Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PKn Materi Harga Diri di Kelas III SDN Tanjungbaru Rika Sintiasari; Meiliana Nurfitriani; Nandhini Hudha Anggarasari
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PKN materi harga diri di kelas 3 SDN Tanjungbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Dalam desain ini populasi dibagi kedalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Populasi yang digunakan Adalah siswa kelas 3 SDN Tanjungbaru sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pretest dan posttest dan data dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa model pembelajaran Team Games Tournament memiliki pengaruh terhadap hasil belajar PKN siswa kelas 3 SDN Tanjungbaru. Nilai rata-rata pretest kelas control Adalah 39 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rata Adalah 72. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 38.75 kemudian setelah diberi perlakuan dan dilakukan posttest nilai rata-rata yang didapatkan oleh siswa Adalah 82.50. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji independent sample t-test pada program SPSS 26, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig 0,000 < 0,05mmaka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan model pembelajaran Team Games Tournament berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 3 SDN Tanjungbaru.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Transformasi Energi Kelas IV SDN Sukaraja 1 Zeni Rismayanti; Meiliana Nurfitriani; Budi Hendrawan
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cqn2n490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi transformasi energi kelas IV SDN Sukaraja 1. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran IPA sehingga peserta didik kurang aktif dan mudah merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN Sukaraja 1 dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji statistik non-parametrik Mann-Whitney U Test dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data tidak seluruhnya berdistribusi normal. Hasil uji normalitas pada kelas eksperimen memperoleh nilai signifikansi pretest sebesar 0,343 dan posttest sebesar 0,405 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Sementara itu, pada kelas kontrol diperoleh nilai signifikansi pretest sebesar 0,364 dan posttest sebesar 0,028 < 0,05 sehingga data tidak berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa data memiliki varians yang homogen dengan nilai Sig. Based on Mean kelas eksperimen sebesar 0,259 > 0,05 dan kelas kontrol sebesar 0,459 > 0,05. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik Mann-Whitney U Test. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu, rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 71,67 meningkat menjadi 88,33 pada posttest, sedangkan rata-rata nilai pretest kelas kontrol sebesar 65,67 meningkat menjadi 77,33 pada posttest. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi transformasi energi kelas IV SDN Sukaraja 1.
Pengaruh Media Manipulatif Block terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas II SD pada Materi Pengurangan Ratih Shafira Wati; Meiliana Nurfitriani; N Leni Sri Mulyani
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.624

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari media manipulatif balok edukatif (Block) terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas dua sekolah dasar dalam mengerjakan soal pengurangan. Kompetensi kunci dalam pendidikan matematika adalah kemampuan untuk menggambarkan ide-ide matematika dalam berbagai cara. Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami topik matematika yang abstrak. Keterampilan siswa kelas dua SD masih berada dalam tahap awal perkembangan, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan usianya, seperti penggunaan media manipulatif yang dapat membantu siswa belajar sesuai dengan tahap perkembangan kognitifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain kelompok kontrol non-ekuivalen dengan teknik kuasi-eksperimental. Penelitian ini melibatkan 32 siswa kelas dua SDIT baitussalam, 16 siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Instrumen tes berbentuk esai yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur kemampuan representasi matematis siswa. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan representasi matematis antara siswa kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan media manipulatif Balok Edukatif (Block) dengan siswa di kelas kontrol yang tidak menggunakan media manipulatif Balok Edukatif (Block) dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Mann-Whitney U yang memperoleh nilai sig. sebesar 0,047 (< 0,05), sehingga H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media manipulatif Balok Edukatif (Block) berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas II Sekolah Dasar pada materi pengurangan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPINCA PADA MATERI PECAHAN Kelas III SEKOLAH DASAR Risna Ristiyani; Meiliana Nurfitriani; Asti Tri Lestari
