Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Variasi Karakter Agronomi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kultivar Maja Cipanas Akibat Pemberian Pupuk Kalium Dan Biofosfat di Lahan Vertisol Miftah Dieni Sukmasari; Dian Cahya Permana; Adi Oksifa Rahma Harti
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 4, No 2 (2020): JAGROS: JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v4i2.926

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kalium dan biofosfat, serta mengetahui dosis terbaik pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) kultivar Maja Cipanas. Percobaan dilaksanakan di Desa Tolengas Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Percobaan telah dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2016 sampai bulan Januari tahun 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang diuji adalah Faktor ke 1 adalah Pupuk Kalium (K), terdiri dari tiga taraf: s1 (100 kg/ha), s2 (200 kg/ha) dan s3 (300 kg/ha). Faktor ke 2 adalah Biofosfat (B), terdiri dari tiga taraf: b1 (100 kg/ha), b2 (200 kg/ha) dan b3 (300 kg/ha). Perbedaan perlakuan diuji lanjut dengan mengunakan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pupuk kalium dan biofosfat tidak memberikan pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Pupuk kalium dengan dosis 200 kg/ha memberikan pengaruh baik terhadap tinggi tanaman 5 mst, jumlah anakan, diameter umbi dan bobot umbi kering. Penggunaan biofosfat dengan dosis 200 kg/ha memberikan pengaruh baik terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun 5 dan 7 mst serta bobot umbi kering.
DEVELOPMENT OF THE ADMINISTRATION OF THE SUKAHAJI MANDIRI COMMUNITY OF SUKAHAJI FOOD GROUP GROUPS IN SUPPORTING ORDERLY ADMINISTRATION Ida Marina; Adi Oksifa Rahma Harti; Sri Umyati; Dadan Ramdani Nugraha; Miftah Dieni Sukmasari; Dinar Dinar; Dede Salim Nahdi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.829 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i3.2830

Abstract

This service is carried out at the Sukahaji Mandiri Community Food Barn (LPM). This service is one of the efforts for orderly administration in farmer groups with the aim of farmer groups understanding the benefits of administration, various types of administration and the steps for making group administration. This service activity was carried out on Thursday, January 27, 2022. Most of the income of the people of Sukahaji Village, Majalengka Regency, was obtained from rice farming. The role of farmer groups has an important role in improving the welfare of farmers, especially related to income. This is inseparable from the efforts made by the group in protecting its members. The success of a farmer group is reflected in the ability of administrative management. So this certainly plays an important role in the sustainability of farmer groups further in increasing group productivity. The services that have been carried out provide understanding and ability to manage administration, including the creation of member books, group activity books, guest books, meeting minutes, agenda books for incoming and outgoing letters, management books and financial administration. Keywords: Administration; Farmers; welfare.
PENGUJIAN BERBAGAI FORMULASI PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L) PADA LAHAN KERING MASAM Adi Oksifa Rahma Harti; Ina Ilmayanti; Acep Atma Wijaya
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.364 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v9i2.1702

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) contains various important vitamins and minerals, while melon consumption in Indonesia is still far below the standard. The increase in melon production every year has not met the needs of melons. Intensification of acid dry land is one of the efforts to increase melon production, because of the vast potential of the land, but it is necessary to improve the soil properties. The purpose of this study was to test the formulations on the growth and yield of melon plants on acid dry land. The study was conducted in a greenhouse using a non-factorial Randomized Block Design (RBD), with 8 treatments, namely: (A) without Lime + Phonska NPK Fertilizer (100%); (B) without Lime + Phonska NPK Fertilizer + Cow Manure (50%:100%); (C) without Lime + Phonska Npk Fertilizer + Petrobio Fertilizer (50%:100%); (D) without Lime + Phonska NPK Fertilizer + Cattle Fertilizer + Petrobio Fertilizer (50%:50%:50%); (E) with Lime + Phonska NPK Fertilizer (100%); (F) with Lime + Phonska Npk Fertilizer + Cow Manure (50%:100%); (G) with Lime + Phonska Npk Fertilizer + Petrobio Fertilizer (50%:100%); (H) with Lime + Phonska Npk Fertilizer + Cow Manure + Petrobio Fertilizer (50%:50%:50%) with 4 replications. Data analysis used Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the fertilizer formulation with additional lime had a significant effect on fruit weight, fruit diameter, and fruit harvest age. Fertilization formulation without the need for high doses of organic fertilizer to achieve optimal yields.
KOMBINASI POC SABUT KELAPA DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) Miftah Dieni Sukmasari; Silvi Gustiani; Adi Oksifa Rahma Harti
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.868 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v9i2.1804

