Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Efektifitas Kompos Cair Sabut Kelapa dalam Mempercepat Pertumbuhan Biji Sawi Daging (Brassica juncea) Vanesha Yulia Ananta; Wiwi Wikanta
PEDAGO BIOLOGI Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.065 KB) | DOI: 10.30651/jpb.v7i1.3926

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian kompos organik cair sabut kelapa dalam mempercepat pertumbuhan biji sawi daging (Brassica juncea).  Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan tanaman sawi daging sebagai sampel dari 4 perlakuan yakni (K) tanpa pemberian kompos , (P1) pemberian kompos 100 ml, (P2) pemberian kompos 150 ml, (P3) pemberian kompos 200 ml. Data yang diambil dari penelitian ini Tinggi batang, Jumlah helaian daun dan Berat daun  dengan Rancangan Acak Lengkap 6  kali ulangan. Teknik analisis data dengan metode uji Anova dan Kruskal wallis α = 0,05. Hasil penelitian ini berdasarkan nilai persentase tinggi batang (K0= 1.45), (P1=1.68), (P2=1.7) (P3=2.01), jumlah helaian daun (K0= 6), (P1=6.3), (P2=6.6) (P3=7.3), dan berat daun K0= (0.76), (P1=0.77), (P2=0.80) (P3=0.91), hasil uji statistic Anova untuk tinggi batang dan helaian daun diterima pada α = 0,05 sedangkan untuk berat daun menggunakan uji statistic kruskal wallis. Kesimpulan Ada pengaruh berbagai volume kompos cair sabut kelapa dalam mempercepat pertumbuhan sawi daging (Brassica juncea) dengan perlakuan yang paling efektif pada pemberian kompos cair volume 200 ml (P3). 
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Bahrul Dian Wulaningayu; Wiwi Wikanta
PEDAGO BIOLOGI Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i1.9319

Abstract

Sejauh ini kemampuan berpikir kreatif belum optimal dikembangkan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, motivasi belajar siswa, mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan mendeskripsikan respon siswa model Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Jenis penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen, dengan rancangan penelitian menggunakan desain Non Equivalent Kontrol Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tulis dan angket.  Data dianalisis secara deskriptif kuantitataif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menununjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap kemampuan berpikir kreatif dengan nilai rata-rata 75,55% pada kelas eksperimen, 63,79% pada kelas kontrol, dan terhadap motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 75,36%.  Keterlaksanaan pembelajaran kooperatif Tipe TAI dengan kategori baik sekali. Respon positif siswa terhadap Model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) rata-rata positif dan siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.
Penguatan Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Student Centre Learning (SCL) di SDN Petemon IX Surabaya Endang Suprapti; Sujinah Sujinah; Wiwi Wikanta; Suher Suher
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.387 KB) | DOI: 10.30651/aks.v1i1.309

Abstract

Current elementary education, the first decade of the 21st century, is faced with a global challenge where the pattern of people's lives is changing very rapidly, fueled mainly by the development of information technology and global challenges. Devotion to the community is offered to solve the problems faced by a group of elementary school teachers Petemon, Sawahan, Surabaya. Seeing the problem of partner of implementation method offered in dedication to solve the problems faced by teacher group of SDN Patemon IX are (1) Training of applying of learning model of Student Center Learning on Mathematics, Biology and Bahasa Indonesia subjects to SDN Patemon IX, (2) Evaluation of training result of SCL instructional model implementation in Mathematics, Biology and Bahasa Indonesia subjects to teachers of SDN Patemon IX, (3) Review and Assistance in the preparation of fourth-, fourth and fourth-grade thematic RPP, (4) Assistance in Implementation of RPP in Thematic Class IV, V and VI learning, (5) Evaluation of compilation result and Assistance of implementation of RPP in thematic learning of class IV, V and VI. Proposal method to solve the problem that has been formulated is divided into three stages: preparation, implementation and reflection. Strengthening teacher's ability in developing thematic learning tool based on Student Center Learning (SCL) at SDN PATEMON IX Surabaya, get very positive response shown from Reflection result at end of mentoring. To design a mentoring program that suits the training needs some things are needed in designing the mentoring.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Mendukung Usaha Peternakan Sapi Potong di Kelompok Tani Ternak Mandiri Jaya Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Solikhul Huda; Wiwi Wikanta
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.611 KB) | DOI: 10.30651/aks.v1i1.303