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN Sirnagalih ditemukan kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa kurang memahami materi perbandingan pecahan sehingga hasil belajar siswa masih dibawah KKM khususnya pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu media PAPINCA pada materi pecahan kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg and Gall dengan tujuh tahapan. Penelitian ini dilakukan di SDN Sirnagalih dengan 38 siswa, instrumen pengumpulan data yang digunakan diantaranya obserevasi, wawancara, angket, penilaian para ahli dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media PAPINCA memiliki kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan tim ahli dan respon siswa memperoleh hasil, validasi ahli media memberikan skor 3,60, ahli bahasa memberikan skor 4,00, ahli materi memberikan skor 3,40. Respon siswa dari uji kelompok kecil mendapatkan skor 3,70 dan uji kelompok besar mendapatkan skor 3,59. Kemudian hasil uji efektivitas dari hasil pretest dan posttest, hasil uji efektivitas pada kelas kontrol mendapat skor N-Gain 0,32 dengan kategori sedang, dan kelas eksperimen mendapat skor 0,80 dengan kategori tinggi. Untuk itu media PAPINCA dinyatakan layak dan efektif dijadikan media pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar guna meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Keterampilan Menulis Pantun Siswa Kelas V SDN 1 Ciawi Novia Ramadani; Meiliana Nurfitriani; Yopa Taufik Saleh
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model think pair share  terhadap keterampilan menulis pantun siwa kelas V SDN 1 Ciawi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Ciawi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Ciawi yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Teknik sampel jenuh adalah teknik pengambilan data dimana semua anggota poupulasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pembahasan, data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data pretest 0,200 > 0,05 dan normalitas data posttest 0,200,  taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,146 > 0,05. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Paired t-test (uji-t). Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai signifikansi keterampilan menulis pantun 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model think pair share berpengaruh terhadap keterampilan menulis pantun siswa kelas V sdn 1 Ciawi.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Sisuanka Berbasis Smart Apps Creator 3 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD pada Materi Suhu dan Kalor Siti Hajar Magfiroh; Mohammad Fahmi Nugraha; Meiliana Nurfitriani
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD pada materi suhu dan kalor serta untuk mengetahui keefektifan peserta didik pada penggunaan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and development dengan menggunakan desain model pengembangan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan tes. Sementara itu, teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil validasi ahli media memperoleh skor 95% dengan kategori “Sangat Baik”. Ahli bahasa memperoleh skor 100% dengan kategori “Sangat Baik”. Ahli materi memperoleh skor 90% dengan kategori “Sangat Baik” dan memperoleh skor 80% dari validasi guru dengan kategori “Baik”. Hasil uji kelompok kecil memperoleh skor 476% dengan rata-rata 95,2% dan kategori kelayakan “Sangat Baik”. Sementara hasil uji kelompok besar memperoleh skor 910% dengan rata-rata 91% dan kategori kelayakan “Sangat Baik”. Hal ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat perubahan yang signifikan, dengan rata-rata hasil prestest 47,6 sementara hasil posttest mencapai 88,8. Hasil ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest lebih tinggi daripada rata-rata hasil pretest. Dengan menggunakan pengukuran keefektifan media menggunakan N-Gain, skor hasil 0,78 atau 78% termasuk dalam kategori ‘Efektif’ sebagai media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD pada materi suhu dan kalor.
