Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PRAKTIK FINISHING BANGUNAN SMK NEGERI 2 YOGYAKARTA Monica Erfian; Nuryadin Eko Raharjo
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i2.36348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)  antecedents (input), transcription (process), dan output (hasil) dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di SMK Negeri 2 Yogyakarta pada praktik finishing bangunan, (2) pemahaman siswa terhadap penerapan K3 di bengkel Kompetensi Keahlian Konstruksi Gedung Sanitasi dan Perawatan (KGSP). Metode evaluasi yang digunakan adalah Countenance Stake dengan 3 tahapan meliputi antecedents (input), transcription (process), dan output. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI KGSP SMK Negeri 2 Yogyakarta. Obyek penelitian adalah penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Data di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: (1) antecedents (input) penerapan K3 pada praktik finishing bangunan dalam aspek kesiapan guru dan siswa sudah baik, ditinjau dari penetapan dasar hukum dan perencanaan K3 sudah terlaksana. (2) transcription (process) penerapan K3 pada praktik finishing bangunan telah berjalan dengan baik dilihat dari persentase penerapan K3 sebanyak 96%. (3) output penerapan K3 pada praktik finishing bangunan ditinjau dari hasil Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 yang dicapai sudah baik.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN OPEN STREET MAP UNTUK PEMBUATAN PETA DIGITAL FORMAT SHAPEFILE MENGGUNAKAN SPATIAL MANAGER Ilham Marsudi; Febtri Yanna Ramadani; Sunar Rochmadi; Nuryadin Eko Raharjo; Nur Hidayat
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v2i2.36353

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran OpenStreetMap untuk pembuatan peta digital format shapefile menggunakan Spatial Manager. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) yang mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Development, and Disseminate) oleh Thiagarajan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang diberikan kepada ahli materi, ahli media, dan pengguna (mahasiswa). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran memperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Tahap define menghasilkan kebutuhan pembelajaran tentang OpenStreetMap untuk pembuatan peta digital format shapefile menggunakan Spatial Manager; (2) Tahap design menghasilkan flowchart, storyboard, dan take video yang sesuai serta produk yang dihasilkan berupa video pembelajaran dengan teknik animasi dan screen record berformat *.mp4 yang dapat diputar di komputer/laptop maupun smartphone standar, berdurasi selama 15 menit 50 detik, dan ukuran file sebesar 56,7 MB; (3) Tahap development menghasilkan penilaian tingkat kelayakan media video pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan penilaian oleh ahli materi adalah 90,91 % termasuk dalam kategori "layak", sedangkan penilaian oleh ahli media adalah 91,13 % termasuk dalam kategori "layak", dan penilaian pengguna (mahasiswa) adalah 86,62 % termasuk dalam kategori "layak"; (4) Tahap disseminate merupakan penyebarluasan hasil penelitian berupa produk video yang diunggah melalui platform Youtube dan memberikan file kepada pengguna.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality For Bridge pada Mata Pelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan untuk SMK Kelas XI DPIB Nuryadin Eko Raharjo; Candra Dinata
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v3i1.41891