Abstract

Cattle farming in Indonesia is still concerned with livestock productivity and has not maximized the utilization of cow dung waste (teletong) of economic value. The waste of cow dung (teletong) produced should no longer be a burden of business costs but a result of having high economic value and if possible equivalent to the economic value of the main product (meat). The purpose of this research is to study the utilization of cow dung into organic fertilizer that support the business of fattening beef cattle. The method used in this research is descriptive method with data collection method of observation and interviews of livestock farmer group and supported by literature study. Based on the results of observations and interviews obtained the results that members of Livestock Farmers Group Jaya already utilize and manage the waste of cow dung into organic fertilizer with economic value to sell to members for agricultural land fertilizer rice, watermelon and cantaloupe. The reason for the use of cow dung as fertilizer is usually because the goods are easy to obtain, relatively cheap and give better results.  
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK BERBASIS KARAKTER MELALUI PRAKTIK LESSON STUDY PADA PROGRAM STUDI PENDIDIAN BIOLOGI FKIP UMSURABAYA Wiwi Wikanta; R. Suwasis Hadi; Amiq Fikriyati; Kamaliyah R
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.256 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.78

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran pada Mata Kuliah Kimia Organik Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Semester Genap tahun 2013/2014. Implementasi LS dilakukandalam 4 siklus dengan tahapan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan pengamatan serta refleksi (see). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Hasil belajar ada pada kriteria baik yaitu memiliki kompetensi aspek kognitif denganporsi tingkat tinggi lebih banyak (e” 60%) dengan ketuntasan belajar lebih dari 75%; (2) Aktivitas mahasiswa telah mengalami pengembangan baik aktivitas dalam mengembangkan karakterberani dan kompetensi kerjasama mahasiswa. Kesimpulan dari hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran mata kuliah kimia organik melalui lesson study sudah sangat baik berdasarkan aspek kompetensi kognitif dan aktivitas pembelajaran.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN FORMALIN DALAM BAHAN MAKANAN DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN GIZI DAN KEAMANAN PANGAN Wiwik Wikanta
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2010): Nopember 2010
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v1i2.189

Abstract

Formalin is not a preservative for foodstuffs and processed products.  But until recently, the use of formaldehyde in foodstuffs is still common. Whereas, nutrition and food security education for the community is still lacking.This study aimed to: (a) obtaining community about the use of formaldehyde in foodstuffs views of knowledge, attitude and behavior, and (2) obtaining community about the implementation of nutrition and food security education. Research using a sample survey method Sidoarjo urban communities with accidental sampling technique. Data collected by questionnaire and analyzed descriptively. The results showed that (1) almost all respondents knew there was food berformalin (90.91%); (2) examine the impact hazard (87.88%); (3) most feel uneasy (75.76%) and fear dangers affected (96.97%); (4) almost all respondents agreed formalin banned as a food preservative (90.91%), (5) most respondents (72.73%) has not made efforts to eliminate the formaldehyde in foodstuffs , and (6) almost all respondents (85.86%) Mersa not get enough nutrition education and food security. Conclusion: The public assumes that (1) the use of formalin in the food injurious to health and safety of consumers, (2) people need nutrition and food safety education are adequate. Kata Kunci:     persepsi,  formalin, bahan makanan, pendidikan,  gizi dan keamanan pangan  
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN OSCAR UNTUK MELATIH PENALARAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Iis Holisin; Chusnal Ainy; Wiwi Wikanta
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5, No 1 (2019): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.037 KB) | DOI: 10.24853/fbc.5.1.1-10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran OSCAR yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih penalaran siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model  dari Plomp yang terdiri dari 5 fase, yaitu (1) investigasi awal, (2) desain, (3)realisasi,(4) tes, evaluasi, dan revisi, serta (5) implementasi. Subyek penelitiannya adalah guru matematika dan siswa-siswi kelas V SD tahun ajaran 2017/2018. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2017 sampai April 2018 di SD Muhammadiyah 5, SD Islam Maryam, SD Islam Saroja, dan SD Negeri Sidotopo Wetan I. Semua sekolah berlokasi di Kota Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar observasi dan masalah matematika. Selain mengembangkan model pembelajaran, perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah RPP, LKS, dan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran OSCAR yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan nilai rata-rata validitas sebesar 3,32 yang menunjukkan kriteria valid. Aspek kepraktisan ditunjukkan oleh pernyataan para validator bahwa model pembelajaran OSCAR dapat dilaksanakan di lapangan. Aspek efektif ditunjukkan oleh nilai rata-rata keterlaksanaan proses pembelajaran sebesar 3,56 termasuk kategori sangat baik; respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran OSCAR 68% menyatakan senang, 78% menganggap baru, seluruh siswa senang terhadap cara guru mengajar; rata-rata kemampuan penalaran siswa mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan oleh besarnya rata-rata nilai N-gain antara 0,35-0,43 dan termasuk kategori sedang.
Concept Attainment Model (CAM) in Empowering Critical Thinking Skills and Concepts Mastery for High School Students Asy'ari Asy'ari; Wiwi Wikanta; Mulya Fitrah Juniawan
SEJ (Science Education Journal) Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v6i2.1625

