Articles
POMPA AIR BERTENAGA SURYA SOLUSI UNTUK LAHAN PERTANIAN DI DESA SUKOSARI
Langlang Gumilar;
Arif Afandi;
Quota Sias;
Achmad Fakhri;
Arie Muazib;
Eka Mistakim;
Muhammad Andriansyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract The extent of agricultural land in Sukosari Village makes agriculture the main source of income for most of the Sukosari village community. The extent of agricultural land and limited water supply causes a shortage of water supply in some agricultural lands. This is caused by several things, including the distance from the springs, the dependence of some rice fields on rainwater and the presence of sand miners which aggravate the situation. To solve this problem, the Malang State University (UM) service team utilizes renewable energy in the form of PLTS as a source of electrical energy for water pumps. This solar-powered water pump is used to drain water from a low-lying source to a higher-rise rice field. The PLTS system with a solar powered water pump built has a capacity of 500WP with a 200Ah battery. The energy generated by PLTS will turn on a Shimizu PS 128 Bit water pump. The water produced by the water pump will flow through the rainfed rice fields so that the land becomes productive. With the use of Solar Powered Water Pumps, it is hoped that it can help solve the problem of water shortages, so as to increase the productivity of agricultural land which leads to increasing the income of farmers in Sukosari Village. Abstrak Luasnya lahan pertanian di Desa Sukosari menjadikan pertanian sebagai sumber penghasilan utama oleh sebagian besar masyarakat desa Sukosari. Luasnya lahan pertaniaan dan terbatasnya pasokan air menyebabkan kekurangan pasokan air pada sebagian lahan pertanian. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu jauhnya sumber mata air, ketergantungan sebagian sawah pada air hujan dan adanya penambang pasir yang memperparah keadaan tersebut. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, tim pengabdian Universitas Negeri Malang (UM) memanfaatkan renewable energy dalam bentuk PLTS sebagai sumber energi listrik untuk pompa air. Pompa air bertenaga surya ini digunakan untuk mengalirkan air dari sumber yang berada rendah ke sawah yang berada lebih tinggi. Sistem PLTS dengan pompa air bertenaga surya yang dibangun memiliki kapasitas 500WP dengan baterai 200Ah. Energi yang dihasilkan oleh PLTS akan menghidupkan sebuah pompa air Shimizu PS 128 Bit. Air yang dihasilkan oleh pompa air akan mengaliri sawah tadah hujan sehingga lahan menjadi produktif. Dengan pemanfaatan Pompa Air Bertenaga Surya, harapannya dapat membantu menyelesaikan permasalahan kekurangan air, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dari lahan pertanian yang berujung pada meningkatkan penghasilan para petani di Desa Sukosari.
RENEWABLE ENERGY SEBAGAI SOLUSI PENUNJANG ENERGI LISTRIK DI KAWASAN KAMPUNG TEMATIK LINGKUNGAN RT 09 RW 06 KELURAHAN PENANGGUNGAN KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG
Langlang Gumilar;
Wahyu Nur Hidayat;
Quota Alief Sias;
Khoirudin Asfani;
Arie Muazib;
Achmad Syahrudin Fakhri;
Eka Mistakim;
Muhammad Rizal Andriansyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract The neighborhood of RT 09 RW 06 Penanggungan Village, Klojen Subdistrict, Malang City is close to the Malang State University campus. This environment is one of the thematic villages in the city of Malang because it carries the superior concept of urban farming (hydroponics) and smart villages based on IoT integrated security using CCTV cameras. The operation of facilities and infrastructure in thematic villages cannot be separated from the use or utilization of electrical energy. So far, the use of electrical energy still relies on residents. This means that the electricity costs are borne by the residents themselves. State University of Malang as one of the universities presents a solution to overcome the problems that exist in partners. The solution offered is the application of a Solar Power Generation System (PLTS) to meet the electricity needs of several facilities and infrastructure in the thematic village of RT 09 RW 06. The application of this system was chosen because it is safe, environmentally friendly, and helps the economy. This service program is expected to increase public knowledge about the use and application of PV mini-grid. Increase public knowledge about the installation, operation, and maintenance of PV minigrid. Making the Environment RT 09 RW 06 an independent village of electrical energy that is environmentally friendly with renewable energy and can be a model village for outsiders. Abstrak Lingkungan RT 09 RW 06 Kelurahan Penanggungan Kecamatan Klojen Kota Malang berada dekat dengan kampus Universitas Negeri Malang. Lingkungan ini merupakan salah satu kampung tematik yang ada di kota Malang karena mengusung konsep unggulan urban farming (hidroponik) dan smart kampung berbasis IoT terintegrasi keamanan menggunakan kamera CCTV. Dalam pengoperasian sarana dan prasarana di kampung tematik tidak terlepas oleh penggunaan atau pemanfaatan energi listrik. Selama ini penggunaan energi listrik masih mengandalkan dari warga. Sehingga hal ini membuat biaya listrik ditanggung oleh warga sendiri. Universitas Negeri Malang sebagai salah satu perguruan tinggi menghadirkan sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada pada mitra. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik pada beberapa sarana dan prasarana di kampung tematik Lingkungan RT 09 RW 06. Penerapan sistem ini dipilih karena aman, ramah lingkungan, dan membantu perekonomian. Program pengabdian ini diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan dan penerapan PLTS. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai instalasi, pengoperasian, dan pemeliharaan PLTS. Menjadikan Lingkungan RT 09 RW 06 sebagai kampung mandiri energi listrik yang ramah lingkungan dengan energi terbaukan dan dapat menjadi kampung percontohan bagi masyarakat luar.
INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK KELOMPOK PETERNAK MUDA DESA UNGGUL FARM, DESA PANDAK KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO
Khoirudin Asfani;
Quota Alief Sias;
Wahyu Nur Hidayat;
Langlang Gumilar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract The sector in Indonesia is currently being optimized as a source of income and welfare for local communities. The government targets, at least there is an increase in the quality of the poultry farming business in order to achieve the welfare of the local community and open up business opportunities for the surrounding population. To achieve this, one way that needs to be done is an assessment of the pillars of the livestock business (farm business sustainability). One of the local community-based livestock business groups that is developing and has the potential to develop potential in the field of entrepreneurship and employment is the Kelompok Peternak Muda Desa Unggul Farm in Ponorogo. In order to realize a livestock business with community and local community empowerment programs, field observations were carried out as a form of fulfilling preliminary studies in carrying out Community Service activities. In its development, several shortcomings are currently being experienced, namely: 1) there is no solar power plant for the lighting needs of poultry farms and 2) there is no adequate human resources to utilize and maintain the electric power generation system. The proposed activity plan consists of several stages. These stages are passed sequentially and in parallel consisting of: 1) the stage of literature study; 2) stages of data collection; 3) the planning stages of the PV mini-grid system; 4) the installation and trial stages of the PV mini-grid system; and 5) PV mini-grid system maintenance training. Through Community Service, this activity seeks to provide a product in the form of a Solar Power Plant system that can be useful for the Kelompok Peternak Muda Desa Unggul Farm in Ponorogo as an alternative energy source and provide additional insight regarding the use of renewable energy. Abstrak Sektor peternakan di Indonesia saat ini sedang dioptimalkan sebagai sumber pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat lokal. Pemerintah menargetkan, setidaknya ada peningkatan kualitas usaha bidang peternakan unggas guna mencapai kesejahteraan masyarakat lokal dan membuka peluang usaha bagi penduduk sekitar. Untuk mencapainya, salah satu cara yang perlu dilakukan adalah peningkatan penilaian untuk pilar keberlanjutan usaha ternak (farm business sustainability). Salah satu kelompok usaha ternak berbasis masyarakat lokal yang sedang berkembang dan memiliki potensi untuk dikembangkan potensi lokal bidang kewirausahaan dan lapangan kerja adalah Kelompok Peternak Muda Desa Unggul Farm di Kabupaten Ponorogo. Guna mewujudkan pengembangan usaha ternak dengan program pemberdayaan masyarakat dan komunitas lokal, maka dilakukan observasi lapangan sebagai bentuk pemenuhan studi pendahuluan dalam melaksanakan kegiatan PKM. Dalam pengembangannya, beberapa kekurangan saat ini tengah dialami, yaitu: 1) belum adanya pembangkit listrik tenaga listrik (PLTS) untuk kebutuhan tenaga penereangan ternak unggas dan 2) belum adanya SDM yang memadai untuk memanfaatkan dan memelihara system pembangkit listrik tenaga listruk. Rencana kegiatan yang diusulkan terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan-tahapan tersebut dilalui secara sekuensial dan paralel yang terdiri dari: 1) tahapan studi literatur; 2) tahapan pengumpulan data; 3) tahapan perencanaan sistem PLTS; 4) tahapan pemasangan dan uji coba sistem PLTS; dan 5) tahapan pelatihan pemeliharaan system PLTS. Melalui PKM, kegiatan ini berupaya untuk memberikan produk berupa sistem PLTS yang dapat bermanfaat bagi Kelompok Peternak Muda Desa Unggul Farm di Kabupaten Ponorogo sebagai sumber energi alternatif dan memberikan wawasan tambahan terkait pemanfaatan energi terbarukan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DAN PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DI RT 01 RW 05 KELURAHAN SUMBERSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG
Arie Muazib;
Arif Nur Afandi;
Langlang Gumilar;
Muhammad Afnan Habibi;
Khoirudin Asfani;
Eka Mistakim;
Achmad Syahrudin Fakhri;
