Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Journal Dynamic SainT

PERENCANAAN GEDUNG BERLANTAI BANYAK DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) KABUPATEN TANA TORAJA Hernita Matana; Parea Rusan Rangan; Bastian A AmpangAllo
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.1235

Abstract

Perencanaan struktur bangunan tahan gempa sangat penting di Indonesia. Kabupaten Tana Toraja termasuk KDS-D dengan kategori resiko I dalam kelas situs SD. Sehingga metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dapat digunakan dalam perencanaan. Perencanaan struktur gedung ini menggunakan konsep desain kapasitas berupa kolom kuat balok lemah. saat terjadi gempa yang kuat dengan metode tersebut diharapkan gedung ini tidak mengalami keruntuhan total. Dalam perencanaan ini, bangunan yang direncanakan adalah bangunan fiktif 15 lantai menggunakan beton bertulang dengan panjang bangunan 40 m, lebar bangunan 14 m, tinggi 55.8 m dengan fungsi sebagai hotel. Perencanaan dan perhitungan struktur gedung ini ditinjau terhadap beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Perhitungan beban mati dan beban hidup mengikuti persyaratan SNI 1727-2013, dan beban gempa dianalisis secara statik dan dinamis mengikuti persyaratan SNI 1726-2012. Untuk analisa struktur bangunan digunakan aplikasi SAP2000V21. Hasil analisis dan desain menunjukkan dimensi balok dan kolom telah memenuhi kriteria penampang untuk SRPMK, dimana syarat “strong column weak beam” telah terpenuhi. Kata kunci : SRPMK, Gempa, Beton bertulang, Kolom kuat balok lemah
Studi Eksperimental Karakteristik Palm Fiber Concrete Brick Bastian A. Ampangallo
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1955

Abstract

Palm Fiber Concrete Brick merupakan suatu jenis unsur bangunan berbentukbata yang terbuat dari bahan utama semen Portland, air, dan agregat yangdipergunakan untuk pasangan dinding. Banyak inovasi yang dilakukan dalammemodifikasi batako baik dalam segi memodifikasi campuran ataupunditambahkan dengan bahan-bahan yang dapat meminimalir kekurangan batakoitu sendiri. Salah satunya dengan menambahkan abu serat ijuk dalampembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahanabu serat ijuk terhadap nilai kuat tekan batako. Metode yang digunakan adalaheksperimen dengan total benda uji sebanyak 36 buah. Tiap variasi terdiri dari 12sampel. Benda uji penelitian dibuat dengan perbandingan komposisi semen,agregat halus, dan air dengan 3 variasi abu serat ijuk. Pengujian kuat tekandilakukan pada hari ke-3, 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil pengujian didapatkannilai kuat tekan optimum 10,6 Mpa dan termasuk dalam tingkat mutu IV. Kuattekan paling rendah yang diperoleh sebesar 9.1 Mpa dan termasuk dalam tingkatmutu IV
PERENCANAAN GELAGAR JEMBATAN SUNGAI MINANGA DENGAN BETON PRATEGANG Parea R. Rangan; Bastian A. Ampangallo; Hernita Matana; Abraham Ganti
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2136

Abstract

Pembangunan jembatan Sungai Minanga ditujukan untuk menghubungkan jalan poros Sa’dan Minanga yang di belah oleh alur sungai Saddang. Kehadiran jembatan ini sangat dibutuhkan guna memperlancar kegiatan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, jembatan yang dibangun harus memenuhi syarat kekakuan, lendutan, dan ketahanan terhadap beban yang bekerja. Beragam material menjadi pertimbangan dalam pembuatan jembatan Maka di ambil langka alternatif dengan menggunakan struktur beton prategang, beton prategang menjadi solusi yang dipilih dikarenakan karakteristiknya kuat terhadap pergeseran dan mengurangi potensi keretakan dengan dimensi yang lebih kecil, serta tahan terhadap karat. Setelah dilakukan analisia dan perhitungan, maka hasil perencanaan jembatan Minanga yaitu, direncanakan dengan gelagar prategang dengan jumlah gelagar 3 buah dengan 2 meter dan panjang jembatan 30 m, konstruksi antara balok gelagar dengan plat lantai jembatan merupakan komposit yang diikat dengan shear connector. dimensi gelagar dengan ukuran lebar bawah 65cm, lebar atas 55cm, dengan tinggi 160cm, menggunakan 4 buah tendon dengan jarak 172,3 mm disetiap gelar dan menggunakan tulangan utama Ø 22 mm dan tulangan geser Ø 8 mm. Gelagar pratengang menguntungkan untuk digunakan pada konstruksi jembatan sungai Minanga baik dari segi biaya maupun dari segi pelaksanaannya.
ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN KABUPATEN TANA TORAJA DENGAN MENGGUNAKAN PORTAL BAJA Bastian A. Ampangallo; Parea R. Rangan; Zwengly L. Honta; Jufri Manga
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2140

