Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Kinerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Tingkat Kinerja Pegawai Pada Badan Riset Dan Inovasi Nasional (Brin) Balqis, Khansa Qurratu’ain; Dudija, Nidya; Putri, Ratna Komala
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi kondisi Sistem Informasi Manajemen Kinerja dan Budaya Organisasi yang ada terhadap Tingkat Kinerja Pegawai. serta pengaruh dari Sistem Informasi Manajemen Kinerja dan Budaya Organisasi terhadap Tingkat Kinerja Pegawai. Metode kuantitatif digunakan dengan 163 responden yang merupakan pegawai aktif pada Biro Organisasi Sumber Daya Manusia di BRIN. Analisis deskriptif berdasarkan jawaban responden menunjukan bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen Kinerja secara keseluruhan berada dalam kategori baik dengan nilai total skor seluruhnya sebesar 79.55%. Untuk variabel Budaya Organisasi secara keseluruhan dalam kategori sangat baik dengan total skor seluruhnya sebesar 82.86%, sedangkan untuk variabel Kinerja Pegawai dengan skor 83.40% dalam kategori sangat baik. Hasil analisis menggunakan SEMPLS menunjukkan bahwa SIM berpengaruh tidak signifikan secara positif terhadap KP, sedangkan BO berpengaruh signifikan secara positif terhadap KP. Saran yang dapat diberikan adalah Sistem Informasi Manajemen kinerja yang ada harus dibuat layak diaplikasikan oleh pegawai, kurangi pembaharuan pada sistem yang terlalu sering, sehingga sistem dapat digunakan secara maksimal, dan lembaga dapat melakukan pengadaan sosialisasi khusus terkait penggunaan sistem informasi manajemen kinerja. Kata Kunci-sistem informasi manajemen kinerja, budaya organisasi, kinerja pegawai
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Desa Di Kabupaten Indramayu Fajar, Rizky Sendi; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

a
Pengaruh Beban Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Disiplin Kerja Di Rs Kartini Rangkasbitung Telani, Shesa Gandes; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan lembaga penyedia layanan kesehatan yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikanpasien mendapatkan pelayanan yang optimal. Kualitas pelayanan yang diberikan sangat bergantung pada kedisiplinan parakaryawannya. Setiap pasien tentu mengharapkan penanganan yang cepat dan tepat, dan hal ini hanya bisa tercapai apabilakaryawan rumah sakit bekerja dengan disiplin yang tinggi.Namun, di RS Kartini Rangkasbitung ditemukan beberapapermasalahan, seperti ketidakseimbangan antara beban kerja dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia, serta adanyapenurunan tingkat kehadiran karyawan. Selain itu, tekanan kerja yang tinggi juga menjadi faktor yang didugamempengaruhi tingkat disiplin kerja karyawan.Berangkat dari fenomena-fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untukmengkaji sejauh mana pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap disiplin kerja di RS Kartini Rangkasbitung.Pendekatan yang diterapkan pada studi ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal, yang bertujuanuntuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antar variabel.Studi ini mengambil populasi dari seluruh karyawan RSKartini Rangkasbitung. Teknik pengambilan sampel dijalankan melalui metode probability sampling menggunakanpendekatan proportionate stratified random sampling, di mana sampel dibagi ke dalam tiga kelompok unit kerja, yaknitenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga administrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesionermenggunakan Google Form, dan hasil data dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square(SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.1.1.1.Temuan studi mengindikasikan bahwa beban kerjaberpengaruh negatif pada disiplin kerja karyawan. Sementara itu, stres kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikanpada tingkat disiplin kerja di RS Kartini Rangkasbitung.Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Disiplin Kerja
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Pt Shinta Indah Jaya Ananda, Widuri Dwi; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesuksesan perusahaan sangat dipengaruhi pada kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Dalammencapai keberhasilan tersebut, perusahaan membutuhkan karyawan yang memiliki kualitas kerja yang baik.Salah satu yang berdampak pada kualitas kerja seseorang yaitu tingkat loyalitas terhadap perusahaan.Loyalitas karyawan memiliki peran krusial dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, khususnya ditengah persaingan bisnis yang terus meningkat. Tingkat loyalitas dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek,termasuk kepuasan dalam bekerja serta dorongan motivasi kerja.Loyalitas karyawan di PT Shinta Indah Jaya akan diteliti untuk mengetahui bagaimana kepuasan kerja danmotivasi kerja mempengaruhinya. Kebahagiaan kerja, motivasi kerja, dan loyalitas karyawan merupakankarakteristik yang diteliti dalam penelitian ini.Untuk mengetahui peran masing-masing variabel, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif denganfokus kausal. Total