Articles
Mental Health of Social Media Users In Indonesia By Gender
Wahyudi Rahmat;
Ricci Gemarni Tatalia;
Gita Wincana;
Afdalil Aflika Putra
Bakaba Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.048 KB)
|
DOI: 10.22202/bakaba.2022.v10i2.6630
In this era of advanced technology, individuals no longer interact with others directly; they can also interact with others indirectly, particularly through the availability of technology that facilitates social media. Technological progress has always been pitted against modernity, which is equal to progress in human life. When utilizing social media, one doesn't have to worry about being judged for the comments and opinions they share with other users. However, when people use social media, they often do it to evoke positive emotions; however, they may not realize that the use of social media may have the opposite effect and lead to negative outcomes for them. Besides being able to have a significant influence on user actions, the use of social media can also cause users mental health problems
PEMBUATAN KOMIK SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA DALAM MENULIS
Putri Dian Afrinda;
Diyan Permata Yanda;
Ricci Gemarni Tatalia
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1327.049 KB)
|
DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4288
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam menulis dengan menyajikannya dalam bentuk komik. Dalam proses pembelajaran menulis yang berlangsung selama ini, komik dijadikan sebagai media untuk merangsang kreativitas dan imajinasi siswa. Namun dalam kegiatan ini komik dijadikan sebagai produk atau hasil kegiatan menulis siswa yaitu dengan menampilkan tulisan dalam bentuk gambar yang memiliki tokoh latar dan alur sehingga mereka bisa menciptakan karakter dan isi cerita sendiri dengan gambar-gambar yang mereka senangi. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan dalam bentuk tahap-tahap atau fase-fase kegiatan selama empat minggu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil kegiatan pengabdian dijabarkan sebagai berikut. Pertama, untuk indikator tokoh diperoleh hasil 80 persen siswa mampu menciptakan tokoh. Kedua, untuk indikator alur diperoleh hasil sebanyak 70 persen siswa mampu merancang alur. Ketiga, untuk indikator tema, sebanyak 90 persen siswa mampu menyesuaikan cerita dengan tema. Keempat, untuk indikator gambar dan penggunaan bahasa, sebanyak 70 persen siswa mampu memadukan bahasa dan gambar menjadi komunikatif.
Deiksis Sosial dalam Tuturan K.H. Hasyim Asy’Ari pada Novel Mahaguru Karya Damien Dematra
Mery Efrillita;
Silvia Marni;
Ricci Gemarni Tatalia
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 10, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/mtf.v10i2.19268
Deiksis yang rujukannya berubah-ubah sering ditemukan dalam karya sastra, salah satunya adalah novel. Penelitian ini difokuskan pada deiksis sosial yang terdapat dalam tuturan K.H. Hasyim Asy’ari pada novel Mahaguru karya Damien Dematra. Di bawah pengaruh dan terikat oleh perkembangan teknologi, masyarakat Indonesia banyak yang melupakan kaidah-kaidah komunikasi yang sopan dalam berkomunikasi. Deiksis sosial digunakan sebagai petunjuk kesantunan bahasa dalam suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna deiksis sosial dalam tuturan K.H. Hasyim Asy’ari pada novel Mahaguru karya Damien Dematra. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif. Hasil penelitian dari bentuk dan makna deiksis sosial dalam tuturan K.H. Hasyim Asy’ari pada novel Mahaguru karya Damien Dematra yang ditemukan, yakni 4 deiksis sosial jenis kelamin, 6 deiksis sosial usia, 2 deiksis sosial jabatan, 2 deiksis sosial pendidikan, 8 deiksis sosial profesi, 12 deiksis sosial julukan, 10 deiksis sosial sapaan, dan 2 deiksis sosial gelar. Makna deiksis sosial dalam tuturan K.H. Hasyim Asy’ari pada novel Mahaguru karya Damien Dematra adalah makna dari kata atau frasa yang rujukannya tidak tetap, yaitu berdasarkan perbedaan sosial yang terjadi dalam peristiwa tutur.