Abstract

Bangunan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang segala aktivitasnya, ketersediaan lahan yang luas pun dibutuhkan untuk mendirikan sebuah bangunan seperti Gedung. Untuk itu bangunan Gedung bertingkat menjadi alternatif untuk mengatasi ketersediaan lahan yang sempit. Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Tana Toraja direncanakan dengan struktur rangka yang terbuat dari beton bertulang. Seperti diketahui bahwa konstruksi beton bertulang menggunakan sistem pelaksanaan yang konvensional. Dengan kelemahan-kelemahan struktur beton bertulang konvensional seperti yang diuraikan di atas, maka dibutuhkan sebuah bahan alternatif yang memiliki keunggulan, terutama pada segi kekuatan strukturnya dan jenis bahan struktur yang memiliki keunggulan itu adalah baja. Pada alternatif bangunan Gedung ini menggunakan struktur portal baja dengan tujuan disamping kekuatan dan proses kerja yang praktis sehingga diharapkan waktu yang direncanakan semakin singkat.
ANALISIS KAPASITAS ELEMEN STRUKTUR GEDUNG KANTOR REKTORAT IAKN TORAJA TERHADAP BEBAN GEMPA DENGAN METODE PUSHOVER Semuel Rante Kapa’; Parea R. Rangan; Bastian A. Ampangallo
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2141

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang rawan terjadi gempa, sehingga dibutuhkan desain bangunan yang tahan gempa. Desain bangunan berbasis gempa rencana pada bangunanyang dianggap sebagai beban static, besarnya dibesarkan secara bertahap sampai melampaui pembebanan yang menyebabkan terjadinya pelelehan disatu atau lebih lokasi di struktur tersebut. Penelitian ini membahas tentang gedung Rektorat IAKN Toraja yang terletak di jalan poros Makale-Makassar km. 10. Gedung ini merupakan bangunan 3 lantai dengan luas 33 m X 22m yang dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Pushover untuk mencari kurva kapasitas, batas kinerja dan berapa besar gaya maksimum akibat beban gempa dengan mengunakan software SAP2000 V22. Standar analisis mengacu SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, SNI 1729 2015, ATC 40 dan FEMA 356 . Hasil penelitian berdasarkan Kurva kapasitas struktur gedung di lihat nilai displacemen dilihat dari kurva demand FEMA 356, Perpindahan hasil pushover maksimum arah X sebesar 216,000167 mm dan Perpindahan hasil pushover maksimum arah Y sebesar 216,043849mm. Sedangkan berdasarkan ATC-40, perpindahan pushover maksimum arah X sebesar 72.985 mm dan arah Y sebesar 94,772 mm.Nilai base shear dilihat dari performance point dengan metode ATC-40 arah X sebesar 323351,2 Kg dan arah Y sebesar 231711,73 Kg, dengan FEMA 356 arah X sebesar 593561,54 Kg dan arah Y sebesar 308400,98 Kg . Titik kinerja berdasarkan peraturan ATC 40 struktur bangunan berada pada level kategori IO karena nilai maksimum total drift dan maksimum in-elastik drift arah x yang sama dengan nilai 0,005 , namun pada arah Y nilai maksimum total drift sebesar 0,005 dan maksimum in-elastik drift sebesar 0,007.
PENGARUH PEMERAMAN TANAH TERHADAP CBR TANAH YANG DISTABILISASI DENGAN ABU ARANG BIJI HANJELI Rombe Dendo, Ermitha Ambun; Masiku, Henrianto; Artanto Ampangallo, Bastian; Lody Honta Lambe, Zwengly; S. Mapaliey, Yulieanti; Kaalapadang, Escher
Jurnal Dynamic Saint Vol 8 No 2 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/tpkwq833

