Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Menggunakan Media Power Point Interaktif Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Otomotif Kelas X Tkr Di Smk Muhammadiyah 1 Padang Muhammad Ibrahim Sayuti; Andrizal Andrizal; Hasan Maksum; Rifdarmon Rifdarmon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7418

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis, Mengimplementasikan dan Mengukur tingkat kemandirian belajar siswa kelas X SMK Muhammadiyah Padang pada mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif (DDO) sebelum dan setelah penerapan media PowerPoint interaktif. peneliti menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas dilakukan oleh guru dalam rangka untuk memperbaiki cara dan metode guru serta alat peraga yang digunakan dalam proses pembelajaran. Siswa yang menjadi subjek penelitian Tindakan kelas ini adalah siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah 1 Padang yang berjumlah 11 orang yang terdiri dari (siswa). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kemandirian belajar siswa kelas X SMK Muhammadiyah Padang pada mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif (DDO) sebelum penerapan media PowerPoint interaktif berada pada kategori rendah hingga sedang, yang ditandai dengan kurangnya inisiatif belajar, rendahnya tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta kepercayaan diri yang masih terbatas dalam menghadapi permasalahan belajar. Penerapan media PowerPoint interaktif dalam pembelajaran DDO terlaksana dengan baik dan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan kondusif melalui pemanfaatan unsur visual, audio, serta interaksi, sehingga meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Penggunaan media PowerPoint interaktif terbukti mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa pada seluruh indikator utama, yaitu inisiatif belajar, tanggung jawab terhadap tugas, dan kepercayaan diri, yang terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari Siklus I ke Siklus II
Validating the Rifdarmon E-Learning Model with Structural Equation Modeling Analysis for Enhanced Learning Outcomes and Students’ 4C Skills Lasyatta Syaifullah; Remon Lapisa; Rifdarmon
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9660

Abstract

The rapid development of information and communication technology (ICT) has significantly transformed the landscape of education, including in the context of vocational education. Universitas Negeri Padang (UNP), particularly the Department of Automotive Engineering, has made efforts to adapt the curriculum and learning methods to bridge the gap between education and industry demands. However, in its implementation, there are still challenges that need to be addressed, especially in the Automotive Electronics Electricity course. This study aims to validate the Rifdarmon E-Learning Model in the Automotive Electronics Electricity course through SEM-PLS and CB-SEM analysis using SmartPLS 4. The research employed a quantitative approach using two analysis methods: Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) and Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM). Data were collected from 50 validators comprising experts in educational technology, learning models, and learning media using a 5-point Likert scale questionnaire. The model validation focused on four key syntaxes: Reciprocal Teaching (RT), Mentoring Peers (MP), Organizing Findings (OF), and Narrating Outcomes (NO). The SEM-PLS analysis demonstrated strong construct validity with satisfactory Composite Reliability (CR), Cronbach's Alpha, and Average Variance Extracted (AVE) values across all syntaxes. The CB-SEM analysis further confirmed the model's structural validity with positive outer loading values and good model fit indices. These comprehensive validation results indicate that the Rifdarmon E-Learning Model is both valid and reliable, making it suitable for implementation to enhance learning outcomes and develop students' 4C skills in Automotive Electronics Electricity education.
Innovation of Learning Media: Developing a Car Air Conditioning Trainer to Improve Student Performance in Vocational Physics and Engineering Afriwandi; Hasan Maksum; Rifdarmon; Eko Indrawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12423

Abstract

This study aims to develop a mobile air conditioning (AC) trainer as an innovative learning medium to enhance students’ understanding, interest, and performance in automotive AC systems. The research adopted the Research and Development (R&D) approach using the 4D model, which consists of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Validation was conducted by media and material experts, yielding Aiken’s V coefficients of 0.93 and 0.96, respectively, categorized as “Valid.” The practicality test involving teachers and students obtained mean scores of 94.20% and 96.24%, categorized as “Highly Practical.” The effectiveness of the developed trainer was evaluated through pretest and posttest data, resulting in an N-Gain score of 0.69, which indicates a “High” level of improvement. These findings demonstrate that the developed AC trainer is valid, practical, and effective as instructional media in vocational education, particularly in enhancing students’ academic achievement in automotive air conditioning systems.
Video Pembelajaran dalam Pendidikan Teknik dan Vokasi: Systematic Literature Review Muhamad Nazmi Karim; Toto Sugiarto; Rifdarmon Rifdarmon; Muslim Muslim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4723

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran dalam pendidikan teknik dan vokasi, di mana video menjadi media efektif untuk menyampaikan materi prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur terkait penggunaan video pembelajaran dalam konteks pendidikan teknik dan vokasi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengikuti panduan PRISMA 2020 terhadap 50 artikel berkualitas dengan database Scopus yang memenuhi kriteria inklusi. Teknis analisis data dilakukan melalui analisis konten kualitatif yang melibatkan tahap ekstraksi data sistematis, reduksi informasi, hingga pengelompokan tema secara induktif untuk memetakan sistesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran secara signifikan meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan keterampilan praktis siswa. Faktor-faktor seperti durasi video optimal (6-12 menit), kehadiran instruktur, desain visual, dan interaktivitas terbukti mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Simpulan penelitian ini menekankan integrasi desain instruksional berbasis kognitif multimedia dan teknologi inovatif seperti AR, AI dan learning analytics menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan kualitas pendidikan vokasi era digital.
Systematic Literature Review (Prisma 2020) Video Pembelajaran Perawatan Kelistrikan Sepeda Motor Matic 4 Langkah Pada Pendidikan Vokasi Ferres Decoya; Toto Sugiarto; Muslim Muslim; Rifdarmon Rifdarmon; Martias Martias
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4741

Abstract

Perawatan sistem kelistrikan sepeda motor matic 4 langkah menuntut penguasaan keterampilan prosedural dan diagnostik yang konsisten, namun keterbatasan waktu praktik, variasi kemampuan peserta didik, serta akses media praktik sering menghambat pencapaian kompetensi. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti riset tentang pemanfaatan video pembelajaran dan teknologi digital (simulasi/VR/AR) untuk mendukung pembelajaran keterampilan praktik, khususnya pada konteks perawatan dan diagnostik kelistrikan di pendidikan vokasi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berkerangka PRISMA 2020 dengan sumber data Scopus-export sebanyak 884 rekam yang diseleksi hingga diperoleh 50 artikel untuk disintesis; data diekstraksi dari metadata dan dianalisis secara deskriptif serta melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan lima tema utama dengan dominasi pada topik video pembelajaran dan desain video instruksional, didukung bukti kuat dari studi review/meta-analisis serta studi pengembangan media dan pelatihan keterampilan melalui simulasi/VR/AR. Kesimpulannya, video pembelajaran berbasis prinsip multimedia dengan demonstrasi prosedural yang jelas, dipadukan latihan terstruktur dan asesmen praktik, berpotensi meningkatkan kesiapan kompetensi perawatan dan diagnostik kelistrikan pada pendidikan vokasi.
Analisis Minat Melanjutkan Studi Pada Siswa SMA dan SMK di Nagari Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru Rifdarmon Rifdarmon; Khaisya Aliya Marsyanda; Patri Susanti; Ramadani Ramadani; Aisyah Amina Maryam; Firman Hidayah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat siswa SMA dan SMK di Pangkalan dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengetahui respon siswa terhadap sosialisasi pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap siswa serta anggota tim KKN yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu kondisi ekonomi keluarga, dukungan lingkungan (keluarga dan sekolah), keterbatasan informasi mengenai jalur masuk perguruan tinggi dan beasiswa, serta motivasi pribadi. Terdapat perbedaan orientasi yang signifikan antara siswa SMA dan SMK: siswa SMA cenderung lebih terbuka terhadap pilihan melanjutkan studi, sementara siswa SMK lebih berorientasi pada dunia kerja sesuai keahlian yang ditekuni. Sosialisasi pendidikan tinggi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan minat siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program sosialisasi berkelanjutan, optimalisasi informasi beasiswa, serta penguatan peran keluarga dan sekolah dalam mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan.
The contribution of motivation and stakeholder support in internship programs to work readiness and entrepreneurial readiness: A SEM-PLS analysis Janani Janani; Hasan Maksum; M. Giatman; Rifdarmon Rifdarmon; Lasyatta Syaifullah
Journal Industrial Servicess Vol 12, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jiss.v12i1.38885

Abstract

Vocational high school graduates consistently record the highest open unemployment rate among all education levels, indicating a persistent gap between vocational education outcomes and labor market demands. This study examines the contribution of student motivation and stakeholder support from family, school, and industry to work readiness and entrepreneurial readiness, with internship programs as the mediating variable. A quantitative causal-associative design was employed with a cross-sectional approach. A total of 190 respondents were selected from a population of 307 using proportionate stratified random sampling, representing students, supervising teachers, parents, and industry supervisors. Data were collected via validated Likert-scale questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. Results confirmed all eight hypothesized mediation paths. Internship programs strongly and significantly predicted both work readiness and entrepreneurial readiness, functioning as the primary mediator that transforms motivation and stakeholder support into concrete career readiness outcomes. School support emerged as the dominant contributor to internship program quality, followed by parental support, industry support, and student motivation. The model explained more than eighty percent of the variance in internship program implementation. These findings provide empirical evidence that improving vocational graduate career readiness requires coordinated investment in internship program quality, teacher capacity building, and entrepreneurship integration, particularly in the agribusiness sector.