Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FENOMENOLOGI INTERPRETATIF TENTANG BUDAYA BINGE-DRINKING PADA MAHASISWA BARU DI PERGURUAN TINGGI X Salsabila Rosandi, Adinda; Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3606-3612

Abstract

Binge-dringking adalah kegiatan mengkonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak hingga mabuk. Kegiatan ini dilakukan saat mahasiswa baru menjalani masa orientasi di jurusan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman binge-drinking Mahasiswa baru di perguruan tinggi X. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara berdasarkan sudut pandang orang pertama, dengan menggunakan panduan wawancara terhadap tiga orang mahasiswa baru jurusan X di perguruan tinggi X. Penelitian ini menemukan tiga tema induk, yaitu gambaran budaya binge-drinking, faktor binge-drinking, dan dampak binge-drinking. Serta ditekuman dua tema khusus, yaitu religiusitas, dan usaha untuk berteman. Partisipan penelitian ini mengungkapkan ada beberapa hal dalam dirinya yang tidak terpenuhi, seperti perasaan cemas, rasa dikucilkan, perasaan lebih rendah dari orang lain, dan hal negatif lainnya yang menjadikan mereka melakukan binge-drinking. Temuan penelitian juga menemukan adanya perubahan yang terjadi pada diri partisipan tentang sesuatu yang lebih positif setelah melakukan binge-driking. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan tambahan ilmu terutama dalam bidang psikologi sosial.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN APPROACH COPING AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG habibah, Nur; Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5044-5049

Abstract

Konsep diri merupakan persepsi individu tentang dirinya sendiri yang berperan penting dalam menentukan sikap dan perilaku. Mahasiswa dihadapkan pada berbagai masalah akademik yang memerlukan approach coping akademik yang adaptif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara konsep diri dengan approach coping akademik pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Padang dengan jumlah sampel sebanyak 381 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konsep diri yang dikembangkan oleh Hartanti (2018) dengan merujuk pada teori konsep diri dari Fitts (1971) dan skala approach coping akademik yang dikembangkan oleh Akhtar dan Helmi (2017) dengan merujuk pada teori coping akademik dari Sullivan (2010), serta untuk analisis data menggunakan product moment correlation. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat konsep diri mahasiswa berada pada kategori negatif dan tingkat approach coping akademik mahasiswa berada pada kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan approach coping akademik dengan r=0,390 dengan p = 0,000 (p 0,01) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima.
HUBUNGAN HARDINESS DAN STRESS PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI KECAMATAN HARAU Tosca Termizal, Maharani; Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1023-1031

Abstract

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memerlukan perlakuan khusus karena adanya kelainan tumbuh kembang atau kelainan anak. Dalam konteks istilah disabilitas, Anak berkebutuhan khusus mempunyai satu atau lebih kemampuan, Apapun kemampuan fisiknya, Seperti buta atau tuli, atau kemampuan psikologis seperti autism atau ADHD.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Skala stress pengasuhan yang digunakan pada penelitian ini skala yang dibuat sendiri oleh peneliti menggunakan aspek stress pengasuhan dari Deater-Deckard (2004) the parent distress, the difficult child, dan parent-child relationship. Skala hardiness yang digunakan pada penelitian ini skala yang dibuat sendiri oleh peneliti menggunakan aspek hardiness dari Kobasa (1995) komitmen, control, dan tantangan. Tingkat stress pengasuhan pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau secara umum berada pada tingkat kategori sedang.Tingkat hardiness pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau secara umum berada pada tingkat kategori sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi didapatkan terdapat hubungan yang negatif antara Hardiness dengan stress pengasuhan.Berdasarkan penjelasan penjabaran tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan penjabaran tersebut berarti bahwa terdapat hubungan yang negative antara hardiness dengan stress pengasuhan pada ibu yang memiliki anak tunagrahita diKecamatan Harau.
HUBUNGAN ANTARA SCHOOL CLIMATE DENGAN PERILAKU AGRESIF SISWA SMA SEDERAJAT DI KOTA BUKITTINGGI Yani, Fitri; Aviani, Yolivia Irna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5099-5106

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara school climate dengan perilaku agresif siswa SMA sederajat di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik cluster sampling, di mana 336 siswa diambil sebagai sampel dari beberapa sekolah di Kota Bukittinggi. Alat ukur yang digunakan terdiri dari skala untuk mengukur school climate yang mengacu pada teori Gage et al. (2014) dan skala perilaku agresif berdasarkan Warburton dan Anderson (2015). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara school climate dan perilaku agresif dengan nilai r = -0.647 dan sig = 0.000. Ini mengindikasikan bahwa semakin positif school climate yang dirasakan siswa, semakin rendah perilaku agresif yang ditunjukkan. Penemuan ini menunjukkan pentingnya menciptakan school climate yang positif untuk mengurangi perilaku agresif di kalangan siswa.
HUBUNGAN SELF-COMPASSION DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA DEWASA AWAL DI KOTA PEKANBARU Maharani, Fadhila; Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4582-4592

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana hubungan antara self-compassion terhadap body dissatisfaction pada dewasa awal di Kota Pekanbaru. Metode kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan memakai teknik cluster sampling dan didapatkan sebanyak 349 dewasa awal dari Kota Pekanbaru berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan korelasi product moment dengan SPSS 20. Temuan ini menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara self-compassion dengan body dissatisfaction pada dewasa awal di Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN SUBJECTIVE WELL-BEING DENGAN PERILAKU IMPULSIVE BUYING DI E-COMMERCE PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG Maevani, Hidayatul; Irna Aviani, Yolivia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.2114-2129

