Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK SATUAN TUGAS MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER DALAM PENANGANAN CORONA DI KOTA MEDAN Rafika Audina; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.270-279

Abstract

AbstrakStrategi komunikasi publik pada kondisi bencana dan darurat merupakan strategi utama yang harus digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Strategi Komunikasi Publik oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 dalam Penanganan Corona di Kota Medan. Teori yang digunakan adalah teori Komunikasi Publik Risiko Komunikasi, Media Kampanye, Media Massa, Opinion Leader, dan Strategi Komunikasi Publik oleh Organisasi Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan teorinya Komunikasi Publik. Teknik penelitian yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Informan pada penelitian ini sebanyak empat orang dengan satu triangulator.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan yakni selain melakukan komunikasi secara langsung mulai dari Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah akan tetapi ke masyarakat kegitan yang dilakukan seperti Perencanaan dengan memberikan edukasi 3M Media yang dilakukan oleh Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan seperti media cetak yaitu brosur dan poster, media massa seperti Radio dan TVMu, media online seperti Infomu, Tajdid.id, suaramuhammadiyah.id dan covid19.muhammadiyah.id dan juga media sosial seperti facebook , instagram, whatsapp, dan zoom.Pendekatan dalam komunikasi risiko yang dilakukan tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah dengan bekerjasama dengan ortom-ortom Muhammadiyah seperti Pemuda Muhammadiyah dan IMM. Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan Tim satgas MCCC Kota Medan dipilih atau diberi amanah dari PDM Muhammadiyah sebagai bentuk kebijakan yang harus dilakukan dengan diketuai oleh Bapak Dr.dr.Delyuzar, M.Ked(PA),SpPA(K) di MCCC Kota Medan sebagai Tokoh dari Muhammadiyah sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberikan pendampingan, sehingga nantinya dapat memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak diperbaiki kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Publik, Penanganan Corona Di Kota Medan.
DIGITALISASI BIROKRASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (PELUANG DAN TANTANGANNYA) Riris Kusmiyati; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.16596

Abstract

AbstrakDigitalisasi birokrasi menjadi sebuah tuntutan yang sangat mendesak untuk dipenuhi, demi untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses pelayanan, serta untuk transparansi dan akuntabilitas kualitas pelayanan. Pelayanan publik adalah wajah konkret kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ke depannya pemerintah perlu selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk mampu memberikan layanan digital yang prima. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan berupaya memanfaatkan media digital sebagai peluang dalam menyebarluaskan informasi layanan terhadap publik, seperti penggunaan Instagram, Facebook, Website, Tiktok maupun media cetak. Tantangan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan yang belum mampu menerapkan dan memenuhi Peran Kehumasan Kominfo pada peningkatan pelayanan publik dalammmemenuhi kebutuhann masyarakat yang semakin besar.   AbstractDigitalization of the bureaucracy is a very urgent demand to be fulfilled, in order to increase the ease and speed of the service process, as well as for transparency and accountability for service quality. Public service is the concrete face of the state's presence in people's everyday lives. Going forward, the government needs to always adapt to technological developments, including being able to provide excellent digital services. The Asahan District Communication and Informatics Office seeks to utilize digital media as an opportunity in disseminating service information to the public, such as the use of Instagram, Facebook, Website, Tiktok and print media. Challenges The Office of Communication and Informatics of Asahan Regency has not been able to carry out and fulfill the role of Communication and Information Public Relations in improving public services in meeting the growing needs of society.
Enhancing Disaster Resilience: Evaluating the Implementation of an Early Warning System through Table Top Exercises Intan Permata Sari; Leylia Khairani; Rahmanita Ginting
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 4 (2023): PERSPEKTIF, October
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i4.10341

Abstract

This research investigates the periodic implementation of an Early Warning System (EWS) using the Table Top Exercise (TTX) method to assess its effectiveness in enhancing community preparedness for disasters. Specifically, it analyzes the utilization of the Early Warning System as a disaster communication medium through the Table Top Exercise method and identifies challenges faced within the Disaster Risk Reduction Forum in Gung Pinto Village, Kec. Namanteran District, Karo. The study focuses on the People-Centered Early Warning System and the incorporation of Local Wisdom in the Early Warning System. The research employs the Knowledge Construction Theory as its theoretical framework. Data is gathered through interviews, observations, and document analysis, with qualitative analysis methods applied. The study concludes that the implementation of an Early Warning System (EWS) can significantly mitigate risks and safeguard communities against disaster impacts. Additionally, it highlights challenges such as limited information accessibility, resource constraints, and time limitations in the process.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN COVID – 19 DI KUMPARAN.COM, KOMPAS.COM, TEMPO.CO DI ERA PANDEMI Rahmat Utomo; Rahmanita Ginting; Ribut Priadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.543-548

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia bukan hanya menjadi diskursus dalam ranah kesehatan, melainkan juga jadi sajian utama bagi media. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana media massa khususnya Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co melakukan framing atas isu yang berkaitan dengan COVID-19, yang diterbitkan di laman Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. Objek penelitian ini adalah Kumparan.Com, Kompas.Com, Tempo.Co. yang bentuk pemberitaan disajikan secara online. Peneliti menganalisis tiga berita di masing-masing media dari rentang waktu bulan Januari – Maret 2020 pada awal munculnya COVID-19 di Indonesia. Rentang waktu ini dipilih, untuk menunjukkan dinamika yang muncul dalam pemberitan media seiring ekskalasi krisis COVID-19 yang terus meningkat. Perangkat analisa yang dipakai adalah model analisis framing yang dikembangkan oleh Robert N. Entman. Dengan menggunakan perangkat analisa tersebut, maka bisa disimpulkan hasil penelitian ini bahwa ketiga media ini lebih banyak mengutip rilis dan siaran pers hubungan masyarakat (humas) kepresidenan tanpa menambahinya dengan konteks yang memadai. Ketiganya memparafrase rilis pemerintah, dan ketiga media tersebut sama-sama mengandalkan narasumber tunggal dan menuliskan kebijakan dari pemerintah tanpa mengkritisinya. Ketiga media tersebut menyajikan pemberitan kepada hal-hal yang tidak signifikan dan substansial padahal seharusnya pemberitaanya bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses mitigasi terhadap krisis yang akan segera dihadapi.  Kata Kunci: Analisis Framing, COVID-19, Media, Pemberitaan
ANALISIS ETIKA JURNALISTIK DALAM PEMBERITAAN PANDEMI COVID-19 PADA PROGRAM BULETIN WAJAH SUMUT DI METRO TV Edy Suranta; Rahmanita Ginting; Ribut Priadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.471-478

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai COVID-19 di media massa yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik pemberitaan COVID-19 yang dikeluarkan oleh dewan pers sehingga berita mengenai COVID-19 jadi dilebih-lebihkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Hal tersebut juga terjadi dalam pemberitaan COVID-19 di Program Buletin Wajah Sumut yang ditayangkan dari hari Senin sampai dengan Jumat pukul 13.05. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik jurnalistik dalam pemberitaan pandemi covid 19 pada Program Buletin Wajah Sumut di Metro TV. Hal yang menjadi acuan dalam penelitian ini berdasarkan surat edaran pers mengenai pemberitaan COVID-19 pada media massa. Teori yang digunakan peneliti adalah profesionalisme media, teori media massa dan kode etik jurnalistik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah tim Metro TV yang berkaitan langsung dan bertanggung jawab terhadap berita dan penayangan di program buletin Wajah Sumut yakni tiga informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tim Metro TV telah berusaha menerapkan kode etik jurnalistik dalam setiap pembuatan berita di program buletin Wajah Sumut meliputi naskah, data maupun video mengenai COVID-19. Walaupun demikian kesalahan dan pelanggaran masih terjadi di program buletin Wajah Sumut.Kata Kunci: Pemberitaan Pandemi, Kode Etik Jurnalistik, COVID-19, Media Massa, Metro TVSumut
Parental Communication in Supervising and Preventing the Negative Impact of Gadgets on Children During Covid-19 in Kisaran Timur District, Asahan Regency Annisa Nur Rahmah; Lusiana Andriani Lubis; Rahmanita Ginting
Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Vol 10 No 4 (2023): Konfrontasi, December
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/konfrontasi2.v10i4.285

Abstract

This study aims to analyze the communication between parents and children in monitoring children against the negative effects of gadgets during the covid-19 pandemic in Kisaran Timur District, Asahan Regency. The total populations are 6,818 people, with a sample of 99 people taken by rational sampling from 12 sub-districts Kisaran Timur District. This study employs correlational research with data collection techniques using questionnaires and spearman's data analysis. This study finds that communication between parents and children in monitoring the use of gadgets has a significant effect. Supervision is carried out by providing a good understanding of using gadgets, monitoring, and also implementing rules for using gadgets. Furthermore, communication between parents and children in preventing the negative effect of gadgets during covid-19 pandemic has a high affecting value. Prevention is carried out by reducing the opportunities to use gadgets for children, limiting the use of gadgets, setting duration, and also discussing to build parental trust in children. Communication between parents and children affects the monitoring and preventing the negative effects of gadgets.
Strategi Komunikasi Politik Calon Legislator Perempuan pada Kampanye Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh Asriati, Mona; Lubis, Lusiana Andriani; Ginting, Rahmanita
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.8866

