Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA KADER JUMANTIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS I DINAS KESEHATAN DENPASAR SELATAN TAHUN 2022 I G. A. Pramesti Suari; I Gusti Ayu Made Aryasih; I Wayan Sali; I Nyoman Sujaya
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v13i1.2519

Abstract

Jumantik (community partisipation in dengue prevention) has an important role in controlling dengue hemorrhagic fever in an area. During the COVID-19 pandemic, Jumantik's performance was adjusted to the community's COVID-19 cases. This study aims was to analyze the relationship between age, gender, education level, level of knowledge about DHF Prevention, perception of the risk of COVID-19 infection, appropriateness of Jumantik honorarium, leadership support and performance of jumantik cadres during the COVID-19 pandemic in the working area of Puskesmas I  South Denpasar  in 2022. This was an observational study with a cross sectional design. The number of respondents was 39 jumantik with the measurement instrument using a questionnaire. The results showed that there was no relationship between gender (p = 0.328) and age (p = 0.169) with the performance of jumantik cadres at Puskesmas I South Denpasar  during the COVID-19 pandemic in 2022. Meanwhile, there was a relationship between education level (p = 0.001) knowledge (p= 0.001), honorarium compatibility (p= 0.007), leadership support (p= 0.001), with the performance of jumantik cadres at UPTD Puskesmas I South Denpasar Health Service during the COVID-19 pandemic in 2022. Based on research the researcher suggest  to conducting training and preparing PPE for jumantik during the COVID-19 pandemic.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA KARANG BAYAN DALAM PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH DENGUE Tatontos, Erlin Yustin; Inayati, Nurul; Diarti, Maruni Wiwin; Dramawan, Awan; Suseno, Mutiara Rachmawati; Purna, I Nyoman; Sali, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1361

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan virus dan ditularkan lewat nyamuk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, yang cenderung semakin luas penyebarannya sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Seluruh wilayah Indonesia, mempunyai risiko untuk kejangkitan penyakit DBD karena virus penyebab dan nyamuk penularnya tersebar luas, termasuk di  Desa Karang Bayan  Kabupaten Lombok Barat. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarat Program Pengembangan Desa Sehat (PPDS) mengetahui pemberdayaan  ibu-ibu PKK desa Karang Bayan dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue melalui Posyandu dengan pengendalian vektor menggunakan ovitrap atraktan infusa daun. Metode pendekatan kegiatan adalah Interprofesional Education (IPE) dan Interprofesional Collaboration (IPC) ) yaitu melibatkan dosen dan mahasiswa dari dua Poltekkes Kemenkes RI dengan empat jurusan. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK dan kader kesehatan   desa Karang Bayan berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan kegiatan dengan Persiapan, Pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang PHBS, Covid19 dan Demam Berdarah Dengue, Training of trainers (TOT) survei jentik survei, survei sarana kesehatan,  pembuatan infusa daun, pemasangan ovitrap atraktan  serta  kampanye kesehatan dan  pembuatan draft aturan desasehat.  . Hasil pelaksanaan kegiatan, 90 % peserta  Penyuluhan dan TOT  memahami dan mempraktekan materi yang diberikan.Hasil survei jentik sebelum pemasangan ovitrap atraktan infusa daun  House Index ( HI)  14,83%, Container Index (CI)  7,91%  , Breteau Index (BI) 20,4% dan Angka Bebas Jentik (ABJ) 87,63%. Setelah pemasangan ovitrap atraktan infusa daun HI 5,41 %, CI 4,31%  , BI 7,48% dan ABJ 95,23%. Kampanye kesehatan oleh ibu-ibu PKK dan kader kesehatan masing-masing dusun dapat terlaksana dengan baik. Draft aturan desa sehat dapat tersusun dan diserahkan ke perangkat desa Karang Bayan.   Ibu-ibu PKK desa Karang Bayan berdaya  dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue melalui Posyandu dengan pengendalian vektor menggunakan ovitrap atraktan infusa daun. 
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Menciptakan Masyarakat Sehat di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali Aryana, I Ketut; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Sali, I Wayan; Sujaya, I Nyoman; Somayani, Putu Ledy Priska; Ardian Pinatih, Ni Putu Gita
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i1.3725

