Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KETERIKATAN PADA ORGANISASI UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS PENGURUS LSM BIINMAFO DI SURABAYA Yuniarto, Antonius; Runtu, Julius; Tulasi, Daniel; Wulani, Fenika; Muljani, Ninuk
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v7i1.5300

Abstract

Tujuan kegiatan abdimas ini adalah untuk memberikan pelatihan penguatan kemampuan pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) BIINMAFO dalam menjalankan perilaku pemimpin yang transformasional dan meningkatkan keterikatan para anggotanya pada organisasi. BIINMAFO merupakan singkatan dari Biboki, Insana, dan Meomafo. Ketiganya merupakan kerajaan kecil di kabupaten Timur, Tengah dan Utara (TTU). LSM ini beranggotakan warga Flores, Sumba, Timor, dan Alor yang menjadi karyawan migran di Surabaya. Kepemimpinan transformasional dan keterikatan pada organisasi merupakan faktor penting suatu organisasi agar bisa bertahan bahkan berkembang di era globalisasi. Dilatarbelakangi oleh permasalahan tata laksana organisasi dan kepemimpinan yang dihadapi pengurus BIINMAFO, kegiatan abdimas ini diselenggarakan. Prioritas pelatihan ini diberikan kepada para pengurus inti BIINMAFO. Melalui pelatihan ini diharapkan  para  peserta latih beroleh pencerahan, pemahaman dan peneguhan tentang arti penting peningkatan penguatan kemampuan kepemimpinan transformasional dan membangun keterikatan anggotanya pada organisasi
The Effect of Positive Feedback on Self-Efficacy with Motivation as a Moderating Variable Nasution, Muhammad Amsal; Dj, Arifhan Ady; Widiawati, Wilda; Risal Tawil, Muhammad; Tulasi, Daniel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9788

Abstract

Peneliti meyakini feedback yang diberikan oleh narasumber atau rekan sejawat pada suatu seminar dapat meningkatkan self-eficacy seorang peserta seminar karena komunikasi yang baik dapat menyebabkan peserta merasa senang dan mengembangkan kemampuannya lebih dalam. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Positive Feedback terhadap Self-Efficacy. Berbeda dengan beberapa penelitian sebelumnya, penelitian ini menambahkan variabel Motivasi sebagai variabel moderasi yang diyakini dapat memperkuat pengaruh variabel Positive Feedback terhadap Self-Efficacy peserta seminar. Hasil artikel ini menunjukkan variabel Umpan Balik Positif mempunyai hubungan positif dan pengaruh signifikan terhadap variabel Self-Efficacy karena P-Value bernilai positif dan berada di bawah tingkat signifikansi 0,05 yaitu 0,000. Selain itu peneliti juga berpendapat bahwa variabel Motivasi dapat memperkuat pengaruh variabel Umpan Balik Positif terhadap Self-Efficacy karena motivasi yang kuat baik pada motivator untuk memberikan materi dan pelayanan terbaik, pada panitia seminar untuk memberikan pelayanan terbaik, dan pada peserta untuk mendapatkan hasil yang Efektif dapat memperkuat pengaruh variabel Positive Feedback terhadap variabel Self-Efficacy. Sejalan dengan hasil tersebut, baris ketiga dari baris kedua menunjukkan hasil yang serupa jika variabel Motivasi dapat memoderasi pengaruh variabel Umpan Balik Positif terhadap Self-Efficacy karena nilai P-Values ​​positif dan berada di bawah tingkat signifikansi 0,05, yang 0,000 lebih signifikan dibandingkan uji langsung. 0,022.. Dengan demikian, hasil hipotesis pertama dan kedua pada penelitian ini dapat diterima.
PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN CASH FLOW RATIOS ANALYSIS Tulasi, Daniel; Yuniarto, Antonius
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 1 No 3 (2022): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v1i3.5682

Abstract

Masalah pemutusan hubungan kerja karyawan pada perusahaan tekstil dan produk tekstil di Indonesia sedang menjadi topik diskusi pada beberapa bulan terakhir. Permasalahan tersebut menarik perhatian para pemerhati untuk mengevaluasi kinerja dan membuat estimasi tentang prospek kondisi industri tekstil pada masa depan. Kinerja keuangan perusahaan menjadi salah satu aspek penting yang patut dievaluasi untuk dijadikan pertimbangan dalam rangka pembuatan strategi perusahaan. Tujuan penelitian ini, 1) untuk mengetahui kemampuan rasio-rasio cash flow dalam membedakan kinerja keuangan perusahaan yang sehat dan tidak sehat; 2) untuk menidentifikasi variabel predictor yang memberikan kontribusi paling besar bagi perbedaan kinerja keuangan perusahaan yang sehat dan tidak sehat. Sampel yang dipilih sebanyak 40 perusahaan dimana 20 perusahaan terindikasi mengalami kesulitan keuangan dan 20 perusahaan dinilai dalam kondisi sehat. Data dikumpulkan dari laporan keuangan perusahaan selama tiga tahun yakni tahun 2017 sampai 2019. Pengolahan data dilakukan dengan analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan 1) rasio-rasio aliran kas mampu menjelaskan perbedaan kinerja antara perusahaan yang sehat dan tidak sehat; 2) variabel cash flow to adequacy ratio merupakan variabel predictor yang memberikan kontribusi paling tinggi bagi perbedaan antara perusahaan yang sehat dan tidak sehat.