ANALISIS ASOSIATIF PADA LIRIK LAGU JIWA YANG BERSEDIH
Atika Gusriani;
Lisa Yuniarti;
Zherry Putria Yanti;
Ricci Gemarni Tatalia
Dialektologi Vol 9 No 1 (2024): JURNAL DIALEKTOLOGI
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52237/jurnal dialektologi.v9i1.811
Bahasa yang digunakan oleh manusia pada saat berinteraksi tidak akan lepas dari penggunaan kata atau kalimat yang berkaitan dengan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna asosiatif pada kata-kata yang terdapat dalam lirik lagu Jiwa yang bersedih. Makna asosiatif ini terdiri dari 5 jenis makna yaitu: makna konotatif, makna sosial, makna afektif, makna reflektif, dan makna kolokatif. Pada penelitian ini terdapat 5 sampel data berdasarkan analisis yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian deskriptif kualitatif ini memaparkan data tanpa adanya manipulasi atau hal-hal lainnya. Peneliti memberikan serta mendeskripsikan gambaran terkait analisis makna asosiatif yang terdapat pada lirik lagu Jiwa yang Bersedih dengan mendengarkan, menyimak, serta pemahaman terhadap lirik lagu yang dinyanyikan oleh Ghea Indrawari. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data dengan metode Simak dan catat. Berdasarkan hasil dan pembahasan, diperoleh temuan makna asosiatif sebanyak 5 data. 2 data menunjukkan makna sosial, 2 data makna konotatif, dan 1 data menunjukkan makna afektif
Pengaruh Metode Write Around Terhadap Keterampilan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMAN 1 Lengayang
Nur Azizah;
Ricci Gemarni Tatalia;
Ria Satini
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/alinea.v3i1.462
This research is motivated by the problem that students are not yet skilled at writing anecdotal texts. As well as the lack of an interesting learning model, which makes it difficult for students to understand and write anecdotal texts. This study aims to describe the effect of the write around method on the anecdotal text writing skills of class X students of SMAN 1 Lengayang. This type of research is quantitative research after using the experimental learning model. The design of this research is One Group Pretest-Posttest Design. The population of this research is all students of class X SMAN 1 Lengayang. The sample in this study were 32 class X students of SMAN 1 Lengayang. The data in this study were the scores of anecdotal text writing skills before and after using the write around model for class X SMA 1 Lengayang. The results of this study can be concluded as follows. First, the level of ability to write anecdotal texts for class X students of SMA Negeri 1 Lengayang before using the Write Around learning method obtained an average score of 57.44 with a classification of 56-65%, namely moderate (S). Second, the ability level of anecdotal text writing skills for class X students of SMA Negeri 1 Lengayang using the Write Around learning method obtained an average score of 67.47 with a classification of 66-75%, which is enough (C). Third, based on the results of the t-test it was concluded that there was an effect of using the Write Around learning method on the ability to write anecdotal text skills in class X SMA Negeri 1 Lengayang because tcount > t_table 6.64 > 1.66 So, it can be concluded that the ability to write anecdotal texts class X SMA Negeri 1 Lengayang using the Write Around method is better than before using the Write Around method.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP N 13 Padang
Chintia Rahmadani;
Suci Dwinitia;
Ricci Gemarni Tatalia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/alinea.v3i1.465
This study aims to describe the skills of writing descriptive text without, with, and how to influence the use of the Snowball Throwing Learning Model on the Writing Ability of Grade VII Students of SMP N 13 Padang. This type of research is quantitative research with experimental methods. The data processed in this study were tests on the results of writing descriptive text skills for class VII students of SMP N 13 Padang. The data collection technique was carried out in 3 meetings, 1 meeting in the control class and 2 meetings in the experimental class. First, students' skills in writing descriptive text before using the Snowball Throwing model for class VII students of SMP N 13 Padang with an average of 73.61 are more than adequate (LdC) because they are at 66% -75% mastery on a scale of 10. Second, writing skills Students' descriptive text before using the Snowball Throwing model for class VII students of SMP N 13 Padang with an average of 84.03 is classified as good (B) because it is at 76% -85% mastery on a scale of 10. Third, students' writing skills of description before using the model Snowball Throwing in learning is better than before using the Snowball Throwing model. Fourth, there is a significant effect, this can be seen from the average value of descriptive text writing skills using the Snowball Throwing Model which is higher than without using the Snowball Throwing Model with a range of (84.03 > 73.60).
Kekerasan Dalam Novel Budak Pulau Surga Karya Soegianto Sastrodiwiryo
Gustin Dwi Azhari, Gustin;
Samsiarni;
Ricci Gemarni Tatalia
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58218/alinea.v3i1.470
Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya terdapat kekerasan dalam novel Budak Pulau Surga karya Soegianto Sastrodiwiryo. Rumusan masalah dalampenelitian ini, yaitu bagaimanakah bentuk kekerasan yang terdapat dalam novel Budak Pulau Surga karya Soegianto Sastrodiwiryo. Sesuai dengan rumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekerasan dalam novel Budak Pulau Surga karya Soegianto Sastrodiwiryo. Jenis dan metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Sumber penelitian ini berasal dari novel Budak Pulau Surga karya Soegianto Sastrodiwiryo dengan objek penelitian yang difokuskan pada kekerasan fisik, kekerasan simbolik, dan kekerasan struktural yang terdapat dalam novel ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca, memahami, dan menandai novel yang bersangkutan dengan kekerasan. mengiventarisasikan data yaitu mencatat data yang berkaitan dengan kekerasan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kekerasan dalam novel Budak Pulau Surga karya Soegianto Sastrodiwiryo yaitu: Pertama, kekerasan fisik tindakan yang benar-benar berupa gerakan fisik manusia untuk menyakiti tubuh atau merusak harta orang lain. Kedua, kekerasan simbolik tindakan yang menggunakan sarana (media) menyakiti hati dan merugikan kepentingan orang lain. Ketiga, kekerasan structural tindakan yang memanfaatkan nilai-nilai (pandangan hidup, struktur sosial, atau norma budaya).
