Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Efektivitas Model Project Based Learning dan Model Inkuiri dalam Memperbaiki Hasil Belajar Kimia Niken Rizky Johana; Agus Abhi Purwoko; Saprizal Hadisaputra
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2023): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i2.6389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL) dan model inkuiri dalam memperbaiki hasil belajar kimia dan mengetahui model pembelajaran mana yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental-semu ( quasi experimental) dengan desain penelitian menggunakan pretest-posttest non equivalent multiple group design. Pemilihan sampel menggunakan teknik  purposive sampling. Sampel penelitian yakni kelas eksperimen I (XI MIPA 1) yang diterapkan model project based learning dan kelas eksperimen II (XI MIPA 2) yang diterapkan model pembelajaran inkuiri. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen tes untuk pemahaman konsep (pretest dan posttest) dengan bentuk soal pilihan ganda untuk pretest dan soal uraian untuk posttest. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dihitung dengan uji standar gain dan uji-t, diperoleh rata-rata n-gain kelas PjBL sebesar 0,66 dengan kategori cukup efektif dan kelas inkuiri sebesar 0.37 dengan kategori tidak efektif . Pada uji-t dengan taraf signifikan α = 0,05 (5%) diperoleh bahwa thitung 2,428 dan ttabel = 1,667 yang menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas model pemelajaran yang signifikan antara model pembelajaran project based learning dan model pembelajaran inkuiri dalam memperbaiki hasil belajar kimia, dimana model PjBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kimia peserta didik.
Analisis Aktivitas Belajar Daring Mahasiswa pada Mata Kuliah Kimia Inti dan Radiasi sebagai Upaya Belajar dari Rumah di Tengah Pandemi Covid-19 Siti Husdianti Astiningsih; Aliefman Hakim; Lalu Rudyat Telly Savalas; Agus Abhi Purwoko; Rahmawati Rahmawati
Chemistry Education Practice Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v6i1.3180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas belajar daring mahasiswa pada mata kuliah kimia inti dan radiasi sebagai upaya belajar dari rumah di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Responden penelitian merupakan mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Mataram. Data diambil melalui wawancara dengan mahasiswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menjalani pembelajaran daring selama 4 semester dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google Meet dan SPADA UNRAM sebagai media pembelajaran, dimana pada pengaplikasiannya mahasiswa tidak banyak mengalami kesulitan.  Pemanfaatan internet digunakan dengan baik oleh mahasiswa untuk mencari materi dan berdiskusi dengan mahasiswa maupun dosen, dimana komunikasi mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa juga berjalan dengan lancar. Sebagian besar mahasiswa merasa kurang tertarik dengan pembelajaran daring karena adanya perubahan aktivitas belajar yang dihadapi, perubahan semangat belajar dan adanya kendala-kendala dalam belajar. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar daring mahasiswa pada mata kuliah kimia inti dan radiasi sebagai upaya belajar dari rumah di tengah pandemi Covid-19 berjalan dengan baik walaupun terdapat beberapa kendala yang masih dapat diatasi oleh mahasiswa.
Sosialisasi Dan pelatihan POB Monitoring Sampah Laut Terdampar Bagi Guru-Guru Kimia Alumni FKIP Universitas Mataram Sekota Mataram Dan Sekitarnya Dalam Rangka Menuju Zero Plastic muti'ah muti'ah; Jeckson Siahaan; Agus Abhi Purwoko; Mukhtar Haris; Supriadi Supriadi
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.106 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v1i1.328

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan POB monitoring sampah laut terdampar bagi guru-ruru kimia dalam rangka menuju zero plastic. Untuk mencapai tujuan tersebut telah dilakukan kegiatan: sosialisasi secara daring, pendampingan/praktek pengambilan dan pengukuran jumlah sampah, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: (1) Kegiatan sosialisasi dan praktek pengumpulan dan identifikasi sampah di lokasi Pantai Batas Senja Mapak Mataram telah berjalan dengan baik dan peserta menunjukan perhatian yang cukup tinggi, (2) Hasil praktek pengumpulan dan pengukuran jumlah serta berat sampah dihasilkan 4 jenis sampah yaitu plastik, kayu, logam, dan karet. Untuk sampah plastik mendominasi jumlah dan beratnya yaitu 170 item dengan berat 1050 gr /50m2. (3) Hasil analisis sampah plastik didapatkan bahwa 63,9% berasal dari bungkus makanan/ jajanan atau minuman dan 36,1% berasal barang kegiatan masyarakat. (4) Dari hasil respon kegiatan ini di dapatkan bahwa semua peserta menyatakan siap menjadi pendekar/srikandi “sampah” di sekolah masing masing. Kesimpulan dari kegiatan adalah adanya kesadaran yang tinggi dari para guru untuk mengedukasi siswanya tentang bahaya dan cara mengurangi sampah plastik menuju zero plastic setelah mengikuti kegiatan.
Melatih Kemampuan Menganalisis Literatur, Formulasi Gagasan dan Kemampuan Presentasi Mahasiswa Melalui Chemistry Slam Lalu Rudyat Telly Savalas; Agus Abhi Purwoko; Yayuk Andayani; Rahmawati Rahmawati; Baiq Fara Dwirani Sofia; Aruna Akbar; Ahmad Wisnu Adi Riyanto; Jannatin ‘Ardhuha; Ermia Hidayanti
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.612 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v1i1.668

Abstract

Proyek pengabdian kepada masyarakat bertema chemistry slam telah dilakukan. Chemistry slam adalah versi kimia dari Science Slam yang populeritasnya semakin meningkat. Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat sarjana dan tidak terbatas pada mahasiswa kimia atau pendidikan kimia. Dalam kegiatan chemistry slam, peserta diminta untuk menelusuri literatur tentang topik-topik tertentu dalam kimia atau kesulitan dalam pengajaran kimia yang menyebabkan miskonsepsi atau konsepsi alternatif di kalangan siswa. Mereka selanjutnya merancang strategi pengajaran dan memfilmkan peran mereka sebagai guru yang mengajarkan topik pilihan mereka. Suatu panel ahli mereview video yang dikirimkan untuk memilih pemenang dengan presentasi dan catatan konsep terbaik. Persepsi partisipan direkam dengan kuesioner yang ditindaklanjuti dengan wawancara pendalaman. Sebagian besar peserta merespon positif kegiatan ini. Sembilan puluh persen peserta menyatakan bahwa mereka berlatih untuk menganalisis artikel ilmiah secara kritis. Delapan puluh persen peserta merasa memiliki kesempatan untuk melatih diri merumuskan ide. Selain itu, sebagian besar peserta mengakui masukan dari dewan juri bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan presentasi mereka. Secara keseluruhan, proyek chemistry slam merupakan aktivitas yang sangat baik, terutama selama pandemi di mana motivasi belajar mendekati mahasiswa umumnya rendah.
The Impact of the Covid-19 Pandemic on the Critical Thinking Skills of High School Students Nigia Deta Anggriani; Agus Abhi Purwoko; Syarifa Wahida Al Idrus
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 3 (2023): July
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i3.7510

Abstract

This research is a descriptive research that aims to describe students' critical thinking skills in chemistry during the Covid-19 pandemic. The Covid-19 pandemic carried out online learning, then transferred to limited face-to-face learning. The research sample was taken from a Mataram City High School consisting of 9 classes XI and XII. Determination of the sample is determined as much as 30% of the population (10 people from each class). Sampling was chosen randomly (draw lots) in each class. The research data is in the form of a chemical bond material description test whose validity and reliability have been tested. Data were analyzed descriptively in the form of percentages. The results of the analysis of students' critical thinking values show various categories, namely the percentage of class XI is lower than class XII. Overall the highest obtained by students is in the less category. Likewise, class XI is lower than class XII in terms of indicators of critical thinking. A more detailed explanation is presented in this article.
Ethnoscience of Salt Production: Relevance of Local Knowledge to Scientific Principles Nurul Hidayah; Lalu Muhammad Rispan Sugi Saputra; Agil Al Idrus; Agus Abhi Purwoko
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the relevance of the traditional knowledge of Pijot Village, East Lombok, with scientific concepts in the salt-making process and explore how this practice can be integrated into science education through an ethnoscience approach. The research employed a qualitative method using observation and interviews to gather in-depth data on the stages and local knowledge applied in salt production. The findings reveal that the salt-making process, including evaporation and crystallization, aligns with scientific concepts of phase changes. The use of solar energy in evaporation also reflects renewable energy concepts taught in science education. Integrating ethnoscience into science lessons helps students understand scientific concepts contextually and meaningfully, enhancing both science literacy and creative thinking skills. However, the implementation of ethnoscience faces challenges, such as limited learning media and teachers' understanding of the approach. Therefore, teacher training and the development of ethnoscience-based student worksheets (LKPD) are essential to facilitate learning. The study’s findings are expected to promote curriculum development that links scientific concepts with local culture, enabling students to better apply their knowledge in real-life contexts.
Ethnoscience of Keris Making: Relevance of Local Knowledge to Scientific Knowledge Nurul hidayah Nurul; Agil Al Idrus; Agus Abhi Purwoko
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the relevance of traditional knowledge and scientific science in the process of making keris in Sakra Village, East Lombok. Keris, as a symbol of Sasak culture, is made using traditional techniques involving scientific concepts such as alloys, thermal expansion, and plastic deformation. This study uses a descriptive qualitative method through observation, interviews, and literature studies. The results show that the traditional technique of making keris can be explained scientifically and is relevant to ethnoscience-based learning. This approach improves science literacy, preserves local wisdom, and develops students' creative thinking skills. The process of making keris can be used as a contextual learning medium to connect science with daily life.
Effectiveness of Causalitic Model Science Learning Device Integrated with Character Value and Local Wisdom to Improve Students' Problem-Solving Ability Joni Rokhmat; Agus Abhi Purwoko; Aliefman Hakim; Huraiza Mahmudah; Syahrial A; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Galuh Elisa Roliana Fatimah; Lia Saptini Handriani
International Journal of Contextual Science Education Vol. 2 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ijcse.v2i4.863

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of science learning devices with causalitic model integrated character values and local wisdom to improve students' Problem-Solving Ability (PSA). The study used a mixed method as a modify of the explanatory design and statistical analysis using the Wilcoxon t-test. The analysis results show that the implementation of devices is significantly effective in developing the PSA of students of Public Junior High School (JHS) 3 Labuapi, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. The device developed has been proven to have the exact alignment for all learners when developing the PSA. The developed PSA includes six indicators, namely understanding (IPSA-1), selecting (IPSA-2), differentiating (IPSA-3), determining (IPSA-4), applying (IPSA-5), and identifying (IPSA-6). Statistical analysis was also performed on the difference in the final achievement of each indicator of PSA of the students of High-Group (Hi-group) and Low-Group (Lo-group) for each indicator of PSA (IPSA). The results show that the finals of IPSA-1 up to IPSA-4 have no difference for either Group, but for IPSA-5 and IPSA-6, there are significant differences. The average final PSA scores of the Hi-Group in the two indicators, respectively 77 and 75, are higher than those of the Lo-Group, 56 and 52.
Sosialisasi Pentingnya Pengembangan Nilai Karakter dan Literasi Kearifan Lokal untuk Siswa SMPN 1 Gerung Joni Rokhmat; Aliefman Hakim; Agus Abhi Purwoko; Huraiza Mahmudah
Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual Vol. 2 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppik.v2i2.601

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah mengkaji, mengidentifikasi, dan mengelompokkan berbagai nilai karakter positif anak, serta kearifan lokal Lombok. Target khusus adalah bahwa akhir pengabdian ini ditargetkan telah disosialisasilan nilai-nilai karakter positif dan kearifan lokal Lombok untuk prevensi potensi terjadinya kenakalan anak, perundungan, serta penanaman literasi pelestarian lingkungan sekitar sekolah dan sekitar tempat tinggal bagi Siswa SMPN 1 Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Metode pencapaian target adalah pada awal pengabdian, dilakukan peninjauan dokumen karakter positif, kearifan lokal, dan berbagai potensi kenakalan anak dan upaya pelestarian lingkungan. Selanjutnya, dilakukan identifikasi rekomendasi-rekomendasi penanaman nilai karakter dan kearifan lokal esensial. Tahap akhir dari pengabdian ini, tertanam berbagai nilai karakter positif dan kearifan lokal, serta kesadaran larangan kegiatan-kegiatan negatif, seperti perkelahian, perundungan, dan pengrusakan lingkungan alam sekitar.