Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemberdayaan pemasaran produk kerajinan Bank Sampah Tri Alam Lestari melalui pelatihan komunikasi bahasa inggris Akhmad Hairul Umam; Dinar Ajeng Kristiyanti; Paidi WS; Muhammad Fikri Hakim; Intan Febrianti Sri Astuti; Isna Nurhaliza Fairuz
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34513

Abstract

AbstrakTujuan dari pelatihan komunikasi dan strategi pemasaran dalam Bahasa Inggris di Bank Sampah Tri Alam Lestari adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar yang dapat diakses di tingkat internasional. Kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris untuk memperkenalkan produk, pembuatan deskripsi, caption yang menarik dan strategi komunikasi lisan dan tulisan yang efektif adalah kebutuhan yang sangat penting dalam era digital saat ini. Metode pelalatihan menggunakan pendekatan belajar melalui pengalaman (experiential learning), yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pembuatan konten pengenalan produk daur ulang bank sampah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta lebih percaya diri dalam berkomunikasi, mulai memahami kosakata pemasaran bahasa Inggris, terampil menulis deskripsi produk yang persuasif, dan bisa menulis caption produk daur ulang. Melalui program pelatihan ini diharapkan akan menjadi langkah strategis dalam memperluas pemasaran produk kerajinan bank sampah sekaligus meningkatkan reputasi gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kata kunci: komunikasi pemasaran; bahasa Inggris; bank sampah; promosi produk; daur ulang. AbstractThe objective of the training on communication and marketing strategies in English at Bank Sampah Tri Alam Lestari is to improve the ability of administrators and members to promote recycled craft products to a wider market, including markets that are accessible at the international level. The ability to communicate in English to introduce products, create descriptions, write interesting captions, and develop effective verbal and written communication strategies is a very important requirement in today's digital age. The training method uses an experiential learning approach, which emphasizes active participant involvement through interactive lectures, group discussions, and hands-on practice in creating content to introduce the waste bank's recycled products. The training results show that participants are more confident in communicating, beginning to understand English marketing vocabulary, skilled at writing persuasive product descriptions, and able to write captions for recycled products. This training program is expected to be a strategic step in expanding the marketing of waste bank craft products while enhancing the reputation of community-based waste management movements. Keywords: marketing communication; english; waste bank; product promotion; recycling.
LITERASI PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN DAN KESETARAAN GENDER MELALUI WEBSITE NASYIATUL AISYIYAH KOTA TANGERANG SELATAN Kristiyanti, Dinar Ajeng; Yuliani, SY; Pratiwi, Monica; Irmawati, Irmawati; Johan, Monika Evelin; Umam, Akhmad Hairul; Adiputri, Tresya Meisel; Audilia, Maureen
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 1 (2026): Periode Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i1.6402

Abstract

Nasyiatul Aisyiyah Kota Tangerang Selatan (NA Tangsel) is a youth women's organization in Indonesia under the Muhammadiyah community organization whose administrators consist of young women aged 17-40 years whose activities focus on women, religion, society, and education who have actively supported gender equality and education through various programs. The problems faced by the NA Tangsel administrators are logistical challenges, funding, community resistance, and limited market reach, which affect the effectiveness of their programs to grow and advance in supporting education and gender equality. To overcome this, the community service (PKM) implementation team has collaborated with the NA Tangsel administrators to disseminate website technology that can be a solution to become a place for NA administrators to run their programs to be more independent, empowered with increased digital literacy, obtain sustainable income, and support advocacy and empowerment efforts. This initiative strengthens economic empowerment and family welfare through effective and efficient skills training and entrepreneurship programs. The method applied is Community Participatory Action Research (CBPAR), which combines knowledge and action in a way that involves NA Tangsel administrators as active partners in every stage of PKM activities. The results achieved were increased implementation of science and technology through digital skills and the effectiveness of NA management performance, as measured through pre-tests and post-tests, with the percentage rising from 87.5% to 100%.
Pelatihan Pengajaran Berbasis Digital Bagi Guru SMK Gutama Jakarta Priyono, Agung; Mulya, Muhamad Femy; Umam, Akhmad Hairul; Diandra, Didip; Anwar, Saipul; Haikal, Fahri
Journal of Servite Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia Pendidikan. Saat ini, penerapan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan sebuah program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan para guru dalam menggunakan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami berharap dapat membantu guru-guru SMK Gutama Jakarta dalam mengembangkan keterampilan mereka dalam pengajaran berbasis digital. Dengan begitu, diharapkan para guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi siswa. Metode ini berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan praktis yang memungkinkan siswa untuk memahami dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. bahwa peserta merasa sangat puas dengan penyelenggaraan kegiatan berdasarkan waktu pelaksanaan, materi yang disampaikan, cara penyajian materi, aspek kemanfaatan materi. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kata kunci: Pengajaran, Digital, Kompetensi, Pelatihan, Teknologi   The advancement of digital technology has brought about major changes in various aspects of life, including in the world of education. Currently, the application of technology in the learning process is an urgent need to improve the quality of education in the digital era. To answer this challenge, a training program is needed that aims to improve the ability of teachers to use technology as part of the learning process. Through this Community Service activity, we hope to be able to help SMK Gutama Jakarta teachers develop their skills in digital-based teaching. That way, it is hoped that teachers will be able to create a more interesting, interactive, and effective learning experience for students. This method focuses on developing critical, analytical, and practical thinking skills that enable students to understand and apply knowledge in real life. that participants were very satisfied with the implementation of the activity based on the time of implementation, the material presented, the method of presenting the material, and the aspect of the usefulness of the material. This activity is also in line with the government's efforts to prepare superior human resources that are adaptive to technological developments. Keywords: Teaching, Digital, Competence, Training, Technology