Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompensasi Dan Worklife Balance Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Generasi Z Di Indonesia Sahara, Carissa Ardine; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z (orang yang lahir antara tahun 1997-2012) sudah mulai mendominasi angkatan kerja di Indonesia. Akantetapi, tingkat keinginan untuk keluar dari pekerjaan pada generasi ini tergolong tinggi. Turnover intention dapat terjadiakibat banyak faktor seperti pemberian kompensasi dan kondisi worklife balance karyawan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengukur pengaruh kompensasi dan work life-balance terhadap turnover intention pada generasi Z. Penelitian iniakan dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Data yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu data primer berupapengisian kuesioner melalui google form oleh 274 karyawan generasi Z. Data yang diperoleh akan dianalisismenggunakan metode SEM-PLS dengan bantuan software SMARTPLS 4.1.12. Penelitian mendapatkan hasil bahwakompensasi dan worklife balance berpengaruh signifikan negatif terhadap turnover intention pada karyawan generasi Zdi Indonesia. Hal ini menandakan bahwa semakin baik kompensasi yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan,dan semakin seimbang kehidupan dengan pekerjaan karyawan akan membuat tingkat turnover intention semakin rendah.Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan kompensasi baik dari segi finansial maupun non-finansial sepertipemberian gaji yang sesuai dengan tanggung jawab, serta pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Selain itu,perusahaan juga perlu meningkatkan kualitas keseimbangan antara pekerjaan dengan aktivitas pribadi karyawannyaseperti memberikan jam kerja yang fleksibel atau memberikan waktu cuti yang cukup.
Pengaruh-Modal-Psikologisjdan Kepuasannkerjajterhadap Worklengagementkpadajkaryawanjgenerasikzndiokota Bandung Amelia, Vania; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia saat ini mengalami masa bonus demografi dan akan mencapai periode puncak yang diperkirakan akan terjadiantara tahun 2020-2035, Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai sangat penting, khususnya generasi Z merupakan generasipaling mendominasi saat ini, dan diperkirakan menjadi generasi utama yang akan memenuhi angka produktif. Saat ininilai work engagement di Indonesia cukup rendah (25%). Perusahaan harus memperhatikan kemampuan para karyawannyaserta diharapkan mampu menggunakan berbagai strategi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan sehinggameningkatkan kinerja setiap anggota timnya. Penelitian ini memiliki tujuaniuntukkmengetahuippengaruhhdari modalpsikologis dan kepuasan kerja terhadapaworkkengagementppada karyawan generasi Z di Kota Bandung. Aspek-aspek yangditeliti meliputi psikologi kapital, kepuasan kerja, dan keterikatan kerja karyawan generasi Z. kuesioner kepada 204responden. Terdapat 40 butir pernyataan yang diolah menggunakan SmartPLS4. Teknik analisis deskriptif dan PLS SEM.Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknikayangjdigunakanuyaituanon-probabilityasamplingdenganamenyebakan kuesioner kepada 204 responden. Terdapat 40 butir pernyataan yang diolah menggunakanSmartPLS4. Teknik analisis deskriptif dan PLS SEM. Hasil dari penelitianmmenunjukkannbahwammodallpsikologisberpengaruhasignifikanyterhadapoworkoengagement. Kepuasanikerja juga memiliki pengaruh signifikan terhadap workengagement pada karyawan generasi Z di Kota Bandung. Berdasarkanmhasiliipenelitian, saran kepada Perusahaan yaitumeningkatkan pengembangan psychological capital pada karyawan, melalui berbagai program seperti workshop,coaching,&mentoring. Saran untuk akademisi diharapkan mempertimbangkan variabel tambahan lebih luas agar hasilpenelitian lebih komprehensif.Kata Kuci: Work Engagement, Psychological Capital, Kepuasan kerja, Generasi Z
