Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi Perendaman Telur Ikan Baung menggunakan Tumbuhan Alami pada Kelompok Perikanan Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara Sukendi, Sukendi; Putra, Ridwan Manda; Zulkarnain, Zulkarnain; Heltina, Desi; Nurhidayah, Tengku
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Budidaya ikan baung semakin berkembang, karena rasa ikan baung yang gurih, lezat dan memiliki protein yang tinggi. Namun, dalam kegiatan budidaya ikan baung terdapat permasalahan pada telur ikan baung yang bersifat adhesive. Sehingga, menyebabkan telur menempel satu dengan yang lain dan menurunkan nilai penetasan. Metode budidaya ikan baung untuk meningkatkan penetasan telur ikan dapat dilakukan dengan perendaman telur ikan baung pada tumbuhan alami. Tumbuhan alami dipilih karena ramah lingkungan, mudah didapat, harga murah, dan memiliki kandungan zat yang sangat bermanfaat. Perendaman telur dengan tumbuhan alami akan menghilangkan daya rekat ikan baung, dan menghasilkan penetasan telur yang lebih banyak. Teknologi ini menghasilkan kelulushidupan larva ikan baung dengan pengamatan sampai larva berumur 14 hari lebih tinggi dibandingkan dengan kelulushidupan larva dari telur tanpa perendaman tumbuhan alami.
Pengaruh Komposisi Media Tanam Tanah Limbah Peti dan Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sansevieria (Sansevieria macrophylla) Tengku Nurhidayah; Agung Satria Siregar; Muhammad Ali
Jurnal Zona Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v8i2.116

Abstract

Sansevieria macrophylla, commonly known as tongue-in-law plant is one of the horticultural plants that is widely cultivated as an ornamental plants. The research was conducted experimentally in a 3x3 factorial experiment using a completely randomized design (CRD) pattern consisting of two factors. The first factor is the composition of growing media (M) consisted of three kinds: M1= (2:1:1); M2 = (1:2:1); M3= (1:1:2). The second factor is NPK fertilizer (N) consisted of three dosages: N1= (0 g/plant); N2= 5 g/plant; N3= 10 g/plant. Results indicated that the interaction of planting media composition and NPK fertilizer dosage had no significant effect on all observed parameters. The combination of growing media composition (1:1:2) and the application of NPK fertilizer at a dose of 10 g/plant increased plant leaf length, leaf width, fresh weight, root volume and primary root length. The composition of growing media (1:1:2) increased leaf length, leaf width, fresh weight, root volume and primary root length. NPK fertilizer at a dose of 10 g/plant increased leaf length, leaf width, root volume and primary root length of S. macrophylla.
Pemanfaatan Limbah Lumpur (Sludge) Hasil Eksplorasi Minyak Bumi Sebagai Bahan Baku Pupuk Organik Nindy Daviny; Tengku Nurhidayah; Rahman Karnila; Budijono; Dhea Oktama Rivaldo
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7853

Abstract

Limbah sludge dari industri minyak bumi menimbulkan masalah lingkungan akibat penimbunan. Inovasi diperlukan untuk mengubahnya menjadi pupuk kompos bernilai ekonomi, dengan memanfaatkan kulit nanas sebagai sumber nutrisi dan pendegradasi polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sludge sebagai pengganti tanah dalam kompos berbasis kulit nanas, dengan parameter pH dan suhu sesuai SNI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-deskriptif dengan 12 komposter (4 perlakuan rasio sludge-tanah: 0:8, 2:6, 4:4, 6:2 kg) selama 12 minggu. Data pH dan suhu dianalisis dengan regresi linear. Semua komposter memenuhi standar pH (SNI 7763:2018) pada minggu ke-8 dan ke-12, serta suhu (SNI 19-7030-2004) pada minggu ke-4, -8, dan -12. Sludge mempercepat kenaikan pH dan menstabilkan suhu. Penelitian membuktikan sludge minyak bumi dapat dijadikan bahan kompos ramah lingkungan, dengan rekomendasi optimasi komposisi, uji logam berat, dan integrasi teknologi seperti vermicomposting untuk penelitian selanjutnya.
Pengaruh Posisi Daun dan Kombinasi BAP dengan NAA Terhadap Perkembangan Eksplan Jaringan Daun Sansevieria downsii jannah, ifathul; Nurhidayah, Tengku
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 2, Oktober 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i2.8473

