Articles
Gambaran Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Kota Bukittinggi
Jaskia, Rakes;
Aviani, Yolivia Irna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i1.2043
Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan stres pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Bukittinggi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 349 orang mahasiswa tingkat akhir yang menjalani pendidikan jenjang Sarjana di Kota Bukittinggi dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan skala DASS-42 yang diprakarsai oleh Lovibond & Lovibond (1995). Skala ini telah diuji oleh Marsidi (2021) dengan nilai reliabilitas pada 3 sub variabel DASS 42 memperlihatkan skor stres sebesar 0.951, kecemasan sebesar 0.943, dan depresi sebesar 0,952. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan descriptive statistics. Hasil penelitian menemukan mahasiswa tingkat akhir memiliki stress dan depresi yang sedang namun kecemasan berada pada tingkat sangat berat.
Gambaran Prokrastinasi Akademik Pada Siswa SMA Negeri X di Sumatera Barat
Putri, Miftahurrahmi;
Aviani, Yolivia Irna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i1.2049
Penelitian ini bertujuan untuk mengdeskripsikan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri X di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang belajar di SMA Negeri X di Sumatera Barat. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner melalui alat ukur yang telah disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan dari aspek-aspek prokrastinasi oleh Ferarri (1995). Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan teknik analis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri X berada pada kategori sedang (38,6%) dengan aspek penundaan sebagai aspek yang mendominasi (49,6%). Sedangkan aspek seperti keterlambatan (39,4%) berada pada kategori rendah dan aspek lain seperti kesenjangan waktu (40,9%) dan melakukan aktivitas lain (37%) berada pada kategori sedang.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Kota Bukittinggi
Putri, Aisha;
Aviani, Yolivia Irna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i1.2515
Research with the aim of seeing the correlation between social support and psychological well-being was carried out on final year students studying in Bukittinggi City. The research method is a questionnaire with a quantitative approach used in this research. A total of 285 final year students in Bukittinggi City were the research samples. Samples were obtained using cluster random sampling technique. The research results show an r value = 0.781 and a p value = 0.000, where Ha is accepted. Instrument reliability test for social support variables = 0.857 and PWB = 0.878. The results showed that there was a significant positive relationship between social support and psychological well-being in final year students in Bukittinggi City.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Kota Bukittinggi
Putri, Aisha;
Aviani, Yolivia Irna
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i2.2455
Penelitian dengan tujuan melihat korelasi dukungan social dengan psychological well-being dilaksanakan kepada mahasiswa tingkat akhir yang kuliah di Kota Bukittinggi. Metode penelitiannya berupa angket dalam pendekatan kuantitatif digunakan pada penelitian ini. Sebanyak 285 mahasiswa tingkat akhir di Kota Bukittinggi menjadi sampel penelitian. Sampel didapatkan dengna teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai r = 0,781 dan nilai p = 0,000 yang mana Ha diterima. Uji reliabilitas instrument variabel dukungan social = 0,857 dan PWB = 0,878. Didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan social dengan psychological well-being pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Bukittinggi.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN APPROACH COPING AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG
habibah, Nur;
Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5044-5049
Konsep diri merupakan persepsi individu tentang dirinya sendiri yang berperan penting dalam menentukan sikap dan perilaku. Mahasiswa dihadapkan pada berbagai masalah akademik yang memerlukan approach coping akademik yang adaptif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara konsep diri dengan approach coping akademik pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Padang dengan jumlah sampel sebanyak 381 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konsep diri yang dikembangkan oleh Hartanti (2018) dengan merujuk pada teori konsep diri dari Fitts (1971) dan skala approach coping akademik yang dikembangkan oleh Akhtar dan Helmi (2017) dengan merujuk pada teori coping akademik dari Sullivan (2010), serta untuk analisis data menggunakan product moment correlation. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat konsep diri mahasiswa berada pada kategori negatif dan tingkat approach coping akademik mahasiswa berada pada kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan approach coping akademik dengan r=0,390 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima.
HUBUNGAN ANTARA SCHOOL CLIMATE DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA SMA SEDERAJAT DI KOTA BUKITTINGGI
Yani, Fitri;
Aviani, Yolivia Irna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5099-5106
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara school climate dengan perilaku agresif siswa SMA sederajat di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik cluster sampling, di mana 336 siswa diambil sebagai sampel dari beberapa sekolah di Kota Bukittinggi. Alat ukur yang digunakan terdiri dari skala untuk mengukur school climate yang mengacu pada teori Gage et al. (2014) dan skala perilaku agresif berdasarkan Warburton dan Anderson (2015). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara school climate dan perilaku agresif dengan nilai r = -0.647 dan sig = 0.000. Ini mengindikasikan bahwa semakin positif school climate yang dirasakan siswa, semakin rendah perilaku agresif yang ditunjukkan. Penemuan ini menunjukkan pentingnya menciptakan school climate yang positif untuk mengurangi perilaku agresif di kalangan siswa.
HUBUNGAN BYSTANDER EFFECT DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMP X BUKITTINGGI
Khairunnisa, Mutiara;
Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.248-255
Perilaku prososial merupakan perilaku-perilaku positif yang dilakukan individu yang memberikan manfaat baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Perilaku prososial dapat diterapkan pada setiap masa perkembangan salah satunya remaja. Ketika seseorang memiliki perilaku prososial yang baik meskipun dalam sebuah situasi terdapat orang lain tidak akan mengurungkan dirinya untuk memberikan bantuan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana korelasi antara bystander effect dengan perilaku prososial siswa SMP Negeri X Bukittinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk melihat hubungan keeratan antara kedua variabel. Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas 8 dan 9 di SMP X Bukittinggi. Pengambilan sampel penelitian sebanyak 111 siswa yang meliputi siswa kelas 8 dan 9 menggunakan teknik stratified sampling. Pengambilan data dalam penelitian memakai skala bystander effect dan skala perilaku prososial. Hasil temuan didapatkan adanya hubungan negatif antara bystander effect dengan perilaku prososial siswa SMP X Bukittinggi. Dengan nilai person correlation -0.845 dengan p= ,00 (p< 0,05). Nilai negatif dari nilai person correlation menunjukkan adanya hubungan negatif antar variabel sedangkan nilai 0.845 berada pada rentang sangat kuat pada kategori. Sehingga berdasarkan hasil, didapatkan kesimpulan adanya hubungan negatif yang sangat kuat antaraa bystander effect dengan perilaku prososial pada siswa SMP X Bukittinggi. Maka H0 pada penelitian ditolak, sementara Ha diterima.
KONTRIBUSI PERSEPSI PADA CELEBRITY ENDORSEMENT TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENGGUNA SHOPEEPAY LATER DI KOTA BUKITTINGGI
Farhan Alfarizki, Muhammad;
Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.868-873
Perilaku konsumtif mengacu pada perilaku pembelian yang dilakukan untuk memenuhi keinginan semata yang tidak diimbangi dengan pemikiran yang rasional. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan pada variabel persepsi pada celebrity endorsement dengan variabel perilaku konsumtif pada mahasiswa pengguna shopeepay later di Kota Bukittinggi. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 150 orang mahasiswa Kota Bukittinggi yang dipilih berdasarkan teknik accidental sampling. Skala pada variabel persepsi pada celebrity endorsement di buat oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Ohanian (1990), dan variabel perilaku konsumtif di buat oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Lina & Rosyid (1997). Sebagai instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa persepsi pada celebrity endorsement memberikan kontribusi sebesar 30,8% terhadap perilaku konsumtif.
HUBUNGAN HARDINESS DAN STRESS PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI KECAMATAN HARAU
Tosca Termizal, Maharani;
Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1023-1031
Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memerlukan perlakuan khusus karena adanya kelainan tumbuh kembang atau kelainan anak. Dalam konteks istilah disabilitas, Anak berkebutuhan khusus mempunyai satu atau lebih kemampuan, Apapun kemampuan fisiknya, Seperti buta atau tuli, atau kemampuan psikologis seperti autism atau ADHD.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Skala stress pengasuhan yang digunakan pada penelitian ini skala yang dibuat sendiri oleh peneliti menggunakan aspek stress pengasuhan dari Deater-Deckard (2004) the parent distress, the difficult child, dan parent-child relationship. Skala hardiness yang digunakan pada penelitian ini skala yang dibuat sendiri oleh peneliti menggunakan aspek hardiness dari Kobasa (1995) komitmen, control, dan tantangan. Tingkat stress pengasuhan pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau secara umum berada pada tingkat kategori sedang.Tingkat hardiness pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau secara umum berada pada tingkat kategori sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi didapatkan terdapat hubungan yang negatif antara Hardiness dengan stress pengasuhan.Berdasarkan penjelasan penjabaran tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan penjabaran tersebut berarti bahwa terdapat hubungan yang negative antara hardiness dengan stress pengasuhan pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau.
Wounded Inner Child pada Individu yang Pernah Mengalami Kekerasan dalam Keluarga
Fauziah, Muliani;
Aviani, Yolivia Irna
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Innerchild merupakan kondisi yang dimiliki individu yang masih terhubunng dengan pengalaman masalalu yang belum selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan, menggambarkan dan mendeskripsikan tentang gambaran wounded innerchild pada individu yang pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang yang pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga dimasa kecilnya. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui wawancara mendalam (deep interview) dan observasi pada subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran wounded innerchild pada individu yang pernah menjadi korban kekerasan dalam keluarga didukung oleh aspek dan faktor wounded innerchild diantaranya Identity (Identitas), Basic Needs (Kebutuhan Dasar), Social, Kebutuhan Masa Kanak-kanak yang tidak terpenuhi, Kekerasan, Penekanan Hasrat Alami Anak Oleh Orangtua, Defence Mechanism dan Upaya Menerima Keadaan.