Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Comparison of Blood Glucose Examination Results Using Serum and Plasma Sodium Floride (NaF) in Hyperglycemia Samples With Examination Delay Time of 30 Minutes and 1 Hour Ellies Tunjung Sari Maulidyanti; Lihabi Lihabi; Nur Vita Purwaningsih; Rahma Widyastuti; Haris Rizki Maulana
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v11i1.21930

Abstract

Blood glucose level examination until now often cannot be done immediately after the sample is taken. Glycolysis in the blood can occur in vitro, thus affecting the examination results. The addition of anticoagulants such as NaF aims to inhibit the in vitro glycolysis process. Several studies have described the effects of anticoagulants in maintaining blood sugar levels in examination samples. However, the results presented still have some differences. This study aims to determine the difference in blood glucose levels using serum and plasma NaF in hyperglycemia samples with a delay of 30 minutes and 1 hour. The type of research used in this study is analytical observational with a cross-sectional approach that is a comparative study. The population in this study were all outpatients at the Muhammadiyah Hospital in Surabaya. This study was conducted at the Muhammadiyah Hospital Laboratory in Surabaya, during the study in March-April 2024. The results of this study obtained blood glucose levels using either serum or NaF plasma in hyperglycemic and non hyperglycemic samples examined with a delay of 30 minutes and 1 hour. The Greenhouse-Geisser Sig value was 0.000 (<0.05) which means there is a real (significant) difference
Kadar HbA1c dan Jumlah Trombosit Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe I Dan Tipe II Widyastuti, Rahma; Azizah, Fitrotin; Maulidiyanti, Ellies Tunjung Sari; Purwaningsih, Nur Vita; Saputro, Tri Ade
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 4 No 1 (2025): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v4i1.26452

Abstract

Pasien yang memiliki kadar HbA1c >7% akan berisiko 2 kali lebih tinggi untuk mengalami komplikasi. Keadaaan hiperglikemia pada pasien diabetes melitus menyebabkan gangguan pembuluh darah dan pengeluaran Trombosit tinggi sehingga dapat menyebabkan pembekuan darah yang berlebihan, meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, atau penyumbatan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar HbA1c dan jumlah trombosit pada pasien diabetes mellitus tipe I dan tipe II. Kadar HbA1c yang tinggi pada DM tipe 1 sebesar 78,78% dan tipe II sebesar 21,21% dan jumlah trombosit yang tinggi pada DM tipe 1 sebesar 80,76%, tipe II sebesar 19,23%. Sedangkan kadar HbA1c dan jumlah trombosit tinggi sebesar 67,56%, dan kadar HbA1c tinggi dengan jumlah trombosit normal sebesar 29,72%, dan kadar HbA1c normal dengan jumlah trombosit normal sbesar 10,81%. Hasil ini menunjukan betapa pentingnya pemeriksaan HbA1c dan jumlah tombosit paa pasien diabetes mellitus
Hubungan Konsumsi Ikan Laut Terhadap Kadar Kolestrol Total Pada Nelayan Di Desa Tamberu Timur Budiman, Waras; Maulidiyanti, Ellies Tunjung S.; Widyastuti, Rahma; Samsudin, Rinza Rahmawati
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 7 No 1 (2024): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v7i1.23602

Abstract

Konsumsi ikan laut yang mempunyai kandungan yang kaya akan protein dan omega-3 serta berkualitas tinggi dan bagus bagi kesehatan, akan tetapi jika mengkonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan lemak jenuh serta dapat meningkatkan kadar kolesterol yang tinggi. Tiap harinya nelayan menghasilkan ikan, hasil tangkapan itu sebagian dijual dan sebagian dikonsumsi sehari-hari. Berdasarkan hasil wawancara dengan nelayan, mereka bekerja sebagai nelayan dalam waktu lebih dari 5 tahun. Kebiasaan nelayan tersebut yaitu tiap hari mengkonsumsi ikan hasil tangkapan, sebanyak lebih dari 3 kali dalam sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi ikan laut dengan kadar kolesterol total pada nelayan di desa tamberu timur. Metodeyang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi yang dalam penelitian ini adalah nelayan di Desa Tamberu Timur. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan probability sampling didapatkan 33 responden yang memenuhi syarat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang didapat kadar kolesterol yang tinggi yaitu terdapat 20 responden (60.7%), sedangkan kadar kolesterol yang normal sebanyak 13 orang (39.3%). Setelah dilakukan analisis data dengan SPSS didapatkan hasil kadar kolesterol sebesar 0,005< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan antara mengkonsumsi ikan laut dengan kadar kolesterol pada nelayan di Desa Tamberu Timur. Kata kunci : Kolestrol total, Konsumsi Ikan laut
EDUKASI PENGARUH KONSUMSI AIR SUMUR TERHADAP FUNGSI GINJAL DI JEMBER Widyastuti, Rahma; Sari M, Ellies Tunjung; Purwaningsih, Nur Vita; Saputro, Tri Ade; Kartikorini, Nastiti
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14361

Abstract

 Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Air merupakan kebutuhan mutlak untuk kelangsungan hidup. Dimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.416/Menkes/Per/XI/1990, tentang kualitas air bersih di daerah perbukitan atau di daerah pegunungan kapur menyebabkan kondisi sumber air bersih tercemar terutama di sumur gali di sekitarnya. penggunaan air sumur yang tercampur kapur secara berlebihan dan berulang dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, salah satunya penyakit ginjal. Kegiatan pengabdian berupa edukasi kreatif terkait pengaruh konsumsi air minum terhadap fungsi ginjal ini dilakuakan dengan metode ceramah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi kreatif agar masyarakat dapat lebih mudah memahami penyakit ginjal yang disebabkan oleh konsumsi air yang mengandung kapur baik terkait penyebab, bahaya, dampak, dan pencegahan secara baik. Melalui kegiatan ini terjalin kerjasama antara institusi perguruan tinggi dengan pemerintah daerah yaitu desa setempat dalam upaya mengurang faktor resiko penyakit ginjal. Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat berkelanjutan sehingga masyarakat lebih memahami cara-cara pencegahan.
Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Covid-19 Lanjut Usia Widyastuti, Rahma; Tunjung, Ellies Tunjung; Purwaningsih, Nur vita; Samsudin, Rinza Rahmawati
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 (Coronaviruses Disease 2019) is a disease caused by a new type of corona virus, namely Sars-CoV-2, was first reported in Wuhan, China on December 31 2019. The death rate in elderly patients continues to increase, accounting for 21.9% . COVID-19 risk assessments show that assessing blood glucose levels has the potential to better identify people at risk of adverse outcomes. Blood sugar levels are affected by a number of factors, including gender and age. At this point, elderly patients experience many physical and mental changes, especially the decline in individual functions and abilities in general. This study aims to describe the results of examining blood glucose levels in elderly COVID-19 patients at Brawijaya Hospital, Surabaya. This type of research is descriptive research with secondary data from the laboratory using total sampling technique. The sample in this study were 65 elderly patients who tested positive for COVID-19 who had blood glucose checked at the clinical pathology laboratory in the September- December 2020 period at Brawijaya Hospital, Surabaya. Variables are then grouped and then tabulated and displayed descriptively in percentage form. The results of this study were obtained from 65 elderly COVID-19 patients who had normal fasting blood glucose levels (<100 mg/dl) which was 6.15%, while those who had abnormal glucose levels (>100 mg/dl) were 93.85%. . These results indicate that the majority of elderly COVID-19 patients have abnormal blood glucose levels