Pengaruh Perceived Organizational Support Dan Job Satisfaction Terhadap Job Hopping Karyawan Generasi Z Di Indonesia Jilan, Thahrina; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan menghadapi tantangan serius terkait job hopping yang marak terjadi pada generasi Z. Kebiasaan berganti-gantipekerjaan yang kerap dilakukan oleh generasi Z mengakibatkan pembengkakan anggaran perekrutan serta penurunanoutput perusahaan. Beberapa penelitian terdahulu memperlihatkan adanya ketidakselarasan temuan terkait hubunganantara perceived organizational support dan job satisfaction dengan job hopping. Berdasarkan hal tersebut, penelitian iniberupaya mengungkap keterkaitan antara perceived organizational support serta job satisfaction terhadap perilaku jobhopping yang ditunjukkan oleh karyawan generasi Z di Indonesia. Metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas dipilihsebagai landasan penelitian ini. Objek yang menjadi sasaran penelitian merupakan para pekerja generasi Z yang tersebardi berbagai wilayah Indonesia. Proses pemilihan sampel menerapkan teknik non-probability sampling yang dipadukandengan purposive sampling. Sebanyak 227 responden dari kalangan karyawan generasi Z berhasil dihimpun sebagaisampel penelitian. Kuisioner dimanfaatkan sebagai bahan pengumpulan data utama untuk analisis lebih lanjut. Pengujianhubungan antarvariabel pada penelitian ini memanfaatkan metode partial least squares structural equation modeling (PLSSEM) sebagai alat analisis terhadap data yang terhimpun. Temuan menampilkan hasil yang menarik: perceivedorganizational support menghasilkan pengaruh berlawanan arah yang bermakna pada job hopping, ditunjukkan melaluiangka koefisien regresi -0,366. Serupa dengan itu, job satisfaction juga memperlihatkan dampak negatif signifikan padajob hopping dengan besaran koefisien regresi -0,433. Kedua unsur tersebut bersama-sama menerangkan 57,4% perubahanyang terjadi pada kecenderungan job hopping. Berdasarkan temuan ini, pihak perusahaan sebaiknya memperkokoh sistemapresiasi organisasional serta situasi pekerjaan melalui peningkatan skema kompensasi dan pembentukan atmosfer kerjayang mendukung produktivitas karyawan. Tak ketinggalan, pembaruan ketentuan penggajian perlu dijalankan secara rutinguna meningkatkan job satisfaction. Rangkaian upaya tersebut diproyeksikan mampu menekan tendensi job hopping yangkerap muncul pada karyawan generasi Z.Kata kunci: perceived organizational support, job satisfaction, job hopping, generasi z.
Pengaruh Stres Kerja terhadap Cyberloafing dengan Pengendalian Dii sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Generasi Z di Pulau Jawa Salsabila, Maulina Avisa; Dudija , Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberloafingvmerupakan suatu bentuk perilaku menyimpang di lingkungan kerja, yangvmana paravkaryawanmenggunakanvaksesvinternet untuk kebutuhan pribadi pada saat jam kerja. Fenomena ini umum sekali terjadivpadaGenerasivZvyaitu kelompok usia kerja yang sangat akrab dengan teknologi digital karena dipicu oleh tingginyapenggunaan internet ditambah tekanan kerja. Penelitian memiliki tujuan menganalisis mengenai pengaruh stres kerjaterhadapvcyberloafingvserta mengeksplorasi peran pengendalian diri sebagaivvariabel mediasi di dalam hubungantersebut. Purposivevsampling digunakan dalam penelitian melalui penyebaranvkuesionervterhadap responden. Datadianalisis memakai PLS-SEM dilakukan dengan SmartPLS 4.0.Ditemukan bahwa mayoritas karyawanvGenvZ divPulauvJawa alamivstresvkerjavtinggi (75,81%) sertapengendalianvdirivrendah (43,20%). Hal tersebut berkorelasi dengan angka cyberloafing yang tinggi, yaitu sebesar80,77%. Aktivitas mencakup pengunduhan aplikasi, akses ke media sosial, jugaberbelanjavdaringvselamajamvkerja. Stres kerja telah terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikanterhadap cyberloafing, sementara itu pengendalian diri memberikan pengaruh negatif yang signifikan. Pengendaliandiri berperan selaku mediator parsial antara stres kerja beserta berbagai hal (cyberloafing). Riset ini bisa jadi rujukandalam mendesain kebijakan manajemenvstresvserta peningkatan kontrol diri di kantor juga menyumbang bagipengembangan studivperilaku organisasivdan psikologi kerja digital.KatavKunci: vcyberloafing, stres kerja, pengendalianvdiri, Generasi Z, perilaku organisasiv
Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Turnover Intention Melalui Burnout Pada Karyawan Generasi Z Khairdiyanto, Kamal Fakhri; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya turnover intention pada karyawan Generasi Z menjadi isu penting bagi organisasi, mengingat dominasikelompok ini di dunia kerja. Generasi Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap work-life balance, namun juga rentanmengalami burnout akibat tekanan kerja dan dinamika lingkungan yang cepat berubah. Penelitian ini bertujuanmenganalisis pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel mediasi padakaryawan Generasi Z di Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain deskriptif dan melibatkan 198responden dari berbagai sektor industri melalui survei daring. Analisis data dilakukan menggunakan Structural EquationModeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS versi 4.1. Hasil menunjukkan bahwa work-lifebalance tidak berpengaruh langsung terhadap turnover intention, tetapi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadapburnout. Burnout sendiri terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention. Artinya, work-life balanceyang baik dapat menurunkan burnout, yang pada gilirannya menekan keinginan untuk pindah kerja. Temuan inimenekankan pentingnya perhatian organisasi terhadap kesejahteraan mental dan beban kerja karyawan muda. Kebijakanyang mendukung work-life balance tidak hanya meningkatkan retensi, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan kerjayang produktif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.Kata Kunci - Work-Life Balance, Turnover Intention, Burnout, Generasi Z
Pengaruh Rewards Terhadap Turnover Intention Dengan Job Burnout Sebagai Variabel Intervening Pada Karyawan Generasi Milenial dan Z Di Indonesia Maharani, Arin Melati Puspita; Dudija, Nidya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti bagaimana rewards finansial dan non-finansial berdampak pada turnover intention, denganjob burnout sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berfokus pada tenaga kerja generasi milenial dan Gen Z yangbekerja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-probabilitas dengan pengambilan sampelpurposif, menentukan ukuran sampel minimum melalui rumus Hair. Penelitian ini mengumpulkan data dari 224partisipan dan menggunakan metodologi kuantitatif yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling- Partial Least Square (SEM-PLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa rewards dan job burnout secarakhusus berdampak pada turnover intention, dengan job burnout bertindak sebagai variabel mediasi yangsignifikan antara rewards dan turnover intention. Meskipun penelitian yang ada telah menyelidiki hubunganantara rewards, job burnout, dan turnover intention, temuannya masih belum konsisten di berbagai penelitian.Penelitian sebelumnya meneliti bagaimana job burnout mempengaruhi turnover intention, khususnya di kalanganpekerja Gen Z. Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya dengan memasukkan penghargaan sebagaivariabel tambahan dan memperluas fokus untuk memasukkan karyawan milenial, yang saat ini mewakili segmentenaga kerja yang dominan. Kata Kunci- Intensi turnover, kelelahan kerja, penghargaan
The Influence of Talent Management and Organizational Culture on Employee Performance at Telkomcel Timor-Leste Santos Piedade, Joaninha Dos; Dudija, Nidya
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 8 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i7.517

