Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK SATUAN TUGAS MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER DALAM PENANGANAN CORONA DI KOTA MEDAN Audina, Rafika; Ginting, Rahmanita; Thariq, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.270-279

Abstract

AbstrakStrategi komunikasi publik pada kondisi bencana dan darurat merupakan strategi utama yang harus digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Strategi Komunikasi Publik oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 dalam Penanganan Corona di Kota Medan. Teori yang digunakan adalah teori Komunikasi Publik Risiko Komunikasi, Media Kampanye, Media Massa, Opinion Leader, dan Strategi Komunikasi Publik oleh Organisasi Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan teorinya Komunikasi Publik. Teknik penelitian yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Informan pada penelitian ini sebanyak empat orang dengan satu triangulator.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan yakni selain melakukan komunikasi secara langsung mulai dari Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah akan tetapi ke masyarakat kegitan yang dilakukan seperti Perencanaan dengan memberikan edukasi 3M Media yang dilakukan oleh Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan seperti media cetak yaitu brosur dan poster, media massa seperti Radio dan TVMu, media online seperti Infomu, Tajdid.id, suaramuhammadiyah.id dan covid19.muhammadiyah.id dan juga media sosial seperti facebook , instagram, whatsapp, dan zoom.Pendekatan dalam komunikasi risiko yang dilakukan tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah dengan bekerjasama dengan ortom-ortom Muhammadiyah seperti Pemuda Muhammadiyah dan IMM. Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan Tim satgas MCCC Kota Medan dipilih atau diberi amanah dari PDM Muhammadiyah sebagai bentuk kebijakan yang harus dilakukan dengan diketuai oleh Bapak Dr.dr.Delyuzar, M.Ked(PA),SpPA(K) di MCCC Kota Medan sebagai Tokoh dari Muhammadiyah sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberikan pendampingan, sehingga nantinya dapat memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak diperbaiki kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Publik, Penanganan Corona Di Kota Medan.
Konstruksi Sosial Minum Kopi Sebagai Budaya Masyarakat Di Kota Takengon, Aceh Tengah Wahyuningsih, Try; Ginting, Rahmanita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1580-1586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi sosial minum kopi sebagai budaya masyarakat di Kota Takengon, Aceh Tengah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksi sosial atas realita yang menggambarkan proses sosial melalui tindakan dan interaksinya, dimana individu menciptakan secara terus – menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subyektif, serta teori interaksi simbolik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara terhadap 8 (delapan) orang informan, obeservasi lapangan serta dokumentasi. Sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan meggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian konstruksi sosial minum kopi sebagai budaya masyarakat Kota Takengon, Aceh Tengah, adalah minum kopi bukan sekedar budaya, kebiasaan yang hadir dengan minum kopi kemudian mengahasilkan budaya. Masyarakat berperilaku minum kopi dengan berbagai macam alasan dan makna tertentu yang ingin disampaikan, selain itu ada motif untuk antara lain penghilang rasa jenuh atau penat, keinginan kumpul bersama dan berdiskusi atau tukar pendapat, menikmati aroma dan rasa minum kopi yang khas dan unik. Makna perilaku mengonsumsi kopi yang dilakukan peminum kopi antara lain minum kopi dapat menjadi teman yang setia menemani, kemudian dapat mood juga dapat berubah, selain itu kopi juga mampu menjadi teman yang dapat menemani dengan setia
LITERASI DIGITAL DALAM PENYEBARAN INFODEMI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA MEDAN (Studi Kasus Akun Instagram @Medantalk) Harahap, Ade; Ginting, Rahmanita; Priadi, Ribut
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.313-323

