Claim Missing Document
Check
Articles

LAPORAN KELOMPOK PROGRAM MBKM MEMBANGUN DESA/KULIAH KERJA NYATA AKHLAKUL KARIMAH Rio Saputra; Incik Erick Fhatirisq; Amalia Siti Nurazizah; Endang Listiana; Siti Rohani; Rini Wahyuni; Linda Puspita; Mareza Yolanda Umar; Psiari Kusuma Wardani; Rizki Yeni Wulandari; Desi Kumalasari; Alifiyanti Muharramah; Abdullah Abdullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41881

Abstract

Pekon Sukoharjo 3 Barat, hasil pemekaran dari Pekon Sukoharjo 3, resmi terbentuk pada tahun 2011 dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik dan pengelolaan pemerintahan di tingkat desa. Meskipun memiliki potensi sumber daya manusia dan alam yang baik, pekon ini menghadapi tantangan kesehatan, terutama tingginya angka hipertensi dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Program MBKM Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata (KKN) Akhlakul Karimah dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat melalui edukasi kesehatan, pemberdayaan pendidikan, dan pembangunan infrastruktur. Kegiatan penyuluhan tentang hipertensi, pola makan sehat, dan pemanfaatan tanaman obat berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat, dengan 78 jiwa teridentifikasi menderita hipertensi. Pemberian makanan tambahan berupa puding ubi ungu menunjukkan penerimaan positif dari masyarakat, dengan 70% responden menyukainya. Kegiatan gotong royong bersih dusun juga meningkatkan kebersihan lingkungan dan rasa kebersamaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan pengetahuan, tantangan dalam penerapan pola makan sehat masih perlu diatasi. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pekon lain dalam mengimplementasikan program serupa dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
Reasons Why Infants Between the Ages of Seven and Twelve Months Do Not Receive Exclusive Breastfeeding Mareza Yolanda Umar; Psiari Kusuma Wardani; Abdullah
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsw.v19i1.5512

Abstract

Exclusive breastfeeding during the first six months of life is essential for infant growth, immunity, and neonatal health. However, exclusive breastfeeding coverage remains suboptimal and is influenced by maternal and environmental factors. This study aimed to analyze determinants associated with the failure of exclusive breastfeeding among infants aged 7–12 months in Pesawaran Regency, Lampung Province, Indonesia. A cross-sectional study was conducted from May to June 2025 in five subdistricts with low breastfeeding coverage. The sample consisted of 343 mothers selected using stratified random sampling. Data were analyzed using chi-square tests and multiple logistic regression at a significance level of p < 0.05. Bivariate analysis showed that age, occupation, education, parity, knowledge, attitude, family support, and health worker support were significantly associated with exclusive breastfeeding (p < 0.05). Multivariate analysis indicated that age (OR=1.937), occupation (OR=0.521), education (OR=0.530), knowledge (OR=1.755), attitude (OR=2.192), and family support (OR=0.575) significantly influenced exclusive breastfeeding. Maternal attitude was the strongest predictor. Strengthening breastfeeding education, workplace lactation support, and family involvement is recommended to improve exclusive breastfeeding coverage.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DAN PERAWATAN BAYI BARU LAHIR Juwita Desri Ayu; Desi Kumalasari; Rini Wahyuni; Psiari Kusuma Wardani; Mareza Yolanda Umar; Linda Puspita; Siti Rohani; Alfidha Azzahraa; May Steffany
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13000

Abstract

Pengetahuan ibu hamil mengenai persiapan persalinan dan perawatan bayi baru lahir (BBL) merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kesiapan fisik dan psikologis ibu dalam menghadapi proses persalinan. Kurangnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko komplikasi, keterlambatan pengenalan tanda bahaya, serta kesalahan dalam merawat bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan dan perawatan BBL melalui pre-test dan post- test. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan uji pre–post edukasi. Sampel sebanyak 13 ibu hamil diperoleh menggunakan accidental sampling. Instrumen berupa kuesioner berisi 10 item pertanyaan yang telah diuji kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Pada pre-test, sebagian besar responden berada pada kategori “baik”, namun masih terdapat kekurangan pada beberapa item pertanyaan. Pada post- test, seluruh responden mencapai skor maksimal (100%). Edukasi kesehatan terbukti meningkatkan engetahuan ibu hamil mengenai persiapan persalinan dan perawatan BBL. Disarankan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi terstruktur dan penggunaan media visual untuk memperkuat pemahaman ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan dan Pedidikan Ibu Dengan Stimulasi Bicara pada Anak 3-5 Tahun Elita; Rizki Yeni Wulandari; Rini Palupi; Mareza Yolanda Umar
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 3 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i3.334

Abstract

Latar Belakang: Beberapa laporan menyebutkan angka kejadian gangguan stimulasi bicara pada anak berkisar 2,3%-24,6%. Di Indonesia, disebutkan pravalensi keterlambatan bicara pada anak adalah antara 5-10% pada anak usia dini, Beberapa data menunjukkan angka kejadian anak yang mengalami keterlambatan bicara cukup tinggi. Menurut profil kesehatan indonesia 400.000 (16%) balita dimana sebanyak 27% balita terdapat gangguan pertumbuhan, sekitar 4-5% balita mengalami gangguan bicara dan bahasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dam pendidikan ibu dengan stimulasi bicara anak di dusun VII sidorejo desa hajimena lampung selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian anak yang berusia 3-5 tahun sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner hasil penelitian diketahui 14-18 desember hasil analisis menggunakan uji gamma. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan stimulasi bicara pada ibu dengan hasil P-Value 0,004 dan terdapat ada hubungan antara pendidikan dengan stimulasi bicara pada ibu dengan hasil P-Value: 0,001. Simpulan: Disarankan kepada orang tua lebih meluangkan waktu bermain dengan anak, selalu mengajak anak berbicara, kepada ibu juga agar semakin meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi dan meningkatkan keterampilan mendidik, dengan mengikuti seminar tentang pentingnya pendidikan anak usia dini.