Abstract

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Pelayanan kesehatan lingkungan merupakan wahana masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan dan masalah penyakit berbasis lingkungan dengan bimbingan, penyuluhan, dan bantuan teknis dari petugas pelayanan kesehatan lingkungan Puskesmas. Tujuan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas dilaksanakan didalam gedung dan luar gedung Puskesmas, meliputi Konseling, Inspeksi Kesehatan Lingkungan, dan Intervensi kesehatan lingkungan. Metode penyuluhan menggunakan metode deskriptif observasi, yang meliputi penyiapan materi terkait penyuluhan seperti cuci tangan pakai sabun (CTPS), (PHBS) prilaku hidup bersih dan sehat, kecacingan, DBD, dan TBC dalam bentuk poster dan juga video, penyampaian materi dilakuakn oleh mahasiawa secara bergantian yang ditujukan kepada respinden yaitu siswa/I SD yang ada di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Klungkung II Tujuan dari semua kegiatan ini adalah untuk menurunkan kejadian penyakit dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit. Semua kegiatan KIE dilakukan di berbagai tempat seperti di sekolah dasar, desa, dan wilayah sekitar tempat tinggal penderita. Dengan adanya kegiatan KIE ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit.
Penyuluhan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sidemen, Kabupaten Karangasem Tahun 2024 Jana, I Wayan; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Sali, I Wayan; Adelia, Ni Made Priska; Nubakthi, Kadek Dea Aristha Astriyani
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i1.3723

Abstract

Kecamatan Sidemen merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Karangasem dengan jumlah total penduduk pada tahun 2023 sebanyak 40.692 jiwa dengan luas wilayah seluas 35,39 km2. Berdasarkan letak wilayahnya, kecamatan Sidemen memiliki suhu udara yang cenderung sejuk dan lembab. Berada di daerah perbukitan juga mempengaruhi ketersediaan air bersih di beberapa desa di kecamatan Sidemen. Penyuluhan PHBS serta pemicuan pilar STBM dengan sasaran masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sidemen. Penyuluhan dengan materi penerapan PHBS di lingkungan sekolah serta pemicuan pilar STBM dengan sasaran masyarakat di Dusun Dukuh, Desa Talibeng. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dengan peserta penyuluhan yang antusias mengikuti kegiatan, sedangkan kegiatan pemicuan pilar STBM belum berhasil dikarenakan masyarakat yang belum siap membuat komitmen perubahan sehingga diharapkan terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat serta dapat menurunkan angka kejadian penyakit menular berbasis lingkungan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Menciptakan Masyarakat Sehat di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali Aryana, I Ketut; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Sali, I Wayan; Sujaya, I Nyoman; Somayani, Putu Ledy Priska; Ardian Pinatih, Ni Putu Gita
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i1.3725

Abstract

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Pelayanan kesehatan lingkungan merupakan wahana masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan dan masalah penyakit berbasis lingkungan dengan bimbingan, penyuluhan, dan bantuan teknis dari petugas pelayanan kesehatan lingkungan Puskesmas. Tujuan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas dilaksanakan didalam gedung dan luar gedung Puskesmas, meliputi Konseling, Inspeksi Kesehatan Lingkungan, dan Intervensi kesehatan lingkungan. Metode penyuluhan menggunakan metode deskriptif observasi, yang meliputi penyiapan materi terkait penyuluhan seperti cuci tangan pakai sabun (CTPS), (PHBS) prilaku hidup bersih dan sehat, kecacingan, DBD, dan TBC dalam bentuk poster dan juga video, penyampaian materi dilakuakn oleh mahasiawa secara bergantian yang ditujukan kepada respinden yaitu siswa/I SD yang ada di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Klungkung II Tujuan dari semua kegiatan ini adalah untuk menurunkan kejadian penyakit dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit. Semua kegiatan KIE dilakukan di berbagai tempat seperti di sekolah dasar, desa, dan wilayah sekitar tempat tinggal penderita. Dengan adanya kegiatan KIE ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit.
Penyuluhan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sidemen, Kabupaten Karangasem Tahun 2024 Jana, I Wayan; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Sali, I Wayan; Adelia, Ni Made Priska; Nubakthi, Kadek Dea Aristha Astriyani
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i1.3723