Abstract

AbstrakAwal pandemi COVID-19 di Indonesia, terjadi kesimpang siuran informasi di tengah masyarakat yang resah dan panik. Sebagian masyarakat mengkases informasi yang salah tanpa melakukan verifikasi. Salah satu hal terpenting dalam menghadapi peredaran penyebaran infodemi di masa pandemi COVID-19 adalah dengan meningkatkan literasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana upaya preventif literasi digital yang dilakukan masyarakat kota Medan pada follower akun instgram @medantalk dalam penyebaran infodemi di masa pandemi COVID-19 sekaligus juga, apakah medantalk meliterasi para pengikutnya. Studi ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, selanjutnya dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kegiatan positif yang signifikan antara literasi digital terhadap perilaku follower pada penggunaan internet dalam memenuhi kebutuhan informasi. Artinya, semakin tinggi tingkat literasi digital para follower maka semakin tinggi pula perilaku penggunaan internet. Akun Instagram @Medantalk juga memiliki peran meliterasi dengan memberikan pemahaman media digital dalam penyampaian informasi maupun penayangan konten kepada publik. Sehingga hal ini mereduksi perkembangan rumor dalam menghadapi berita bohong yang berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat dalam penanganan pandemi.Kata Kunci: Literasi Digital, COVID-19, Infodemi, Preventif, Penyebaran, Pandemi                      COVID-19
PENGARUH TERPAAN BERITA COVID-19 DI TELEVISI TERHADAP PERUBAHAN PERSEPSI DAN PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN LABUHAN Hasibuan, Hendry Syahputra; Ginting, Rahmanita; Khairani, Leylia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.288-295

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan: 1)Untuk menganalisis pengaruh terpaan berita COVID-19 di televisi terhadap perubahan  persepsi masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan.2)Untuk menganalisis pengaruh terpaan berita COVID-19 di televisi terhadap perubahan perilaku masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan.3)Untuk menganalisis pengaruh terpaan berita COVID-19 di televisi terhadap perubahan persepsi dan perubahan perilaku masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses effect. Untuk melihat bagaimana Tayangan berita Covid-19 dapat merubah persepsi dan perilaku masyarakat di kecamatan Medan Labuhan. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 85.722 orang dengan jumlah sempel 100 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Selanjutnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Dari hasil uji signifikansi terhadap variabel terpaan berita (X) terhadap variabel perubahan persepsi (Y1) dan variabel perubahan perilaku (Y2) sebesar 0,00 0,05, serta uji t dengan hasil variabel terpaan berita (X)  dengan variabel perubahan persepsi (Y1) diperoleh thitung sebesar 24.704 ttabel 1.984. uji t terhadap variabel terpaan berita (X) dengan perubahan perilaku (Y2) diperoleh thitung 19.450 1.984 maka Ha untuk Hipotesis ke tiga di terima yaitu terdapat pengaruh terpaan berita covid-19 di televisi terhadap perubahan persepsi dan perubahan perilaku di masyarakat Kecamatan Medan Labuhan.Kata Kunci:Komunikasi Massa, Televisi, Berita Covid-19.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN COVID – 19 DI KUMPARAN.COM, KOMPAS.COM, TEMPO.CO DI ERA PANDEMI Utomo, Rahmat; Ginting, Rahmanita; Priadi, Ribut
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.543-548

