Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Signal

JURNALISME DATA RESISTENSI RUANG SIBERDI ERA POST TRUTH Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.055 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i2.1316

Abstract

AbstrakIstilah berita palsu atau hoax dan post truth telah semakin lazim dalam wacana publik selama beberapa tahun terakhir. Era media baru dengan beragam media sosial, membuka ruang praktik misinformasi begitu massif. Produk jurnalisme yang menjadi referensi informasi kerap menjadi sasaran kambing hitam yang dianggap terlibat telah memproduksi dan menyebarkan hoax. Ada aktor yang beroprasi dibalik maraknya hoax dan suburnya gejala post truth. Publik ruang maya dengan bebas mendapatkan infromasi dalam bentuk teks, image foto dan video yang diyakini sebagai kebenaran, walaupun sama sekali tidak dapat dibuktikan secara fakta sebagai kebanaran mutlak. Makalah ini berupaya membedah realitas masyarakat ruang maya dan institusi media yang di dalamnya terdapat peran jurnalis yang berada dibalik data redaksi. Keduanya melakukan resistensi terhadap maraknya  hoax dan gejala post truth. Ada upaya untuk melakukan negosiasi terhadap produk jurnalisme, dengan melahirkan model baru yang diistilahkan sebagai Jurnalisme Data. Jurnalisme yang berupaya mendapatkan sumber material dari big data yang valid, diolah dalam bentuk infografis dan videografis sebelum akhirnya dipublish. Kata Kunci: hoax, post truth, ruang siber, resistensi, jurnalisme data AbstractThe term fake news or hoax and post truth has been increasingly prevalent in the public discourse over the last few years. The Era of new media with a variety of social media, open space of the practice of misinformation is massive. The product of journalism which is becoming a reference information often became the target of a scapegoat who is considered to be involved has been producing and spreading the hoax. There are actors who operate behind the rise of the hoax and the proliferation of the symptoms of post truth. Public virtual space to freely get information in the form of text, image photo and video which is believed as the truth, although completely can not be proved in fact as the true absolute. This paper seeks to dissect the realities of society in the virtual space and media institutions in which there is the role of the journalist behind the data editor. Both the resistance to the rise of the hoax and the symptoms of post truth. There are efforts to make the negotiations to the products of journalism, with the birth of a new model termed as Journalism Data. Journalism that seeks to get the source material from big data that are valid, and processed in the form of infographics and videografis before finally published.  Keyword: hoax, post truth, cyber space, resistance, journalism data
PESAN SIMBOLIK DALAM SENI TARI BEDAYA KAJONGAN SEBAGAI REALITAS BUDAYA MASYARKAT CIREBON (Studi Kualitatif Upaya Merekonstruksi Seni Tari Bedaya Kajongan di Keraton Kanoman Cirebon) Khaerudin Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.952 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.428

Abstract

AbstrakKarya seni Tari Bedaya Kajongan lahir dari kehidupan sekitar keraton Kanoman Cirebon, yang memiliki nilai-nilai tradisional dalam khasanah sifat-sifat moral manusia, laku lampah, tata busana, dan nilai-nilai falsafah serta sejarahnya. Dalam telaah ilmu komunikasi, kajian ini termasuk dalam bidang garapan pesan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang difokuskan pada studi kasus pesan simbolik Tari Bedaya Kajongan sebagai realitas masyarakat Cirebon. Merekonstruksi tarian bedaya Kajongan, dilakukan dengan pendekatan interpretatif yang mengacu pada realitas budaya yang berkembang di lingkungan keraton Kanoman Cirebon, melalui interaksi simbolik gerakan tarian yang dimainkan para penari. Pengumpulan data dilakukan sebanyak mungkin dengan melibatkan informan yang dapat memberikan informasi terpercaya mengenai sejarah tarian bedaya Kajongan. Selain diperoleh dari hasil wawancara dengan berbagai pihak dilingkungan keraton Kanoman, penggalian data juga dilakukan melalui data primer dan sumber sejarah diluar keraton. Pedekatan interaksionisme simbolis mengedepankan peran bahasa dan makna-makna gerakan tarian, termasuk pula jenis bunyi gamelan yang dimainkan. Berkaitan  dengan pengungkapan makna gerakan-gerakan sebagai sebuah simbol atau bagian-bagian artistika yang diwujudkan dalam bentuk interpretasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tari Bedaya Kajongan  menggambarkan adegan peperangan, memiliki pesan simbolik perang yang dimaksud adalah peperangan yang harus dilakukan oleh setiap kaum wanita untuk menundukkan hawa nafsunya. Setiap gerakannya mempunyai pesan berupa nilai-nilai spiritual, yang menjadi pegangan hidup. (2) Pagelaran seni Tari Bedaya Kajongan menjadi momentum dan ruang yang sangat tepat bagi Sultan Raja keraton Kanoman Cirebon, untuk bersilaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat disekitar keraton maupun masyarakat luar tanpa memandang status sosial. 
PENGARUH KOMUNIKASI VIRTUAL TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL DIKALANGAN GAME ONLINE DI ARANET PLUMBON Rifal Fathurrohman; Achdi Halim; Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.293 KB) | DOI: 10.33603/signal.v5i1.884

Abstract

ABSTRAK Para pemain game online lebih terbiasa melakukan komunikasi secara virtual didalam game online, hal ini terjadi karena suasana para pemain game online lebih mempunyai ketertarikan ketika berbincang dengan temannya di dalam game online. Tujuan penelitian ini yaitu ingin memperoleh data tentang efektifitas komunikasi virtual, efektifitas komunikasi interpersonal serta pengaruh komunikasi virtual terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian adalah para pemain game online di AraNet Plumbon. Hasil penelitian berkaitan dengan peningkatan efektifitas komunikasi virtual namun penurunan efektifitas komunikasi interpersonal. Faktor utama yang dirasakan menghambat yaitu belum tersedianya tempat mengobrol yang ada di sekitar AraNet. Oleh karena itu, pemilik AraNet hendaknya membuat tempat mengobrol sehingga mereka dapat sekedar berbincang ketika tidak bermain game online Kata Kunci : Komunikasi Virtual, Komunikasi Interpersonal, Game Online, AraNet Kata Kunci: Komunikasi virtual, komunikasi antarpersonal, game online  ABSTRACT The online game players more accustomed to communicate virtually in the online game, this happens because of the atmosphere of online gamers have more interest when talking with his friends in the online game. The purpose of this study which is to obtain data on the effectiveness of virtual communication, interpersonal communication effectiveness and influence of virtual communication on interpersonal communication. This study used quantitative research methods. The subject of research is the online game players in AraNet Plumbon. The results of research related to improving the effectiveness of virtual communication but decrease the effectiveness of interpersonal communication. The main factor that inhibits felt that the unavailability of a talking shop that is around AraNet. Therefore, owners should make a point of chatting AraNet so they can just talk when not playing games online Keywords : Virtual Communication, Interpersonal Communication, Online Games
PENGARUH KOMUNIKASI VIRTUAL TERHADAP KOMUNIKASIINTERPERSONAL DIKALANGAN PEMAIN GAME ONLINE DI ARANET PLUMBON rifal fathurrohman; achdi halim; khaerudin imawan
JURNAL SIGNAL Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4922.629 KB) | DOI: 10.33603/signal.v5i1.714

Abstract

Para pemain game online lebih terbiasa melakukan komunikasi secara virtual didalam game online, hal ini terjadi karena suasana para pemain game online lebih mempunyai ketertarikan ketika berbincang dengan temannya di dalam game online.  Tujuan penelitian ini yaitu ingin memperoleh data tentang efektifitas komunikasi virtual, efektifitas komunikasi interpersonal serta pengaruh komunikasi virtual terhadap komunikasi interpersonal.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian adalah para pemain game online di AraNet Plumbon, dilaksanakan pada bulan april 2016. Teknik pengumpulan data antara lain dengan lembar observasi dan lembar kuesioner. Hasil penelitian berkaitan dengan peningkatan efektifitas komunikasi virtual namun penurunan efektifitas komunikasi interpersonal. Faktor utama yang dirasakan menghambat yaitu belum tersedianya tempat mengobrol yang ada di sekitar AraNet. Oleh karena itu, pemilik AraNet hendaknya membuat tempat mengobrol sehingga mereka dapat sekedar berbincang ketika tidak bermain game online. Kata Kunci : Komunikasi Virtual, Komunikasi Interpersonal, Game Online, AraNet
DROMOLOGI BERITA DAN PRAGMATISME VIDEO JURNALIS (Praktik Dromoligi Video Jurnalis Televisi di Indonesia) Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.373 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.962

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengejar kecepatan berita dromologi praktek televisi berita menjadi suatu keharusan sebagai pesatnya perkembangan teknologi dan produk audio perangkat visual. Kompetisi Media membutuhkan kecepatan berita secara langsung. Mengacu pada pandangan Paulus Virilo tentang dromologi, dengan internet kecepatan tinggi dan adanya berbagai aplikasi smartphone, fasilitas video, panggilan video dan teknologi skype mengalir dapat memanfaatkan cara produksi berita Video Wartawan menjadi lebih pendek dan bahkan menghilangkan waktu dan ruang. Meskipun Jurnalis Video dianggap sering mengabaikan ideal dan kadang-kadang risiko kualitas berita itu sendiri. Permintaan untuk kecepatan dalam memproduksi bahan berita, juga membuat Video Wartawan berpikir pragmatis. KataKunci: Video Jurnalis, Dromologi, Paul Virilio, kompresi Waktu.  Abstract In order to pursue speed news, dromology news television practice becomes a necessity as the rapid development of technology and audiovisual device products. The media competition requires fast live news. Referring to Paul Virilo's view of dromology, with the high-speed internet and the presence of a variety of smartphone apps, streaming video facilities, video calls and Skype technology are able to compress the way news productions of Video Journalists become shorter and even eliminate time and space. Although Video Journalists are considered often ignore the ideal and sometimes risk the quality of the news itself. The demand for speed in producing news material, also makes Video Journalists think pragmatic. Key Word: Video Jurnalis, Dromology, Paul Virilio, Kompresi Waktu. 
Co-Authors A, Raden Bima Sakti Arnanda Abdallah, Mohammad Raja Abdul Aziz Al Hakim Abdul Jalil Hermawan, Abdul Jalil Achdi Halim Achdi Halim Achdi Halim, Achdi Adam Ramadhan Aghnia Dian Lestari Agnesti, Mega Alan Firmansyah, Moch Aldi Febrian Jaya Alfandi Fadillah Alfi Auliyansah, Muhamad Alianza, Ika Aliifa Nazlizasandi AlqiHernanda Gymnastiar Amelia, Ika Aminullah, Raynaldi Andang Buana, Teguh Andini, Rizky Dwi Andriany , Dian Apredeah Monica Selvi Apriliyanti, Rena Azhar, Faqih Azzahra, Putri Salsabilla Billa, Putri Aoelia Tsalsa Cep Maulana Cusniawati Cusniawati Cusniawati, Cusniawati Dedet Erawati Dedi Muhammad Siddiq Devy Purwanti Darmawan Dian Lestari, Aghnia Dwi Andika, Erlangga Erlangga Dwi Andika Fadhila, Valda Fadhillah Arrizky Heriansyah Fadhillah Shofa Lucyana Faiz Yassar Hakim Fakihani, Mukhamad Falah, Muhammad Bilal Fatria Adipati Ramadhan Faturrohman, Muhammad Azis Fiki Azkiya Fikriyasin, Cikal Aji Fitriana, Wilda G.R. Lono Lastoro Simatupang Gani Akbar, Muhamad Genta Tabah Ramadhan Hakim, Abdul Aziz Al Hanna Mazlin Haryani, Salzabila Heddy Shri Ahimsa-Putra Herlina Nur W Imeliyanti, Faradila Indra Sukma Wijaya Irma Nirmala Silki Isamayana Isamayana Kartini Kartini Kusuma, Wahyu Dwa Lulu Luqyana Najmi M. Deni Setiawan Maulidin, Nur Mazlin, Hanna Mega Agnesti Meilani Rahmah Moch Alan Firmansyah Modesta Roganda Siboro Mohamad Rifaldy Mohammad Fajrul Falaakh Muflih, Hafizh Muhamad Gani Akbar Muhamad Muhamad Muhammad Andra Setia Putra Mukarto Siswoyo Nabila, Syalma Ghusti Najwa Zahira Nanda, Reyhan Alif Nandito Dwi Anugrah Nirmala Silki, Irma Nirmalasari Nirmalasari Nur Kiblati, Ersa Kireina Nur Maulidin Nur W, Herlina Nurcahyadi, Asep Nurilawati, Nurilawati Nurohmah, Sintiya Putri Nurul Chamidah Octavia, Venita Oktario, Muhammad Beno Otto Fajarianto Putri Nurhalizah, Ratu Putri, Aprilia Sabila Putri, Ghina Fikriya Putri, Intan Sandika Putri, Meyrani Anggita Raden Bima Sakti Arnanda A Ragil, Muhammad Rahmah, Meilani Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Rahmayanti Ramadhan, Novi Amelia Ramadhan, Rifal Ramdani, Fadli Rattanaya, Kayla Regina, Revi rifal fathurrohman Rifal Fathurrohman Rifal Fathurrohman, Rifal Rifaldy, Mohamad Rismayanti, Rima Rizki Septian Firmansyah Rizky Al-Huda Rizky Dwi Andini Salzabila Haryani Sarah Shafira, Siti Setiadi, Mochamad Bilal Siti Khumayah Siti Sarah Shafira Sofianti, Christina Eka Suardi, Safarina Bunga Subejo Suci Wulandari Sulaimah, Sulaimah Sunarru Samsi Hariadi Suslia ningrum Suyoto Suyoto Syifa, Vera Alfina Tazqiyatas Safira Teguh Andang Buana Umami, Roisatul Utami, Auliya Venita Octavia Vika, Vika Welly Wihayati Wilda Fitriana Winda Winda Winda Winda