Abstract

Impulsive buying merupakan sebuah pembelian yang tidak direncanakan mahasiswa karena adanya dorongan yang tak tertahankan tanpa memikirkan dampak setelah pembelian. Tingkat subjective well being yang tinggi pada mahasiswa akan meminimalkan perilaku impulsive buying, sebaliknya tingkat subjective well being yang rendah akan memicu perilaku impulsive buying. Jadi, tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan antara subjective well being dengan impulsive buying di e-commerce pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang. Metode pada penilitian ini berupa kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 266 mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang yang sering berbelanja di e-commerce. Penelitian menggunakan skala subjective well-being dan skala impulsive buying dengan reliabilitas 0,869 dan 0,828. Penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Peneliti mengolah data menggunakan korelasi pearson dengan SPSS 24.0 for windows. Peneliti mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p 0.05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara subjective well being dengan impulsive buying pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Padang.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Stres pada Mahasiswa Kedokteran yang Sedang Menjalani Masa Koas Kurnia, Adilla; Aviani, Yolivia Irna
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5025

Abstract

Stress is one of the significant psychological problems among medical students undergoing clinical internship (koas). This condition can be triggered by academic demands, clinical practice burdens, and social interaction dynamics in the educational and healthcare environments. One factor that is thought to be related to the stress levels of koas students is the social support they receive from their surroundings. This study aims to determine the relationship between social support and stress levels among general medical coas students in West Sumatra. This study uses a quantitative approach with a correlational design. Data collection was conducted using a Likert scale through the Medical Student Stressor Questionnaire (MSSQ), which consisted of 39 statements, and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), which consisted of 11 statements. The research sample consisted of 113 medical students. Data analysis was performed using Spearman's rho correlation test. The hypothesis test results showed a correlation coefficient of −0.794 with a significance level of p = 0.000 (p < 0.05). These results indicate a strong negative relationship between social support and stress levels among medical students in West Sumatra, meaning that the higher the social support received by students, the lower their stress levels, and vice versa.
Studi Fenomenologis tentang Pengalaman Remaja yang Sekolah dan Bekerja Nadhirah, Aulia Aisha; Aviani, Yolivia Irna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109570

Abstract

Remaja yang menjalani peran ganda sebagai pelajar dan pekerja menghadapi tekanan ekonomi, tuntutan sosial, serta dorongan kemandirian yang dapat memengaruhi perkembangan psikososial dan pendidikan mereka. Kondisi ini penting diteliti karena belum banyak kajian yang menggambarkan secara mendalam pengalaman remaja dalam menyeimbangkan tanggung jawab belajar dan bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika pengalaman remaja yang sekolah sambil bekerja serta makna yang mereka temukan dalam peran tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis interpretatif. Partisipan berjumlah tiga orang remaja yang mulai bekerja sejak usia sekolah dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama, yaitu peran keluarga dalam membangun kemandirian, internalisasi tanggung jawab dewasa, dukungan sosial dalam menyeimbangkan pendidikan dan pekerjaan, dinamika pencarian identitas diri, serta pemaknaan terhadap sekolah dan bekerja. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan keluarga, teman sebaya, dan guru berperan penting dalam menjaga keseimbangan peran ganda remaja. 
Pengaruh Life Satisfaction terhadap Fear of Missing Out (FoMO) pada Wanita Dewasa Awal Pengguna Media Sosial yang Sudah Menikah dan Bekerja di Sumatera Barat Ulfa, Rahmatul; Aviani, Yolivia Irna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.108724

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) diketahui sebagai suatu perasaan cemas atau ketakutan akan ketinggalan yang dirasakan individu karena tidak ikut serta dalam pengalaman menyenangkan atau bermakna yang dialami orang lain. Individu dengan FoMO yang tinggi dapat menyebabkan terganggunya kehidupan sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi FoMO adalah life satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh life satisfaction terhadap FoMO pada wanita dewasa awal pengguna media sosial yang sudah menikah dan bekerja di Sumatera Barat. Subjek penelitian berjumlah 385 orang wanita dewasa awal usia 18-35 tahun. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi sederhana. Hasil analisis diperoleh nilai r square sebesar 0,011 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh life satisfaction terhadap FoMO sebesar 1,1%. Maka, dapat disimpulkan bahwa llife satisfaction berpengaruh terhadap munculnya FoMO pada wanita dewasa awal di Sumatera Barat, dimana penggunaan media sosial seperti Instagram dan tiktok juga ikut berkontribusi terhadap munculnya FoMO. 
Hubungan Pet Attachment Dengan Subjective Well-Being Pada Individu Fase Emerging Adulthood Pemilik Kucing Zebina Noqiova; Yolivia Irna Aviani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara Pet attachment dan Subjective well-being pada individu fase Emerging adulthood yang memelihara kucing. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tekanan psikologis pada fase ini serta kebutuhan akan sumber dukungan emosional alternatif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui skala Pet attachment serta Subjective well-being yang mencakup afek positif, afek negatif, dan kepuasan hidup. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara Pet attachment dan Subjective well-being (ρ = 0,413; p < 0,001). Pet attachment berkorelasi positif dengan afek positif (ρ = 0,319) dan kepuasan hidup (ρ = 0,392), serta negatif dengan afek negatif (ρ = -0,385; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa keterikatan dengan kucing berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan subjektif, meskipun dalam kategori sedang.