Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pemberdayaan Green Economy pada Bank Sampah Tri Alam Lestari berupa Diversifikasi Produk Daur Ulang Sampah dan Website E-Commerce Akhmad Hairul Umam; Dinar Ajeng Kristiyanti; Paidi Paidi; Muhammad Fikri Hakim; Intan Febrianti Sri Astuti; Isna Nurhaliza Fairuz
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8067

Abstract

Pengelolaan sampah di kawasan perkotaan menuntut pendekatan inovatif agar tidak sekadar berfokus pada pembuangan, tetapi juga dapat menghadirkan nilai tambah melalui pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui diversifikasi produk daur ulang dan pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Bank Sampah Tri Alam Lestari, Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dan KEPO-In dengan pelatihan partisipatif, praktik, dan pendampingan bagi pengurus serta anggota bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas teknis peserta pelatihan dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair, pemahaman proses plastik bekas menjadi biji plastik, dan pemasaran produk daur ulang melalui website e-commerce, sehingga jangkauan promosi produk menjadi lebih luas. Evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan. Integrasi konsep green economy dengan digitalisasi terbukti memperkuat pemberdayaan komunitas lokal dan menjadi contoh praktik baik bagi pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah perkotaan lainnya.
Pemberdayaan pemasaran produk kerajinan Bank Sampah Tri Alam Lestari melalui pelatihan komunikasi bahasa inggris Akhmad Hairul Umam; Dinar Ajeng Kristiyanti; Paidi WS; Muhammad Fikri Hakim; Intan Febrianti Sri Astuti; Isna Nurhaliza Fairuz
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34513

Abstract

AbstrakTujuan dari pelatihan komunikasi dan strategi pemasaran dalam Bahasa Inggris di Bank Sampah Tri Alam Lestari adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar yang dapat diakses di tingkat internasional. Kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris untuk memperkenalkan produk, pembuatan deskripsi, caption yang menarik dan strategi komunikasi lisan dan tulisan yang efektif adalah kebutuhan yang sangat penting dalam era digital saat ini. Metode pelalatihan menggunakan pendekatan belajar melalui pengalaman (experiential learning), yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pembuatan konten pengenalan produk daur ulang bank sampah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta lebih percaya diri dalam berkomunikasi, mulai memahami kosakata pemasaran bahasa Inggris, terampil menulis deskripsi produk yang persuasif, dan bisa menulis caption produk daur ulang. Melalui program pelatihan ini diharapkan akan menjadi langkah strategis dalam memperluas pemasaran produk kerajinan bank sampah sekaligus meningkatkan reputasi gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kata kunci: komunikasi pemasaran; bahasa Inggris; bank sampah; promosi produk; daur ulang. AbstractThe objective of the training on communication and marketing strategies in English at Bank Sampah Tri Alam Lestari is to improve the ability of administrators and members to promote recycled craft products to a wider market, including markets that are accessible at the international level. The ability to communicate in English to introduce products, create descriptions, write interesting captions, and develop effective verbal and written communication strategies is a very important requirement in today's digital age. The training method uses an experiential learning approach, which emphasizes active participant involvement through interactive lectures, group discussions, and hands-on practice in creating content to introduce the waste bank's recycled products. The training results show that participants are more confident in communicating, beginning to understand English marketing vocabulary, skilled at writing persuasive product descriptions, and able to write captions for recycled products. This training program is expected to be a strategic step in expanding the marketing of waste bank craft products while enhancing the reputation of community-based waste management movements. Keywords: marketing communication; english; waste bank; product promotion; recycling.
Praktik Translingual dalam Komunikasi Politik Prabowo: Identitas dan Ideologi dalam Diskursus Pemerintahan Akhmad Hairul Umam; Kartika Aryani Harijono
Jurnal Komunikasi Dialogis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi Dialogis
Publisher : Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/jkd.v1i1.954

Abstract

Fenomena translingual dalam komunikasi politik Indonesia semakin menonjol, terutama sejak terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024. Penelitian ini menjadi penting karena memotret bagaimana praktik pencampuran bahasa—Indonesia, Inggris, Arab, dan bahasa lokal—digunakan sebagai strategi komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga merepresentasikan identitas politik dan ideologi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dari pidato resmi, unggahan media sosial, dan kutipan berita daring dari Desember 2024 hingga Agustus 2025. Analisis dilakukan melalui kerangka Critical Discourse Analysis (CDA) dan teori translanguaging. Hasil menunjukkan bahwa translingual practices dalam pidato Prabowo secara strategis membentuk identitas politik yang multivokal—nasionalis, religius, dan global.
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY, SERVICE RESPONSIVENESS, AND CUSTOMER SERVICE COMPETENCE ON CUSTOMER SATISFACTION AMONG USERS OF THE HALO BCA CONTACT CENTER SERVICE Sonia Sonia; Agung Priyono; Fahri Haikal; Akhmad Hairul Umam; Vitrio Wibisono
Journal of Management and Leadership Vol. 9 No. 1 (2026): Vol. 9, No. 1, May 2026
Publisher : Management and Leadership Study Programme

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/jml.v9i1.1213

Abstract

The intense competition in the banking industry today requires financial institutions to continuously adapt to the increasingly dynamic needs of society. Service quality has become a crucial factor for banks in maintaining customer trust and loyalty. As the frontline of customer interaction, effective communication between the bank and its customers through customer service plays a key role in preserving the institution's reputation. This study aims to examine the effect of service quality, service responsiveness, and customer service competence on customer satisfaction in the Halo BCA contact center service. Service quality refers to the overall evaluation of customers regarding the excellence of a service. Service responsiveness, is one of the main dimensions used to assess how promptly a company handles customer complaints. Competence refers to the combination of technical knowledge and interpersonal skills possessed by service officers. The population in this study consists of customers of Bank Central Asia (BCA), with a sample of 100 respondents. The sampling technique used is Purposive Sampling. Data were collected by distributing questionnaires to BCA customers via the WhatsApp application, and the data were analysed using the SmartPLS 4.0 program. The results of the study indicate that service quality has no significant effect on customer satisfaction. Service responsiveness does not have a significant effect on customer satisfaction. Meanwhile, Customer service competence has a positive and significant effect on customer satisfaction.
Menumbuhkan Pemimpin Muda Berkarakter melalui Latihan Kepemimpinan bagi Siswa SD Negeri Ulujami Kecamatan Pesanggarahan Jakarta Selatan Akhmad Hairul Umam; Muhammad Femy Mulyana; Randy Dwiyan Delyuzir; Annisa Annisa; Narti Eka Putri; Fahri Haikal
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan kepemimpinan sejak dini merupakan strategi penting dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, percaya diri, berinisiatif, dan mampu berkolaborasi di abad ke-21. Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan untuk siswa SD yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2025 ini bagian dari tindak lanjut program kerja sama antara Sekolah Dasar Negeri Ulujami dengan Universitas Tanri Abeng yang bertujuan untuk menumbuhkan kompetensi kepemimpinan dasar yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, meliputi nilai beriman dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, dan berkebinekaan global. Pelatihan dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui simulasi peran, diskusi kelompok, dan refleksi terarah. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan (analisis kebutuhan, penyusunan modul, koordinasi sekolah–kampus), tahap pelaksanaan (pelatihan, small group activity, dan role play kepemimpinan), dan tahap evaluasi (observasi sikap, penilaian kinerja tugas kelompok, serta umpan balik guru dan siswa). Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keberanian siswa untuk berbicara di depan umum, kemampuan bekerja sama, kemampuan menyelesaikan tugas kelompok dengan pembagian peran yang lebih jelas, serta tumbuhnya kesadaran bahwa pemimpin bukan hanya “ketua” tetapi teladan dalam disiplin, empati, dan tanggung jawab. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian mutakhir yang menegaskan bahwa pendidikan karakter dan kepemimpinan di sekolah dasar efektif ketika diwujudkan dalam aktivitas kontekstual dan kolaboratif, bukan hanya ceramah normatif. Kegiatan ini merekomendasikan pengembangan program berkelanjutan dan pendampingan rutin oleh guru dengan dukungan perguruan tinggi mitra agar dampak positifnya tidak bersifat sesaat
Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Gutama, Jakarta Timur, di Era Industri 5.0 Akhmad Hairul Umam; Agung Priyono; Muhammad Femy Mulyana; Irwan Setiawan; Muhamad Gibraltar; Narti Eka Putri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6750

Abstract

Perkembangan era Industri 5.0 menekankan pentingnya integrasi antara teknologi dan kemampuan humanistik, seperti kepemimpinan dan komunikasi, dalam dunia kerja. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan soft skills untuk meningkatkan kesiapan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dan komunikasi manajemen berbasis digital guna meningkatkan kesiapan kerja siswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2026 di SMK Gutama Jakarta dengan melibatkan 100 peserta. Metodologi yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, konstruktivisme, dan digital collaborative learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang mencakup aspek kepemimpinan, komunikasi, dan kesiapan kerja. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor kesiapan kerja meningkat dari 61,5 menjadi 83,9. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan diri, kemampuan komunikasi profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dalam konteks kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman yang terintegrasi dengan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di era Industri 5.0. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.
Pelatihan Pengajaran Berbasis Digital Bagi Guru SMK Gutama Jakarta Agung Priyono; Muhamad Femy Mulya; Akhmad Hairul Umam; Didip Diandra; Saipul Anwar; Fahri Haikal
Journal of Servite Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia Pendidikan. Saat ini, penerapan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan sebuah program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan para guru dalam menggunakan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami berharap dapat membantu guru-guru SMK Gutama Jakarta dalam mengembangkan keterampilan mereka dalam pengajaran berbasis digital. Dengan begitu, diharapkan para guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi siswa. Metode ini berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan praktis yang memungkinkan siswa untuk memahami dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. bahwa peserta merasa sangat puas dengan penyelenggaraan kegiatan berdasarkan waktu pelaksanaan, materi yang disampaikan, cara penyajian materi, aspek kemanfaatan materi. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kata kunci: Pengajaran, Digital, Kompetensi, Pelatihan, Teknologi   The advancement of digital technology has brought about major changes in various aspects of life, including in the world of education. Currently, the application of technology in the learning process is an urgent need to improve the quality of education in the digital era. To answer this challenge, a training program is needed that aims to improve the ability of teachers to use technology as part of the learning process. Through this Community Service activity, we hope to be able to help SMK Gutama Jakarta teachers develop their skills in digital-based teaching. That way, it is hoped that teachers will be able to create a more interesting, interactive, and effective learning experience for students. This method focuses on developing critical, analytical, and practical thinking skills that enable students to understand and apply knowledge in real life. that participants were very satisfied with the implementation of the activity based on the time of implementation, the material presented, the method of presenting the material, and the aspect of the usefulness of the material. This activity is also in line with the government's efforts to prepare superior human resources that are adaptive to technological developments. Keywords: Teaching, Digital, Competence, Training, Technology
LITERASI PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN DAN KESETARAAN GENDER MELALUI WEBSITE NASYIATUL AISYIYAH KOTA TANGERANG SELATAN Dinar Ajeng Kristiyanti; SY Yuliani; Monica Pratiwi; Irmawati Irmawati; Monika Evelin Johan; Akhmad Hairul Umam; Tresya Meisel Adiputri; Maureen Audilia
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 1 (2026): Periode Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i1.6402

Abstract

Nasyiatul Aisyiyah Kota Tangerang Selatan (NA Tangsel) is a youth women's organization in Indonesia under the Muhammadiyah community organization whose administrators consist of young women aged 17-40 years whose activities focus on women, religion, society, and education who have actively supported gender equality and education through various programs. The problems faced by the NA Tangsel administrators are logistical challenges, funding, community resistance, and limited market reach, which affect the effectiveness of their programs to grow and advance in supporting education and gender equality. To overcome this, the community service (PKM) implementation team has collaborated with the NA Tangsel administrators to disseminate website technology that can be a solution to become a place for NA administrators to run their programs to be more independent, empowered with increased digital literacy, obtain sustainable income, and support advocacy and empowerment efforts. This initiative strengthens economic empowerment and family welfare through effective and efficient skills training and entrepreneurship programs. The method applied is Community Participatory Action Research (CBPAR), which combines knowledge and action in a way that involves NA Tangsel administrators as active partners in every stage of PKM activities. The results achieved were increased implementation of science and technology through digital skills and the effectiveness of NA management performance, as measured through pre-tests and post-tests, with the percentage rising from 87.5% to 100%.