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia bukan hanya menjadi diskursus dalam ranah kesehatan, melainkan juga jadi sajian utama bagi media. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana media massa khususnya Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co melakukan framing atas isu yang berkaitan dengan COVID-19, yang diterbitkan di laman Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. Objek penelitian ini adalah Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. yang bentuk pemberitaan disajikan secara online. Peneliti menganalisis tiga berita di masing-masing media dari rentang waktu bulan Januari – Maret 2020 pada awal munculnya COVID-19 di Indonesia. Rentang waktu ini dipilih, untuk menunjukkan dinamika yang muncul dalam pemberitan media seiring ekskalasi krisis COVID-19 yang terus meningkat. Perangkat analisa yang dipakai adalah model analisis framing yang dikembangkan oleh Robert N. Entman. Dengan menggunakan perangkat analisa tersebut, maka bisa disimpulkan hasil penelitian ini bahwa ketiga media ini lebih banyak mengutip rilis dan siaran pers hubungan masyarakat (humas) kepresidenan tanpa menambahinya dengan konteks yang memadai. Ketiganya memparafrase rilis pemerintah, dan ketiga media tersebut sama-sama mengandalkan narasumber tunggal dan menuliskan kebijakan dari pemerintah tanpa mengkritisinya. Ketiga media tersebut menyajikan pemberitan kepada hal-hal yang tidak signifikan dan substansial padahal seharusnya pemberitaanya bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses mitigasi terhadap krisis yang akan segera dihadapi.  Kata Kunci: Analisis Framing, COVID-19, Media, Pemberitaan
ANALISIS ETIKA JURNALISTIK DALAM PEMBERITAAN PANDEMI COVID-19 PADA PROGRAM BULETIN WAJAH SUMUT DI METRO TV Suranta, Edy; Ginting, Rahmanita; Priadi, Ribut
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.471-478

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai COVID-19 di media massa yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik pemberitaan COVID-19 yang dikeluarkan oleh dewan pers sehingga berita mengenai COVID-19 jadi dilebih-lebihkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Hal tersebut juga terjadi dalam pemberitaan COVID-19 di Program Buletin Wajah Sumut yang ditayangkan dari hari Senin sampai dengan Jumat pukul 13.05. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik jurnalistik dalam pemberitaan pandemi covid 19 pada Program Buletin Wajah Sumut di Metro TV. Hal yang menjadi acuan dalam penelitian ini berdasarkan surat edaran pers mengenai pemberitaan COVID-19 pada media massa. Teori yang digunakan peneliti adalah profesionalisme media, teori media massa dan kode etik jurnalistik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah tim Metro TV yang berkaitan langsung dan bertanggung jawab terhadap berita dan penayangan di program buletin Wajah Sumut yakni tiga informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tim Metro TV telah berusaha menerapkan kode etik jurnalistik dalam setiap pembuatan berita di program buletin Wajah Sumut meliputi naskah, data maupun video mengenai COVID-19. Walaupun demikian kesalahan dan pelanggaran masih terjadi di program buletin Wajah Sumut.Kata Kunci: Pemberitaan Pandemi, Kode Etik Jurnalistik, COVID-19, Media Massa, Metro TVSumut
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DALAM MENINGKATKAN ELEKTABILITAS PADA PILKADA 2020 DI KOTA MEDAN Siregar, Alan Bangun; Rudianto, Rudianto; Ginting, Rahmanita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.280-287

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pesta demokrasi pada tahun 2020 yang lalu yaitu pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara serentak dan dalam pemilihan calon kepala daerah di kota Medan diikuti oleh dua calon pasangan yaitu Boby Nasution dan Akhyar Nasution. Adapun tujuan dari penelitian ini menganalisis strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam meningkatkan elektabilitas pada Pilkada 2020 di Kota Medan serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam meningkatkan elektabilitas pada Pilkada 2020 di Kota Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi yang meliputi strategi penguatan, strategi bujukan, strategi rasionalisasi dan strategi konfrontasi.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana untuk pengumpulan datanya peneliti lakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu PLT Dewan Perwakilan Daerah PKS Kota Medan, Sekretaris Tim Pemenangan pasangan AMAN, calon Wakil Walikota yang langsung mengikuti kontestasi pemilihan tersebut, dan satu informan triangulator yaitu Wakil BM Partai Amanat Nasional SUMUT. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada tiga jenis strategi komunikasi politik yang paling dominan digunakan oleh pihak PKS pada kontestasi pemilihan walikota yang lalu, yaitu Strategi rasionalisasi, strategi bujukan, dan strategi penguatan. Simpulan strategi rasionalisasi dilakukan dengan cara persuasif kepada masyarakat melalui aktivitas komunikasi door to door, Kata Kunci:  Strategi Komunikasi Politik, Pemilihan Walikota Medan, Partai Keadilan Sejahtera
Virtual Ethnography of Ethical Behavior Communicating Netizens on Infrastructure Development Issues on the Instagram Account of the Governor of North Sumatra @Edy_Rahmayadi Ismail, Fauzan; Pohan, Syafruddin; Ginting, Rahmanita
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v2i12.7407