Abstract

Salah satu strategi efisiensi dalam budidaya sayuran adalah menekan biaya produksi pada setiap usaha taninya dengan menggunakan pupuk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan optimal. Salah satu upaya pemupukan berimbang menggunakan Kombinasi POC sabut kelapa dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi POC sabut kelapa dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai bulan agustus 2020 di desa kertabasuki, kecamatan maja, kabupaten majalengka. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan sembilan perlakuan dengan tiga kali ulangan. Faktor kombinasi pupuk yang diaplikasikan yaitu : A (0 ml POC + 0g NPK), B (50 ml POC + 5g NPK), C (50 ml POC + 0g NPK), D (100 ml POC + 5g NPK), E (100 ml POC + 0g NPK), F (150 ml POC + 5g NPK), G (150 ml POC + 0g NPK), H (200 ml POC + 5g NPK) dan I (200 ml POC + 0g NPK). Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi POC sabut kelapa dan NPK berpengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Kombinasi 200 ml POC tanpa NPK memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman 9 mst diameter dan bobo buah cabai.
TINGKAT PENGETAHUAN PETANI DALAM PEMANFAATAN PUPUK HAYATI PADA BUDIDAYA KEDELAI DI DESA SANCA KABUPATEN INDRAMAYU Miftah Dieni Sukmasari; Acep Atma Wijaya; Sri Umyati; Adi Oksifa Rahma Harti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.51 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3298

Abstract

Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk mencari tahu bagaimana tingkat pengetahuan petani tentang pupuk hayati pada budidaya tanaman kedelai. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Bantarjaya, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Desember 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, survei dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar pertanyaan (kuesioner) dan pedoman wawancara. Konsep pada penelitian ini adalah pengetahuan dan penerapan petani dalam menggunakan pupuk hayati. Penelitian ini mengunakan beberapa variabel yaitu; Pengetahuan dengan indikator, peranan pupuk hayati, jenis pupuk, dosis pupuk, dan cara pemupukan. Metode analisis yang digunakan adalah data deskriftif kualitatif. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa rata-rata responden memiliki tingkat pengetahuan mengenai pupuk hayati pada kategori cukup baik dengan nilai ±44%, hal ini menjadi pertimbangan untuk melakukan rangkaian kegiatan PKM lainnya guna memaksimalkan tingkat pengetahuan petani dalam hal pupuk hayati salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan bimtek mengenai metode-metode yang berkaitan dengan pupuk hayati.
PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DALAM MENUNJANG PENINGKATAN KEGIATAN EKONOMI KELOMPOK Sri Umyati; Acep Atma Wijaya; Miftah Dieni Sukmasari; Adi Oksifa Rahma Harti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.695 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3426

Abstract

Pendekatan kelompok dilakukan dalam rangka pencapaian pembangunan pertanian di Indonesia. Kelompok tani merupakan sebuah wadah dalam mengakomodir segala kepentingan petani dalam menjalankan kegiatan usahatani. Namun, kita masih saja dihadapkan pada suatu permasalahan klasik dimana kelompok tani yang ada di kita kebanyakan beranggotakan petani yang sudah berumur. Hal ini tentunya menjadikan pengadministrasian kelompok belum terlaksana dengan tertib. Untuk itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian dengan menumbuhkan pengetahuan dan wawasan tentang manajemen kelompok yang dapat menunjang peningkatan kegiatan ekonomi kelompok dan anggotanya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pendekatan andragogy melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan. Dari hasil pertemuan dan pelatihan yang dilakukan, diketahui bahwa pengurus maupun anggota kelompok menyadari akan pentingnya pengadministrasian kelompok tani demi kemajuan dan peningkatan kegiatan ekonomi kelompok tersebut. Kelompok di lokasi sasaran belum dapat menerapkan pengadministrasian kelompok dengan baik karena masih terbatasnya informasi maupaun pengetahuan kelompok mengenai hal itu. Adanya kegiatan ini menjadikan pengurus maupun anggotanya mau untuk memperbaiki pengelolaan administrasi kelompok mulai dari memperbaiki dan menyusun kembali data kelompok, menyediakan buku tamu dan administrasi keuangan. Kemudian mereka juga akan melengkapi kebutuhan administrasi lainnya yang tentunya akan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok. Dari hasil pelatihan dan pendampingan juga diketahui bahwa pengurus kelompok dinilai sudah dapat memahami dan mampu dalam membuat buku anggota, buku tamu hingga administrasi keuangan kelompok.
Pengolahan Tanaman Toga Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Ida Marina; Agus Yadi Ismail; Sri Ayu Andayani; Adi Oksifa Rahma Harti; Dadan Ramdani Nugraha; Dinar Dinar; Aaf Falahudin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.823 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3901