Abstract

Aceh dikenal sebagai daerah yang patriarkat dan menjunjung nilai tradisional Islam sehingga suara perempuan kerap tidak didengarkan dalam arena politik akibatnya eksistensi politisi perempuan masih sangat sedikit. Calon legislator perempuan harus mempersiapkan strategi-strategi pemenangan yang dapat mengantarkan mereka ke kursi legislatif dan mematahkan pemikiran masyarakat bahwa laki-laki dianggap lebih berkualitas dibandingkan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi politik yang dilakukan oleh calon legislator perempuan pada kampanye pemilihan legislatif, menganalisis hambatan yang dihadapi oleh calon legislator perempuan selama masa kampanye, dan menganalisis strategi komunikasi politik calon legislator perempuan pada kampanye Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitiannya adalah calon legislator perempuan pada Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Lhokseumawe sebanyak enam orang sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan keenam informan melakukan proses komunikasi politik dengan melibatkan unsur-unsur komunikasi politik yaitu komunikator politik, pesan politik, media kampanye, konstituen, dan efek dari kampanye yang dilakukan. Hambatan yang dihadapi oleh calon legislator perempuan pada kampanye pemilihan legislatif yaitu budaya politik patriarki dan kurangnya modal finansial. Strategi komunikasi politik yang dilakukan pada saat kampanye yaitu membentuk tim sukses agar kampanye dapat berjalan dengan lebih efektif dan tepat sasaran, mengunjungi konstituen dari rumah ke rumah atau lebih dikenal dengan sistem door to door, topik kampanye tentang pemberdayaan perempuan, mengunjungi tokoh masyarakat dan komunitas pendukung, menyatakan janji politik sembari memberikan bantuan kepada para konstituen, dan memanfaatkan media sosial untuk kampanye.
Analisis Pola Komunikasi Kelompok Tani Desa Kabanjulu Dalam Penanganan Kelangkaan Pupuk Subsidi: Indonesia Ginting, Rahmanita; Simamora, Monojaya
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 1 (2024): Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Pahlawan 12 Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47995/jik.v7i1.235

Abstract

Penelitian ini analisis pola komunikasi kelompok tani Desa Kabanjulu dalam penanganan kelangkaan pupuk subsidi serta menganalisis hambatan komunikasi yang dihadapi kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian dalam studi ini adalah anggota kelompok tani di desa Kabanjulu yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria anggota aktif terlibat dalam kelompok tani dan bersedia berbagi pengalaman mengenai pola komunikasi yang terjadi di dalam kelompok tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan oleh kelompok tani Desa Kabanjulu dalam penanganan masalah kelangkaan pupuk subsidi dengan pola komunikasi dua arah, di mana pemimpin kelompok berfungsi sebagaia sentral informasi yang mengkoordinasikan anggota. Komunikasi tersebut memperkuat kohesi kelompok dan solidaritas antar anggota. Hambatan yang dialami pada komunikasi kelompok tani Desa Kabanjulu yaitu keterbatasan akses ke pihak ekstenal, persepsi mengenai kelangkaan pupuk dan keterbatasan media komunikasi.
Analisis Komunikasi Publik Pejabat PTSP dalam Meningkatkan Kualitas Layanan di Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Harahap, Jam’ah; Ginting, Rahmanita; Saleh, Arifin
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 2 (2024): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i2.2424

Abstract

This study aims to analyze the public communication process of One-Stop Integrated Service officials to the public in improving the quality of services in the South Labuhanbatu Regency Government and analyze the obstacles to the public communication process of One-Stop Integrated Service officials to the public in improving the quality of services in the South Labuhanbatu Regency Government. The theories used are the theory of public communication, public services, and service quality. This research method is qualitative. The informants in this study are the Head of Service, Secretary, Service Officer, and the community of South Labuhanbatu Regency. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and conclusion drawing or conclusion verification. This study concludes that public communication by PTSP in improving service quality has been effective with the selection of the right media, such as social media, to facilitate the issuance of permits. The main obstacle occurs due to the lack of public attention to the information submitted according to the SOP.
Menelusuri Penggunaan Media Sosial Mahasiswa Generasi Z di Takengon: Dampak pada Komunikasi dan Sosial Sri Widari; Rudianto, Rudianto; Ginting, Rahmanita
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 15 No 2 (2024): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan (in progress)
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v15i2.9829

Abstract

Generation Z students in Takengon City are a generation of active social media users who are more susceptible to addiction than members of other gayo community groups. Social media which provides various conveniences and enjoyable effects for students can cause a tendency and dependence in carrying out daily activities. This research aims to analyze the habits of Generation Z students in choosing social media in Takengon City, as well as the media habits of Generation Z students in using social media in Takengon City. This research uses a qualitative descriptive method through a case study approach on six Generation Z students who are highly dependent on social media. Data analysis is carried out by describing or illustrating the data that has been collected as it is without the intention of making generally applicable conclusions. Data collection techniques were carried out through field observation, interviews and documentation which were analyzed descriptively using triangulation techniques. The results of this research show that Generation Z students tend to choose social media platforms that are trendy and popular among teenagers and prefer soft news that is related to their popularity. Generation Z students in Takengon City always provide a special schedule for accessing social media ranging from 3 to 6 hours per day. Generation Z students who actively use social media will be more popular than other students. The presence of social media makes it easier for students to socialize and communicate and build relationships, both from Takengon City and with all students from all universities in Indonesia