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality for Bridge (ABRI) pada mata pelajaran konstruksi jalan dan jembatan kelas XI DPIB di SMK N 2 Depok Sleman. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan waterfall. Model pengembangan waterfall memiliki tahap: analisis, desain, pengkodean, dan pengujian. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: 1) Pada tahap analisis, masalah yang ditemukan yaitu media pembelajaran yang digunakan kurang inovatif dan interaktif, mengakibatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang disampaikan masih abstrak. Diperoleh beberapa aplikasi yang akan digunakan untuk membuat media ini seperti AutoCAD, StarUML, Unity 3D dan Adobe Photoshop; 2) Pada tahap desain, perancangan gambar 2D dilakukan menggunakan aplikasi AutoCAD serta perancangan Unified Model Language (UML). Hasil dari UML terdiri dari use case diagram, activity diagram, dan sequence diagram; 3) Pada tahap pengkodean, hasil yang didapatkan berupa interface (tampilan antar muka) aplikasi yang merupakan hasil dari pengembangan rancangan yang dibuat pada tahap desain; 4) Pada tahap pengujian, terdiri dari pengujian materi dan media pembelajaran yang mengacu standar ISO 25010. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan, tingkat kategori rata-rata yang didapatkan adalah "Sangat Layak".Development of Augmented Reality For Bridge Learning Media in Road and Bridge Construction Subjects for Class XI DPIB Vocational High SchoolsAbstractThe aim of this research is to developing learning media based on Augmented Reality for Bridge (ABRI) with the target subject of road and bridge construction for grade XI DPIB students at SMK N 2 Depok Sleman. This is a Research and Development (R&D) using the waterfall development model. The waterfall development model has several stages, including the analysis, design, coding, and testing stages. The result shows that; 1) In the analysis stage, problems found that the learning media used is less innovative and interactive, resulting in students' understanding of the subject matter presented is still abstract. Obtained several applications can be used to create media such as AutoCAD, StarUML, Unity 3D and Adobe Photoshop; 2) At the design stage, the design of 2D drawings is carried out using the AutoCAD and the design of the Unified Model Language (UML). The results of this UML consists of use case diagrams, activity diagrams, and sequence diagrams; 3) At the coding stage, the results obtained are in the form of an application interface which is the result of developing designs made at the design stage; 4) At the testing stage, consists of testing material and learning media that refers to ISO 25010 standards. From the results of the tests that have been done, the average category level obtained is "Very Feasible".
Pengembangan Modul Pembelajaran Pembuatan Peta Batas Kota Yogyakarta menggunakan Aplikasi Arcgis Online untuk Mata Kuliah Praktikum Geomatika II Nuryadin Eko Raharjo; Lilin Eria Armi
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v3i2.45229

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengembangkan Modul Pembelajaran Pembuatan Peta Batas Kota Yogyakarta menggunakan Aplikasi Arcgis Online pada"Mata Kuliah Praktikum Geomatika II"di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model 4D (define, design, develop, disseminate). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan google form. Angket meliputi angket penilaian kelayakan media, angket penilaian kelayakan materi, angket penilaian kelayakan menurut pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian meunjukkan bahwa: (1) tahap define, menyatakan perlu dikembangkan modul Praktikum Geomatika II dengan judul "Pembuatan Peta Batas Kota Yogyakarta Menggunakan Aplikasi ArcGIS Online"; (2) tahap design, modul yang dikembangkan pada penelitian ini memiliki 4 tahapan kegiatan.belajar; (3) tahap develop, tingkat kelayakan modul menurut penilaian ahli materi termasuk dalam kategori "layak" dengan perolehan skor 61, aspek kelayakan penyajian termasuk dalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 140. Sedangkan tingkat kelayakan dari validasi ahli media pada aspek ukuran termasuk dalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 5, aspek desain sampul termasuk dalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 62, selanjutnya aspek desain inti termasuk kedalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 149. Sedangkan ujicoba pengembangan kepada mahasiswa terkait aspek kelayakan materi termasuk dalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 1794, aspek kelayakan media termasuk dalam kategori "sangat layak" dengan perolehan skor 1678. (4) tahap disseminate, pada tahap ini tidak dapat dilaksanakan karena terkait dengan penelitian yang sebatas pengembangan dan uji kelayakan dalam ruang lingkup Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik-UNY.Development of a Learning Module for Making Yogyakarta City Boundary Maps using the Arcgis Online Application for Geomatics II Practicum CoursesAbstractThe purpose of this study was to develop a Learning Module for Making Map of Yogyakarta City Boundaries using the Arcgis Online Application in the "Geomatics Practicum Course II" in the Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, UNY. The method used is Research and Development (R&D) which refers to the 4D model (define, design, develop, disseminate). The data collection method used is a questionnaire with google form. The questionnaire includes a media feasibility assessment questionnaire, a material feasibility assessment questionnaire, a user feasibility assessment questionnaire. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis. The results of the research show that: (1) the define stage states that it is necessary to develop a Geomatics Practicum II module with the title "Making Yogyakarta City Boundary Map Using ArcGIS Online Application"; (2) the design stage, the module developed in this study has 4 stages of learning activities; (3) the develop stage, the feasibility level of the module according to the material expert's assessment is included in the "appropriate" category with a score of 61, the presentation feasibility aspect is included in the "very feasible" category with a score of 140. While the feasibility level of media expert validation on the size aspect includes in the "very feasible" category with a score of 5, the cover design aspect is included in the "very feasible" category with a score of 62, then the core design aspect is included in the "very feasible" category with a score of 149. While the development trials for students are related to the feasibility aspect the material is included in the "very feasible" category with a score of 1794, the media feasibility aspect is included in the "very appropriate" category with a score of 1678. (4) the disseminate stage, at this stage cannot be carried out because it is related to research that is limited to development and feasibility testing within the scope of the Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering-UNY
Pengembangan Modul Pembelajaran Penggunaan ArcGIS Online untuk Pembuatan Peta Penyebaran Gedung: Studi Kasus pada Peta Penyebaran SMK Kompetensi Keahlian DPIB di Daerah Istimewa Yogyakarta Hanna Nursanti Sukmantari; Ilham Marsudi; Nuryadin Eko Raharjo
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v4i1.48498