Abstract

In the era of globalization and increasingly intense business competition, improving employee performance has become a crucial factor for organizational success. This study aims to analyze the influence of Talent Management and Organizational Culture on employee performance at Telkomcel Timor Leste. Using a quantitative method, data were collected through questionnaires distributed to 135 respondents and analyzed using SPSS. The results indicate that Talent Management has a positive and significant effect on employee performance, with a regression coefficient of 0.539 and a significance value of 0.000, explaining 71.9% of the performance variation. Organizational Culture also contributes significantly, with a regression coefficient of 0.186 and a significance value of 0.007, explaining 66.8% of the performance variation. Simultaneously, these two variables explain 72.7% of the variation in employee performance, with an F-value of 176.118 (p = 0.000). This study confirms that effective talent management and a strong organizational culture are dominant factors in enhancing employee performance at Telkomcel Timor Leste. The findings provide strategic recommendations for the company to optimize human resource management to achieve optimal performance.
PELATIHAN PERSIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA BAGI MAHASISWA TINGKAT AKHIR STAI DAKU Sary, Fetty Poerwita; Prasetio, Adhi; Dudija, Nidya
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2335

Abstract

The program was initiated based on preliminary observations indicating that most students lacked adequate understanding of recruitment strategies, professional curriculum vitae (CV) writing, and communication skills during job interviews. The activities were conducted through interactive training sessions and practical workshops covering CV writing and interview simulations. The implementation methods included lectures, discussions, simulations, and individual mentoring. A total of 38 final-year students from various study programs at STAI DAKU participated in the program. The evaluation results showed an improvement in participants’ knowledge regarding the job selection process, as measured through pre- and post-tests, as well as their perceived benefits of the program. Overall, this activity had a positive impact on students’ readiness to enter the professional world.ABSTRAKLatar belakang kegiatan ini berangkat dari hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai strategi menghadapi proses rekrutmen, pembuatan curriculum vitae (CV) yang profesional, serta keterampilan komunikasi saat wawancara kerja. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif dan workshop praktik yang mencakup penyusunan CV, dan simulasi wawancara. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, dan pendampingan individual. Kegiatan ini diikuti oleh 38 mahasiswa tingkat akhir dari berbagai program studi di STAI DAKU. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada aspek pengetahuan peserta dalam menghadapi proses seleksi kerja, yang diukur melalui pre-test dan post-test serta persepsi kebermanfaatan program bagi mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Aviation Workforce Optimization: Examining the Interdependence of Operational Discipline, Job Satisfaction, and Professional Competence Supriyadi, Agus; Dudija, Nidya; Indiyati, Dian
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3751

Abstract

This research investigates the influence of operational discipline, job satisfaction, and professional competence on employee performance within the aviation sector, focusing specifically on Airport Operational Support Services. A quantitative causal-explanatory method was employed, using Structural Equation Modeling with the Partial Least Squares (SEM-PLS) technique. The sampling process applied a stratified random method, involving 338 participants from different job levels. The findings reveal that both operational discipline and professional competence have a significant and positive impact on employee performance. Conversely, job satisfaction was found to have a negative effect. Theoretically, this study deepens the understanding of the interplay between these variables within high-risk work environments. On a practical level, it offers strategic insights for improving performance through targeted initiatives in discipline and competency enhancement. The study also provides a valuable contribution to the formulation of more comprehensive and contextually appropriate human resource management strategies in the airport support services industry.
Knowledge Sharing as a Mediator of Leadership and Organizational Communication Toward Innovation Fatah, Kiki Kahfi Abdul; Dudija, Nidya
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4787

Abstract

The electricity industry faces increasing demands for continuous innovation amid rapid technological advancement and rising customer expectations. Innovative capability is assumed to be influenced not only by leadership and organizational communication but also by the effectiveness of knowledge sharing in facilitating the flow and utilization of organizational knowledge. This study examines the effects of leadership and organizational communication on innovation by incorporating knowledge sharing as a mediating variable. Using a quantitative approach with employee survey data and Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), the study evaluates the structural relationships and both direct and indirect effects. The findings indicate that leadership has a significant positive effect on knowledge sharing, and organizational communication also positively influences knowledge sharing. Knowledge sharing significantly enhances innovation, while the direct effects of leadership and communication on innovation are not significant. Mediation analysis confirms that knowledge sharing significantly mediates both the leadership–innovation and communication–innovation relationships. These findings highlight that innovation increases primarily when leadership and communication practices are reinforced through structured knowledge-sharing mechanisms.