Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL REMAJA PEREMPUAN DAN MEMINIMALISIR PERGAULAN BEBAS DI KELURAHAN KOLO KOTA BIMA Mulyadi, Wahyu; Umar, Umar; Agussalam, Agussalam; Ihlas, Ihlas; Ningsih, Ningsih
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3934

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran lingkungan keluarga dalam menjaga kesehatan mental remaja yang mengalami permasalahan kehamilan diluar pernikahan. Dalam mengatasi masalah terkait dengan Kehamilan diluar pernikahan pada remaja di keluaran Kolo Kota Bima diperlukan berbagai metode pendekatan salah satunya dengan menggunakan metode pendekatan PAR (Participatory, Action, Research). Pelaksanaan penelitiaan ini bertujuan untuk memberikan sosuli melalui pemaksimalan peran lingkungan keluarga dalam menjaga kesehatan mental remaja yang mengalami kehamilan diluar pernikahan, salah satu bentuk upayah dalam mengatasi masalah di kelurahan dengan mengadakan kegiatan yang bernilai positif-edukatif bagi seluruh remaja, orang tua dan amsyarakat di kelurahan kolo, seperti; mengadakan seminar maupun pembinaan Konseling sebagai salah satu bentuk partisipasi terhadap masyarakat guna menjaga kesehatan mental remaja yang terjadi tengah-tengah masyarakat, sehingga nantinya memberikan dampak yang baik bagi kehidupan remaja di kelurahan Kolo Kota Bima. Kemudian dari kegiatan yang dilakukan tentun masyarakat lebih khususnya remaja merasa terbantu dengan diadakannya kegiatan yang bernail positif dengan berbagai pendekatan tertentu yang efektif dan efisien bagi kesehatan mental remaja di kelurahan Kolo Kota Bima.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PAI DI SMK NEGERI 1 KOTA BIMA Kusniadin, Imam; Salam, Agus; Kaharuddin, Kaharuddin
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 10 عدد 1 (2025): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v10i1.818

Abstract

Many teachers still find it difficult to design learning materials that are in accordance with the new curriculum. It has been found that teachers' lack of understanding of the Merdeka Curriculum is one of the obstacles in its implementation. So the purpose of this study is to find out how the implementation of this curriculum can have an effective impact on the quality of PAI learning at SMK 1 Kota Bima. This research uses qualitative research. Data collection techniques are observation, documentation and interviews. Data analysis techniques are Data Reduction, Data Presentation and Conclusion Drawing. Based on the results of this study, it shows that there is a positive impact on the quality of learning. Teachers have more flexibility in developing learning materials and methods that are relevant to students' lives, while students become more active, creative, and motivated in learning.
PEMBELAJARAN DALAM MENUNJANG KETERCAPAIAN KOMPETENSI INDIVIDUAL ANAK USIA DINI Agus Salam; Muslim Muslim; Siti Natri
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.645

Abstract

Pemaknaan pembelajaran, belajar, mengajar serta seluruh komponensistem pembelajaran yang tepat dapat mengarahkan guru dalammelaksanakan kegiatan pembelajaran anak usia dini yang efektif danefesien. Kejelasan tujuan akhir pembelajaran merupakan arah segalapelaksanaan pembelajaran yang dilakukan. Tujuan akhir pembelajaranadalah terbentuknya kompentensi tertentu pada individu sebagai sasaranpembelajaran, maknanya pembelajaran berhasil bukan karena prosespembelajaran telah berlangsung akan tetapi ada aspek ranah belajar yangmuncul pada perilaku siswa sebagai wujud belajar.
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Agus Salam; Ikhwanuddin Ikhwanuddin; Sri Jamilah Sri Jamilah
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.816

Abstract

Artikel ini mencoba melakukan kajian tentang salah problematika pendidikan Anak Usia Dini yang berkaitan dengan peletak dasar karakter, sebagai landasan pembentukan karakter tugas perkembangan manusia selanjutnya. Disadari bahwa pendidikan karakter merupakan program prioritas pembangunan nasional yang dilatar belakangi oleh kehawatiran pemangku kepemimimpinan bangsa akan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kajian ini, pendidikan karakter Anak Usia Dini yang baik, anak harus memiliki pengetahuan yang baik (moral knowing), perasaan yang baik atau loving good (moral feeling) dan perilaku yang baik (moral action) sehingga terbentuk perwujudan kesatuan perilaku dan sikap hidup Anak Usia Dini sebagai modal pewaris perjuagan bangsa. Disampin itu tulian ini memuat Tujuan, Fungsi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Nilai-Nilai Pembentuk Karakter Anak Usia Dini, Proses Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Strategi Pelaksanaan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Penilaian Keberhasilan pedidikan karakter Anak Usia Dini. Sebagai keimpulan, bahwa fungsi pendidikan karakter Anak Usia Dini adalah untuk mengembangkan, memperkuat potensi pribadi, dan menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk karakter Anak Usia Dini yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia, Pendidikan karakter Anak Usia Dini dapat berkembang dengan baik melalui budaya sekolah Anak Usia Dini yang mendukung, yang dilakukan melalui serangkaian kegiatan: perencanaan, pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada Anak Usia Dini, dan penilaian yang bersifat komprehensif.
Penanaman Nilai Toleransi Beragama pada Anak Usia Dini RA Al-Amin Kota Bima Rahmatiah Rahmatiah; Agus Salam; Wahyu Mulyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1673

Abstract

Toleransi merupakan nilai mendasar dalam kehidupan bermasyarakat yang tercermin melalui sikap menghormati, menerima, dan terbuka terhadap keberagaman, baik dalam hal pandangan, keyakinan, agama, suku ras, maupun status sosial. Menanamkan nilai toleransi sejak dini merupakan upaya strategis dalam membentuk karakter anak agar mampu hidup rukun dalam keberagaraman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan nilai toleransi pada anak usia dinidi RA Al-Amin Kota Bima, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dalam proses tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menjunjukan bahwa penanaman nilai toleransi dilakukan melalui pembiasaan keiatan salat berjamaah, pemanfaatan media bergambar dalam proses pemberlajaran , serta pengintegrasian nilai-nilai keagamaan ke dalam aktivitas harian anak. Faktor-faktor yang mendukung antara lain keterlibatan orang tua secara aktif, pendekatan komunikatif dari guru, serta tersedianya fasilitas belajar yang menunjang. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman anak terhadap keberagaman, pengaruh negatif media, serta kurangnya sinergi antara tenaga pendidik dan orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara tenaga pendidik  dan orang tua dalam membentuk karakter anak yang toleran sejak dini, serta memberikan kontribusi bagi pengembagan pendidikan karakter berbasis nilai keberagaman.