partisipan yang diambil dari kumpulan karyawan PT Shinta Indah Jaya adalah 110 orang.Mengingat keterbatasan jumlah populasi, maka digunakan teknik pengambilan sampel non-probabilitas,khususnya pendekatan sampel jenuh, di mana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian.Untuk mengumpulkan data primer yang relevan dengan penelitian, kuesioner tertutup dibagikan kepadapartisipan. Selain itu, data dianalisis menggunakan metode PLS-SEM, yang menyediakan pemeriksaanmendalam dan simultan terhadap hubungan antara variabel laten model penelitian.Menurut data, loyalitas karyawan PT Shinta Indah Jaya dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh variabelkepuasan kerja. Dengan kata lain, loyalitas karyawan berbanding lurus dengan seberapa puas mereka terhadappekerjaan mereka. Senada dengan itu, variabel motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secarastatistik terhadap loyalitas karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong orang untukbekerja, baik dari dalam maupun luar perusahaan, turut berperan dalam meningkatkan loyalitas merekaterhadap perusahaan. Dalam jangka panjang, kelangsungan dan stabilitas perusahaan dapat ditopang olehloyalitas karyawannya, yang terbentuk dan meningkat melalui kombinasi antara kepuasan kerja dan motivasikerja.Berdasarkan hasil tersebut, PT Shinta Indah Jaya disarankan untuk memperkuat pengahargaan atas kinerja,menyediakan fasilitas pengembangan diri secara berkelanjutan, serta menciptakan lingkungan kerja yangmendorong kepercayaan dan kebersamaan antar karyawan guna menunjang peningkatan loyalitas secaramenyeluruh.Kata Kunci: kepuasan kerja, motivasi kerja, loyalitas karyawan
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Work Life Balance Terhadap Job Hopping Pada Karyawan Generasi Z Dan Milenial Di Indonesia Fadiyah, Fairuz Disha; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi memerlukan tenaga kerja berkualitas yang menjadi peran penting guna membuat perusahaan bisa terusberkembang. Generasi milenial dan Z kini merupakan mayoritas populasi di Indonesia sebagai generasi yang sedangmemasuki dunia kerja. Generasi Z dan milenial cenderung memiliki pola pikir yang terbuka dan ambisi yang kuat,sehingga sering kali karyawan generasi Z dan milenial melakukan job hopping atau berpindah pekerjaan dalamwaktu singkat. Aspek yang dapat berdampak terhadap job hopping adalah kepuasan kerja dan keseimbangankehidupan kerja.Tujuan penelitian ini guna mengidentifikasikan pengaruh dari kepuasan kerja pada job hopping dan work lifebalance yang dirasakan terhadap job hopping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menyebarkankuesioner kepada 210 responden sebagai metode pengumpulan data. PLS-SEM dimanfaatkan sebagai pendekatandalam menganalisis data penelitian ini.Berdasarkan temuan penelitian diketahui kepuasan kerja tercatat sebesar 83,93% termasuk dalam kategori puas,work life balance tercatat sebesar 81,71% dengan termasuk dalam kategori baik dan job hopping berada pada posisi80,76% dengan kategori tinggi. Secara parsial menunjukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikanterhadap job hopping sebesar 42,7%, work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhafap job hoppingsebesar 44,0%.Kata Kunci: Job Hopping, Kepuasan Kerja, Work Life Balance, Generasi Z, Generasi Milenial
Pengaruh Kompensasi Dan Worklife Balance Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Generasi Z Di Indonesia Sahara, Carissa Ardine; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z (orang yang lahir antara tahun 1997-2012) sudah mulai mendominasi angkatan kerja di Indonesia. Akantetapi, tingkat keinginan untuk keluar dari pekerjaan pada generasi ini tergolong tinggi. Turnover intention dapat terjadiakibat banyak faktor seperti pemberian kompensasi dan kondisi worklife balance karyawan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengukur pengaruh kompensasi dan work life-balance terhadap turnover intention pada generasi Z. Penelitian iniakan dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Data yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu data primer berupapengisian kuesioner melalui google form oleh 274 karyawan generasi Z. Data yang diperoleh akan dianalisismenggunakan metode SEM-PLS dengan bantuan software SMARTPLS 4.1.12. Penelitian mendapatkan hasil bahwakompensasi dan worklife balance berpengaruh signifikan negatif terhadap turnover intention pada karyawan generasi Zdi Indonesia. Hal ini menandakan bahwa semakin baik kompensasi yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan,dan semakin seimbang kehidupan dengan pekerjaan karyawan akan membuat tingkat turnover intention semakin rendah.Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan kompensasi baik dari segi finansial maupun non-finansial sepertipemberian gaji yang sesuai dengan tanggung jawab, serta pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Selain itu,perusahaan juga perlu meningkatkan kualitas keseimbangan antara pekerjaan dengan aktivitas pribadi karyawannyaseperti memberikan jam kerja yang fleksibel atau memberikan waktu cuti yang cukup.
Pengaruh-Modal-Psikologisjdan Kepuasannkerjajterhadap Worklengagementkpadajkaryawanjgenerasikzndiokota Bandung Amelia, Vania; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia saat ini mengalami masa bonus demografi dan akan mencapai periode puncak yang diperkirakan akan terjadiantara tahun 2020-2035, Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai sangat penting, khususnya generasi Z merupakan generasipaling mendominasi saat ini, dan diperkirakan menjadi generasi utama yang akan memenuhi angka produktif. Saat ininilai work engagement di Indonesia cukup rendah (25%). Perusahaan harus memperhatikan kemampuan para karyawannyaserta diharapkan mampu menggunakan berbagai strategi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan sehinggameningkatkan kinerja setiap anggota timnya. Penelitian ini memiliki tujuaniuntukkmengetahuippengaruhhdari modalpsikologis dan kepuasan kerja terhadapaworkkengagementppada karyawan generasi Z di Kota Bandung. Aspek-aspek yangditeliti meliputi psikologi kapital, kepuasan kerja, dan keterikatan kerja karyawan generasi Z. kuesioner kepada 204responden. Terdapat 40 butir pernyataan yang diolah menggunakan SmartPLS4. Teknik analisis deskriptif dan PLS SEM.Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknikayangjdigunakanuyaituanon-probabilityasamplingdenganamenyebakan kuesioner kepada 204 responden. Terdapat 40 butir pernyataan yang diolah menggunakanSmartPLS4. Teknik analisis deskriptif dan PLS SEM. Hasil dari penelitianmmenunjukkannbahwammodallpsikologisberpengaruhasignifikanyterhadapoworkoengagement. Kepuasanikerja juga memiliki pengaruh signifikan terhadap workengagement pada karyawan generasi Z di Kota Bandung. Berdasarkanmhasiliipenelitian, saran kepada Perusahaan yaitumeningkatkan pengembangan psychological capital pada karyawan, melalui berbagai program seperti workshop,coaching,&mentoring. Saran untuk akademisi diharapkan mempertimbangkan variabel tambahan lebih luas agar hasilpenelitian lebih komprehensif.Kata Kuci: Work Engagement, Psychological Capital, Kepuasan kerja, Generasi Z
Pengaruh Perceived Organizational Support Dan Job Satisfaction Terhadap Job Hopping Karyawan Generasi Z Di Indonesia Jilan, Thahrina; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan menghadapi tantangan serius terkait job hopping yang marak terjadi pada generasi Z. Kebiasaan berganti-gantipekerjaan yang kerap dilakukan oleh generasi Z mengakibatkan pembengkakan anggaran perekrutan serta penurunanoutput perusahaan. Beberapa penelitian terdahulu memperlihatkan adanya ketidakselarasan temuan terkait hubunganantara perceived organizational support dan job satisfaction dengan job hopping. Berdasarkan hal tersebut, penelitian iniberupaya mengungkap keterkaitan antara perceived organizational support serta job satisfaction terhadap perilaku jobhopping yang ditunjukkan oleh karyawan generasi Z di Indonesia. Metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas dipilihsebagai landasan penelitian ini. Objek yang menjadi sasaran penelitian merupakan para pekerja generasi Z yang tersebardi berbagai wilayah Indonesia. Proses pemilihan sampel menerapkan teknik non-probability sampling yang dipadukandengan purposive sampling. Sebanyak 227 responden dari kalangan karyawan generasi Z berhasil dihimpun sebagaisampel penelitian. Kuisioner dimanfaatkan sebagai bahan pengumpulan data utama untuk analisis lebih lanjut. Pengujianhubungan antarvariabel pada penelitian ini memanfaatkan metode partial least squares structural equation modeling (PLSSEM) sebagai alat analisis terhadap data yang terhimpun. Temuan menampilkan hasil yang menarik: perceivedorganizational support menghasilkan pengaruh berlawanan arah yang bermakna pada job hopping, ditunjukkan melaluiangka koefisien regresi -0,366. Serupa dengan itu, job satisfaction juga memperlihatkan dampak negatif signifikan padajob hopping dengan besaran koefisien regresi -0,433. Kedua unsur tersebut bersama-sama menerangkan 57,4% perubahanyang terjadi pada kecenderungan job hopping. Berdasarkan temuan ini, pihak perusahaan sebaiknya memperkokoh sistemapresiasi organisasional serta situasi pekerjaan melalui peningkatan skema kompensasi dan pembentukan atmosfer kerjayang mendukung produktivitas karyawan. Tak ketinggalan, pembaruan ketentuan penggajian perlu dijalankan secara rutinguna meningkatkan job satisfaction. Rangkaian upaya tersebut diproyeksikan mampu menekan tendensi job hopping yangkerap muncul pada karyawan generasi Z.Kata kunci: perceived organizational support, job satisfaction, job hopping, generasi z.
Pengaruh Stres Kerja terhadap Cyberloafing dengan Pengendalian Dii sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Generasi Z di Pulau Jawa Salsabila, Maulina Avisa; Dudija , Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberloafingvmerupakan suatu bentuk perilaku menyimpang di lingkungan kerja, yangvmana paravkaryawanmenggunakanvaksesvinternet untuk kebutuhan pribadi pada saat jam kerja. Fenomena ini umum sekali terjadivpadaGenerasivZvyaitu kelompok usia kerja yang sangat akrab dengan teknologi digital karena dipicu oleh tingginyapenggunaan internet ditambah tekanan kerja. Penelitian memiliki tujuan menganalisis mengenai pengaruh stres kerjaterhadapvcyberloafingvserta mengeksplorasi peran pengendalian diri sebagaivvariabel mediasi di dalam hubungantersebut. Purposivevsampling digunakan dalam penelitian melalui penyebaranvkuesionervterhadap responden. Datadianalisis memakai PLS-SEM dilakukan dengan SmartPLS 4.0.Ditemukan bahwa mayoritas karyawanvGenvZ divPulauvJawa alamivstresvkerjavtinggi (75,81%) sertapengendalianvdirivrendah (43,20%). Hal tersebut berkorelasi dengan angka cyberloafing yang tinggi, yaitu sebesar80,77%. Aktivitas mencakup pengunduhan aplikasi, akses ke media sosial, jugaberbelanjavdaringvselamajamvkerja. Stres kerja telah terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikanterhadap cyberloafing, sementara itu pengendalian diri memberikan pengaruh negatif yang signifikan. Pengendaliandiri berperan selaku mediator parsial antara stres kerja beserta berbagai hal (cyberloafing). Riset ini bisa jadi rujukandalam mendesain kebijakan manajemenvstresvserta peningkatan kontrol diri di kantor juga menyumbang bagipengembangan studivperilaku organisasivdan psikologi kerja digital.KatavKunci: vcyberloafing, stres kerja, pengendalianvdiri, Generasi Z, perilaku organisasiv
Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Turnover Intention Melalui Burnout Pada Karyawan Generasi Z Khairdiyanto, Kamal Fakhri; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya turnover intention pada karyawan Generasi Z menjadi isu penting bagi organisasi, mengingat dominasikelompok ini di dunia kerja. Generasi Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap work-life balance, namun juga rentanmengalami burnout akibat tekanan kerja dan dinamika lingkungan yang cepat berubah. Penelitian ini bertujuanmenganalisis pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel mediasi padakaryawan Generasi Z di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain deskriptif dan melibatkan 198responden dari berbagai sektor industri melalui survei daring. Analisis data dilakukan menggunakan Structural EquationModeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS versi 4.1. Hasil menunjukkan bahwa work-lifebalance tidak berpengaruh langsung terhadap turnover intention, tetapi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadapburnout. Burnout sendiri terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention. Artinya, work-life balanceyang baik dapat menurunkan burnout, yang pada gilirannya menekan keinginan untuk pindah kerja. Temuan inimenekankan pentingnya perhatian organisasi terhadap kesejahteraan mental dan beban kerja karyawan muda. Kebijakanyang mendukung work-life balance tidak hanya meningkatkan retensi, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan kerjayang produktif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.Kata Kunci - Work-Life Balance, Turnover Intention, Burnout, Generasi Z