Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DOSIS DAN DURASI OKSIGEN DENGAN POSTOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN POST ANASTESI UMUM Arizqu Irfan Ardiansah; Maria Diah Ciptaning; Tanto Hariyanto
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v6i2.299

Abstract

Salah satu penyebab PONV yaitu kurangnya perfusi oksigen yang ada di pusat muntah di otak. Pemberian dosis dan durasi oksigen yang efektif akan mengoptimalkan pengiriman oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk memperbaiki perfusi oksigen pusat mual muntah di otak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan dosis dan durasi oksigen dengan PONV pada pasien Post Anastesi Umum di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Metode penelitian ekspermen ini menggunakan Desain Cross Sectional. Sampling menggunakan Purposive Sampling. Jumlah sampel yang diteliti berjumlah 30 responden. Peneliti menggunakan instrumen Rhodes Index Nausea and Vomiting (RINVR) untuk mengukur PONV pasien. Hasil penelitian menunjukkan nilai p hubungan antara dosis oksigen dengan skor PONV yaitu 0,145, sedangkan hasil nilai p hubungan antara durasi oksigen dengan skor PONV yaitu 0,904, maka dapat diambil kesimpulan tidak ada hubungan antara pemberian dosis dan durasi oksigen dengan Postoperative Nausea and Vomiting (PONV).
Potensi Bunga Telang (Clitorea ternatea L.) sebagai Pewarna Bakteri Sederhana Berbasis Bahan Alam Ramah Lingkungan Kurniawati, Atik; Hariyanto, Tanto; Hupitoyo, Hupitoyo
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No Edisi Khusus 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v0i3.82305

Abstract

Pewarnaan bakteri merupakan salah satu materi dari Praktikum Mikrobiologi yang harus ditempuh oleh mahasiswa di salah satu Program Studi Vokasi Kesehatan. Penggunaan pewarna bakteri sintetis berbahaya terhadap manusia dan lingkungan hidup karena bersifat mutagenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dari ekstrak kelopak bunga telang (Clitorea ternatea L.) sebagai alternatif pewarna bakteri sederhana berbasis bahan alam ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan menggunakan analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kelopak bunga telang (C. ternatea L.) memiliki kemampuan untuk mewarnai sel bakteri Gram-positif Staphylococcus aureus dan bakteri Gram-negatif Escherichia coli dengan kontras yang dapat dilihat di mikroskop. Bila dilihat dari kualitas pewarnaan nya, preprat yang diwarnai dengan ekstrak kelopak bunga telang memberikan kualitas pewarnaan yang kurang baik bila dibandingkan pewarna bakteri seperti safranin dan kristal violet. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak kelopak bunga telang (C. ternatea L.) belum bisa dipergunakan secara langsung sebagai alternatif pewarna bakteri sederhana berbasis bahan alam ramah lingkungan karena membutuhkan penambahan co-pigment sebagai stabilisator dari antosianin.
ANALISIS PEMBUATAN DAN POTENSI EKOENZIM KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MANDIRI RUMAH TANGGA Hupitoyo, Hupitoyo; Hariyanto, Tanto; Kurniawati, Atik
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 1 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i1.1892

Abstract

Lime peel ecoenzyme (Citrus aurantifolia) is a microbial-based product made by fermenting the fruit peel for more than one month. The study aimed to analyze the ecoenzyme product from lime peel (C. aurantifolia) and its potential as an antiseptic so that it becomes one of the independent health improvement efforts on a household scale. The research design was laboratory experiments. The data described descriptively based on the results obtained from laboratory experiments. The research results showed that ecoenzyme contains a complex of organic ingredients as a natural antiseptic that can be used in the household such as 19 types of organic acids, 17 types of flavonoids, 16 types of carbohydrates and 19 types of amino acids which have potential as antiseptics. The study concluded that the ecoenzyme product from lime peel (C. aurantifolia) has potential as an antiseptic because it contains a complex of organic ingredients as a natural antiseptic that can be used in the household. Potential antiseptics can be in the form of dish cleaners, fruit and vegetable washes. Instead of being an antiseptic, ecoenzyme liquid can be used as a plant fertilizer and compost activator which can be applied to reduce household waste.  
PENYEDIAAN BAHAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI DARI ORGANISME PENYEBAB KONTAMINASI DI LABORATORIUM PENDIDIKAN Kurniawati, Atik; Hariyanto, Tanto; Hupitoyo, Hupitoyo
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v14i1.5113