Abstract

Abstract.Existing human resources must be prepared early. Indeed, national education aims to create intelligent and competitive generations. This research is oriented towards the influence of CAM, which is implemented in the learning process. This research method is quasi-experimental. The research design used a non-equivalent control group design. As a sample is XI grade in SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. Data collection techniques through observation and tests, critical thinking skills test sheets and students' concept mastery tests. Descriptively, self-critical thinking skills are 100% completed classically. The results of the t-test have a significance value of ≤ 0.05, which is 0.000. Then for mastery of the concept from the results of the t-test, the significance value is ≤ 0.05, namely with a significance value of 0.000. From the results of this study, it can be concluded that there is an influence of CAM p on students' critical thinking skills and students' mastery of concepts.
Hidroponik Ala Warga RW 04 Dukuh Setro Baru Kota Surabaya dari Botol Plastik Bekas dan Sabut Kepala Wiwi Wikanta
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i3.13099

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan pemberdayaan masyarakat dalam memecahkan kesulitan hidup yang dihadapi sehari-hari, terlebih kesulitan di masa Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Warga RW 04 Dukuh Setro Baru Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya merupakan sasaran dalam kegiatan pengabdian ini, terutama Ibu-ibu Kelompok PKK. Alih teknologi yang diterapkan pada pengabdian ini adalah teknik bercocok tanam sistem hidroponik dengan modifikasi lebih sederhana dan lebih mudah bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) Penyuluhan, (2) pelatihan dan (3) Praktik.  Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah setiap rumah warga RW 04 telah melaksanakan kegiatan bercocok tanam sayuran dan tanaman hias ala hidroponik dengan memanfaatkan limbah botol kemasan dan sabut kelapa. Kesimpulan bahwa pengabdian kepada masyarakat telah berhasil melakukan alih teknologi kepada warga dengan memanfaatkan limbah botol kemasan dan sabut kelapa menjadi produk lebih bernilai
Pembelajaran Praktikum Biologi Pre-pandemi, Pandemi, dan Pasca-Pandemi COVID-19 SMA Muhammdiyah Kota Surabaya: Fenomina Nyata di Surabaya Asy'ari Asy'ari; Ruspeni Daesusi; Wiwi Wikanta
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 9 No 1 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i1.2814

Abstract

Penelitian tentang praktikum biologi pre-pandemi, pandemi, dan pos-pandemi covid-19 siswa SMA Swasta Kota Surabaya. Ada sedikit penelitian yang menjelaskan tentang perbedaan kondisi praktikum tersebut dengan membahas bagaimana dampaknya terhadap proses pembelajaran yang dialami oleh siswa. Ketika membahas dari kekosongan itu penelitian ini mencoba menggambarkan secara detail dari perbedaan kondisi tersebut bagaimana ketertarikan siswa dalam belajar melalui praktikum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada analisis kritis tertentu secara fenomenologi. Data dikumpulkan melalui partisipan dari guru biologi SMA Swasta Kota Surabaya yang terdiri SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, SMA Swasta Muhammadiyah 10 Surabaya dan SMA Swasta Muhammadiyah 3 Surabaya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian dapat diungkapkan bahwa pada proses pembelajarannya sebelum pandemi melakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka, pada saat pandemi COVID-19 melakukan proses pembelajaran secara daring dan pada saat selesai pandemi proses pembelajarannya dilakukan secara Hybrid Learning melalui penggabungan antara pembelajaran offline dengan online. setiap sekolah memiliki karakteristik masing - masing sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan disekolah yang menjadikan pendidikan sebagai wahana dalam mencerdaskan kehidupan anak bangasa. Kondisi sebelum pandemi dilakukan secara luring dan pada saat pandemi COVID-19 dilakukan secara daring dan pasca pandemi proses praktikumnya dilakukan secara hybrid learning dan full luring.