Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EDUKASI KECERDASAN NATURALIS MELALUI EKOLABEL UNTUK KELOMPOK GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA Desy Safitri; Sujarwo; Arita Marini; Nurzengky Ibrahim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6321

Abstract

Guru sebagai pendidik haruslah mampu menumbuhkan kecerdasan naturalis kepada peserta didik guna menjadikannya sebagai siswa yang memiliki kesadaran lingkungan. Dalam rangka memberikan kecerdasan naturalis maka diperlukan suatu edukasi bagi kelompok guru mengenai ekolabel yang bertujuan memberikan wawasan tentang lingkungan dan perilaku positif dalam melestarikan lingkungannya. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada kepada kelompok guru Sekolah Dasar di Jakarta. Hasil kegiatan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan guru mengenai kecerdasan naturalis melalui ekolabel
Peran guru untuk menerapkan pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas Triasih Kartikowati; Kurniawati Kurniawati; Nurzengky Ibrahim
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323098

Abstract

This study aims to provide an understanding of multiculturalism in the classroom and the prospects for teachers applying it in history lessons. The number of students in the school already represents the diversity that exists, consisting of a variety of ethnicities, cultures, customs and religions. The teacher's emphasis on implementing multiculturalism in learning is an embodiment of the values of Pancasila as the ideology of the Indonesian nation which stands on the basis of diversity, tolerance with the motto Bhineka Tunggal Ika. Indonesia is often hit by inter-community conflicts and violence which can lead to divisions, be it ethnic conflicts or conflicts between religious adherents. Existing diversity often results in discrimination that leads to conflict and violence. The importance of the aspect of multiculturalism in view of the diverse conditions of Indonesian society demands mutual tolerance, respect and respect for these various differences. By using the method, a qualitative research approach and a case study approach at SMA Negeri 20 Jakarta, DKI Jakarta. The results of the study are supported by an independent curriculum reference which requires schools to apply the dimensions of the Pancasila Student Profile, teachers practice directly in implementing multiculturalism education and create a multicultural learning culture and are able to generate student motivation. In practice, the teacher groups students according to the wishes, talents and interests of students. Implementation of the educational value of multiculturalism students create video content and pop-up book projects with Indonesian historical material such as tolerance, maintaining diversity, pluralism and multiculturalism.
PELATIHAN PENGEMBANGAN ASSESSMENT BERBASIS LITERASI NUMERASI BAGI GURU SEKOLAH DASAR CISAAT SUBANG JAWA BARAT Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri; Arita Marini; Nurzengky Ibrahim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2467

Abstract

Budaya literasi di Indonesia masih rendah, hal ini berdasarkan survey dari Programme for International Students Assessment (PISA) Tahun 2018 menunjukan peringkat Indonesia berada pada urutan 74 dari 79 negara peserta PISA lainnya. Hal ini karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru masih kurang mendorong pengembangan literasi siswa serta penilaian juga masih mengikuti pola lama dengan membuat soal yang hanya menanyakan kognitif siswa pada konten materi saja. Melihat situasi tersebut diperlukan upgrading kompetensi guru dalam pengembangan assassment berbasis literasi numerasi melalui kegiatan bimbingan dan latihan kepada guru dalam membuat dan mengembangkan assassment berbasis literasi numerasi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan assassment berbasis literasi numerasi sehingga dapat mendorong budaya literasi siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan cara workshop berbasis experimental learning dengan metode diskusi dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat dan mengembangkan assassment berbasis literasi numerasi.
Persepsi Mahasiswa dalam Pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan Pada Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang Agus Rahmat Mahmudi; Andy Suryadi; Kurniawati; Nurzengky Ibrahim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1866

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi mahasiswa mengenai proses pembelajaran kewirausahaan dan kendala dalam pembelajaran kewirausahaan pada Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Teknik penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran mata kuliah kewirausahaan berlangsung secara efektif dan interaktif, penggunaan media dan metode pembelajaran telah sesuai dengan kebutuhan pada masa kini, kemudian terdapat kendala yaitu pemahaman materi pembelajaran dan penerapan teori menjadi praktek dalam berwirausaha. Mata kuliah kewirausahaan pada Prodi Pendidikan Sejarah perlu diterapkan untuk menciptakan wirausaha muda yang memiliki kompetensi sangat baik.
Hubungan Diplomatik Indonesia-Brunei Darussalam Pada Masa Presiden Suharto & Sultan Hassanal Bolkiah, 1984-1998 Ahmad Musyalen Firdaus; Nurzengky Ibrahim; Kurniawati Kurniawati
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 1 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i1.23965

Abstract

This research aims to explain how Indonesia's Diplomatic Relations with Brunei Darussalam developed in the 1984-1998 period. The research method used is a historical method consisting of heuristics, source criticism or verification, interpretation and historiography. In collecting sources, the author uses sources from contemporary newspapers and source books related to the discussion. The results of this research are that Indonesia and Brunei Darussalam have had good relations since the time of the kingdoms in the archipelago. One proof of this good relationship is the kinship between the Brunei Royal family and the Majapahit Kingdom. During the Guided Democracy era, Indonesia and Brunei had cold relations due to differences in political views between President Sukarno and the Sultan of Brunei Sir Omar Ali Saifuddin III regarding the movement for the Unitary State of North Kalimantan led by A.M. Azahari. During President Suharto's time, Indonesia restarted diplomatic relations with Brunei Darussalam which began in 1981 until official diplomatic relations in January 1984. In its development until May 1998, Indonesia's diplomatic relations with Brunei Darussalam went well with a high spirit of friendship. This can be seen through various collaborations in various fields such as politics, economics, education and tourism. The political and economic fields are the most impressive areas in diplomatic relations between the two countries. One of them is that Brunei Darussalam provided an interest-free loan to Indonesia in 1987.
Pendampingan Kelompok Calon Guru Dalam Membuat Bahan Ajar Berbasis Artificial Intelligence Desy Safitri; Sujarwo; Nurzengky Ibrahim; Arita Marini; Anggi Saputri; Iqbal Pratama
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7c8vdf24

Abstract

The development of digital technology requires teachers to be able to integrate artificial intelligence into learning. Not all teachers understand the creation of AI-based teaching materials, considering that not all teachers understand and comprehend the methods and mechanisms of using artificial intelligence to assist in learning, especially in creating digital teaching materials. Teacher competencies must be continuously upgraded so they can innovate in learning, considering that the management of learning programs will experience changes along with the development of community culture and technology. Mentoring groups of prospective teachers in creating AI-based teaching materials aims to provide mentoring to groups of prospective teachers in designing and developing AI-based teaching materials as an effort to improve professional competence in the digital era. The methods used in this activity include training, technical guidance, and direct practice with a participatory approach. The results of the activity show an increase in participants' understanding of the concept of AI in education, the ability to design AI-based digital teaching materials, and the growth of creativity and innovation in designing learning that is adaptive to the needs of 21st-century learning.