Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Android Riana, Freza; Hidayat Al Ikhsan, Safaruddin; Makbul, Fathur Rahman; Satrya Fajar Kusumah, Fitrah
Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/krea-tif.v10i2.8510

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi tidak dapat dihindari dalam pemanfaatannya di berbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Perkembangan teknologi informasi dan kemudahan penggunaan informasi bagi masyarakat harus diimbangi dengan alternatif aplikasi lokal yang dapat memberikan informasi yang bermanfaat. Salah satu aplikasi yang dikembangkan adalah aplikasi yang dapat memberikan informasi tentang berbagai jenis tanaman obat dan salah satu tren teknologi informasi yang dapat dimaksimalkan dalam mendukung proses belajar mengajar adalah penggunaan teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi AR dapat menampilkan informasi berupa gambar dalam bentuk 2D atau 3D dan dilengkapi dengan fasilitas suara dan gambar. Dalam penelitian ini, akan dikembangkan aplikasi pengenalan tanaman dengan menggunakan teknologi AR. Aplikasi dapat dimanfaatkan pengguna untuk menampilkan informasi mengenai tanaman yang dapat dijadikan obat. Metodologi penelitian ini menggunakan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Dengan menggunakan metode ini proses pengembangan aplikasi dapat dilakukan dengan penambahan fitur-fitur selama dalam pengembangannya. Pengembangan aplikasi AR dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Unity 3D dan hasil aplikasi dijalankan dengan menggunakan smartphone Android. Hasil penelitian berupa aplikasi AR yang dapat digunakan sebagai media untuk pengenalan tanaman yang dapat dijadikan obat. Simpulan dari penelitian ini diantaranya aplikasi dapat digunakan sebagai alternatif dalam pencarian informasi tanaman obat.
Expert System For Diagnosing Pests And Diseases Of Ginger Plants Using Case-Based Reasoning Method RIANA, FREZA; Laxmi, Gibtha; Djiwanti, Setyowati Retno; Harianingrum, Riska Pravita; Fajar Kusumah, Fitrah Satrya
Moneter: Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 11 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khladun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/moneter.v11i1.156

Abstract

Ginger (Zingiber officinale Rosc.) is a medicinal plant that has many benefits and properties that makes ginger one of the export commodities of Indonesian spices. One of the obstacles in exporting fresh ginger is the low quality of ginger caused by pest and disease attacks. Generally in preventing and controlling the spread of pests and diseases namely consult an expert, but the availability of experts is not always there in every area. Therefore this research builds a website based expert system to diagnose pests and diseases of ginger plants with the Case-Based Reasoning method. This method is a problem-solving that uses knowledge from previous experience to solve new problems. The expert system can diagnose five diseases and two pests with 39 symptoms. Based on the simulation test data as many as 50 done randomly, obtained a percentage value of 96% for expert diagnosis results with a system for the Case-Based Reasoning method. This Expert System can help farmers identify and control pests and diseases that attack the ginger plant.
Artificial Intelligence Application Usage Training: ChatGPT, Gamma, and Bing Image Creator In SMK Taman Siswa Bogor Students Primasari, Dewi; Kamilah, Nurul; Hermawan, Erwin; Riana, Freza; Laxmi, Gibtha Fitri; Yanuarsyah, Iksal; Hadjimartsu, Sahid Agustian; Eosina, Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Vol. 3 No. 1 (2025): JPMI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of artificial intelligence technology has opened up new opportunities in the world of education, especially for vocational high school students who need digital skills to compete in the era of the industrial revolution 4.0. However, the implementation of this technology still faces challenges such as low digital literacy and limited infrastructure. This study aims to provide training on artificial intelligence applications (ChatGPT, Gamma, and Bing Image Creator) in improving the digital competence of SMK Taman Siswa Bogor students. The training method uses a participatory approach with three main stages: preparation (needs analysis, material preparation), implementation (theoretical training, direct practice, and case studies), and evaluation (pre-test, post-test, and interview). Participants consisted of 18 students and 2 teachers. Data analysis was carried out quantitatively (statistical tests). The results showed a significant increase in understanding the concept of artificial intelligence (from 32.4% to 78.6%) and mastery of applications (82% for ChatGPT, 79% Gamma, 71% Bing Image Creator). In addition to technical aspects, 88% of participants reported increased motivation to learn and 41% showed interest in technology-based careers. Key challenges included limited infrastructure (23% network issues) and varying participant abilities, which were successfully addressed through differentiated learning approaches and the use of personal devices.
Artificial Intelligence Application Usage Training: ChatGPT, Gamma, and Bing Image Creator In SMK Taman Siswa Bogor Students Primasari, Dewi; Kamilah, Nurul; Hermawan, Erwin; Riana, Freza; Laxmi, Gibtha Fitri; Yanuarsyah, Iksal; Hadjimartsu, Sahid Agustian; Eosina, Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Vol. 3 No. 1 (2025): JPMI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of artificial intelligence technology has opened up new opportunities in the world of education, especially for vocational high school students who need digital skills to compete in the era of the industrial revolution 4.0. However, the implementation of this technology still faces challenges such as low digital literacy and limited infrastructure. This study aims to provide training on artificial intelligence applications (ChatGPT, Gamma, and Bing Image Creator) in improving the digital competence of SMK Taman Siswa Bogor students. The training method uses a participatory approach with three main stages: preparation (needs analysis, material preparation), implementation (theoretical training, direct practice, and case studies), and evaluation (pre-test, post-test, and interview). Participants consisted of 18 students and 2 teachers. Data analysis was carried out quantitatively (statistical tests). The results showed a significant increase in understanding the concept of artificial intelligence (from 32.4% to 78.6%) and mastery of applications (82% for ChatGPT, 79% Gamma, 71% Bing Image Creator). In addition to technical aspects, 88% of participants reported increased motivation to learn and 41% showed interest in technology-based careers. Key challenges included limited infrastructure (23% network issues) and varying participant abilities, which were successfully addressed through differentiated learning approaches and the use of personal devices.
MEMBERDAYAKAN POTENSI KELUARGA MELALUI PARTISIPASI DAN KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI DESA CIMANGGU II Riana, Freza; Herawati, Siti; Amaliah, Devi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2018): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.059 KB)

Abstract

Tulisan ini memotret sebuah pemberdayaan mulai dari potensi keluarga, lingkungan masyarakat setempat, bahwa kita ketahui pemberdayaan adalah salah satu tujuan untuk mencapai kesejahteteraan masyarakat yang ada. Kemiskinan dalam hidup sudah ada sejak masa pra kemerdekaan sampai pascakemerdekaan. Banyak cara yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam menangani masalah tersebut. Untuk mencapai kesejahteraan dibutuhkan prinsip-prinsip sebagai landasan dalam melakukan pemberdayaan. Menurut Jim Ife setidaknya ada lima prinisip pemberdayaan masyarakat, mulai dari prinsip ekologis, keadilan sosial, kearifan lokal, proses, lokal dan global. Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan dan emosional dan individu mempunyai peran masing - masing yang merupakan bagian dari keluarga. Definisi operasional dari pemberdayaan keluarga merupakaan upaya untuk menjalankan peran sesuai dengan fungsinya dalam keluarga, dan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki anggota keluarga secara maksimal, sehingga terbentuk ketahanan keluarga itu sendiri. Dalam rangka menghadapi tantangan lingkungan di bumi, ada kebutuhan untuk mendidik dan memberi informasi kepada masyarakat mengenai permasalahan lingkungan. Masyarakat dan pemerintah dalam menjaga bumi dari pencemaran dan kerusakan adalah melalui pelaksanaan menjaga Lingkungan Hidup, yang merupakan kunci untuk mempersiapkan masyarakat dengan pengetahuan, keahlian, nilai dan sikap peduli lingkungan sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam memecahkan masalah lingkungan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA, PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN LAHAN STRATEGIS SECARA PRODUKTIF ., Sutisna; Riana, Freza; Nafisah, Dyah Ayu
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.132 KB)

Abstract

KKN merupakan proses pembelajaran mahasiswa melalui kegiatan langsung ditengah- tengah masyarakat, dan mahasiswa berupaya untuk menjadi bagian dari masyarakat secara aktif dan kreatif terlibat dalam dinamika yang terjadi di masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat lewat pemberian bantuan, pemberdayaan, pelatihan, penyuluhan, pendampingan, dan untuk menyadarkan potensi yang dimiliki, serta membantu meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan. Mahasiswa akan mendapatkan kemampuan generatif berupa life keterampilan hidup. Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang mempunyai luas wilayah 420 ha. Berdasarkan kondisinya, lahan yang ada terbagi dalam dua ekosistem, yaitu ekosistem lahan sawah dan kolam, serta ekosistem lahan darat/kering. Luas lahan sawah sejumlah 180 ha dan luas lahan kering, dan permukiman sejumlah 240 ha. Program kerja KKN yang akan dilaksanakan salah satunya adalah penanaman dan pembagian 6000 bibit pohon. Warga dituntut agar bisa membudidayakan pohon serta mengelolanya dan memanfaatkan lahan kosong yang dimilikinya. Kegiatan penanaman ini dimaksudkan untuk melestarikan lingkungan di Kecamatan Leuwiliang terutama di Desa Karehkel. Dari program ini Mahasiswa berperan sebagai fasilitator, dinamisator dan motivator. Pelaksanaan kegiatan KKN dimulai dari tanggal 06 Agustus 2019 – 06 Agustus 2019 ini relatif berjalan lancar. Dengan demikian, setelah kegiatan KKN ini berakhir diharapkan masyarakat Desa Karehkel dapat mengembangkan dan memanfaatkan sumberdaya di alam sekitarnya. Maka setiap kegiatan yang telah berlangsung secara kontinyu, tetap dipertahankan untuk membekali diri sebagai bekal dikemudian hari.