Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Digital Marketing dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Hewan Ternak di Edrian Bule Farm Akhmad Dhani; Selfia Alke Mega
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2067

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi seseorang berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan akses informasi lebih mudah dan mempercepat proses bisnis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Digital Marketing dan Electronic Word of Mouth terhadap keputusan pembelian hewan ternak di EB Farm. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini ialah keseluruhan pengunjung EB Farm yang mengisi buku tamu dalam kurun 5 Bulan terakhir yaitu sebesar 90 orang. Pengambilan sampel memakai purposive sampling, kriteria yang telah ditetapkan adalah konsumen EB Farm yang mengunjungi lokasi secara langsung. Selain itu, rumus Slovin diterapkan untuk menetapkan sampel sehingga diperoleh total 49 responden. Data didapat dengan wawancara dan kuesioner. Kajian mendalam dilakukan dengan memanfaatkan SPSS 25. Metode yang dijalankan yaitu uji regresi linear berganda. Hasil menunjukkan Digital Marketing berpengaruh terhadap keputusan pembelian, sedangkan Electronic Word of Mouth tidak berpengaruh. Namun, keduanya secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Martabak Sinar Fajar 26 Antasari di Bandar Lampung Selfia Alke Mega; Russell Evan Setiawan
eCo-Fin Vol. 7 No. 1 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i1.2085

Abstract

Kompetisi bisnis yang semakin ketat, pelaku usaha diharuskan untuk membuat keputusan yang tepat dan transparan. Khususnya pada UMKM dalam bidang kuliner harus tanggap terhadap tren terbaru serta kebutuhan konsumen agar tetap kompetitif. Tujuan  penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk terhadap keputusan pembelian. Metode kuantitatif dalam penelitian ini melibatkan dua variabel bebas. Data didapatkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden dan observasi langsung, pencatatan arsip, dan wawancara. Teknik pemilihan sampel dengan metode Purposive Sampling. Uji validitas dan reliabilitas untuk menganalisis kumpulan data, selanjutnya uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji hipotesis, dan perhitungan koefisien determinasi (R²) melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis secara parsial Brand Image berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian pada Martabak Sinar Fajar 26 Antasari di Bandar Lampung. Berdasarkan hasil analisis secara parsial Kualitas Produk berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian pada Martabak Sinar Fajar 26 di Bandar Lampung. Pada uji F, memperlihatkan terdapat hubungan secara serentak antara variabel X dan Y sebab nilai Fhitung > Ftabel. Hasil R Square ialah 0,493. Nilai ini menjelaskan sejumlah 49,3% variabel Brand Image dan Kualitas Produk memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian pada Martabak Sinar Fajar 26 Antasari di Bandar Lampung dimana sisa lainnya 50,7% dipengaruhi variabel lain.
Peran E-commerce Sebagai Media Komunikasi Bisnis dalam Pengembangan Usaha di CV Tunas Jaya Mobilindo Vincent Vincent; Selfia Alke Mega
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran e-commerce sebagai media komunikasi bisnis dalam pengembangan usaha CV Tunas Jaya Mobilindo, sebuah showroom kendaraan bekas yang aktif memanfaatkan platform digital dalam operasionalnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi aktivitas digital perusahaan. Analisis data dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan SWOT untuk merumuskan strategi bisnis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas informasi kendaraan dan memperluas jangkauan pasar, meskipun sistem digital yang digunakan masih bersifat dasar dan belum sepenuhnya interaktif. Pelanggan menyambut positif penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan informasi awal, namun masih menunjukkan keraguan untuk melakukan transaksi secara penuh melalui platform digital akibat keterbatasan fitur, transparansi informasi, dan jaminan layanan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa perusahaan memiliki posisi kompetitif yang kuat di tengah pertumbuhan pasar digital yang cepat, sehingga strategi agresif seperti pengembangan website/aplikasi, inovasi layanan berbasis teknologi, serta diversifikasi produk digital menjadi langkah yang disarankan. Dengan demikian, penguatan sistem e-commerce tidak hanya penting sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen utama dalam transformasi digital usaha. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sistem, memperluas layanan online, dan membangun kepercayaan pelanggan agar perusahaan mampu bersaing secara optimal di era digital.
PENGARUH PRODUK, HARGA, TEMPAT,DAN PROMOSI TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA M-SEE MART NATAR Salsabela, Cici; Mega, Selfia Alke
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v15i2.3798

Abstract

Introduction: The rapid expansion of the retail sector, particularly minimarkets in Indonesia, has intensified business competition. This situation requires retailers to implement appropriate marketing strategies to attract consumers and enhance purchase intention. M-See Mart Natar is a local minimarket that offers various daily necessities; however, it continues to experience a low level of customer visits. This condition highlights the need to examine marketing factors that influence consumer purchase intention.This study aims to assess the impact of product, price, location, and promotion on consumer purchase intention at M-See Mart Natar. Methods: Using a survey procedure, a quantitative research approach was implemented. 91 respondents who had previously shopped at M-See Mart Natar were requested to complete questionnaires. A purposive sampling technique was implemented. The validity, reliability, and classical assumption tests were conducted after the data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS software.Result: The results suggest that consumer purchase intention is, in part, positively and significantly influenced by product, price, and promotion. At the same time, location does not exhibit a substantial impact. Concurrently, consumer purchase intention is substantially influenced by product, price, place, and promotion. The results of this study are anticipated to offer M-See Mart management valuable insights for the enhancement of marketing strategies to pique consumer interest in purchasing. Keywords:  Product, Price, Place, Promotion, Purchase Intention
Implementasi Strategi Digital Marketing melalui Instagram pada UMKM Seruit Bu Nevi Kota Bandar Lampung Dhora, Sony Tian; Dian Resha Agustina; Vonny Tiara Narundana; Selfia Alke Mega; Aryanah; Ayu Fitriani; Rintan Destiani; Via Olivia; Weni Listia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17485

Abstract

Sambal Seruit Lampung Bu Nevi merupakan UMKM kuliner rumahan yang memiliki produk khas Lampung, namun promosi digital belum dikelola secara konsisten (akun Instagram tidak aktif, konten produk minim, CTA pemesanan belum jelas, dan identitas merek belum seragam). Pengabdian ini bertujuan meningkatkan visibilitas, membangun identitas merek, serta mendorong interaksi dan potensi penjualan melalui kampanye digital berbasis Instagram. Metode yang digunakan ialah pendampingan dan observasi partisipatif dengan tahapan: observasi–identifikasi masalah–perumusan strategi konten–implementasi unggahan (video review/POV, poster menu & harga, promo paket hemat, QR WhatsApp dan Google Maps, hashtag serta geotag lokal)–evaluasi menggunakan Instagram Insights. Hasil menunjukkan konten video menghasilkan performa lebih baik dibanding poster statis. Konten video profil memperoleh reach 625 dan impression 1.010 dengan engagement rate 22,24% serta shares tertinggi (51), menandakan daya sebar organik kuat. Konten poster berfungsi terutama sebagai penguat informasi (menu, harga, lokasi, cara pesan) dan membantu keputusan setelah audiens terpapar video. Secara keseluruhan, kampanye digital mampu meningkatkan awareness dan membuat UMKM lebih mudah ditemukan secara daring melalui Instagram dan optimalisasi Google Maps.
Pengaruh Digital Marketing Dan Brand Awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Café 52 Resonance Bandar Lampung Candra, Novita; mega, Selfia alke
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v16i1.7957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan brand awareness terhadap minat beli konsumen di Café 52 Resonance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 84 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS sebagai alat pengolahan data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan brand awareness berpengaruh positif dan signifikan. Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara strategi digital marketing dan brand awareness dalam menghadapi persaingan industri café yang semakin kompetitif, khususnya dalam menarik dan mempertahankan minat beli konsumen. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa brand awareness memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan digital marketing secara parsial. Oleh karena itu, penguatan brand awareness perlu menjadi fokus utama strategi pemasaran Café 52 Resonance dengan dukungan digital marketing yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kata kunci: Brand Awareness, Digital Marketing, Minat Beli Konsumen.
The Impact of Global Trends on Tourism and the Creative Economy in Lampung Province Mega, Selfia Alke; Barusman, M. Yusuf S; Habiburahman, Habiburahman; Barusman, Andala Rama Putra
Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 5 No 3 (2026): January
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/sakman.v5i3.5619

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the influence of global trends on the development of tourism and creative business sectors in Lampung Province. Methodology/approach: The research employs a qualitative approach through a systematic literature review, drawing data from scientific articles, research reports, books, and official statistical sources. Results/findings: Global trends such as the rise in tourist visits, digitalization, and environmental awareness significantly impact local economic growth, tourism product diversification, and promotional activities in Lampung Province. Conclusions: Global trends including the growth of tourist arrivals, diversification of tourism products, the emergence of digital tourism ambassadors, and increased environmental awareness have significantly influenced the tourism and creative business sectors in Lampung Province. These developments present both opportunities and challenges that require strategic adaptation and collaboration among local governments, business actors, and communities. By adopting digital technologies, promoting sustainable tourism practices, and leveraging cultural and natural resources, Lampung can strengthen its competitiveness and achieve sustainable regional development. Conclusion: This study shows that adaptation to global trends supports tourism and creative economy development in Lampung Province through digitalization, diversification, and sustainability. The findings underline the role of local innovation and stakeholder collaboration in regional development and suggest the need for stronger digital capacity and sustainable tourism policies Limitations: This study is limited to literature-based analysis and does not include empirical field data to validate the findings. Contribution: The research provides strategic recommendations for policymakers and business stakeholders to capitalize on global trends for developing sustainable tourism and creative industries in Lampung Province.
PENGARUH FASILITAS DAN PENGALAMAN PENGUNJUNG TERHADAP LOYALITAS PENGUNJUNG DESTINASI WISATA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Antika Marbelia; Selfia Alke Mega
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL EKONOMI MANAJEMEN DAN BISNIS
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jubis.v7i1.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara mutu fasilitas serta pengalaman yang diperoleh pengunjung dengan tingkat loyalitas pengunjung pada Destinasi Wisata Taman Nasional Way Kambas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 94 pengunjung Taman Nasional Way Kambas yang dijadikan sebagai responden. Penentuan responden dilakukan dengan teknik accidental sampling. Pengolahan dan analisis data dilaksanakan menggunakan perangkat lunak SPSS melalui beberapa tahapan pengujian, yang meliputi pengujian validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian pengaruh parsial (uji t), pengujian pengaruh simultan (uji F), serta pengujian koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap loyalitas pengunjung. Selain itu, pengalaman yang dirasakan pengunjung juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat loyalitas. Secara simultan, fasilitas dan pengalaman pengunjung terbukti memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan loyalitas pengunjung. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi loyalitas pengunjung dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas fasilitas serta pengelolaan pengalaman pengunjung menjadi faktor strategis dalam upaya meningkatkan loyalitas pengunjung di Taman Nasional Way Kambas. This research examines how facilities and visitor experience influence visitor loyalty at Way Kambas National Park as a tourism destination. A quantitative research design was applied using a survey-based approach. Data were obtained by distributing questionnaires to 94 individuals who had visited Way Kambas National Park. The respondents were selected using an accidental sampling technique. Data processing and analytical procedures were conducted using SPSS software through a range of statistical techniques, including validity and reliability tests, classical assumption evaluations, multiple linear regression analysis, partial hypothesis testing (t-test), simultaneous hypothesis testing (F-test), and determination coefficient assessment. The findings reveal that facilities individually exert a positive and significant impact on visitor loyalty. Likewise, visitor experience also shows a positive and significant influence on visitor loyalty. When considered simultaneously, facilities and visitor experience significantly contribute to visitor loyalty. Furthermore, the coefficient of determination indicates that variations in visitor loyalty can be accounted for by the facilities and visitor experience variables, while the remaining variance is influenced by other factors not examined in this study. Consequently, enhancing the quality of facilities and improving visitor experience are crucial efforts to strengthen visitor loyalty at Way Kambas National Park.