p-Index From 2021 - 2026
7.455
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Channel : Jurnal Komunikasi Jurnal InterAct KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA ETTISAL Journal of Communication JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal Analytica Islamica Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial PERSPEKTIF Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Somasi (Sosial Humaniora Komunikasi) JURNAL STUDIA KOMUNIKA KomunikA Proceeding International Seminar of Islamic Studies International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR) Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK SATUAN TUGAS MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER DALAM PENANGANAN CORONA DI KOTA MEDAN Rafika Audina; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.270-279

Abstract

AbstrakStrategi komunikasi publik pada kondisi bencana dan darurat merupakan strategi utama yang harus digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Strategi Komunikasi Publik oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 dalam Penanganan Corona di Kota Medan. Teori yang digunakan adalah teori Komunikasi Publik Risiko Komunikasi, Media Kampanye, Media Massa, Opinion Leader, dan Strategi Komunikasi Publik oleh Organisasi Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan teorinya Komunikasi Publik. Teknik penelitian yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Informan pada penelitian ini sebanyak empat orang dengan satu triangulator.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan yakni selain melakukan komunikasi secara langsung mulai dari Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah akan tetapi ke masyarakat kegitan yang dilakukan seperti Perencanaan dengan memberikan edukasi 3M Media yang dilakukan oleh Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan seperti media cetak yaitu brosur dan poster, media massa seperti Radio dan TVMu, media online seperti Infomu, Tajdid.id, suaramuhammadiyah.id dan covid19.muhammadiyah.id dan juga media sosial seperti facebook , instagram, whatsapp, dan zoom.Pendekatan dalam komunikasi risiko yang dilakukan tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah dengan bekerjasama dengan ortom-ortom Muhammadiyah seperti Pemuda Muhammadiyah dan IMM. Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan Tim satgas MCCC Kota Medan dipilih atau diberi amanah dari PDM Muhammadiyah sebagai bentuk kebijakan yang harus dilakukan dengan diketuai oleh Bapak Dr.dr.Delyuzar, M.Ked(PA),SpPA(K) di MCCC Kota Medan sebagai Tokoh dari Muhammadiyah sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberikan pendampingan, sehingga nantinya dapat memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak diperbaiki kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Publik, Penanganan Corona Di Kota Medan.
Pelatihan Mendesain Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi Komite Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka Arifin Nur Budiono; Sitti Rachmawati Yahya; Siyono Siyono; Diani Ayu Pratiwi; Rahmanita Ginting
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7672

Abstract

Projek penguatan profil pelajar Pancasila, merupakan kegiatan baru yang terdapat dalam kurikulum merdeka. Namun pada praktiknya, guru-guru komite pembelajaran masih terdapat kendala dalam mendisain projek penguatan profil pelajar Pancasila. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru-guru komite pembelajaran untuk mendisain projek penguatan profil pelajar Pancasila. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan partisipatif. Pelatihan dilaksanakan pada 10 Nopember 2022, di Jember. Peserta berjumlah 18 orang dari 6 satuan pendidikan di tingkat sekolah dasar dari Kecamatan Bangsalsari, Sumber Baru dan Gumukmas. Hasil pelatihan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam mendisain projek penguatan profil pelajar Pancasila. Dari pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan mendisain projek yang berorientasi pada kebutuhan siswa sangat dibutuhkan oleh guru-guru komite pembelajaran.The project to strengthen the profile of Pancasila students is a new activity in the independent curriculum. However, in practice, the teachers of the learning committee still have obstacles in designing projects to strengthen the profile of Pancasila students. This service aims to improve the skills of the teachers of the learning committee to design a project to strengthen the profile of Pancasila students. The method used in this service activity is participatory training. The training was held on November 10, 2022, in Jember. The participants were 18 people from 6 education units at the elementary school level from Bangsalsari, Sumber Baru and Gumukmas sub-districts. The results of this training showed an increase in participants' understanding and ability to design projects to strengthen the profile of Pancasila students. From this training, it can be concluded that the teachers of the learning committee need the skills to design projects that are oriented towards student needs. 
DIGITALISASI BIROKRASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (PELUANG DAN TANTANGANNYA) Riris Kusmiyati; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.16596

Abstract

AbstrakDigitalisasi birokrasi menjadi sebuah tuntutan yang sangat mendesak untuk dipenuhi, demi untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses pelayanan, serta untuk transparansi dan akuntabilitas kualitas pelayanan. Pelayanan publik adalah wajah konkret kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ke depannya pemerintah perlu selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk mampu memberikan layanan digital yang prima. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan berupaya memanfaatkan media digital sebagai peluang dalam menyebarluaskan informasi layanan terhadap publik, seperti penggunaan Instagram, Facebook, Website, Tiktok maupun media cetak. Tantangan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan yang belum mampu menerapkan dan memenuhi Peran Kehumasan Kominfo pada peningkatan pelayanan publik dalammmemenuhi kebutuhann masyarakat yang semakin besar.   AbstractDigitalization of the bureaucracy is a very urgent demand to be fulfilled, in order to increase the ease and speed of the service process, as well as for transparency and accountability for service quality. Public service is the concrete face of the state's presence in people's everyday lives. Going forward, the government needs to always adapt to technological developments, including being able to provide excellent digital services. The Asahan District Communication and Informatics Office seeks to utilize digital media as an opportunity in disseminating service information to the public, such as the use of Instagram, Facebook, Website, Tiktok and print media. Challenges The Office of Communication and Informatics of Asahan Regency has not been able to carry out and fulfill the role of Communication and Information Public Relations in improving public services in meeting the growing needs of society.
The Public Relations Role of DISKOMINFO SUMUT to Building a Positive Image of North Sumatra Governor in The Digital Era Chairunnisa Nasution; Rahmanita Ginting
Persepsi: Communication Journal Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/persepsi.v6i1.14791

Abstract

A large amount of public opinion and negative issues about The Governor of North Sumatra Edy Rahmayadi in various conventional media and digital media has resulted in the rise of media crisis issues around him which are controversial in society. To mitigate this, The North Sumatra Province Communication and Information Service (Diskominfo Sumut) The institution that oversees regional public relationsis trying to continue to build and maintain a positive image of The Governor of North Sumatra. This study aims to explain The role of digital public relations, reveal The obstacles faced, and examine how content management is carried out by human practitioners of The North Sumatra Diskominfo. This study used a qualitative descriptive method with four informants from The North Sumatra Diskominfo. Data collection techniques were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis was obtained from data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study prove that there is a digital public relations role for North Sumatra Diskominfo through media monitoring activities, podcast broadcasts, and live streaming on YouTube and Instagram accounts @infosumutku, as well as buzzers to fight haters. The obstacles experienced were in the form of The attitude and behavior of The Governor of North Sumatra who was firm and to The point so that they became targets for press bullying to be published as negative news. The use of digital media is also carried out on social media, Tiktok, to gain The support of The millennial generation and generation Z.
Career Women's Communication Patterns in Maintaining Family Harmony in The Office of The Ministry of Religion Medan City Raudhatul Jannah; Rahmanita Ginting
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 2 (2023): PERSPEKTIF, April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i2.8315

Abstract

The purpose of this study was to analyze the communication patterns and barriers of career women in maintaining family harmony in the office of the Ministry of Religion of Medan City. The theory used is Interpersonal Communication, Communication Patterns, Family Communication, Family Harmony, and Affection. The method used is a qualitative approach. The research subjects are women who work at the Ministry of Religion office in Medan City and have been. Data collection techniques were carried out through observation and interviews. The results showed that the communication pattern used was transactional, namely the occurrence of exchanging ideas between partners, so that it could be accepted by each party; Barriers faced in family harmony, namely being very rarely in the house because part of the time is used to work outside the home. Thus, women's attention to careers for children is very limited. The implications can have an impact on the mental development of children who are not good. The high busyness can also interfere with health, and cause the household situation to become inconsistent. Meanwhile, the informant chose to become a career woman to help the family's economy. The reason for this is that the necessities of life are currently getting higher.
Enhancing Disaster Resilience: Evaluating the Implementation of an Early Warning System through Table Top Exercises Intan Permata Sari; Leylia Khairani; Rahmanita Ginting
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 4 (2023): PERSPEKTIF, October
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i4.10341

Abstract

This research investigates the periodic implementation of an Early Warning System (EWS) using the Table Top Exercise (TTX) method to assess its effectiveness in enhancing community preparedness for disasters. Specifically, it analyzes the utilization of the Early Warning System as a disaster communication medium through the Table Top Exercise method and identifies challenges faced within the Disaster Risk Reduction Forum in Gung Pinto Village, Kec. Namanteran District, Karo. The study focuses on the People-Centered Early Warning System and the incorporation of Local Wisdom in the Early Warning System. The research employs the Knowledge Construction Theory as its theoretical framework. Data is gathered through interviews, observations, and document analysis, with qualitative analysis methods applied. The study concludes that the implementation of an Early Warning System (EWS) can significantly mitigate risks and safeguard communities against disaster impacts. Additionally, it highlights challenges such as limited information accessibility, resource constraints, and time limitations in the process.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN COVID – 19 DI KUMPARAN.COM, KOMPAS.COM, TEMPO.CO DI ERA PANDEMI Rahmat Utomo; Rahmanita Ginting; Ribut Priadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.543-548

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia bukan hanya menjadi diskursus dalam ranah kesehatan, melainkan juga jadi sajian utama bagi media. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana media massa khususnya Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co melakukan framing atas isu yang berkaitan dengan COVID-19, yang diterbitkan di laman Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. Objek penelitian ini adalah Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. yang bentuk pemberitaan disajikan secara online. Peneliti menganalisis tiga berita di masing-masing media dari rentang waktu bulan Januari – Maret 2020 pada awal munculnya COVID-19 di Indonesia. Rentang waktu ini dipilih, untuk menunjukkan dinamika yang muncul dalam pemberitan media seiring ekskalasi krisis COVID-19 yang terus meningkat. Perangkat analisa yang dipakai adalah model analisis framing yang dikembangkan oleh Robert N. Entman. Dengan menggunakan perangkat analisa tersebut, maka bisa disimpulkan hasil penelitian ini bahwa ketiga media ini lebih banyak mengutip rilis dan siaran pers hubungan masyarakat (humas) kepresidenan tanpa menambahinya dengan konteks yang memadai. Ketiganya memparafrase rilis pemerintah, dan ketiga media tersebut sama-sama mengandalkan narasumber tunggal dan menuliskan kebijakan dari pemerintah tanpa mengkritisinya. Ketiga media tersebut menyajikan pemberitan kepada hal-hal yang tidak signifikan dan substansial padahal seharusnya pemberitaanya bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses mitigasi terhadap krisis yang akan segera dihadapi.  Kata Kunci: Analisis Framing, COVID-19, Media, Pemberitaan
ANALISIS ETIKA JURNALISTIK DALAM PEMBERITAAN PANDEMI COVID-19 PADA PROGRAM BULETIN WAJAH SUMUT DI METRO TV Edy Suranta; Rahmanita Ginting; Ribut Priadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.471-478

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai COVID-19 di media massa yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik pemberitaan COVID-19 yang dikeluarkan oleh dewan pers sehingga berita mengenai COVID-19 jadi dilebih-lebihkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Hal tersebut juga terjadi dalam pemberitaan COVID-19 di Program Buletin Wajah Sumut yang ditayangkan dari hari Senin sampai dengan Jumat pukul 13.05. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik jurnalistik dalam pemberitaan pandemi covid 19 pada Program Buletin Wajah Sumut di Metro TV. Hal yang menjadi acuan dalam penelitian ini berdasarkan surat edaran pers mengenai pemberitaan COVID-19 pada media massa. Teori yang digunakan peneliti adalah profesionalisme media, teori media massa dan kode etik jurnalistik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah tim Metro TV yang berkaitan langsung dan bertanggung jawab terhadap berita dan penayangan di program buletin Wajah Sumut yakni tiga informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tim Metro TV telah berusaha menerapkan kode etik jurnalistik dalam setiap pembuatan berita di program buletin Wajah Sumut meliputi naskah, data maupun video mengenai COVID-19. Walaupun demikian kesalahan dan pelanggaran masih terjadi di program buletin Wajah Sumut.Kata Kunci: Pemberitaan Pandemi, Kode Etik Jurnalistik, COVID-19, Media Massa, Metro TVSumut
Parental Communication in Supervising and Preventing the Negative Impact of Gadgets on Children During Covid-19 in Kisaran Timur District, Asahan Regency Annisa Nur Rahmah; Lusiana Andriani Lubis; Rahmanita Ginting
Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Vol 10 No 4 (2023): Konfrontasi, December
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/konfrontasi2.v10i4.285

Abstract

This study aims to analyze the communication between parents and children in monitoring children against the negative effects of gadgets during the covid-19 pandemic in Kisaran Timur District, Asahan Regency. The total populations are 6,818 people, with a sample of 99 people taken by rational sampling from 12 sub-districts Kisaran Timur District. This study employs correlational research with data collection techniques using questionnaires and spearman's data analysis. This study finds that communication between parents and children in monitoring the use of gadgets has a significant effect. Supervision is carried out by providing a good understanding of using gadgets, monitoring, and also implementing rules for using gadgets. Furthermore, communication between parents and children in preventing the negative effect of gadgets during covid-19 pandemic has a high affecting value. Prevention is carried out by reducing the opportunities to use gadgets for children, limiting the use of gadgets, setting duration, and also discussing to build parental trust in children. Communication between parents and children affects the monitoring and preventing the negative effects of gadgets.
Strategi Komunikasi Politik Calon Legislator Perempuan pada Kampanye Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh Asriati, Mona; Lubis, Lusiana Andriani; Ginting, Rahmanita
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.8866

Abstract

Aceh dikenal sebagai daerah yang patriarkat dan menjunjung nilai tradisional Islam sehingga suara perempuan kerap tidak didengarkan dalam arena politik akibatnya eksistensi politisi perempuan masih sangat sedikit. Calon legislator perempuan harus mempersiapkan strategi-strategi pemenangan yang dapat mengantarkan mereka ke kursi legislatif dan mematahkan pemikiran masyarakat bahwa laki-laki dianggap lebih berkualitas dibandingkan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi politik yang dilakukan oleh calon legislator perempuan pada kampanye pemilihan legislatif, menganalisis hambatan yang dihadapi oleh calon legislator perempuan selama masa kampanye, dan menganalisis strategi komunikasi politik calon legislator perempuan pada kampanye Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitiannya adalah calon legislator perempuan pada Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe sebanyak enam orang sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan keenam informan melakukan proses komunikasi politik dengan melibatkan unsur-unsur komunikasi politik yaitu komunikator politik, pesan politik, media kampanye, konstituen, dan efek dari kampanye yang dilakukan. Hambatan yang dihadapi oleh calon legislator perempuan pada kampanye pemilihan legislatif yaitu budaya politik patriarki dan kurangnya modal finansial. Strategi komunikasi politik yang dilakukan pada saat kampanye yaitu membentuk tim sukses agar kampanye dapat berjalan dengan lebih efektif dan tepat sasaran, mengunjungi konstituen dari rumah ke rumah atau lebih dikenal dengan sistem door to door, topik kampanye tentang pemberdayaan perempuan, mengunjungi tokoh masyarakat dan komunitas pendukung, menyatakan janji politik sembari memberikan bantuan kepada para konstituen, dan memanfaatkan media sosial untuk kampanye.
Co-Authors Adawiyah, Sa'diyah El Ade Harahap Agus Hermanto Agustina, Armelia Aini Zahra Aisyah Putri, Aisyah Al Azmi, Hana Alan Bangun Siregar Aldifa, Fatwa Azan Amaliyah, Dinda Rezeki Anak Agung Gede Sugianthara Andini, Andi Tri Annisa Nur Rahmah Arifin Nur Budiono Arifin Saleh Arwansyah, OK Dedy Asih Astuti Asriati, Mona Audina, Rafika Bintang, Indah Arihta Chairunnisa Nasution Christian Vinti Parulian Panjaitan Dewi Kurniawati Dian Pina Angraini Diani Ayu Pratiwi Edy Suranta Edy Suranta F.M, Eva Fadhil Pahlevi Hidayat Fandhy, Arya Faustyna Faustyna Fauzi Akbar Ginting, Annisa Nabilah Br Gustan, Gustan Hanafiah, Raissa Adhwa Harahap, Ade Harahap, Jam’ah Hasibuan, Hendry Syahputra Hendra, Yan Hendry Syahputra Hasibuan Herawati, Ivo Humaizi Ihsan, M. Fikri Intan Permata Sari Irpan Nusir Iskandar Zulkarnain Ismail, Fauzan Jamilah, Jasmine Jonnedi Jonnedi Jonnedi, Jonnedi Khairani, Leylia Khairani, Mutiara Malshara Laila, Annisa Fitra Lusiana Andriani Lubis Lusiana Andriani Lubis Lutfi Basit Mauliza, Vivi Muhammad Fadli Muhammad Isya Nasution, Kevin Rasyid Sabili Nasution, Putri Adelina Nofri Affandi Novrizal, Baihaqi Septiansyah Nurhasanah Nasution, Nurhasanah Nurkhairani, Ade Pohan, Syafruddin Prabhaswara, Muhammad Prakoso Pranata, Deddy Prasyawan, Erick Pratiwi, Sri Priadi, Ribut Priadi, Ribut Purba, Ikhwan Azizi Rafika Audina Rahmat Utomo Ramadhan, Habibullah Ya Ramadhani, Fitra Ratih Dwi Indah R Raudhatul Jannah Rezki Aulia Riris Kusmiyati Rizky Amanda Putri Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Saleh, Arifin Sari, Futri Indah Simamora, Monojaya Simatupang, Widy Warni Sinaga, Roynanda Siregar, Alan Bangun Sitti Rachmawati Yahya Siyono Siyono Sri Pratiwi Sri Widari Sugiarno Sugiarno Suriana Suriana Sutryani, Dika Syafitri, Dhea Teria Sefty Ginting Thariq, Muhammad Thariq, Muhammad Torong, Achmad Ofanny S Tria Patrianti Utomo, Rahmat Wahyuningsih, Try Yolanda Harahap Yuda Prasetia Darma Yudha, Prawira Zahratu Shafa Pulungan