Abstract

Kelompok wanita tani ‘Plamboyan” di Desa Kagok Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka merupakan binaaan Inkubator Agribisnis UNMA. KWT plamboyan dominasi ibu rumah tangga melakukan penanaman berbagai macam tanaman herbal di halaman rumahnya dan beberapa sudah melakukan pengolahan. Hal inilah menjadi peluang pasar sekaligus memperkenalkan tanaman obat ke masyarakat luas beserta manfaatnya melalui berbagai bentuk makanan olahan. Pendampingan dan pembinaan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan KWT dan meningkatkan kesejahteraanya. Metode yang dilakukan antara lain persiapan dan pembekalan, pelaksanaan program dan tindaklanjut program. Berdasarkan pada program kerja dan target Tim Pengebdian hingga saat ini, keseluruhan program dapat terlaksana. Ketercapaian tersebut dapat dilihat pada uraian laporan hasil yang dicapai. Berdasarkan uraian yang telah disampaikan pada laporan kemajuan pelaksanaan program pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Pengebdian yang baru mencapai 30% dari total program yang direncanakan, hal ini dapat dipahami karena kegiatan baru dimulai akan tetapi pelaksanaan berjalan dengan baik dan sesuai target.
Pengaruh jarak tanam dan penggunaan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bali Karet Miftah Dieni Sukmasari; Ita Yulianti; Adi Oksifa Rahma Harti
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v11i1.5254

Abstract

This study aims to analyze the interaction of plant spacing and use of biological fertilizers on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L) and analyze one or more spacing and doses of biological fertilizers that have a better effect on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L.). This research was conducted in the experimental land of the Gunung Sari farmer group in Sukasari Kaler Village, Agrapura District, Kab. Majalengka. This study used a factorial randomized block design (RAK) method with 12 treatments, each treatment repeated 3 times. Differences in the effect of treatment were tested with the F test at the 5% level. When F hits > F table, then the test is continued to determine the effect between treatments that cause differences in diversity with Duncan's multiple range test at the 5% level. The results showed that all spacing treatments without the application of biological fertilizers gave the lowest results for all observed variables, both growth and yield variables. While the best results were shown by the application of biological fertilizers at a dose of 75 grams for all spacing applications, both spacing of 10 cm x 15 cm, 10 cm x 20 cm or 10 cm x 25 cm on the average of the observed variables.  
Pengolahan Tanaman Toga Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Ida Marina; Agus Yadi Ismail; Sri Ayu Andayani; Adi Oksifa Rahma Harti; Dadan Ramdani Nugraha; Dinar Dinar; Aaf Falahudin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3901

Abstract

Kelompok wanita tani ‘Plamboyan” di Desa Kagok Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka merupakan binaaan Inkubator Agribisnis UNMA. KWT plamboyan dominasi ibu rumah tangga melakukan penanaman berbagai macam tanaman herbal di halaman rumahnya dan beberapa sudah melakukan pengolahan. Hal inilah menjadi peluang pasar sekaligus memperkenalkan tanaman obat ke masyarakat luas beserta manfaatnya melalui berbagai bentuk makanan olahan. Pendampingan dan pembinaan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan KWT dan meningkatkan kesejahteraanya. Metode yang dilakukan antara lain persiapan dan pembekalan, pelaksanaan program dan tindaklanjut program. Berdasarkan pada program kerja dan target Tim Pengebdian hingga saat ini, keseluruhan program dapat terlaksana. Ketercapaian tersebut dapat dilihat pada uraian laporan hasil yang dicapai. Berdasarkan uraian yang telah disampaikan pada laporan kemajuan pelaksanaan program pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Pengebdian yang baru mencapai 30% dari total program yang direncanakan, hal ini dapat dipahami karena kegiatan baru dimulai akan tetapi pelaksanaan berjalan dengan baik dan sesuai target.
Towards Environmentally Friendly Agriculture: Assisting Farmers in the Use of Organic and Biological Fertilizers Adi Oksifa Rahma Harti; Rakhmia Nalibratawati; Men Aaf Falahudin; Adi Niko Munandar; Sri Fatmawati
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1161

Abstract

Environmentally friendly agriculture is an urgent necessity amid increasing soil degradation and farmers' dependence on chemical fertilizers, which incur high costs and reduce land quality. This condition also occurs in the Hikmah Farmer Group in Majalengka, where the majority of farmers still rely entirely on chemical fertilizers, while knowledge and skills regarding organic and biological fertilizers are still very limited. This Community Service Program (PKM) aims to increase farmers' capacity to produce and utilize organic and biological fertilizers, thereby reducing their dependence on chemical fertilizers and supporting the realization of sustainable agriculture. The implementation methods included counseling on the concept of environmentally friendly agriculture, training in the production of solid and liquid organic fertilizers, as well as biological fertilizers based on local microorganisms, and direct assistance in their application on agricultural land. The results of the activities showed a significant increase in farmers' knowledge and skills, with more than 70% of group members able to produce organic fertilizers independently, and more than 60% successfully applying biological fertilizers on their land. In addition, the use of chemical fertilizers can be reduced by 20-30% without reducing crop yields, while improving soil fertility and increasing soil biota activity. Thus, this program not only has a positive impact on farmers' economic efficiency, but also contributes ecologically to the sustainability of environmentally friendly agriculture. Future recommendations include strengthening institutional support and replicating the program among other farmer groups in Majalengka to ensure its benefits can be sustained and expanded.