ANALISIS ASOSIATIF PADA LIRIK LAGU JIWA YANG BERSEDIH
Atika Gusriani;
Lisa Yuniarti;
Zherry Putria Yanti;
Ricci Gemarni Tatalia
DIALEKTOLOGI Vol. 9 No. 1 (2024): Dialektologi
Publisher : Dialektologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa yang digunakan oleh manusia pada saat berinteraksi tidak akan lepas dari penggunaan kata atau kalimat yang berkaitan dengan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna asosiatif pada kata-kata yang terdapat dalam lirik lagu Jiwa yang bersedih. Makna asosiatif ini terdiri dari 5 jenis makna yaitu: makna konotatif, makna sosial, makna afektif, makna reflektif, dan makna kolokatif. Pada penelitian ini terdapat 5 sampel data berdasarkan analisis yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian deskriptif kualitatif ini memaparkan data tanpa adanya manipulasi atau hal-hal lainnya. Peneliti memberikan serta mendeskripsikan gambaran terkait analisis makna asosiatif yang terdapat pada lirik lagu Jiwa yang Bersedih dengan mendengarkan, menyimak, serta pemahaman terhadap lirik lagu yang dinyanyikan oleh Ghea Indrawari. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data dengan metode Simak dan catat. Berdasarkan hasil dan pembahasan, diperoleh temuan makna asosiatif sebanyak 5 data. 2 data menunjukkan makna sosial, 2 data makna konotatif, dan 1 data menunjukkan makna afektif
A Critical Discourse Analysis on Local Wisdom-Based English Teaching in Vocational Universities: Lecturers' and Students' Insights
Indah Sari;
Muthia Damaiyanti;
Ching Yi Tien;
Ricci Gemarni Tatalia
Jurnal Gramatika Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jg.2024.v10i2.8768
Vocational universities play a crucial role in shaping a workforce that is well-prepared for the demands of various industries. They Integrate local wisdom into English teaching and learning brings cultural relevance and a deeper sense of identity to students’ educational experiences. This research aimed at to find out the lecturers and student point of view about the implementation of local wisdom-based English teaching and learning in vocational universities. The research question was how the implement of local wisdom-based English teaching and learning in vocational universities from lecturers and students point of view. It used a descriptive qualitative research by using content analysis. Data were collected by using interview method using validated interview questions. It also was analyzed by using content analysis and social discourse of critical discourse analysis from Fairclough. It shows that there are several lecturers and student perception about implementation of local wisdom-based English teaching and learning in vocational universities such as motivation for students, impact on language proficiency, enhanced student engagement, tailored teaching strategies, challenging in standardization, relevance to local context, facilitating cross-cultural understanding, cultural preservation, community development and professional development. There are some significances of the research. For the lecturers, this research can give a new paradigm or best practices on how to do the English teaching and learning in vocational universities. For the students, this research can give a new learning process for English learning. At last, for the government, this research can be considered to be policies in education in English teaching and learning.
ANALISIS ASOSIATIF PADA LIRIK LAGU JIWA YANG BERSEDIH
Atika Gusriani;
Lisa Yuniarti;
Zherry Putria Yanti;
Ricci Gemarni Tatalia
Dialektologi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa yang digunakan oleh manusia pada saat berinteraksi tidak akan lepas dari penggunaan kata atau kalimat yang berkaitan dengan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna asosiatif pada kata-kata yang terdapat dalam lirik lagu Jiwa yang bersedih. Makna asosiatif ini terdiri dari 5 jenis makna yaitu: makna konotatif, makna sosial, makna afektif, makna reflektif, dan makna kolokatif. Pada penelitian ini terdapat 5 sampel data berdasarkan analisis yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian deskriptif kualitatif ini memaparkan data tanpa adanya manipulasi atau hal-hal lainnya. Peneliti memberikan serta mendeskripsikan gambaran terkait analisis makna asosiatif yang terdapat pada lirik lagu Jiwa yang Bersedih dengan mendengarkan, menyimak, serta pemahaman terhadap lirik lagu yang dinyanyikan oleh Ghea Indrawari. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data dengan metode Simak dan catat. Berdasarkan hasil dan pembahasan, diperoleh temuan makna asosiatif sebanyak 5 data. 2 data menunjukkan makna sosial, 2 data makna konotatif, dan 1 data menunjukkan makna afektif