Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi metode Analitical Hierarchy Process (AHP) Untuk Pemilihan Perangkat Desa Di Mandalasari Kabupaten Pandeglang Rizky, Robby; Hakim, Zaenal; Setiyowati, Sri; Pratama, Aghy Gilar; Susilawati, Susilawati; Yunita, Ayu Mira; Sugiarto, Agung; Wibowo, Andrianto Heri; Susanti, Ervi Nurafliyan; Wardah, Neli Nailul; Sujai, Lili; Prianggita, Veny Agustini; Hakim, Moh Azizi; Sukmara, Sony; Heriyana, Erik
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini taitu sulitnya mendapatkan perangkat desa yang sesuai dengan kebutuhan desa saat ini yang memiliki standar persyaratan yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah membangun analisis sistem pendukung keputusan untuk menseleksi perangkat desa yang sesuai standar yang di harapkan. Metode yang digunakan pada penelitian ii menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan suatu metode untuk memecah suatu masalahyang kompleks dan tidak terstruktur ke dalam suatu kelompok-kelompok kemudian mengatur kelompok tersebut ke dalam suatu hierarchy, memasukan nilai hierarchy , memasukan nilai numerik sebagai pengganti persepsi manusia dalam melakukan perbandingan relatif dan akhirnya dengan rumus ditentukan elemen mana yang mempunya prioritas tertinggi. Hasil dari penelitian ini berupa analisis sistem pendukung keputusan pemilihan perangkat desa yang dapat memilih calon perangkat desa yang terbaik sesuai dengan persyaratan yang di buat oleh kepala desa. Hasing perengkingan Aan dengan nilai 0,103 dengan rangking 5, tajudin dengan nilai 0,193 dengan rangking 3, Nuraeni dengan nilai 0.223 dengan rangking 2, Hendri dengan nilai0.344 dengan rangking 1, sadel 0.136 dengan rangking 4, maka rangking pertama dengan nama hendri yang layak mendapatkan posisi perangkat desa.
Implementasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) Untuk penentuan Wali Kelas Berdasarkan Prestasi Guru Pada SMAN 6 Pandeglang Rizky, Robby; Susilawati, Susilawati; Setiyowati, Sri; Hakim, Zaenal; Pratama, Aghy Gilar; Yunita, Ayu Mira; Sugiarto, Agung; Wibowo, Andrianto Heri; Susanti, Ervi Nurafliyan; Wardah, Neli Nailul; Sujai, Lili; Prianggita, Veni Agustini; Hakim, Moh Azizi; Sukmara, Sony; Heriyana, Erik
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 2 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini yaitu sulitnya menentukan guru berprestasi yang sesuai dengan kebutuhan sekolah pada saat ini. Tujuan pada penelitian ini membangun analisis terkait pemilihan guru berprestasi untuk menjadi walikelas yang di harapkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Simple Additive Weighting (SAW) dengan menentukan kriteria, menentukan nilai setiap alternatif, menentukan bobot kriteria, membuat matriks keputusan dan normalisasi matriks keputusan. Hasil dari penelitian ini berupa analisis sistem yang telah di olah menggunakan metode SAW dengan hasil Hana Nabilah dengan peringkat 1, Figo Hermansyah peringkat 2, Dewi Ayudiah peringkat 3, Bilal mustopa peringkat 4, Maryadi peringkat 5, Intan Lestari peringkat 6, Muhamad Nelson peringkat 7. Maka yang berhak mendapatkan guru terbaik yang menjadi wali kelas yaitu Hana Nabilah dengan peringkat 1.
Penerapan Aplikasi e-Surat untuk Masyarakat dan Aparat Desa Majau Kabupaten Pandeglang Yunita, Ayu Mira; Sutihat, Eva; Mulyawan, Arif; Rizki, Robby; Hakim, Zaenal; Setiyowati, Sri; Susilawati, Susilawati; Susanti, Ervi Nurafliyan; Pratama, Aghy Gilar; Wardah, Neli Nailul; Sugiarto, Agung; Wibowo, Andrianto Heri; Maftuhah, Imat
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i2.1061

Abstract

Layanan informasi desa melalui website merupakan salah satu cara bagi pemerintah desa untuk mempermudah pelayanan kepada Masyarakat, Desa Majau merupakan mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam kegiatan ini, proses pelayanan surat menyurat dan pengolahan data masih dilakukan secara konvensional sehingga prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukan pelayanan dan dokumentasi berkas surat kurang teradministrasi dengan baik, sehingga sering terjadi kesalahan bahkan ada arsip data yang hilang atau rusak, Berdasarkan permaalahan tersebut tim pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan PKM yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan aparat desa Majau dalam layanan administrasi secara online dengan apliaksi E-surat , beberapa fiturnya antara lain surat keterangan usaha (SKU), surat pengantar perekam E-KTP, surat pernyataan belum menikah. Hasil kegiatan menujukan peserta pelatihan sebanyak 25 orang sangat berantusia dan mampu memahami serta mempraktikan aplikasi dengan baik. Hasil dari evaluasi menggunakan kuisioner, sebanyak 95% peserta memahami dengan baik dari penggunaan apliaksi tersebut. Untuk itu kegiatan PKM ini dinilai berhasil untuk memudahkan layanan publik di desa Majau. Village information services through the website are one way for the village government to facilitate services to the community, Majau Village is a partner of Community Service (PKM) in this activity, the process of correspondence services and data processing is still carried out conventionally so that the process takes longer to carry out services and documentation of letter files is not well administered, so that errors often occur and even data archives are lost or damaged, Based on these problems, the Community Service team implemented PKM which aims to help the community and Majau village officials in online administration services with the E-mail application, some of its features include business certificates (SKU), E-KTP recorder cover letters, unmarried statements. The results of the activity showed that 25 training participants were very enthusiastic and able to understand and practice the application well. The results of the evaluation using a questionnaire, as many as 95% of participants understood the use of the application well. For this reason, this PKM activity is considered successful in facilitating public services in Majau village.
PENENTUAN PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (STUDI KASUS KABUPATEN PANDEGLANG) Sugiarto, Agung; Nailul Warda, Neli; Mira Yunita, Ayu; Rizky, Robby
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 22 No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan sebuah program pemerintah yang sudah berjalan sejak tahun 2007 dimana program ini diperuntukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tidak mampu. PKH adalah pemberian dana tunai kepada masyarakat, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan meminimalisir tingkat kemiskinan di Indonesia. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia nomor 1 tahun 2018 Pasal 2 tentang PKH yaitu untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan miskin. Kabupaten Pandeglang merupakan Kabupaten termiskin kedua yang ada di Provinsi Banten. Namun dalam hal penentuan calon penerima PKH ini sering terjadi kesalahan atau tidak tepat sasaran dalam memberikan PKH ini, karena sistem yang sedang berjalan di Kabupaten Pandeglang masih menggunakan sistem manual mulai dari Pembuatan Data diawal untuk validasi calon peserta PKH sampai dengan pembuatan laporan-laporan. Oleh karena itu, dibutuhkan aplikasi sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memudahkan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang dalam menentukan calon penerima PKH dengan tepat sasaran. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap alternatif, kemudian dilakukan proses perhitungan untuk mendapatkan alternatif yang optimal, untuk menentukan calon penerima PKH yang layak mendapatkan bantuan.