan meningkatkan partisipasi serta pemahaman dalam pembelajaran matematika. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media konkret dan strategi pembelajaran aktif dalam proses pendidikan, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti pengukuran waktu.
PENERAPAN MEDIA GEOLAB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN Oktaviana Dewi; Idhoofiyatul Fatin; Nining Haerunnisa
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28085

Abstract

Hasil belajar IPAS materi kenampakan alam dan buatan kelas III di SDN Kapasan III tahun 2024/2025 masih tergolong rendah. Situasi ini disebabkan oleh masih banyaknya peserta didik yang belum menguasai materi, serta proses pembelajaran yang cenderung monoton dan minim penggunaan media sebagai alat bantu. Menyikapi permasalahan tersebut, perlu dikembangkan media pembelajaran yang tepat. Media pembelajaran GEOLAB merupakan media pembelajaran yang dirancang khusus untuk membuat proses belajar mengajar lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III pada mata pelajaran IPAS materi kenampakan alam dan buatan melalui penerapan media pembelajaran interaktif GEOLAB. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik terdiri dari 13 peserta didik laki-laki, dan 12 peserta didik perempuan kelas III SDN Kapasan III/145 Surabaya. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 44% pada pra-tindakan, menjadi 68% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Penerapan media GEOLAB terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, serta menjadikan pembelajaran lebih menarik dan bermakna.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI MEDIA FLIPCHART PATAYA BARCODE PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Siska Damayanti; Idhoofiyatul Fatin; Nining Haerunnisa
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28090

Abstract

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang membahas konsep-konsep abstrak dikarenakan pembelajaran menuntut peserta didik untuk menghafalkan teori-teori saja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Kapasan III Surabaya pada mata pelajaran IPAS materi planet dalam tata surya melalui penggunaan media Flipchart Pataya Barcode. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklusnya, tahapan yang dilakukan meliputi, tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1, ketuntasan belajar siswa yang didapatkan yaitu 74% dengan 23 siswa tuntas. Sedangkan pada siklus 2 ketuntasan belajar meningkat menjadi 97% dengan 30 siswa tuntas. Penggunaan media Flipchart Pataya Barcode tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, media Flipchart Pataya Barcode terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS materi planet dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MULTIMEDIA INTERAKTIF KODEKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SURABAYA SISWA KELAS V Dyah Rahayu Restiana Putri; Idhoofiyatul Fatin; Nining Haerunnisa
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28109

Abstract

Matematika sering dianggap menjadi mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi peserta didik. Salah satunya dikarenakan kurangnya sumber belajar di kelas dan mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V sekolah dasar pada materi komposisi dan dekomposisi bilangan cacah. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian peserta didik di kelas VA SDN kapasan III Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan, nilai rata-rata pada siklus I sebesar 76.42%, hal ini menunjukkan peningkatan dibanding saat pra siklus atau observasi awal, namun hasil ini belum mencapai ketuntasan klasikal sehingga terdapat evaluasi dan refleksi pada pembelajaran siklus II. Pada siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menjadi 90.10% dan sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yang diharapkan. Peningkatan sebesar 13.68% ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif kodeka berbasis kearifan lokal Surabaya mampu meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar.