Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Strategi Komunikasi Humas Jabar Dalam Penyampaian Informasi Di Era Digital Tawaqal, Rizki Surya; Maulana Ramdan, Ahmad Taufiq; Silviany, Amy Elva
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/kom.v11i2.23322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Humas Jawa Barat dalam penyampaian informasi di era digital. Dengan berkembangnya teknologi dan media sosial, tantangan dalam menyampaikan informasi yang efektif semakin kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa Humas Jabar memanfaatkan berbagai platform digital, seperti media sosial dan website resmi, untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi dengan masyarakat. Selain itu, penggunaan konten yang kreatif dan informatif menjadi kunci dalam menarik perhatian publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang adaptif dan responsif sangat penting dalam membangun citra positif serta meningkatkan transparansi informasi di kalangan masyarakat. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi lembaga lain dalam mengembangkan strategi komunikasi di era digital. This study aims to analyze the communication strategies implemented by the Public Relations Office of West Java in delivering information in the digital era. With the advancement of technology and social media, the challenges of conveying effective information have become increasingly complex. This research employs a qualitative approach with a descriptive method and document study to collect data. The analysis results indicate that the West Java Public Relations Office utilizes various digital platforms, such as social media and official websites, to enhance reach and interaction with the public. Additionally, the use of creative and informative content is key to capturing public attention. The study concludes that adaptive and responsive communication strategies are crucial for building a positive image and enhancing information transparency among the public. These findings are expected to provide recommendations for other institutions in developing communication strategies in the digital era.
Studi Semiotika Roland Barthes Pada Cover Novel The Principles Of Power Karya Dion Yulianto: Indonesia Siti Rahmadani, Riva; Wiryany, Detya; Meltareza, Ridma; Silviany, Amy Elva; Tawaqal, Rizki Surya
Journal of Digital Communication Science Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Digital Communication Science
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jdcs.v2i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen semiotika pada cover novel The Principles of Power dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan meliputi analisis tanda makna denotatif dan konotatif yang terdapat pada elemen visual cover novel tersebut. Data yang dikumpulkan mencakup berbagai macam elemen visual seperti gambar, tipografi, dan warna. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterkaitan warna dan gambar pada cover mencerminkan tema utama novel, yaitu jalan cerita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sebuah cover novel bukan hanya sebagai daya tarik visual, tetapi juga sebagai representasi simbolis dari isi dan tema sebuah novel, yang dapat memberikan pemahaman pembaca tentang karya tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam studi semiotika dan analisis visual dalam literatur.
The The Role of Instagram Social Media on the @tahuradjuanda.official account (Descriptive Study of Tourism Promotion & Environmental Preservation in the Ir.H. Grand Forest Park Area) Azmi, Nisyaul Khotimatul; Tawaqal, Rizki Surya
International Journal of Community Service & Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Community Service & Engagemen
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijcse.v6i2.2640

Abstract

In everyday life, the presence of technology is inseparable. The development of technology for now has a huge impact. Social media is one of the technological developments that has a role to provide convenience for humans to communicate. Social media is one of the best ways to promote a tourist spot, one of the social media that many people have recently loved is Instagram. Instagram has become one of the most popular social media platforms in the world, with millions of users actively sharing photos and videos. One of the tourist attractions in Bandung is the Ir. H. Djuanda Grand Forest Park. Through Instagram, the management of the Botanical Forest Park can introduce various natural attractions, such as protected forests, trekking trails, and diversity of flora and fauna by utilizing existing features on Instagram, such as stories, reels, and hashtags, managers and users can jointly build a positive image of the Ir. H. Djuanda Botanical Forest Park area as an environmentally friendly tourist destination. Through this approach, it is hoped that public awareness of the importance of maintaining the natural beauty and ecosystems in the area will increase, supporting sustainable conservation efforts
Fenomena Budaya FoMO (Fear of Missing Out) di Media Sosial Tiktok pada Kalangan Gen Z Sabila, Khansa; Tawaqal, Rizki Surya
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v8i1.12343

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) telah menjadi salah satu dampak signifikan dari penggunaan media sosial, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh bersama perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana FoMO memengaruhi pola komunikasi dan interaksi sosial Gen Z, dengan fokus pada platform TikTok. FoMO didefinisikan sebagai kecemasan yang muncul akibat ketakutan kehilangan momen berharga atau tidak terlibat dalam kegiatan yang dianggap penting oleh lingkungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan lima responden Gen Z berusia 18-23 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO memengaruhi perilaku Gen Z dalam beberapa aspek, seperti durasi penggunaan media sosial yang berlebihan, ketergantungan pada smartphone, serta tekanan untuk selalu mengikuti tren atau konten viral. TikTok, sebagai platform berbasis video pendek, memperkuat fenomena ini dengan algoritma yang mendorong keterlibatan intensif. Selain itu, FoMO juga berdampak pada pola komunikasi Gen Z yang cenderung lebih virtual dibandingkan tatap muka langsung, sehingga memengaruhi kualitas interaksi sosial mereka di dunia nyata. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami dampak psikologis dan sosial dari FoMO dalam konteks budaya digital. Temuan ini dapat digunakan untuk merancang intervensi guna mengurangi dampak negatif FoMO serta mendorong penggunaan media sosial yang lebih sehat di kalangan Gen Z.Kata Kunci: FoMO (Fear of Missing Out); Generasi Z; Interaksi Sosial; Media Sosial; TikTok
PERAN KOMUNIKASI ANTAR SANTRI DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI COVID-19: STUDI ATAS ALUMNI PONDOK MODERN AL-RIFAIE 2 MALANG Haq, Irada Shidratin; Tawaqal, Rizki Surya
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v6i1.994

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal antar santri di Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang dalam menjaga kesehatan mental selama pandemi COVID-19. Fokus penelitian adalah pada bagaimana interaksi sosial dan dukungan teman sebaya membantu mengatasi tekanan mental akibat pembatasan sosial. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pengalaman alumni dalam memanfaatkan komunikasi antarpribadi selama masa pandemi. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi antar santri memainkan peran penting dalam menciptakan solidaritas, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketahanan mental. Meskipun ada tantangan seperti karakteristik individualis pada beberapa santri, interaksi yang intensif melalui berbagai kegiatan bersama berhasil menciptakan rasa aman dan dukungan emosional. Aktivitas bersama dan percakapan sehari-hari menjadi mekanisme penting untuk mengalihkan perhatian dari tekanan mental, terutama selama masa isolasi yang ketat. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi interpersonal sebagai sarana pertukaran informasi dan dukungan emosional dalam konteks lingkungan sosial yang unik seperti pesantren. Hasil penelitian memberikan wawasan tentang bagaimana komunikasi interpersonal dapat diterapkan secara efektif dalam mendukung kesehatan mental, tidak hanya di lingkungan pesantren tetapi juga dalam konteks kelompok sosial lainnya. Studi ini merekomendasikan pengembangan program berbasis komunikasi untuk mendukung kesejahteraan mental santri di masa depan.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CAPCUT VERSI WEB DALAM PEMBUATAN KONTEN MARKETING BAGI PARA PENGRAJIN SEPATU DI KOMUNITAS SEPATU CIBADUYUT Saputro, Arie Hendra; Tawaqal, Rizki Surya; Recky, Recky; Siddiq, Andhika Mochamad; Muttaqin, Ridlwan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2399

Abstract

Di era digital, konten menjadi alat pemasaran strategis yang mendukung industri sepatu dalam meningkatkan visibilitas dan daya saing. Komunitas Sepatu Cibaduyut menghadapi tantangan dalam pembuatan konten marketing yang efektif akibat keterbatasan literasi digital. Pelatihan penggunaan aplikasi CapCut versi web menjadi solusi untuk membantu mereka menghasilkan konten berkualitas. CapCut menawarkan fitur pengeditan video yang mudah digunakan, memungkinkan pengrajin menciptakan materi promosi menarik. Dengan distribusi melalui media sosial, konten ini dapat meningkatkan brand awareness dan menarik pelanggan potensial, mendukung pertumbuhan industri sepatu lokal secara lebih optimal. Kegiatan ini menggunakan metode demonstrasi interaktif, hands-on, dan modular untuk melatih komunitas Sepatu Cibaduyut dalam pembuatan konten marketing. Selama 20 hari, pelatihan ini mencakup pengenalan masalah, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan praktik langsung, membantu mereka memasarkan produk secara mandiri dengan aplikasi CapCut versi web. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di komunitas sepatu Cibaduyut berhasil meningkatkan keterampilan digital peserta dalam pembuatan konten marketing menggunakan CapCut. Peserta kini mampu menciptakan video promosi berkualitas dengan efek visual, musik, teks, dan animasi yang menarik. Hasilnya, strategi pemasaran digital mereka lebih efektif, memperluas jangkauan pasar, dan mengurangi ketergantungan pada metode konvensional. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi komunitas dalam mempromosikan sepatu Cibaduyut sebagai produk lokal yang kompetitif di pasar global, mendukung pertumbuhan UMKM melalui inovasi digital.
PERSONAL BRANDING CONSTRUCTION ON GEN Z INSTAGRAM: DIFFERENCES IN SELF-PRESENTATION ON GEN Z'S FIRST AND SECOND ACCOUNTS Ruslan, Salwa Azzahra; Wiryany, Detya; Tawaqal, Rizki Surya
Journal of Digital Media Communication Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dimedcom.2025.v4i1.14770

Abstract

This study examines the construction of personal branding on Instagram among Gen Z by comparing self-presentation on primary and secondary accounts. Using Erving Goffman's (1959) dramaturgy theory as the main framework, this study highlights how Gen Z conducts impression management through digital media, where Instagram functions as a "stage" where they present various versions of themselves. Core concepts used include impression management, front-stage–back-stage dynamics, and self-disclosure. This study does not establish formal hypotheses, but tentatively expects differences in self-presentation strategies between the two types of accounts. The method used is a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with selected informants using a purposive sampling technique based on certain criteria: Gen Z individuals aged 18–22 who actively use both types of Instagram accounts. The main focus of this study was to observe patterns of self-expression and image management on each account. To ensure the validity of the data, source triangulation techniques were used. The results show that primary accounts are used as a front stage to display a curated and socially accepted self-image, such as achievements or aesthetic content. In contrast, the second account serves as a more authentic, expressive, and emotional backstage, aimed at a closer social circle. This finding supports Goffman's theory and aligns with previous research. In conclusion, Instagram allows Gen Z to strategically construct and display multiple identities. This study contributes to communication studies by demonstrating the role of social media in shaping personal branding in the digital age.
Strategi Komunikasi Pemasaran Brand Apple Pada Akun Instagram @ionstore_id di Kota Bandung alifiyah, Isma; Wiryany, Detya; Surya Tawaqal, Rizki
Journal of Digital Communication Science Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Digital Communication Science
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jdcs.v3i2.451

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan oleh akun Instagram @ionstore_id sebagai reseller produk Apple di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didorong oleh fenomena pesatnya penggunaan Instagram sebagai media komunikasi visual di kalangan generasi muda Bandung yang memiliki daya beli menengah ke atas dan memandang produk Apple sebagai simbol gaya hidup. Namun, di sisi lain, pasar ini sangat kompetitif karena kehadiran authorized reseller resmi, toko multibrand, serta tingginya ekspektasi konsumen terhadap inovasi dan pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas akun Instagram, dan dokumentasi materi promosi. Informan utama adalah manajer toko @ionstore_id yang terlibat langsung dalam strategi pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @ionstore_id memanfaatkan Instagram sebagai platform utama untuk membangun brand awareness, meningkatkan loyalitas, dan mendorong penjualan. Strategi konten mereka meliputi foto produk dengan desain feed yang cerah dan konsisten, informasi harga dan diskon, serta pelayanan after-sales yang ramah. Pendekatan ini selaras dengan konsep Integrated Marketing Communication (IMC) yang menekankan pentingnya konsistensi pesan di berbagai saluran, serta Model AIDA yang menggambarkan proses konsumen mulai dari perhatian hingga tindakan pembelian. Tantangan yang dihadapi adalah persaingan harga yang ketat dan keterbatasan sumber daya untuk membuat konten kreatif. Namun, peluang tetap terbuka lebar melalui pemanfaatan fitur Instagram seperti stories, reels, dan interaksi langsung dengan pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan variasi konten, pemanfaatan data insight Instagram, dan program loyalitas untuk memperkuat posisi @ionstore_id sebagai penyedia resmi produk Apple di Bandung.
Pelatihan Public Speaking Di Era Digitalisasi Pasca Pandemi Covid 19 Di Virageawie Indonesia Rizki Surya Tawaqal; Detya Wiryany; Ahmad Taufiq Maulana Ramdan; Amy Elva Silviany
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan public speaking merupakan soft skill esensial dalam mendukung aktivitas pemasaran, khususnya di era digital pascapandemi. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Virageawie, sebuah komunitas pengrajin bambu di Kabupaten Bandung Barat. Dengan kualitas produk yang telah diakui hingga pasar internasional, pelaku UMKM ini menghadapi kendala dalam mempresentasikan produk secara efektif kepada konsumen. Program pelatihan ini mengusung metode berbasis diskusi kelompok terfokus, ceramah, dan pendampingan dengan materi yang mencakup public speaking, penguasaan wawasan produk, komunikasi non-verbal, serta adaptasi terhadap public speaking digital. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, melibatkan 30 peserta dari berbagai peran dalam komunitas. Peserta diberikan simulasi berbicara secara daring dan luring dengan fokus pada pengenalan diri dan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri peserta dalam berbicara di depan publik serta penguasaan teknik public speaking yang lebih baik. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memaksimalkan pemasaran produk Virageawie dan menjadi model pengembangan kapasitas UMKM lainnya. Saran untuk keberlanjutan kegiatan ini meliputi evaluasi berbasis pre-test dan post-test guna mengukur efektivitas program secara lebih terstruktur.