Abstract

Kecamatan Sidemen merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Karangasem dengan jumlah total penduduk pada tahun 2023 sebanyak 40.692 jiwa dengan luas wilayah seluas 35,39 km2. Berdasarkan letak wilayahnya, kecamatan Sidemen memiliki suhu udara yang cenderung sejuk dan lembab. Berada di daerah perbukitan juga mempengaruhi ketersediaan air bersih di beberapa desa di kecamatan Sidemen. Penyuluhan PHBS serta pemicuan pilar STBM dengan sasaran masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sidemen. Penyuluhan dengan materi penerapan PHBS di lingkungan sekolah serta pemicuan pilar STBM dengan sasaran masyarakat di Dusun Dukuh, Desa Talibeng. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dengan peserta penyuluhan yang antusias mengikuti kegiatan, sedangkan kegiatan pemicuan pilar STBM belum berhasil dikarenakan masyarakat yang belum siap membuat komitmen perubahan sehingga diharapkan terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat serta dapat menurunkan angka kejadian penyakit menular berbasis lingkungan.
Hubungan Self-Awareness Perawat Dengan Pemilahan Sampah Medis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali Lesminiantini, Ni Wayan; Aryana, I Ketut; Rusminingsih, Ni Ketut; Sujaya, I Nyoman; Sali, I Wayan
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v15i1.4092

Abstract

. Hospitals generate waste, both medical and non-medical waste that can cause disease in the surrounding environment pollution, an important role is needed for nurses in the management of infectious waste because they are the producers of medical waste from health service activities. Nurses' self-awareness plays an important role in sorting medical waste. This study aims to determine the relationship between nurses' self-awareness and sorting medical waste at the Bali Provincial Mental Hospital. The type of research was correlation analytic with a cross sectional approach. The research sample was nurses in the Bali Provincial Mental Hospital Inpatient Room, sampling that met the inclusion criteria of 100 people with proportional random sampling technique. The types of data used were primary and secondary data. Data processing with Spearman Rank test. The results showed that nurses' self-awareness was mostly in the good category, as many as 44 people (44%). The sorting of medical waste by nurses is mostly in the good category as many as 46 people (46%). There is a significant relationship between nurses' self-awareness and sorting of medical waste in Bali Province Mental Hospital. The results of the Rank Spearman test also obtained a coefficient corelation value of 0.949 indicating a strong correlation with a positive direction that the better the nurse's self-awareness, the better the sorting of medical waste. It is recommended to nurses to pay attention to behaviour when sorting waste when it will be disposed of in the appropriate waste bin.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PETUGAS DALAM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI KLINIK PRATAMA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI BALI TAHUN 2024 Meiyana Sari, Putu Indri; Sali, Wayan; Sujaya, I Nyoman; Rusminingsih, Ni Ketut
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v14i2.3765