Abstract

Educational laboratories often face microbiological contamination issues originating from various sources, such as equipment, air, and laboratory users. Although this contamination is typically viewed as a hindrance, contaminant microorganisms can be utilized for educational purposes. This study aims to develop a method for creating microbiological slides from contaminant organisms in educational laboratories and to evaluate their effectiveness in supporting microbiology learning. The research adopts a descriptive qualitative approach. The results revealed the identification of six species of contaminant molds successfully cultured on growth media. Microscopic analysis of the slides prepared from these molds demonstrated clear spore and hyphal structures under the microscope, making them effective teaching materials for studying fungal morphology. Conclusion: Slides derived from airborne laboratory contaminants can be utilized as teaching materials to support microbiology learning while simultaneously raising awareness about the importance of contamination control.
IDENTIFIKASI FAKTOR KEGAGALAN DONOR APHERESIS PADA TAHAP SELEKSI DI UNIT TRANSFUSI DARAH SIDOARJO: IDENTIFIKASI FAKTOR KEGAGALAN DONOR APHERESIS PADA TAHAP SELEKSI DI UNIT TRANSFUSI DARAH SIDOARJO Mudayatiningsih, Sri; Hariyanto, Tanto; Amalia, Salma; Suryandari, Endang Sri Dewi Hastuti
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 2 (2025): JTKD- Maret 2025
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i2.69

Abstract

Apheresis merupakan metode baru yang efektif dan aman dalam pengambilan komponen darah. Pengambilan darah donor apheresis ini mempunyai keuntungan yaitu mutu komponen darah lebih konsisten, kandungan biologis lebih besar dan kandungan leukosit lebih rendah, karena komponen yang tidak digunakan dikembalikan kedalam tubuh pendonor. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi faktor kegagalan donor apheresis pada tahap seleksi di Unit Transfusi Darah (UTD) di Sidoarjo. Metode deskriptif dengan data skunder yang diambil dari SIMDONDAR. Sampel semua pendonor apheresis yang mengalami kegagalan pada tahap seleksi sebanyak 56 responden.dari Januari sampai Desember 2023 di lihat dari Berat badan, usia,Tekanan darah, Kadar Haemoglobin, hct,plt, wbc, lipemik, analisis protein total (albumin dan IgG serta ketepatan jadwal donor. Hasil penelitian menunjukkan faktor kegagalan donor apheresis pada tahap seleksi akibat tekanan darah rendah (3%), tekanan darah tinggi (10,20%), Kadar Haemoglobin ≥17 gr/dl (3%) dan (30%) kadar Haemoglobin ≤ 12,5 gr/dl, kadar hct < 37% ( 7,30%), kadar plt <100 (10,20%) serta (5,80%) dengan kadar plt >300, kadar wbc >10,0 (19,10%), kadar lipemik tinggi (1,50%) dan tidak sesuai jadwal donor (10,30%). Sedangkan hasil penolakan akibat berat badan, usia,analisis protein total berupa albumin dan IgG tidak didapatkan adanya penolakan.
Analysis of Demographic Characteristics of Elderly Hypertension Patients at Sananwetan Primary Health Centerimary Health Center Yudhawati, Sherlyana Kartika; Mujito, Mujito; Hariyanto, Tanto
Health Gate Vol 3, No 4 (2025): October 2025
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70111/hg3405