Muhammad Rizal Andriansyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract Community Environment RT 01 RW 05 Sumbersari Village, Lowokwaru District, Malang City is a densely populated neighborhood located +- 1 km from Malang State University. Areas with a high population density tend to cause various problems, namely the decline in environmental quality if it is not balanced with a good socio-geographical spatial arrangement. In this condition, creativity is needed to utilize and optimize narrow/vacant lands to be of socio-economic value and to improve environmental conditions in order to create a healthy and quality environment. One way that the Malang State University service team can do is plant cultivation in a hydroponic system combined with the use of appropriate technology in the field of electrical energy, namely solar panel renewable energy. With the use of solar panels, it can be used as an independent electrical energy provider to operate a water pump in a hydroponic system. To get the desired results, the service team carried out stages (1) Planning and manufacturing a hydroponic system and solar panel installation system (2) Conducting training on hydroponic system plant cultivation (3) Assisting community groups managing hydroponic cultivation systems. The results of this service activity are optimizing land use and improving environmental conditions and the availability of healthy food through urban farming and improving a sustainable community food system as a stimulus for strengthening the community's economy. Abstrak Lingkungan Warga RT 01 RW 05 Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang merupakan lingkungan padat penduduk yang terletak +- 1 km dari Universitas Negeri Malang. Wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi cenderung akan menimbulkan berbagai masalah yakni menurunnya kualitas lingkungan apabila tidak diseimbangkan dengan penataan social geografis tata ruang yang bagus. Pada kondisi ini dibutuhkan suatu kreatifitas untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan-lahan sempit/kosong menjadi bernilai sosial ekonomi serta memperbaiki kondisi lingkungan agar tercipta lingkungan yang sehat dan berkualitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Negeri malang adalah budidaya tanaman secara sistem hidroponik dengan dipadu pemanfaatan teknologi tepat guna di bidang energi listrik yakni energi terbarukan panel surya. Dengan pemanfaatan panel surya dapat digunakan sebagai penyedia energi listrik secara mandiri untuk mengoperasikan pompa air di sistem hidroponik. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan tim pengabdian melakukan tahapan (1) Perencanaan dan pembuatan sistem hidroponik dan sistem instalasi panel surya (2) Melakukan pelatihan budidaya tanaman sistem hidroponik (3) Pendampingan kepada kelompok masyarakat pengelola budidaya sistem hidroponik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta memperbaiki kondisi lingkungan dan ketersediaan pangan yang sehat melalui urban farming serta meningkatkan sistem pangan masyarakat yang berkelanjutan sebagai stimulus penguatan ekonomi masyarakat
Dynamic Voltage Restorer for Mitigation of Voltage Sags Due to 3 Phase Motor Starts Based on Artificial Neural Networks
Sujito Sujito;
Langlang Gumilar;
Imron Ridzki;
Abdullah Iskandar Syah;
Moh. Zainul Falah
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 9, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jiteki.v9i1.25897
The Direct On-Line (DOL) process of starting a high-power 3-phase induction motor causes voltage sags in the distribution system that is connected to one point of common coupling (PCC). Voltage sag can cause damage and failure of sensitive loads. This article analyzes and proposes a simulation of voltage sag recovery using a Dynamic Voltage Restorer (DVR) based on an Artificial Neural Network (ANN). ANN is used as a detector and regulator of the voltage compensation value. In this study, a 3-phase induction motor will be connected to a sensitive load, and the DVR will be placed in series with a voltage source or PCC with a sensitive load. The simulation test system uses Simulink-Matlab R2016a with different configurations of induction motor parameters. Based on the simulation results show that the parameters of the 3-phase induction motor cause the depth and duration of the voltage sag. DVR with ANN control can detect and compensate for a voltage sag of 0.5 pu so that the voltage will be normal to 1 pu.