Abstract

Peningkatan daya dukung tanah lunak perlu dilakukan sebelum konstruksi dibangun diatasnya sehingga konstruksi memiliki umur layanan yang lebih lama. Bahan alami yang dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah yaitu abu biji hanjeli karena mengandung silika 10,53% dan kulit biji hanjeli mengandung silika 16% Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Pengujian sampel dilakukan di Labaroratorium Teknik Sipil UKI Toraja. Sampel tanah diambil dari Pamibak Utara, Lembang Sikuku’, Kecamatan Kapalapitu dan biji hanjeli diambil dari Lembang Pangala’, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara. Biji hanjeli dibakar pada suhu 600 oC hingga kemudian dihaluskan dan disaring menggunakan saringan no. 200 untuk memperoleh abu. Pengujian yang dilakukan yaitu uji CBR tanah dengan variasi pemeraman benda uji berumur 14 hari dan 28 hari dengan variasi abu biji hanjeli 5%, 10% dan 15% dari berat tanah kering Berdasarkan analisis hasil pengujian tanah lempung tanpa abu biji hanjeli diperoleh nilai berat jenis 2,60. Berdasarkan analisa butiran lolos saringan no 200 sebanyak 90,98%. Tanah memiliki batas cair 46,11%, batas plastis 33,77% dan indeks plastisitas 12,34%. Pada pengujian sifat fisik tanah lempung abu biji diperoleh nilai berat isi kering kompaksi 1,46 gr/cm3, kadar air optimum kompaksi 26%, dan hasil pengujian CBR diperoleh nilai 3,13%. Tanah dengan variasi abu biji hanjeli 5%, 10% dan 15% diperoleh nilai CBR untuk pemeraman 7 sebesar 6,34% 10,3% dan 14,07. Sedangkan untuk pemeraman 28 hari diperoleh nilai CBR berturut-turut 8,14%, 11,8%, dan 16,3 %. 
ANALIAS KUAT TARIK BELAH BETON PORUSYANG MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAHABU CANGKANG KERANG HIJAU Artanto Ampangallo, Bastian; Rangan, Parea Rusan; Ambun, Ermitha; Ganti, Abraham; Runtukahu, Regita; Patongloan, Zain
Jurnal Dynamic Saint Vol 8 No 2 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/ya1waq19

Abstract

Sebagian besar sarana transportasi di Indonesia saat ini sudah berupa aspal konvensional atau beton.” Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton terutama juga pada beton porous. Peningkatan kualitas beton dapat dilakukan dengan penambahan bahan tambah. Bahan-bahan di sekitar lingkungan daapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran beton porous. Oleh karena itu, peneliti menggunakan limbah cangkang kerang hijau sebahai bahan tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dari kuat lentur, kuat Tarik belah, permeabilitas dan porositas. Penelitian ini digunakan metode eksprimental, menggunakan cetakan silider dengan ukuran 30 cm x 15 cm. Perancangan campuran didasarkan pada standar ACI 522R-2010. Komposisi penambahan abu cangkang kerang hijau dalam penelitian ini sebesar 2%, 4%, 6% dari berat semen dan 0% sebagai pembandingan dengan umur perawatan 3, 7, 14, 21 dan 28 hari. Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian pada umur 28 hari, kuat tarik belah rata-rata penambahan abu cangkang kerang hijau 2%, 4%, 6% yaitu 1,522 MPa, 1,557 MPa  dan 2,23 MPa dengan persentase peningkatan berturut-turut 2,49%, 4,85% dan 50,17% dari kuat tarik belah beton porus tanpa abu cangkang kerang hijau
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ARANG DANSEMEN SEBAGAI BAHAN STABILISASI LATERITUNTUK ROAD SUBBASE Ambun, Ermitha; Rangan, Parea Rusan; Ampangallo, Bastian; Ganti, Abraham
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 2 (2021): Jilid 6 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/vyf3eg10

Abstract

Penelitian ini menggunakan serbuk arang kayu dan semen sebagai bahan stabilisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi ekperimental yang dilakukan di laboratorium, yang berpedoman pada SNI - 1744 – 2012 mengenai CBR tanah. Variasi campuran serbuk arang kayu yang merupakan bahan stabilisasi sebanyak 6%,9% dan 12% dan semen sebanyak 3%. Tanah diperam selama 1, 7 dan 14 hari untuk mengetahui besarnya nilai CBR yang kemudian dikonfersi menjadi nilai daya dukung tanah. Pengujian yang dilakukan adalahpengujian karakteristik fisik dan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu arang kayu dan semen efektif meningkatkan daya dukung tanah. Kenaikan nilai daya dukung tanah disebabkan oleh meningkatnya nilai CBR pada setiap kenaikan komposisi abu arang kayu dalam tanah. Kadar air optimum yang digunakan berfungsi sebagai pelumas bekerja membawa butiran abu arang kayu dan semen kedalam rongga antar butir tanah. Silika pada abu arang yang berfungsi sebagai pozzolan dan semen sebagai material perekat kemudian merekatkan butir tanah sehinggamenjadi lebih keras dan solid. Dengan demikian tanah lebih mampu untukmenerima beban dan nilai CBR serta Daya Dukung Tanah tanah jugamengalami kenaikan maksimum hingga 25.806 % terhadap tanah tanpapenambahan abu arang kayu. Kenaikan daya dukung tanah pada tanah dengan campuran 6%, 9% dan 12 % Arang Kayu serta 3% Semen terhadap tanah tanpa campuran abu arang kayu dan semen berturut turut 12.903%, 25.806% dan 14.516%. Komposisi terbaik abu arang kayu dan semen untuk bahan stabilisasi adalah campuran pada 9% Abu Arang Kayu & 3% Semen.