Abstract

Aging leads to physiological changes such as decreased vascular elasticity and impaired blood pressure regulation, increasing the risk of hypertension. Demographic factors such as age, sex, education level, and socioeconomic status also contribute. This study aimed to analyze the relationship between demographic characteristics and the prevalence of hypertension among older adults at Sananwetan Primary Health Center. A quantitative descriptive design was employed, with purposive sampling of 100 elderly individuals diagnosed with hypertension. Primary data were collected through interviews using a modified WHO STEPS questionnaire, and secondary data were obtained from health records. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics (Chi-Square test). Most respondents were aged 60–74 years (77%), female (68%), had a high school education (50%), and belonged to the middle socioeconomic group (85%). The Chi-Square test showed significant associations between age (p = 0.019), sex (p = 0.007), education level (p = 0.034), and socioeconomic status (p = 0.016) with the prevalence of hypertension. In conclusion, demographic factors influence the risk of hypertension in older adults. Health education-based interventions, improved access to services, and promotion of healthy lifestyles are essential strategies to reduce hypertension prevalence in high-risk elderly populations. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Firman Ahda Suhanda Aini Nurul Amalia, Salma Andi Amrullah Andri Budianto Angelika Christin Role Ani Sutriningsih Anjelina Marta Lupa Arahaf Abdi Ardi Panggayuh Ardiwanto Umbu Tanda Ardiyani, Vita Maryah Ari Suryandi Arizqu Irfan Ardiansah Atik Kurniawati, Atik Aurelia Mau Keo Budi Susatia Damaris Arista Lende Dedi Sumadi Diana Diana Doddy Rakhmadi edy suyanto Ekowati Retnaningtyas Elaspriani Elaspriani Elaspriani Kunto Elisabeth Tea Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari Erlisa Candrawati Evi Susanti Fasty Aklima Fauzi Riki Hidayat Fedelia Susanti Rebu Felisiana Felisiana Filsa Destiara Fitria Hayati Glorianita A.R De Araujo Hamka Hamka Hari Sukanto Adi Helmi Herawati, Helmi Hirdayanti Finisia Holyness Nurdin Singadimedja Hupitoyo Hupitoyo Hupitoyo, Hupitoyo I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Iga Kurnia Rohmah Inra Inra Iwan Muliawan Joko Santoso Joko Suwito Lisa Wulandari M. Miftahuz Zubaidi Maemunah, Neni Maria Diah Ciptaning Maria Helmiana Muda Marta Ina Kaka Meity Sarah Melkior Silvanus Yopi Balik Miftahur Rahman Mikhayandi John Lede Mira Pratiwi Misda Misda Moh. Fachrizal Rosyid Mudayatiningsih, Sri Mujito Mujito, Mujito Naomi Sakti Daindo Ni Luh Putu Eka Sudiwati Ni Luh Putu Eka Sudiwati Ni Luh Putu Sudiwati Nia Lukita Ariani Nia Lukita Ariani Novita Dewi Nuraisyah Siregar Nurwijayanti Padoli Padoli Pendrita Melkianus Kabonju Hita Pery Pery Priyo Sasmito Ragil Catur Adi W. Rinda Rinda Rita Mahareni F. Rizhal Hamdani Rudi Febrianto Rudimin Rudimin Selia Wilhelmina Sendra, Eny Setyarini, Arika Indah Sisilia Ndore Sisilia Niman Siti Zubaidah Sri Rahayu Sujati Sujati Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Swaidatul Masluhiya AF Tatang Irawan Urli Titin Indah Hartini Tri Johan Agus Yuswanto Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Wahyu Dini Metrikayanto Wahyuningsri . Wahyuningsri ., Wahyuningsri Whaisna Switaningtyas Widiani, Esti Wisundari Wisundari Yanti Rosdiana Yeremias Utun yohana yohana Yohanes Daud Djawa Yohanes Suni Yosefina Dede Moruk Yovita Lai Hane Yudhawati, Sherlyana Kartika Yuliani Yuliani Zakariya Zakariya Zaky Soewandi Ahmad