Desain Perangkat Penerangan Berlandas PLTS Off-Grid Untuk Budidaya Buah Naga
Diva Ayu Lestari;
Aripriharta Aripriharta;
Ayu Puwatiningsih;
Rodhi Faiz;
Sujito Sujito;
Langlang Gumilar;
Muhammad Afnan Habibi
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.376
Hasil alam ular mistis adalah salah satu produk pedesaan yang dihasilkan di Banyuwangi. Meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Banyuwangi adalah hasil alam binatang mitos terbesar yang dibudidayakan di Indonesia, produk ular mistis tetap menjadi salah satu produk andalan di daerah tersebut. Prosedur pencahayaan sering digunakan untuk menanam buah naga pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pengumpulan produk alami ular kecipir sehingga bisa dipasarkan dengan lebih cepat. Saat ini, listrik dari PLN digunakan sebagai sumber penerangan. Namun, masih ada taman mistis ular di mana kekuatan zloty murni belum tercapai. Oleh karena itu, perlu dicari pilihan alternatif lain yang ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai sumber energi di taman tersebut. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah kerangka energi berbasis matahari. Meskipun implementasinya akan tergantung pada faktor-faktor seperti kondisi lingkungan, biaya, dan infrastruktur yang tersedia, energi matahari dapat menjadi alternatif yang baik dan berkelanjutan untuk penerangan taman mistis ular. Pada penelitian ini dirancang dan diuji coba alat penerangan budidaya buah naga dengan metode PLTS Off-Grid. Perancangan sistem PV dilakukan menggunakan perangkat lunak PVWatts. Sistem dirancang dengan panel surya daya 80 Wp dan beban ringan 27 watt. Diperlukan baterai berkapasitas 60 Ah untuk menyuplai beban selama 10 jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu ± 6 jam untuk mengisi baterai dalam kondisi normal. Dalam cuaca mendung atau hujan, tahan ± 7 jam dengan output DC rata-rata 40 watt. Baterai tersebut mampu mensuplai beban pada malam hari selama ±10 jam dengan tegangan rata-rata 12,18 V. Efisiensi PLTS ini adalah 86%.
Long-term Electricity Power Forecasting at PT PLN UP3 Kediri Using Trend and Monte Carlo Simulation Methods
Naizatul Zainul Rofiqi;
M. Cahyo Bagaskoro;
Sujito;
Langlang Gumilar;
Aripriharta Aripriharta
Jurnal E-Komtek Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37339/e-komtek.v7i1.1131
Community consumption power in the use of electricity resources is growing very rapidly. This is because the power source is the main need for the community. Without electricity, daily needs cannot run smoothly. In various regions, especially Kediri, where the needs are changing, it is necessary to predict and provide electricity to meet the consumption needs of the people. There are many things that can be done to predict the need for electric power, one of which is forecasting. Forecasting methods that can be used include trend and Monte Carlo Simulation. The results of this study indicate that Monte Carlo simulations are better at predicting long-term electrical power requirements at ULP3 Kediri. Long-term electricity demand can be predicted with the equation: Yt =138691 + 6709 x t + 231 x t2. The results of the research can help PLN UP3 Kediri to provide electricity for consumers.
Inverter Performance Comparison On Solar Panel Applications
Riya Mustikasari;
Muhammad Jazuli Shubhi;
Langlang Gumilar;
Sujito Sujito;
Aripriharta Aripriharta
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/crc.v7i2.17631
In this study, the effects of harmonics on the quality of the electrical power produced by both types of inverters are compared in solar panel applications between pure sine wave and modified sine wave inverters. Additionally, a number of prior investigations into harmonics and inverters have been analyzed. This study was done to find the best kind of inverter to use with solar panels in order to increase the effectiveness and caliber of the electricity generated. Experimental research methodology is applied, with measurements of the electrical power quality produced by both types of inverters under the identical circumstances. According to the findings, the modified sine wave inverter has a higher THD power quality than the pure sine wave inverter. The modified sine wave's displacement power factor (DPF) cannot be more than one (one), but the pure sine wave's DPF is equal to the cos phi value. At a 200W load, the pure sine wave inverter has a power efficiency of 93.35% while the modified sine wave inverter has an efficiency of 81.50%. Given that modified sine waves have a higher harmonic influence, it may be said that pure sine wave inverters create electrical power of a higher quality. Therefore, it is highly advised to utilize a pure sine wave inverter for solar panel applications.