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to develop a learning module for the use of ArcGIS Online in making the distribution map of the SMK DPIB expertise program in DIY in the Geomatics Practicum II course in the Department of Civil Engineering and Planning UNY. This research is included in research and development or Research and Development (R&D), the 4D (four-D) method by Thiagarajan. The data collection technique spreads questionnaires to respondents. Qualitative descriptive technique as a data analysis technique. The results of this study are: (1) The development of learning media through the 4D stage. The defining stage (Define) is to obtain the needs in using ArcGIS Online., The selected media design stage is the learning module, the development stage (Develop) stage is validated by material experts, and media experts then a feasibility test is carried out on the user ,, and the dissemination stage (Disseminate), the dissemination stage is carried out by spreading the media that has been developed. The learning media developed is a learning module. The feasibility of the learning module is based on the assessment of the material expert, namely 3.93 with the "Feasible" category, media experts of 4.77 with the "Very Appropriate" category, and the user feasibility test of 4.23 with the "Very Appropriate" category.Keywords: ArcGIS Online, Learning Module, DevelopmentABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran penggunaan ArcGIS Online dalam pembuatan peta sebaran SMK program keahlian DPIB di DIY pada mata kuliah Praktikum Geomatika II di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan UNY. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D), menggunakan metode 4D (four-D) oleh Thiagarajan. Teknik pengumpulan data menggunakan menyebar angket kepada responden. Teknik yang digunakan berupa deskriptif kualitatif sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian mendapatkan hasil yaitu Pengembangan media pembelajaran melalui tahap 4D. Tahap pendefinisian (Define) adalah untuk memperoleh kebutuhan penggunaan ArcGIS Online, tahap perancangan (Design) media yang dipilih yaitu modul pembelajaran, tahap pengembangan (Develop) tahap ini dilakukan validasi ahli materi, dan ahli media kemudian dilakukan uji kelayakan kepada pengguna, dan tahap penyebaran (Disseminate), tahap penyebaran dilakukan dengan menyebarkan media yang telah dikembangkan. Media pembelajaran yang dikembangkan adalah modul pembelajaran. Kelayakan modul pembelajaran berdasarkan penilaian dari ahli materi, yaitu 3,93 dengan kategori "Layak", untuk ahli media sebesar 4,77 dengan kategori "Sangat Layak", sdangkan uji kelayakan pengguna sebesar 4,23 dengan kategori "Sangat Layak".
KURIKULUM SMK DALAM MENGHADAPI ERA DISRUPSI TENAGA KERJA SERTA TANTANGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI Daniel Jesayanto Jaya; Taufik Wisnu Saputra; Putu Sudira; Nuryadin Eko Raharjo
Nozel : Jurnal Pendididikan Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/nozel.v7i2.95237

Abstract

Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyatakan secara langsung bahwa lulusan SMK saat ini masih belum kompeten. Ketidakkompetenan ini merujuk pada kurikulum yang masih kurang berhasil dalam menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Era disrupsi tenaga kerja juga menjadi tantangan bagi SMK di samping masalah-masalah lainnya dan berkaitan erat dengan Revolusi Industri 4.0. Menghadapi tantangan ini SMK harus menyusun kurikulum yang tepat di era disrupsi tenaga kerja dunia usaha dan dunia industri. Kurikulum yang tepat sesuai dengan kebutuhan saat ini akan membantu lulusan SMK diterima bekerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri.