Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengembangan Media Flash Berbasis Komik Dalam Pembelajaran Menyimak Cerita Rakyat Ariesty Fujiastuti; Yosi Wulandari; Iis Suwartini
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 21 No 3 (2019): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.054 KB) | DOI: 10.21009/jtp.v21i3.12914

Abstract

Dalam pembelajaran di sekolah, menyimak masih belum direalisasikan dengan baik. Pelajaran menyimak kurang mendapat perhatian dan sering diremehkan oleh siswa dan guru terutama pada sekolah yang belum maju seperti di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa seperti media pembelajaran dengan menggunakan flash berbasis komik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media flash berbasis komik dalam pembelajaran Cerita Rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan menggunakan model 4D. Uji coba produk yaitu ahli media dan materi, dan uji coba pengguna yaitu siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket. Validasi instrumen menggunakan construct validity. Reliabilitas instrumen menggunakan reliabilitas internal. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif. Tahap akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah uji kelayakan dan efektifitas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penilaian tingkat kelayakan media pembelajaran secara keseluruhan diperoleh hasil yang valid dan sangat layak. Kelayakan media pembelajaran ditinjau dari aspek media dan materi termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 100,00 %. Penilaian peserta didik didapatkan penilaian yang sangat layak dengan persentase skor setiap aspek antara lain a) aspek materi termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 39 atau 97,5% dan kategori layak sebesar 1 atau 2,5% b) aspek media termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 27 atau 67,5% dan kategori layak sebesar 13 atau 32,5% serta c) aspek penilaian media pembelajaran secara keseluruhan sebesar 37 atau 92,5%, dan kategori layak sebesar 3 atau 7,5%. Oleh karena itu, media ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai pegangan dalam mengajar maupun bagi siswa dalam belajar.
Strategi Pembentukan Kaderisasi Relawan Sadar Lingkungan Berbasis Technopreneurship Ajeng Suci Ratnaningsih; Iis Suwartini; Isah Fitriani; Dwi Aristi; Feti Setyowati; Annisa Novasari
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v2i1.449

Abstract

Purpose: This PKM aims to raise public awareness of environmental health and generate profits by utilizing household waste which has the potential as a source of technopreneurship-based creative economy which can be a strategy in suppressing waste production in Indonesia. Research Methodology: The method used in this PKM is in the form of outreach activities, counseling, training, and assistance in waste management and maggot caterpillar cultivation. Results: The result of this activity is the formation of environmentally conscious volunteers who can manage waste and cultivate maggot caterpillars in an organized, creative, and innovative manner using digital technology in their marketing Conclusions: The conclusion from the implementation of this activity is that there is a change in community behavior in managing household waste into something that is worth selling. The cadre of environmentally conscious volunteers is a community engaged in waste entrepreneurship as an effort to create an education center for waste management.
PEMBELAJARAN DARING DARING TEKS EKSPOSISI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMPN 1 SEWON: PEMBELAJARAN DARING TEKS EKSPOSISI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMPN 1 SEWON Dewi Azizah Damaryanti; Iis Suwartini
Buana Bastra Vol 8 No 1 (2021): JURNAL BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol8.no1.a4137

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pelaksanaan kegiatan pembelajarandaring teks eskposisi dengan media audio visual pada mata pelajaran BahasaIndonesia kelas VIII SMPN 1 Sewon. Metode penelitian yang digunakan yaitudeskriptif kualitatif dengan teknik observasi. Penelitian ini menggunakan instrumenlembar observasi dan tes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) prosespembelajaran daring teks eksposisi dengan media audio visual di kelas VIII SMPN1 Sewon dimulai dari tahap persiapan penyusunan perangkat pembelajaran,pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penugasan, dan penyerahan nilai, (2) pengaruhmedia audio visual yang berisi materi teks eksposisi terhadap hasil belajar siswakelas VIII SMPN 1 Sewon memperoleh nilai rata-rata sebesar 68,91 (3) terdapatbeberapa faktor yang mempengaruhi berlangsungnya kegiatan pembelajaran daringmateri teks eksposisi dengan menggunakan media audio visual yaitu sebagaiansiswa tidak mengerjakan tugas sehingga berdampak pada nilai rata-rata yangkurang baik, penulis sebagai asisten guru dan guru pamong kurang tegas ketikamengingatkan siswa untuk segera mengerjakan tugas, dan beberapa siswa kurangmemahami konsep materi teks eksposisi dikarenakan adanya kendala masalahkuota internet, masalah jaringan internet, dan masalah penggunaan gawai.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Kulit Pisang Menjadi Sabun Vera Yuli Erviana; Iis Suwartini; Ahid Mudayana
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.091 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2003