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Bola terhadap Hasil Belajar Materi Koordinasi Mata dan Tangan Siswa Kelas IV SDN 1 Ciawi Intan Fauziah; Rahmat Permana; Meiliana Nurfitriani
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i1.395

Abstract

Koordinasi mata dan tangan merupakan aspek penting dalam perkembangan motorik siswa sekolah dasar. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa aktivitas pendidikan jasmani sering kali hanya berfokus pada rutinitas sederhana tanpa tujuan spesifik untuk mengembangkan keterampilan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran berbasis bola terhadap hasil belajar materi koordinasi mata dan tangan siswa pada kelas IV di SDN 1 Ciawi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Ciawi yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan pembagian 15 siswa pada kelompok eksperimen dan 15 siswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran berbasis bola melalui permainan Child Ball (bola pantul target), bola target, relay bola, dan bola tangkap cepat. Instrumen yang digunakan meliputi tes koordinasi mata dan tangan, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari metode pembelajaran berbasis bola terhadap peningkatan hasil belajar koordinasi mata dan tangan siswa, yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu 23,27 dan nilai rata-rata pretest kelas kontrol yaitu 17,80 sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 25,40 dan nilai rata-rata posttest kelas kontrol yaitu 18,73. Pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji Paired Sample t-test diperoleh signifikansi 0,001. Hal ini nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran berbasis bola terhadap hasil belajar materi koordinasi mata dan tangan siswa kelas IV SDN 1 Ciawi.
Pengembangan Media Wayang Kartun untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Siswa Kelas I Sekolah Dasar Vera Santi; Meiliana Nurfitriani; Anggia Suci Pratiwi
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v2i2.369

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran wayang kartun untuk kemampua mengenal huruf hijaiyah siswa kelas 1 sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Research and Development (R&D) merupakan metode penelitian pengembangan Pendidikan dalam sebuah proses untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. populasi pada penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas I SD Negeri 1 Medanglayang, SD Negeri 2 Medanglayang dan SD Negeri 1 Sumberjaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah siswa-siswi kelas 1 SD Negeri 1 Medanglayang dan SD Negeri 2 Medanglayang, tetapi yang menjadi uji coba di lapangan utama adalah siswa-siswi SD Negeri 1 Medanglayang yang berjumlah 16 siswa di bagi menjadi 2 kelas yaitu kelas Ekspermen dan kelas kontrol. setiap kelas berjumlah 8 orang siswa sama banyak seperti kelas Kontrol. Teknik penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan test yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest dan posstest, data yang digunakan melalui microsoft Exel. Validasi ahli media diperoleh skor pertama sebesar 34 dari 40 (85%) dengan kategori “sangat layak” dan setelah di revisi mendapatkan skor 35 dari 40 (87,5%) dengan kategori “sangat layak”. Validasi ahli materi diperoleh skor pertama sebesar 30 dari 35 (85,7%) dan skor kedua sebesar 33 dari 35 (94,2%). Dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil penelitian dengan hitungan N-Gain skor kelas Eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 0,46 atau 46% dengan skor paling rendah 0,3 atau 30% dan skor paling besar 0,5 atau 50%. Dan pada kelas Kontrol mendapatkan nilai N-Gain rata-rata 0,3 atau 30% termasuk kategori tafsiran kurang efektif pada N-Gain.
Edukasi Hand, Foot, and Mouth Disease (Hfmd) melalui Komik Digital Berbahasa Inggris untuk Pencegahan HFMD Pada Siswa Sekolah Dasar Meiliana Nurfitriani; Anggia Suci Pratiwi; Miftahul Falah; Mujiarto Mujiarto; Rini Syamsiah Nur Alifah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27333

Abstract

ABSTRAK Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) adalah infeksi yang sering menyerang anak-anak sekolah dan tetap menjadi isu kesehatan di Malaysia. Hasil pengamatan di Sanggar Bimbingan Indonesia Kuala Langat mengindikasikan bahwa banyak siswa belum pernah memperoleh edukasi khusus mengenai HFMD, sehingga pemahaman mereka mengenai penyebab, gejala, metode penularan, dan langkah pencegahannya masih minim. Aktivitas pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan tentang pencegahan HFMD melalui penggunaan komik digital berbahasa Inggris serta membiasakan siswa untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Selain menyampaikan edukasi kesehatan, pemakaian komik digital berbahasa Inggris juga mendukung pengenalan kosakata dasar dalam bahasa Inggris sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan kontekstual. Kegiatan diadakan di Sanggar Bimbingan Indonesia Kuala Langat, Selangor, Malaysia, melibatkan 50 murid di tingkat Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan mencakup observasi, edukasi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi yang dilakukan selama tiga hari lewat penyampaian materi, pembelajaran menggunakan komik digital berbahasa Inggris, praktik langkah-langkah mencuci tangan dengan benar, serta pengawasan penerapan perilaku hidup sehat dan bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dapat memahami materi yang disajikan melalui komik digital, serta mampu mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang tepat saat tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan juga menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan media visual dengan praktik langsung dapat meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa komik digital dalam bahasa Inggris bisa digunakan sebagai alat pendidikan kesehatan yang menarik dan interaktif untuk mendukung pengembangan literasi kesehatan serta pembentukan perilaku hidup sehat dan bersih sebagai langkah pencegahan HFMD di kalangan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), Komik Digital, Edukasi Kesehatan, Sekolah Dasar, Pengabdian Kepada Masyarakat.     ABSTRACT Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) is an infection that commonly affects school-aged children and remains a public health issue in Malaysia. Observations at the Sanggar Bimbingan Indonesia in Kuala Langat indicate that many students have never received specific education about HFMD, so their understanding of its causes, symptoms, modes of transmission, and preventive measures remains limited. This community service activity aims to provide education on HFMD prevention through the use of English-language digital comics and to encourage students to adopt a clean and healthy lifestyle. In addition to delivering health education, the use of English-language digital comics also supports the introduction of basic English vocabulary, making the learning process more engaging and contextual. The activity was held at Sanggar Bimbingan Indonesia in Kuala Langat, Selangor, Malaysia, and involved 50 elementary school students. The methods employed included observation, education, demonstration, practice, mentoring, and evaluation, carried out over three days through the presentation of materials, learning using English-language digital comics, practicing proper handwashing techniques, and monitoring the implementation of healthy and hygienic behaviors. The results of the activity showed that students enthusiastically participated in the entire series of activities, were able to understand the material presented through digital comics, and were able to practice proper handwashing steps during the evaluation phase. The implementation of the activity also demonstrated that an approach integrating visual media with hands-on practice can enhance student participation during the learning process. This activity demonstrates that digital comics in English can be used as an engaging and interactive health education tool to support the development of health literacy and the adoption of healthy and hygienic behaviors as a preventive measure against HFMD among elementary school students. Keywords: Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), Digital Comics, Health Education, Elementary School, Community Service.
Mapping the phonological processes of 4, 5, and 6 years old children in PAUD Tasikmalaya Anggia Suci Pratiwi; I Dewa Putu Wijana; Adi Sutrisno; Meiliana Nurfitriani
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phonological ability reflects the perceptual and cognitive mechanisms required for children to learn and produce speech. This study aims to map phonological processes in early childhood at PAUD institutions in Tasikmalaya. Using a qualitative descriptive approach, data were collected from 315 children aged 4–6 years (77 aged 4, 148 aged 5, and 90 aged 6) across five schools: RA Baiturrahman, TK Negeri Pembina, TK Cangkurileung Kartika IX-10, TK IT Ihya As-Sunah, and Joykids. Speech samples in Indonesian were obtained through recordings of both structured and conversational speech. Data validity was ensured through expert judgment, and analysis followed the stages of data reduction, display, and verification. Results show that assimilation was the most dominant phonological process for both vowels and consonants across all ages. For vowels, assimilation declined with age (9 cases at age 4, 7 at age 5, and 3 at age 6), while addition (4 → 2 → 2) and substitution (3 → 0 → 1) were less frequent. Consonant assimilation was more prevalent (62 → 71 → 27), with gliding substitution (13 → 5 → 0) and general substitution (4 → 2 → 0) steadily decreasing. Sound addition appeared only at age 6 (3 cases). These findings indicate that vowel mastery stabilizes earlier, while consonant mastery involves more complex developmental processes. The study provides baseline data for identifying phonological difficulties early and offers guidance for PAUD teachers to recognize ongoing phonological processes beyond age six as possible signs of language delay.