Abstract

This study aims to analyze the ethical communication behavior of netizens on infrastructure development issues on the Instagram account @edy_rahmayadi interpretively and to analyze the constructed motives in the netizens' interaction space on @edy_rahmayadi's Instagram posts, especially on infrastructure development issues in North Sumatra, in shaping public sentiment towards Edy Rahmayadi as the Governor of North Sumatra. The research methodology used in this study is a qualitative approach with a virtual ethnography method through data collection techniques such as participant observation, interviews, documentation collection, and triangulation. Data analysis uses the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The results showed that the ethical communication behavior of netizens on @edy_rahmayadi's Instagram account was formed by several motives, including social background (age, religion, ethnicity, race, etc.), political interests that are still influenced by the 2018 North Sumatra gubernatorial election and Edy Rahmayadi's current political stance, professional and group interests, and other aspects related to current conditions in the field.
Theory of cultivation in Korean drama in social media Adawiyah, Sa'diyah El; Patrianti, Tria; Hermanto, Agus; Ginting, Rahmanita
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.14.1.104-117

Abstract

Social media (paid) as a medium to meet the information needs of Korean entertainment shows which are very limited can be watched through Indonesian television media. Of course, this does not rule out the transmission of foreign cultural values and norms that colour and influence the culture of the society in Indonesia. This research aim is to determine what kind of contribution or affect the transmission of Korean culture includes cognitive, affective and behavioural aspects. The method used in this research is descriptive. The technique of collecting data through interviews with informants uses a purposive sampling technique, which is where informants are selected with specific considerations and goals and based on their accessibility by the researcher. The results of this study indicate that there is a process of transmission of Korean popular culture that contributes to the impact of acceptance on the audience from cognitive, affective to conative or behavioural aspects. Among them include, increasing knowledge and understanding, generating interest and changing views, as well as imitating, identifying, and adopting behaviour in terms of imitation and identification theory. This study concludes that the transmission of Korean culture such as Korean drama through social media contributes to the impact of acceptance on the audience, from cognitive, affective to conative or behavioural aspects.
Marketing Communication Strategy of Youth Works Breakfast Week (Pasar Kamu) in Increasing Local Tourist Visits in Kampoeng Lama Tourist Village, Deli Serdang Regency Muhammad Fadli; Rahmanita Ginting; Dewi Kurniawati
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 4 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v4i10.11984

Abstract

This research aims to analyze the marketing communication strategy and analyze the obstacles of the marketing communication strategy of the Youth Works Breakfast Week (Pasar Kamu) in increasing local tourist visits in Kampoeng Lama Tourism Village, Deli Serdang Regency. This research uses constructivism paradigm with descriptive method and qualitative approach. The results of this study are that the marketing communication strategy of Pekan Sarapan Karya Muda (Pasar Kamu) in increasing local tourist visits at Kampoeng Lama Tourism Village, Deli Serdang Regency is by implementing marketing communication with the application of a marketing mix consisting of personal selling, advertising, as well as public relations, publicity and viral marketing. Through personal selling, managers and traders play an active and direct role in promoting to visitors who come Pasar Kamu. Advertising carried out by Pekan Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) in collaboration with Metro Kampung as print media to promote activities that take place at Pekan Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu). Pasar Kamu's public relations role does not have a big impact because there is no public relations field. However, with the publicity carried out by Pasar Kamu to reach its target audience such as using goodie bags produced to do marketing with the public. There is viral marketing where visitors take the initiative to spread content containing information about Pasar Kamu on their Instagram and Tiktok social media accounts so that it becomes viral and succeeds in increasing tourist visits to Pasar Kamu