IMPLEMENTATION OF SMART FARMING BASED SOLAR CELL SYSTEM IN HYDROPONIC IN THE AGRICULTURAL AREA OF BLITAR VILLAGE
Moh Zainul Falah;
Wahyu Tri Handoko;
Abdullah Iskandar Syah;
Fitri Zakiyatul Azizah;
Sujito;
Langlang Gumilar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18161
Meningkatnya permintaan global terhadap praktik pertanian berkelanjutan telah mendorong eksplorasi teknik inovatif seperti pertanian cerdas dan hidroponik. kegiatan ini berfokus pada penerapan smart farming terintegrasi panel surya pada tanaman hidroponik di pedesaan daerah Blitar. Studi ini bertujuan untuk menilai kelayakan dan dampak penggabungan pemanfaatan energi matahari dengan praktik pertanian tingkat lanjut untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan efisiensi sumber daya. Melalui kegiatan di lokasi tersebut, tim pengabdian menerapkan sistem smart farming yang menggabungkan panel surya untuk menggerakkan sistem hidroponik. Metrik kinerja mencakup hasil panen, konsumsi energi, penggunaan air, dan parameter lingkungan. Alat ini dilengkapi dengan sensor DS18B20, Sensor DHT11, untuk memonitoring suhu kelembapan humidity dan pH serta Pompa air DC untuk menjaga sirkulasi air. Energi dalam perangkat ini dibantu dengan adanya Panel surya atau solar cell. Energy yang dihasilkan panel surya mampu menanggulangi kebutuhan sistem ini. Hasilnya menunjukkan hasil positif yang signifikan dimana dilakukan pemantauan kondisi pertumbuhan secara real-time. Selain itu, integrasi panel surya tidak hanya menjadikan sistem ini mandiri dalam hal pasokan energi namun juga berkontribusi terhadap pengurangan biaya operasional dan jejak karbon. Keterlibatan masyarakat Desa Blitar dalam kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman mereka tentang praktik pertanian berkelanjutan dan sistem energi terbarukan. Sesi pelatihan yang dilakukan selama tahap implementasi memberdayakan petani lokal dengan pengetahuan dan keterampilan penting untuk memelihara sistem pertanian cerdas berbasis panel surya.
PELACAKAN DAYA MAKSIMUM PHOTOVOLTAIC DALAM KEADAAN TRANSISI BERBAYANG MENGGUNAKAN ALGORITMA MPPT QUEEN HONEY BEE MIGRATION (QHBM)
Aripriharta Aripriharta;
Erry Asnarindra;
Ahmad Dhaffa' Nibrosoma;
Langlang Gumilar;
Muhammad Afnan Habibi
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 3 Juli (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/transmisi.25.3.85-94
Dalam sistem fotovoltaik, diperlukan teknik untuk memaksimalkan daya listrik output. Salah satu teknik yang digunakan adalah metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang menemukan titik koordinat daya maksimum (MPP) pada kurva PV. Namun, ada masalah baru dalam MPPT terkait dengan bayangan parsial pada permukaan PV yang tidak merata iradiasinya. Masalah ini dapat mengubah posisi MPP pada kurva PV dan mengganggu kestabilan pencarian MPP selama periode transisi bayangan. Sebuah paper memperkenalkan metode heuristik baru yang disebut Queen Honeybee Migration Algorithm (QHBM) untuk mengatasi masalah ini. Metode ini meniru proses migrasi lebah madu Riau dalam mencari tempat terbaik untuk membangun sarang baru dengan menggunakan tegangan dan arus output panel surya sebagai inisialisasi posisi Queen dan Scouts. Bobot Scout disesuaikan dengan konstanta yang berubah sesuai posisinya dari MPP yang baru. Queen menentukan arah migrasi dengan memilih Scout dengan bobot terendah dan bermigrasi perlahan ke titik MPP sampai beberapa iterasi, kemudian menetap dan membangun sarang di MPP. Simulasi menunjukkan bahwa QHBM memiliki kecepatan komputasi yang cepat dan kestabilan yang baik dalam mencapai konvergensi, serta mampu melacak daya maksimal dalam kondisi irradiasi tertinggi, dibandingkan dengan metode heuristik lain seperti Particle Swarm Optimization (PSO), Perturb and Observe (P&O), Genetic Algorithm (GA).Bottom of Form