Abstract

Solid medical waste processing is carried out in several stages starting from sorting, collection, storage, transportation and destruction. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes with the actions of officers in efforts to manage solid medical waste at the Pratama Clinic of the National Narcotics Board of Bali Province. The type of research is quantitative with an observational method using a cross- sectional design. The population and sample were 63 people with a total sampling method. The instruments were tests and questionnaires. Analysis used Chi square. There is a relationship between knowledge and attitudes with the actions of officers in efforts to manage solid medical waste at the Pratama Clinic of the National Narcotics Board of Bali Province with a p-value of 0.002 0.05. The need for training, socialization, and supervision regarding the management of solid medical waste at the Pratama Clinic of the National Narcotics Board of Bali Province
Pendampingan Program Gerakan Bangkit Mengelola Sampah Mandiri (Gerbang Mesari) Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Di Desa Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem Posmaningsih, D.A.A; Sali, I Wayan; Aryasih, I Gusti Ayu Made
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i2.301

Abstract

Mengingat pentingnya sanitasi dan pengelolaan sampah yang baik untuk mendukung pariwisata di Desa Tenganan Pegringsingan, diperlukan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan kader serta ibu-ibu rumah tangga. Tujuannya adalah meningkatkan swadaya masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan yang dimulai dari keluarga. Kegiatan ini akan difokuskan pada penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan melalui Gerakan BANGKIT BERSAMA MENGELOLA SAMPAH MANDIRI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Desa Tenganan mulai bulan Juni sampai Agustus Tahun 2024, dan kegiatan penyusunan laporan akhir dilaksanakan setelah kegiatan yakni mulai September - Oktober 2024. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode memberikan pelayanan berupa pendampingan dengan melakukan kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan Program Gerakan Bangkit Mengelola Sampah Mandiri (GERBANG MESARI) dalam pengelolaan sampah berbasis sumber bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem dengan pengawasan yang dilakukan oleh puskesmas melalui kader pada masing-masing wilayah kerjanya. Adapun hasil penilaian pengetahuan dan keterampilan yaitu peningkatan pengetahuan peserta dari 44.76% sebelum pelatihan dan 78.09% setelah pelatihan, dan keterampilan yaitu 75.71%. Kegiatan pelatihan pembuatan kompos dengan metode Takakura dilaksanakan melalui beberapa tahap yang sistematis dan edukatif. Proses ini dimulai dengan penyampaian materi teoretis, dilanjutkan dengan praktik pembuatan bibit kompos dan keranjang Takakura. Metode Takakura ini merupakan solusi praktis untuk penanganan sampah organik rumah tangga secara aerobik, yang membutuhkan pasokan oksigen untuk proses dekomposisi yang efektif. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh peserta di lingkungan rumah tangga mereka masing-masing. Penggunaan teknologi yang sederhana ECOBIOTA bisa diharapkan dapat menarik masyarakat untuk berpartisipasi dan tetap meneruskan program tersebut meskipun kegiatan pengabmas telah berakhir. Kader Desa Tenganan mulai menyadari pentingnya pengolahan sampah organik. Pengomposan dengan Metode Takakura mudah untuk diaplikasikan dan biaya pembuatannya tidak terlalu mahal
Pengaruh Atraktan Limbah Ikan Pada Fly Trap Sebagai Penurunan Kepadatan Lalat Di Pasar Tradisional Srikerthi Desa Padangsambian Kelod Tahun 2023 Putra, I Gede Arianata; Yulianti, Anysiah Elly; Hadi, M. Choirul; Sali, I Wayan
Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL) Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jkl.v14i1.3312

Abstract

 Flies insects that transmit several diseases to humans. A way to control fly density using fly traps with addition fish waste attractants. With aim to determine effect adding fish waste attractants the fly trap decrease fly density. This research method is Pre Experiment research with design model One Group Pre Test Post Test Control, with Paired T-Test data analysis. The results showed there was effect adding fish waste attractants fly trap. Based on results the Paired t-test, count of 3.586 was obtained and sig value (0.006) alpha = (0.05). From results study before installation highest fly trap pointI of 8 tails in high and lowest categories pointIX, X of 2 tails low category, after installation highest fly trap point II of 4 tails in medium category and lowest points VII,IX,X of 1 tail the low category. It can be concluded that there is an effect of adding fish waste attractants fly trap as a decrease fly density.