Abstract

Perbanyakan tanaman Sansevieria downsii secara kultur in-vitro dapat menghasilkan banyak tanaman unggul dalam waktu yang relatif singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh posisi daun, kombinasi BAP dengan NAA dan kombinasi kedua faktor pada perkembangan eksplan S. downsii serta mencari kombinasi perlakuan yang terbaik untuk perkembangan eksplan S. downsii. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen yang terdiri dari 2 faktor dengan 16 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor I adalah posisi daun asal eksplan yang terdiri dari 2 taraf, yaitu E1 (daun ke-2 dari pucuk) dan E2 (daun ke-4 dari pucuk). Faktor II adalah kombinasi BAP dengan NAA, yaitu Z1 (BAP 1 mg.l-1 + NAA 0 mg.l-1), Z2 (BAP 0 mg.l-1 + NAA 1 mg.l-1), Z3 (BAP 2 mg.l-1+ NAA 0 mg.l-1), Z4 (BAP 0 mg.l-1 + NAA 2 mg.l-1), Z5 (BAP 1 mg.l-1 + NAA 1 mg.l-1), Z6 (BAP 1 mg.l-1 + NAA 2 mg.l-1), Z7 (BAP 2 mg.l-1 + NAA 1 mg.l-1) dan Z8 (BAP 2 mg.l-1 + NAA 2 mg.l-1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor BAP dengan NAA dan kombinasinya dengan faktor posisi daun asal eksplan berpengaruh terhadap perkembangan eksplan S. downsii. Perkembangan eksplan terbaik dihasilkan oleh kombinasi eksplan yang berasal dari daun ke-4 dengan pemberian BAP 2 mg.l-1 + NAA 1 mg.l-1.
Analisis Pendapatan dan Peningkatan Ekonomi Petani Kelapa Sawit di Desa Pauh yang Memanfaatkan Pupuk Organik Liboganik Hartanto, Farhan Sidiq; Putra, Ridwan Manda; Nurhidayah, Tengku; Budijono, Budijono; Hartanto, Dicki; Sitorus, Jefri Valdano
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2024): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v7i1.30893

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada petani kelapa sawit di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussallam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau ini ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan rasio penerimaan dan biaya pada petani kelapa sawit yang menggunakan pupuk organik Liboganik. Penelitian dilaksanakan dari Januari hingga Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 63 diambil dari populasi 102 dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode random sampling. Penelitian ini mengumpulkan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan untuk menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi untuk usahatani kelapa sawit sebesar Rp 1.992.063 /bulan/ha dengan pendapatan kotor sebesar Rp 5,719,048 /bulan/ha. Rata-rata pendapatan bersih usahatani kelapa sawit sebesar Rp 3.726.984 / bulan / ha. Usahatani kelapa sawit di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darusallam secara ekonomi menguntungkan berdasarkan nilai rasio R/C sebesar 2,87 atau lebih besar dari 1. Hal ini berarti bahwa untuk setiap tambahan Rp1.000,00 biaya yang dikeluarkan oleh petani akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp2.870,00. Upaya meningkatkan ekonomi usahatani dapat dilakukan melalui penghematan biaya dengan membeli pupuk organik yang lebih murah, penggunaan pupuk organik Liboganik khusus lahan gambut, menghindari penggunakan pupuk kimia, peningkatan SDM dan pembukaan kantor distribusi di wilayah yang dekat dengan petani seperti di Taluk Kuantan dan Medan.
Pemanfaatan Limbah Lumpur (Sludge) Hasil Eksplorasi Minyak Bumi Sebagai Bahan Baku Pupuk Organik Daviny, Nindy; Nurhidayah, Tengku; Karnila, Rahman; Budijono; Oktama Rivaldo, Dhea
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7853

Abstract

Limbah sludge dari industri minyak bumi menimbulkan masalah lingkungan akibat penimbunan. Inovasi diperlukan untuk mengubahnya menjadi pupuk kompos bernilai ekonomi, dengan memanfaatkan kulit nanas sebagai sumber nutrisi dan pendegradasi polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sludge sebagai pengganti tanah dalam kompos berbasis kulit nanas, dengan parameter pH dan suhu sesuai SNI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-deskriptif dengan 12 komposter (4 perlakuan rasio sludge-tanah: 0:8, 2:6, 4:4, 6:2 kg) selama 12 minggu. Data pH dan suhu dianalisis dengan regresi linear. Semua komposter memenuhi standar pH (SNI 7763:2018) pada minggu ke-8 dan ke-12, serta suhu (SNI 19-7030-2004) pada minggu ke-4, -8, dan -12. Sludge mempercepat kenaikan pH dan menstabilkan suhu. Penelitian membuktikan sludge minyak bumi dapat dijadikan bahan kompos ramah lingkungan, dengan rekomendasi optimasi komposisi, uji logam berat, dan integrasi teknologi seperti vermicomposting untuk penelitian selanjutnya.
Environmental Management of Liboganik Organic Fertilizer Plant from Solid Palm Oil Waste in Pauh Village, Bonai Darussalam District, Rokan Hulu Regency, Indonesia Hartanto, Farhan Sidiq; Putra, Ridwan Manda; Nurhidayah, Tengku; Amin, Bintal; Budijono, Budijono; Yusmarini
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 3 (2025): JGEET Vol 10 No 03 : September (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.3.19011

Abstract

This study was designed to analyze and examined the environmental management strategy of Liboganik solid organic fertilizer factory derived from solid palm oil waste in Pauh Village, Bonai Darussalam District, Rokan Hulu Regency, Riau. The study used a qualitative approach method using questionnaire and interview instruments as well as laboratory tests conducted with samples of company leader, factory employees, communities around the fertilizer factory and palm oil farmers totaling 63 and selected randomly. The results of the study showed that the water quality of the Liboganik organic fertilizer factory waste was polluted, as seen from the data from the physical parameter laboratory tests above, it can be seen that the suspended solids (TSS) content and COD content exceed the standard COD waste standards for organic fertilizer factories according to the standard of the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 concerning Wastewater Quality Standards. Environmental management can be carried out through the spatial planning of fertilizer factory buildings as well as through the construction of adequate infrastructure and paying attention to its impact on the environment and factory workers in order to encourage the realization of an environmentally friendly fertilizer factory. It is concluded that environmental management of organic fertilizer factories can be done by making a ditch pond to accommodate seepage of residual palm oil factory waste and limiting it so that pollution does not occur to the community environment. In addition, in an effort to reduce high COD and BOD content, wastewater management can be carried out using Phytoremediation techniques and also technology using Vertical Water Circulation (SAV). The results of IFAS and EFAS as well as SWOT analysis concluded that the environmental management strategy of the Liboganik organic fertilizer factory is in the SO quadrant and is included in Aggressive Strategy.
Teknologi Perendaman Larva Ikan Baung Menggunakan Probiotik pada Kelompok Perikanan Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara Sukendi, Sukendi; Putra, Ridwan Manda; Eddiwan, Eddiwan; Nurhidayah, Tengku; Thamrin, Thamrin; Zulkarnain, Zulkarnain
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.28-32

Abstract

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan salah satu ikan air tawar unggulan yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang gurih, kandungan protein tinggi, dan nilai ekonominya yang baik. Namun, dalam kegiatan pembenihan sering dijumpai kendala pada tahap larva, yaitu pertumbuhan yang lambat dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah. Metode budidaya ikan baung untuk meningkatkan pertumbuhan dan survival larva dapat dilakukan melalui perendaman larva menggunakan probiotik. Probiotik dipilih karena mudah diaplikasikan, ramah lingkungan, dan mengandung mikroorganisme yang berfungsi memperbaiki sistem pencernaan serta meningkatkan daya tahan tubuh larva. Penerapan teknologi perendaman probiotik menghasilkan pertumbuhan larva yang lebih cepat, tingkat kelulushidupan lebih tinggi, serta benih yang lebih sehat dibandingkan dengan larva tanpa perlakuan.
Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap Kombinasi Pupuk NPK dengan Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Nila Tengku Nurhidayah; Rezan Fikriansyah; Muhammad Ali
Jurnal Zona Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i2.149

Abstract

This research aims to determine the best combination of NPK fertilizer with tilapia waste liquid organic fertilizer to the growth of oil palm seeds. This research was conducted at UPT. Experimental Garden, Agriculture Faculty, University of Riau, Pekanbaru. The research was conducted from May to September 2019. This research was conducted using a completely randomized design (CRD) with 7 treatments and 3 replications. The treatments used were NPK fertilizer 2.50 g per plant (control), NPK fertilizer 1.25 g per plant + LOF tilapia waste 25%, NPK fertilizer 1.25 g per plant + LOF tilapia waste 50%, NPK fertilizer 1.25 g per plant + LOF tilapia waste 75%, NPK fertilizer 2.50 g per plant + LOF tilapia waste 25%, NPK fertilizer 2.50 g per plant + LOF tilapia waste 50% and NPK fertilizer 2.50 g per plant + LOF tilapia waste 75%. Parameters observed were seedling height, number of seed leaves, seed bulb diameter, seedling leaf area, seedling root volume, seedling root shoot ratio and seed dry weight. The data obtained were analyzed using analysis of variance and continued with the Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) at the 5% level. The results showed that the combination of NPK fertilizer treatment with tilapia waste LOF affected the parameters of seed height, number of leaves, bulb diameter, leaf area, root volume, root shoot ratio and seed dry weight. The combination of NPK fertilizer 1.25 g per plant + LOF tilapia waste 25% is the best treatment to increase the growth of oil palm seedlings
Pengaruh Pemberian Air Lindi TPA-Sampah dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery Tengku Nurhidayah; Nur Habib Saputra; Muhammad Ali
Jurnal Zona Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i1.125

Abstract

Palm oil is one of the plantation crops that produce vegetable oil, which is currently the main and priority agricultural commodity in Indonesia. The growth of palm oil seedlings is largely determined by good cultivation efforts such as the use of good planting media and the provision of nutrients. Adequacy of nutrients in the planting medium greatly affects the growth of the plant itself. This research aims to determine the interaction effect of giving TPA-Waste leachate and NPK fertilizer, to determine the single factor effect of TPA-Waste leachate and NPK fertilizer and to obtain the concentration of TPA-Waste leachate and the best NPK dosage for the growth of oil palm seedlings.This research was carried out experimentally in the form of a 4x4 factorial which was arranged according to a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors. The first factor is the concentration of leachate (L) which consists of 4 levels, namely L0 = without leachate (positive control), L1 = Leachate 100 ml.1-1 air, L2 = Leachate 200 ml. 1-1 water, and L3 = Leachate 300 ml.1-1 water. The second factor was the dose of NPK Fertilizer (P) which consisted of 4 levels, namely P0 = without applying NPK fertilizer, P1 = 25 % recommended dose recommendation, P2 = 50% recommended dose recommendation, and P3 = 100% recommended dose recommendation. Parameters observed included the increase in seedling height, the number of leaves, the increase in tuber diameter, root volume, seedling dry weight and root canopy ratio. The results showed that the interaction of giving 300 ml of leachate. 1-1 and NPK fertilizer 25 g per plant significantly increased the number of leaves, the diameter of the weevil and the root volume of the oil palm seedlings. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aditya Wahyudhi Agung Satria Siregar Agus Lianto Agus Prasetyo Agussalim Simanjuntak Anita, Sofia Annas, Muhibbin Aras Mulyadi Ardian Dinarta Harahap Arion Hotmartua Sihombing Aslim Rasyad Aulannisa Aulannisa Bayu Dominika Elkas Bintal Amin Budijono, Budijono Choirus Subechan Christian, Junjungan Rio Citra Y Siallagan Daviny, Nindy Desi Heltina Dhamila, Asha Dhea Oktama Rivaldo Dicki Hartanto Eddiwan Kamaruddin Elza Zuhry Endang Sri R Fatikha Ajeng Safitr Fetmi Silvina Fikriansyah, Rezan Hafiz, Adhanul Hanifa Rahma Fitri Hartanto, Farhan Sidiq Herli, Irwan Herli, Irwan Indra Hartanto Iqbar Mahendra jannah, ifathul Juniarika Silalahi Karnila, Rahman Karnila Kartika, Esra Lisbet Melisa Panjaitan Miduk Erianto Situmorang Mirna Ilza Mubarak Mubarak Muhammad Abdul Hafiz Muhammad Ali Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Ali Muhammad Mardhiansyah Muhibbin Annas Muliati Muliati, Muliati Mulyani, Desti Nawari Nawari Nindy Daviny Nofrizal Nofrizal Novia Parenri Nur Habib Saputra Nurwijayanti Oktama Rivaldo, Dhea Oktavia Surya Indra Poppy Sandra Kusumawati Pratama, Javieri Putri, Wike Widya Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhina Permata Sari Rahmi Saputri, Rahmi Rasoel Hamidy Resarizki Utami Rezan Fikriansyah Ridwan Manda Putra Rudi Fernando Samuel P Hutabarat Sembiring, Rinawati Simbolon, Fresby Junianto Sitorus, Jefri Valdano Sriwanita, Capra Sriwanita, Capra Suardi Tarumun Suardi Tarumun Subechan, Choirus Sukemi Indra Saputra Sukemi Indra Saputra Sukendi Sukendi Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Timbul Hamonangan Toruan, Octaviana Lumban Usman Muhammad Tang Yusmarini Yusmarini Yusni Ikhwan Siregar Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfikar Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnaini Zulkarnaini