Abstract

Limbah minyak jelantah dan kulit pisang di Desa Sendangsari cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner geblek ( sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Melimpahnya sumber daya alam pisang dapat dimanfaatkan tidak hanya buahnya tetapi kulit pisang juga dapat digunakan sebagai penjernih minyak jelantah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang diolah untukmenjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi sehingga dapat dijadikan cendramata dan souvenir pernikahan. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reause (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) membentuk UMKM mandiri dan memprakarsai tabungan minyak jelantah, 3) pembuatan buku pengolahan limbah minyak jelantah dan strategi pemasaran 4) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 5) pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, 6) pelatiahan SDM dalam kewirausahaan, 8) dan pendampingan perijinan. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan peningkatan kesadaran akan lingkungan serta terciptanya lapangan pekerjaan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK Vera Yuli Erviana; Ahmad Ahid Mudayana; Iis Suwartini
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.328 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3697

Abstract

Pemerintah Kulonprogo berupaya menciptakan desa bebas sampah hal tersebut dibuktikan dengan mendirikan bank sampah sebanyak 100 unit tak terkecuali di Desa Karangsari. Pengelolaan sampah hingga saat ini belum optimal padahal sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomis. Keterbatasan pengetahuan dan minimnya keterampilan menjadi kendala dalam pengolahan limbah. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan SDM dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Pemberdayaan masyarakat menuju desa berbasis sampah di Desa Karangsari Kecamatan Pengasih Kulonprogo bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, membuka lapangan pekerjaan, terciptanya produk unggulan desa ramah lingkungan dan menunjang potensi pariwisata di Kulonprogo sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah. Metode yang digunakan yaitu dengan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat. Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan tentang pengolahan limbah organik dan anorganik berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang). Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah organik dan anorganik berbasis Zero Waste Industry, produk unggulan desa aneka souvenir ramah lingkungan, terbentuknya UMKM, terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
Training in Virtual Staging of Cultural Arts Purbayan Village in the Covid-19 Pandemic : Pementasan Virtual Seni Budaya Vera Yuli Erviana; Bambang Robiin; Iis Suwartini; Arif Ardy Wibowo
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7904

Abstract

Background: Situasi saat pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan seni budaya di Kelurahan Purbayan. Maka dari itu untuk menghidupkan eksistensi seni budaya di Kelurahan Purbayan dilakukan pementasan secara virtual agar kebudayaan tetap bisa dilestarikan. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk melatih pementasan virtual seni budaya dalam recovery dampak covid-19 terhadap keberlangsungan desa seni budaya di Kelurahan Purbayan. Metode: Mitra dari kegiatan ini yaitu masyakat yang berada di Kelurahan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta. Jumlah peserta yang mengikuti kegiata ini yaitu 35 orang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi terkait pementasan virtual seni budaya. Hasil: Hasil kegiatan ini telah terjadi peningkatan pemahaman mitra sebesar 45,84% untuk para pemeran pementasan seni budaya dan sebesar 40% untuk tim kreatif. Para pelaku seni budaya dan tim kreatif sebagai sasaran kegiatan sangat antusias mengikuti kegitan pelatihan ini. Setelah pelatihan secara intensif maka mitra dapat secara mandiri melakukan pementasan virtual seni budaya. Kesimpulan: Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan pementasan virtual seni budaya Kelurahan Purbayan berhasil dan meningkatkan pemahaman mitra.
Strategi Pemasaran Hasil Olahan Limbah Minyak Jelantah dan Limbah Kulit Pisang Menjadi Sabun Souvenir di Desa Sendangsari Iis Suwartini; Vera Yuli Erviana; Ahid Mudayana
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.626 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol1/is2pp125-131

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sendangsari bertujuan untuk mengurangi limbah minyak jelantah dan kulit pisang menjadi barang bernilai ekonomis. Kegiatan tersebut turut mendukung program pemeriantah desa bebas sampah dan bela beli Kulonprogo. Produk yang dihasilkan berupa sabun souvenir. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi observasi awal, sosialisasi kegiatan, penyuluhan bahaya minyak jelantah bagi tubuh dan lingkungan, pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang menjadi sabun souvenir, pelatihan kemasan produk, pelatihan pemasaran produk. Output kegiatan pengabdian masyarakat terciptanya strategi pemsaran yang kompetetif. Meningkatkan keterampilan dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Penjernihan Limbah Minyak Jelantah Menggunakan Kulit Pisang Kepok Vera Yuli Erviana; Iis Suwartini; Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2019): Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.059 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v3i1.24572

Abstract

Penjernihan minyak jelantah dilaksanakan di Dusun Secang, Serang dan Pereng, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo. Tujuan pengabdian untuk memberikan solusi pemanfaatan limbah minyak jelantah dan kulit pisang kepok. Metode yang digunakan dalam kegiatan KKN PPM ini adalah : (1) sosialisasi pencemaran air tanah akibat pembuangan minyak jelantah, (2) sosialisasi pemanfaatan kulit pisang kepok, (3) pelatihan penjernihan minyak jelantah, dan (4) pelatihan pembuatan sabun souvenir menggunakan hasil penjernihan limbah minyak jelantah. Selain itu dilakukan evaluasi yang kemudian diperoleh kesimpulan yakni keberadaan limbah minyak jelantah jika diolah secara tepat dapat dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomis salah satunya sabun souvenir. Kata kunci: limbah minyak jelantah, kulit pisang AbstractThe activity of waste cooking oil purification was carried out in Secang, Serang, and Pereng Hamlets, Sendangsari Village, Pengasih Sub-District, Kulon Progo District. The purpose of the community service is to provide solutions for waste cooking oil and kepok banana peels. The method used in this Community Service-Community Empowerment Learning (KKN-PPM) activity was by: (1) socialization on groundwater pollution due to the disposal of used cooking oil, (2) socialization on the utilization of kepok banana peels, (3) cooking oil purification training, and (4) training on soap souvenir making using the results of waste cooking oil purification. In addition, an evaluation was carried out which then concludes that the presence of waste cooking oil when processed properly can be used as economic value items, one of them is soap souvenir. Key words: waste cooking oil, banana peels
KESANTUNAN BERBAHASA PADA PELAYANAN PUBLIK DI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN DALAM MENCIPTAKAN SUASANA KAMPUS YANG KONDUSIF Iis Suwartini
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.368 KB) | DOI: 10.37729/btr.v6i12.6037

Abstract

Abstrak: Kesantunan berbahasa perlu diterapkan dalam setiap aspek kehidupan tak terkecuali pada pelayanan publik di Universitas Ahmad Dahlan. Sudah selayaknya pelayanan publik perlu menerapkan kesantunan berbahasa untuk menciptakan suasana kampus yang kondusif. Untuk mengetahui penggunaan kesantunan berbahasa maka perlu melakukan analisis kesantunan berbahasa pada pelayanan publik di Universitas Ahmad Dahlan hal tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan kesantunan berbahasa dan adakah pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti akan mendeskripsikan kesantunan bahasa pada pelayanan publik di Universitas Ahmad Dahlan. Sumber data Karyawan TU di Universitas Ahmad Dahlan. Teknik pengumpulan data observasi, kajian dokumen, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi data. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Analisis kesantunan berbahasa pada pelayanan publik di Universitas Ahmad Berfungsi untuk meningkatkan etos kerja karyawan dalam memberikan pelayanan terhadap dosen dan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian 90%  karyawan tata usaha telah menerapkan kesantunan berbahasa. Kata Kunci: Kesantunan berbahasa, Pelayanan publik, Universitas Ahmad Dahlan
Strategi Pemanfaatan Limbah dan Budidaya Maggot Menuju Wirausaha Ramah Lingkungan Isah Fitriani; Ajeng Suci Ratnaningsih; Iis Suwartini; Feti Setyowati; Annisa Novasari; Dwi Aristi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.067 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2050

Abstract

ABSTRACTGarbage if not managed properly will bring problems, especially environmental pollution. Therefore, garbage needs to be managed wisely. One of them is by utilizing it to be a creative economy such as composting and moggot cultivation for organic waste. As for inorganic waste will be sold using rapel application. The purpose of the activity is to increase public awareness to develop entrepreneurship by utilizing waste so as to reduce the volume of household waste and future profits. The service partner is nandan village community. Methods are conducted in the form of socialization, training, capacity building of members and groups, application of science and technology, mentoring, piloting, evaluation and sustainability of programs.  The result of the creation of entrepreneurial governance in the field of waste utilization. The community now has income from waste utilization efforts as well as increased awareness to manage waste wisely. Keywords: waste processing; cultivation of maggot 2; Entrepreneurship3 ABSTRAKSampah jika tidak dikelola dengan baik maka akan mendatangkan masalah terutama pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, sampah perlu dikelola dengan bijak. Salah satunya dengan memanfaatkannya menjadi ekonomi kreatif seperti pembuatan pupuk kompos dan budidaya maggot untuk sampah organik. Sementara untuk sampah anorganik akan dijual menggunakan aplikasi rapel. Tujuan kegiatan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan wirausaha dengan memanfaatkan sampah sehingga dapat menurunkan volume sampah rumah tangga dan mendatangkan profit. Mitra pengabdian yaitu masyarakat Dusun Nandan. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi, pelatihan, peningkatan kapasitas anggota dan kelompok, penerapan IPTEKS, pendampingan, percontohan, evaluasi dan keberlanjutan program.  Hasil pengabdian terciptanya tata kelola wirausaha di bidang pemanfaatan sampah. Masyarakat kini telah memiliki pendapatan dari usaha pemanfaatan sampah serta meningkatnya kesadaran untuk mengelola sampah dengan bijak. Kata Kunci: pengolahan sampah; budi daya maggot ; kewirausahaan